Hidden Rich Man

Hidden Rich Man
Part 73


__ADS_3

Jika dulu Felly akan langsung merona pipinya dan senang hatinya saat Erland memanggilnya sayang, tapi untuk saat ini berbeda. Felly justru memukul kepala mantannya itu dengan tak bertenaga, sehingga tak akan dirasakan sakit oleh Erland.


“Jaga panggilanmu itu, aku ini istri orang,” tegur Felly dengan wajah tak sukanya.


“Siapa juga yang mengatakanmu istri gorila,” timpal Erland mengelus kepalanya yang sempat dipukul Felly. “Semenjak menikah dengan Danesh, kenapa kau jadi galak? Tapi anehnya, aku justru semakin cinta.” Erland hendak mencubit gemas hidung Felly, namun sudah ditepis terlebih dahulu tangan itu.


Felly melipat tangannya di dada. Ia memutar otaknya memikirkan cara agar Erland tetap berada di sisi kembarannya.


“Kau mencintaiku?” tanya Felly menatap Erland.


Erland menganggukkan kepalanya.


“Jika kau mencintaiku, buktikan,” tantang Felly.


“Apa yang harus aku buktikan padamu?” Erland menaikkan sebelah alisnya.


“Turuti semua kemauanku,” pinta Felly.

__ADS_1


“Mudah saja untuk menuruti semua kemauanmu,” balas Erland meremehkan.


“Kau harus berjanji dulu padaku.”


“Aku berjanji.”


Felly berdecak. “Yang lengkap. Katakan jika kau berjanji akan menuruti semua kemauanku,” perintahnya.


“Aku berjanji akan menuruti semua kemauan Felly Adithama Wilson sebagai bukti bahwa aku masih sangat mencintainya,” ulang Erland mengucapkan janjinya dengan lengkap.


Felly tersenyum puas. “Bagus, permintaan pertamaku. Kau jangan pernah menceraikan Fenny dan akan selalu berada di sisinya hingga akhir hayat.”


Felly berdiri dari duduknya dengan memasang wajah marahnya. “Ternyata cintamu padaku hanya kepalsuan. Buktinya, kau tak bisa memenuhi permintaanku yang sangat sederhana. Cukup tahu saja aku jika cintamu hanya di mulut saja,” tudingnya.


Erland ikut bangkit hingga ia berhadapan dengan Felly. Tangannya langsung memegang kedua lengan mantannya itu. Dan mencoba menatap mata Felly, namun wanita itu langsung memalingkan wajahnya.


“Bukan seperti itu, permintaanmu itu gila. Selama ini aku tak mencintai Fenny, bahkan aku mencoba membuka hati untuknya pun aku tak bisa. Sifatnya membuatku muak hidup bersama dengannya. Aku lelah menghadapi wanita yang kekanakan dan seenaknya seperti dia,” jelas Erland tak mau ada salah paham mengapa dirinya menolak permintaan Felly.

__ADS_1


Felly mengangkat tangannya untuk menyingkirkan tangan Erland. “Dia sudah berjanji padaku akan berubah, asalkan kau tetap bersama dengannya. Mulailah dari awal, didik dia ke jalan yang benar.”


Erland mendengus. “Kau percaya dengannya? Mana mungkin ada manusia yang bisa berubah sifatnya dengan cepat,” elaknya.


Pletak!


Felly yang tak sabar dengan Erland pun menyentil kening pria itu. “Intinya, jika memang kau mencintaiku, maka buktikan dengan cara itu,” finalnya. Daripada pembahasan mereka semakin panjang dan tak selesai-selesai, ia pun berucap dengan tegas dan penuh keyakinan.


Semua itu Felly lakukan demi kesehatan dan kebaikan kembarannya untuk kedepannya. Sejahat apa pun Fenny, dan sekesal apa pun dia dengan kembarannya itu, Felly tetaplah memiliki hati yang lembut dan tak tegaan.


Erland memejamkan matanya sejenak, menghirup dalam-dalam oksigen untuk memenuhi paru-parunya dan mengeluarkannya lagi. Ia pun membuka kelopak matanya. “Baiklah, jika hal itu bisa membuatmu bahagia dan percaya akan kebesaran cintaku padamu. Maka aku akan lakukan. Tapi jika adikmu itu berulah lagi disaat dia tak hamil anakku, maka aku akan tingglkan dia. Bisa mati muda aku dibuatnya darah tinggi karena menghadapinya.”


Felly tersenyum senang hingga memperlihatkan gigi putih dan rapinya. “Sekarang aku percaya jika kau memang mencintaiku. Tapi sayangnya, kita tak ditakdirkan untuk bersama.” Ia menepuk lengan Erland sesaat. “Ayo, kita harus kembali. Kau harus ada di samping Fenny saat dia membuka matanya. Pasti dia sangat membutuhkanmu untuk menguatkan dirinya,” ajaknya. Felly pun berjalan mendahului Erland.


Erland menatap punggung Felly yang semakin menjauh. “Apakah ini yang dinamakan tak dapat kakaknya, adiknya pun jadi?” gumamnya. “Malang sekali nasibku, kehilangan berlian dan mendapatkan kerikil.” Ia mengacak-acak rambutnya frustasi.


...........

__ADS_1


...Eaa ... jangan kuciwa ya sayang, si Fenny gajadi diceraiin sama Erland. Ada aja itu kelakuan anak Dajjal satu buat ga pisah sama Erland....


__ADS_2