
Felly menarik tangannya dengan sekuat tenaga agar terlepas dari Erland. Ia tak mau jika nantinya ada yang melihat dan berakhir salah paham. “Apa pun alasannya, sekarang kau harus menjaga Fenny. Jangan menyalahkannya terus, karena kau pun juga salah. Kau mau diajak pergi ke club dengan kembaranku.”
“Dia menangis dan memohon di hadapanku untuk mengantarkannya bertemu seseorang yang penting. Dia mengatakan ingin berguna juga di bisnis keluarganya. Katanya, jika dia tak datang ke club, maka kolega Excelent Group tak akan mau menandatangani perjanjian itu. Kau tak mau menggantikannya, makanya aku tak tega membiarkannya sendiri ke tempat yang penuh dengan pria nakal.” Erland menjelaskan kronologi mengapa ia bisa sampai menghamili Fenny. Ya, ia dijebak oleh kembaran Felly dengan berbagai macam tipu muslihat. Fenny memang licik.
Felly berdiri dengan kasar. Ia sudah tak berselera makan lagi. “Cukup, Erland. Lupakan kejadian masa lalu, percuma kau mengatakannya padaku. Semua tak akan sama lagi.”
Felly hendak meninggalkan Erland, namun tangannya dicekal. “Fel, apa sungguh tak ada kesempatan lagi untuk kita bersama?”
Erland berdiri. Tubuhnya ia gunakan untuk menghadang Felly agar tak bisa pergi.
“Tak ada. Aku juga akan segera menikah dengan pria pilihanku.” Felly menatap mata Erland dengan yakin. Ia ingin menyadarkan pria itu jika mereka memang tak akan bisa bersatu lagi.
“Seorang pelayan? Aku tahu kau tak mencintainya, mana mungkin kau memiliki rasa dengan pria rendahan sepertinya.”
Tatapan Felly yang teduh berubah menjadi menusuk. Ia tak suka Danesh direndahkan seperti itu. “Setidaknya dia pria yang jujur, bukan pria yang menutup-nutupi kesalahannya dan menutup tangan serta mata dari kesalahan yang sudah ia perbuat.”
Felly menyindir Erland. Ia memberikan sindiran karena Erland menutupi kenyataan jika dirinya menghamili Fenny dan dengan egoisnya ingin terus menikah dengan Felly. Tentu saja Felly tak melanjutkan pernikahannya dan memilih mengalah.
“Semua itu ku lakukuan karena aku terlalu cinta denganmu, Fel.” Erland kembali meraih tangan Felly, namun ditepis.
__ADS_1
“Erland!” Felly menekankan panggilannya. “Sadarlah, cinta tak akan ada artinya lagi ketika kau sudah melakukan sebuah kesalahan besar. Mau kau mengatakan dirimu tak bersalah pun, percuma. Kau tetap bersalah. Kau dijebak dengan obat perangsang, kan?”
Erland mengangguk membenarkan.
“Itu bisa diobati, kau bisa berendam dengan air dingin atau pun kau bisa memanggil dokter keluargamu untuk memberikan penawarnya. Tapi kau memilih untuk mengikuti permainan yang dibuat oleh Fenny.”
“Fel ....”
“Cukup. Ku mohon mengertilah perasaan wanita. Ku mohon jagalah hati Fenny.” Felly menunduk, ia meneteskan air matanya. Semakin Erland menjelaskan, semakin sakit hatinya.
Erland tak tega melihat Felly yang menangis. “Bagaimana bisa wanita sebaik dirimu dikhianati, Fel. Jangan menangis. Aku tak ingin kau mengeluarkan air matamu karena aku.” Ia memegang dagu Felly dan mendongakkan wajah wanita itu. Tangannya mengusap pipi Felly dengan lembut.
“Nyatanya, sebaik apa pun diriku, kau tetap mengkhianatiku.” Felly memukul dada Erland dengan kasar.
Erland menarik paksa Felly. Ia mendekap erat tubuh Felly. Membiarkan wanita itu meronta ingin lepas dari dirinya, tapi tak akan bisa. Kekuatan Erland lebih besar.
Dari ujung tangga, Fenny melihat suaminya yang memeluk saudara kembarnya. Ia terbangun karena tak ada suaminya dan memilih mencari Erland. Ternyata Erland sedang bermesraan dengan mantannya. Membuat emosi Fenny mendidih.
“Felly! Menjauh dari suamiku!” seru Fenny.
__ADS_1
Suara itu membuat Erland mengendurkan tangannya. Dan kesempatan itu tak dilewatkan begitu saja oleh Felly. Ia langsung mendorong tubuh Erland agar menjauh darinya.
Plak!
Felly melayangkan tamparan pada Erland. “Tolong jaga sikapmu! Sekarang aku adalah kakak iparmu, dan calon istri orang lain!”
Setelah mengucapkannya, Felly berlalu meninggalkan Erland. Ia melewati Fenny, menyentakkan tangannya dengan kasar saat saudara kembarnya meraih tangannya dan hendak mengajaknya ribut.
Buru-buru Felly naik ke kamarnya lagi. Ia tak ingin menimbulkan kegaduhan di tengah malam.
...........
Jangan lupa:
1. Like
2. Komen
3. Hadiah
__ADS_1
4. Follow akunku
5. Follow instagram aku: heynukha