Hidden Rich Man

Hidden Rich Man
Part 91


__ADS_3

Dariush dan Delavar yang hendak menghentikan si bungsu—Deavenny pun terlambat. Wanita cantik itu sudah berlari terlebih dahulu mendekati pria yang tadi ditunjuk.


Kedua pria itu lagi-lagi menepuk jidat mereka.


“Berulah lagi adikmu itu, Del,” cicit Dariush.


“Kembaranmu memang susah sekali diberitahu, Dar. Mungkin dia harus merasakan hukuman seperti Danesh agar sadar akan kesalahannya,” balas Delavar.


Kedua pria itu hanya melihat adiknya tengah berbincang dengan seseorang.


Sementata itu, Deavenny yang tengah mendekati seorang pria itu pun langsung bergelayut manja di lengan kekar milik sang target.


“Kau itu kenapa?” tanya pria itu. Dia sudah terbiasa dengan tingkah Deavenny yang sewaktu-waktu manja dengannya dan dia juga tak keberatan.


Deavenny sedikit mendongak untuk melihat sang pengisi hatinya, cinta terlarangnya—Marvel. “Mommy dan Daddyku terlalu romantis, aku jadi ingin seperti mereka,” adunya dengan bibirnya yang mengerucut.


Marvel mencubit gemas bibir itu. “Wajar saja, mereka kan sudah hidup bersama, hampir dua puluh enam tahun. Jadi chemistry keduanya sudah tinggi,” balasnya. Tangan kanannya yang tak digelayuti oleh Deavenny pun mengacak-acak rambut wanita itu.

__ADS_1


Jika Deavenny akan marah ketika kembarannya merusak tatanan rambutnya, tapi tidak dengan Marvel. Wanita itu justru senang. “Aku mau juga seperti mereka,” rengeknya.


“Menikah dulu, baru kau bisa merasakan hal yang sama seperti kedua orang tuamu,” tutur Marvel memberitahu.


Deavenny melepaskan tangannya yang bergelayut manja di lengan kekar Marvel. Ia pun berpindah posisi untuk berhadapan dengan Marvel. “Jadi, kau sudah mau menikah denganku?” tanyanya.


Marvel bergeleng kepala dan terkekeh dengan tingkah Deavenny. “Tidak bisa Deavenny, takdir kita tak bisa dipaksakan untuk bersama,” jelasnya sangat lembut. Ini sudah yang kesekian kalinya Marvel memberikan pengertian pada Deavenny.


Deavenny mencebikkan bibirnya. “Tapi, aku ingin dicium seperti Mommy dan Daddyku,” rengeknya lagi dengan wajah sedihnya.


Marvel sedikit membungkukkan tubuhnya untuk mensejajarkan wajahnya dengan Deavenny. Tangannya memegang bagian belakang kepala wanita itu.


Cup!


Marvel memberikan kecupan sekilas di kening Deavenny. Lalu ia juga mengelus sebentar rambut wanita itu. “Aku tak bisa memberikan ciuman yang sama persis seperti Mom Diora dan Dad Davis. Kecupan di kening itu sebagai tanda jika aku menyayangimu,” jelasnya dengan meninggalkan senyuman.


Deavenny malah meneteskan air matanya mendengar kaya sayang keluar dari bibir manis Marvel. “Aaa ... mau peluk juga,” pintanya manja.

__ADS_1


Marvel pun menurutinya. Ia memeluk Deavenny dan wanita itu juga membalas. Aroma tubuh yang sangat menenangkan jiwa seorang Deavenny.


“Jangan sembarangan merengek dan meminta hal seperti tadi pada pria lain. Tak semua orang baik, kau bisa saja dimanfaatkan oleh mereka jika sembarangan melakukan hal itu,” nasihat Marvel masih memeluk Deavenny.


“Aku kan hanya mau melakukannya denganmu,” balas Deavenny. Ia tak mau melepaskan pelukan itu.


Hingga ada seseorang yang memanggil pria dalam rengkuhannya. “Marvel?”


Membuat Deavenny mendengus sebal karena Marvel melepaskan tangan itu dan kembali berdiri normal.


“Dasar wanita pengacau! Tak tahu apa jika aku ini sedang enak-enaknya,” gerutu Deavenny pelan. Matanya menatap tak suka pada wanita itu.


Di mata Deavenny, wanita itu tak ada apa-apanya dibanding dirinya. Kurus, bempernya juga lebih besar milik dirinya. Ia pun mencibir dari balik punggung Marvel, ia tengah mengejek wanita itu yang terlihat sok manis di hadapan Marvel.


...........


...Yang tak tahu kenapa Deavenny dan Marvel itu cinta terlarang, berarti belum baca novel pertama sama keduaku. My Rich Husband dan Gabby, My Fierce Girl. Yuk baca dulu biar tahu sambil nunggu cerita ini up....

__ADS_1


__ADS_2