
Keringat bercucuran membasahi sekujur tubuh pria tampan itu dari kepala hingga ujung kaki. Danesh baru saja selesai jogging di pagi hari mengelilingi mansionnya yang seluas tiga hektar. Luar biasa pesona bapak beranak dua itu saat membuka bajunya yang basah dan mengguyur kepalanya menggunakan air di botol minumannya.
“Tutup mulutmu!” titah Danesh pada Geraldine, sepupunya yang tengah bermain di mansionnya dan tak sengaja melihat dirinya tak memakai baju di taman depan kediamannya.
Geraldine membungkam mulutnya. Matanya mengerjap memastikan orang di hadapannya sungguh manusia, bukan malaikat berwujud pria tampan dan menawan. “Gila ... pantas saja Felly betah denganmu di dalam kamar seharian. Ternyata di balik pakaianmu, ada surga yang tersimpan,” kelakarnya. “Pasti otot perutmu membuatnya seharian tak berkedip,” imbuhnya menunjuk enam cetakan indah milik Danesh.
“Yang membuat istriku betah bukan perutku, tapi ini,” balas Danesh menunjuk area yang berada di sela-sela pangkal pahanya.
“Uw ... mau lihat,” seloroh Geraldine meminta hal konyol pada Danesh.
Pletak!
Danesh menyentil kening Geraldine dengan kencang. “Hanya istriku yang boleh melihatnya!”
“Ck! Pelit sekali kau itu.”
Danesh melotot dengan tajam. “Geraldine ... kau itu selesaikan dulu kuliah S2 mu dengan benar!”
“Bercanda, kau itu sepupuku yang paling kaku, semuanya dianggap serius,” balas Geraldine seraya mencebikkan bibirnya. Ia masuk ke dalam mansion yang megah dan meninggalkan Danesh di luar.
Danesh tak ikut ke dalam. Ia justru duduk di kursi berbahan besi untuk menikmati sinar mentari sekaligus menunggu keringatnya hilang sembari melihat para pekerjanya sedang menjalankan aktivitas di hari minggu. Matanya menangkap pelayan mansion yang bertugas membersihkan semua kendaraan pribadinya. Ia mendekat ke arah roda dua berwarna hitam yang sudah lama tak ia pakai.
“Apakah ini masih menyala?” tanya Danesh pada pria berusia sekitar tiga puluh tahunan.
__ADS_1
“Masih, Tuan.”
Danesh tersenyum seolah mendapatkan sebuah ide. Ia berjalan cepat memasuki mansion dan berhenti di ruang tengah di mana keluarga besarnya tengah berkumpul. “Di mana istriku?” tanyanya.
“Kamarnya, sedang—”
Belum selesai anggota keluarganya memberikan informasi, Danesh sudah menaiki anak tangga seolah tak sabar ingin menjalankan rencananya.
Danesh mematung sebentar melihat pemandangan indah di depannya. Istrinya sedang menyusui Agathias dan Annora tengah tidur di kasur dengan memainkan tangan Felly.
Pria beranak dua itu mendekati ranjang, memeluk tubuh istrinya dari belakang. “Kenapa kau tak meminta pelayan untuk memanggil aku membantumu merawat anak-anak kita?”
“Aku tahu kau sedang olahraga. Jadi, tak ingin mengganggumu. Toh, mereka juga menyusu denganku, bukan milikmu,” balas Felly dengan berseloroh. Nada bicaranya terdengar sangat lembut dan menentramkan Danesh.
“Kau itu semakin banyak bicara sekarang,” omel Felly.
“Maaf.” Danesh mencium tengkuk istrinya dan mencium aroma tubuh yang sama persis dengannya karena tentu saja keduanya memakai shampo, sabun, bahkan parfum yang sama.
“Sini, biar aku gendong.” Danesh menawarkan diri saat Agathias selesai menyesap asupan nustrisi dari Felly.
“Mandi dulu, tubuhmu lengket karena keringat. Nanti mereka tak nyaman,” titah Felly seraya merebahkan putranya di samping Annora.
“Aku siapkan air.” Felly mengelus pipi suaminya dan menatap Danesh penuh cinta. “Mau air hangat atau dingin?” tawarnya.
__ADS_1
Danesh menumpuk tangan istrinya, mengelus penuh kasih dan menarik bagian tubuh istrinya itu untuk dia kecup. “Tidak perlu repot, aku mandi dengan shower saja,” tolaknya. Ia berdiri, mengecup kening istrinya lumayan lama sebelum masuk ke dalam kamar mandi.
...........
Entah setan apa yang merasukiku sampai tumben banget bikin extra part. Aku kangen Danesh dan Felly. Jadinya, for the first time banget nih NuKha bikin extra part. Semoga mengobati kerinduan kalian juga sama couple ini ya hehehe. Semoga suka juga.
Extra part selanjutnya nunggu aku khilaf nulis Hidden Rich Man. Soalnya aku juga sambil ngelarin ceritaku yang di sebelah.
...........
Sambil nungguin extra part kedua, bisa mampir dulu ke karya temenku yuk.
Ada Menikahi Nona Muda Galak dari author adek siska
Yang suka sama cerita bertema nikah kontrak, bisa mampir ke KEENAN (Kontrak Pernikahan 3) karya author samudra lee
Yang pengen baca bau-bau mafia, bisa mampir ke Mr. Mafia karya author Novi wu
__ADS_1
Semuanya bagus, tinggal pilih aja mau baca yang mana. Apa baca semua juga boleh.