Ilusi Takdir

Ilusi Takdir
127


__ADS_3

...ILUSI TAKDIR 127...


"Hmmmm... Lagu ini saya persembahan kan untuk wanita cantik memakai gaun berwarna pink... Yang sedang duduk di sana..." Ujar Rojer dengan senyum menggoda nya. Tangannya menunjuk ke arah Maura. Membuat semua mata kini mengarah menatap Maura dengan tatapan iri.


Seorang pria tampan hampir sempurna menyanyikan sebuah lagu, untuk wanita yang duduk di kursi roda. Hal itu yang sedang terpikir dalam otak kepala para wanita. Yang tidak percaya akan hal itu. Iri itu lah yang mereka rasakan saat ini.


"Uuuuu..." Cicit Antony membeo dengan nada sedikit tidak percaya.


Maura tersipu malu. Entah senang atau canggung. Perasaan nya benar- benar campur aduk. Diri nya tidak pernah menyangka jika suami nya yang protektiv ini bisa melakukan hal seperti ini. Bukan kah ini sangat romantis. Menyanyi di depan semua orang dengan menunjuk diri mu sebagai sang pujaan hati.


Rojer mulai memainkan gitar dengan mahir. Menimbulkan melodi- melodi dan nada- nada yang indah dan merdu.


Here we are under the moonlight


Di sini kita berada di bawah sinar bulan


I'm the one without a dry eye


Akulah yang tanpa mata kering


'Cause you look amazing


Karena kamu terlihat luar biasa


I'm sorry for whatever I've caused


Saya minta maaf atas apa pun yang saya sebabkan


Rojer melantunkan senandung indah dari bibir nya. Menyanyikan sebuah lagu Sezairi Sezaili dengan begitu merdu. Membuat semua wanita kini meleleh, mencair bahkan melayang di udara. Karna merasakan keromantisan yang di pertunjukkan pria tampan di depannya.


Before today I knew I felt lost


Sebelum hari ini saya tahu saya merasa tersesat


But now you're my lady


Tapi sekarang kamu adalah wanitaku


So take my hand now, see me


Jadi pegang tanganku sekarang, lihat aku


'Cause you've made me into this man


Karena kau telah membuatku menjadi pria ini


I promise I'll treasure you, girl


Aku berjanji akan menghargaimu, gadis


You're all that I've needed

__ADS_1


Anda semua yang saya butuhkan


Completing my world


Melengkapi duniaku


You


Anda


You're my love, my life, my beginning


Kamu adalah cintaku, hidupku, awalku


Maura menatap lurus ke arah Rojer. Menyaksikan bagaimana suami itu tengah bernyanyi dengan sangat indah di depannya.


Hati nya berdesir dengan gelombang darah yang mengalir deras di tubuh nya. Maura sungguh tidak menyangka Rojer bisa melakukan hal seromantis ini. Pria tampan yang tengah memainkan musik dengan tersenyum ke arah nya. Sungguh membuat jantung Maura seakan lompat keluar dari dada nya. Dan berhambur memeluk suami nya yang super tampan itu.


Pandangan Maura tidak bisa teralihkan dari pesona Rojer. Bahkan kelopak matanya tidak bisa berkedip hanya untuk sekali saja. Dirinya begitu terlarut dalam alunan suara Rojer yang merdu. Tanpa diri nya sadari Rojer sudah menyelesaikan lagu nya dan sedang berlutut di hadapannya.


"Uuuuu...."


"Sosweet sekali... Aku ingin satu pria seperti itu..."


"Aaaa Aku mau menjadi pelayan mu tampan..."


Suara riuh para wanita yang saat ini jatuh cinta dengan performa Rojer. Mereka sangat iri pada Maura yang hanya seorang gadis cacat tapi bisa mendapatkan pria sesempurna Rojer.


Rojer tersenyum lebar melihat ekspresi istrinya yang menurut nya sangat lucu. Persis seperti putri kodok. Ternyata usaha nya tidak sia- sia untuk membuat Maura merasa terpesona oleh dirinya.


"Sayang... Ku mohon maaf kan aku...!!" Pinta Rojer dengan mengecup punggung tangan Maura.


Lagi- lagi hal itu membuat nafas wanita lain yang menyaksikan adegan itu tersekat. Karna tidak tahan dengan keromantisan Rojer yang tak ada dua nya.


Rojer lagi- lagi melakukan sesuatu yang membuat semua para wanita yang ada di cafe itu terangkat nyawanya seketika. Saat diri nya mengeluarkan sekuntum bunga dahlia berwarna merah dari saku jas nya.


"Maura... Aku mencintai mu..." Ujar Rojer lagi dengan menatap Maura yang masih saja terbengong.


"Apa aku bilang... Bahkan kamu pun tidak akan luput dari pesona ku sayang... Lihat wajah mu yang bengong itu.. Aaa sangat imut dan lucu... " Batin Rojer dengan tersenyum memperlihatkan deretan gigi putih nya.


Deg..


Deg...


Deg..


Detak jantung Maura benar- benar di berdetak dengan sangat tinggi. Jantung nya bertabuh dengan sangat kencang. Seperti sebuah genderang perang. Sementara wajah nya sudah sangat merona dengan semua perlakuan Rojer yang membuat diri nya membeku di tempat. Menjadi seperti sebuah patung arca.


Klek...


Rojer memjentik kan jarinya di depan Maura. Yang langsung membuat Maura tersentak linglung.

__ADS_1


"Apa sekarang aku menang...??" Tanya Rojer dengan memasang seringai nya.


Maura sedikit salah tingkah. Tapi dirinya tidak bisa tidak memungkiri jika dia juga terpasung dalam pesona seorang Rojer Wang.


Dengan tersenyum indah, Maura menerima bunga dahlia yang di tawarkan Rojer. Mencium bau harum yang keluar dari setiap inci kelopak bunga itu. Dan kini netra matanya bertemu dengan bola mata indah Rojer.


Amarah dan kekesalan Maura menguap hilang di udara. Perlakuan Rojer yang sangat manis mampu membolak balik kan hatinya dengan sangat baik.


"Maaf kan aku sayang... Aku akan berusaha untuk mengontrol emosi ku..." Pinta Rojer kini dengan serius. Manik matanya yang menatap Maura dengan tatapan bersalah.


"Aku akui... Kali ini aku kalah dalam tantangan yang ku buat sendiri... Kamu memang lebih hebat dan romantis dari Dokter Antony... Dan sesuai janji ku aku memaafkan mu..." Jawab Maura dengan tersenyum lebar. Bagaimana bisa ia marah terlalu lama pada suami nya yang sangat protektiv ini.


"Aku mencintai mu..."


"Aku mencintai mu juga..."


Maura memeluk Rojer dengan erat. Mengutarakan apa yang sedang ia rasakan.


Sementara Antony langsung membulatkan bibirnya berbentuk O saat mendengar Maura membanding kan diri nya dengan Rojer.


Rojer melepas pelukan nya dan menarik kursi di samping istri nya dan mulai menyantap pesanan nya.


"Apa maksud nya ini Mau... Bagaimana kamu bisa membandingkan aku dengan Rojer..?" Cicit Antony yang membuat Maura langsung tertawa cengengesan.


"Karna istri ku tahu.. Jika kamu tidak ada apa- apa nya di banding kan diri ku..." Olok Rojer dengan memasukkan stik lapisnya ke dalam mulut nya.


"Cih dasar budak cinta karatan..." Decak Antony jijik. saat mendengar ucapan Rojer.


Maura dan Karina hanya terkekeh geli melihat tingkah ke dua suami mereka.


...----------------...


Seorang suster sedang berdiri di samping Catlin. Ia mengantar kan pasien nya untuk membayar administrasi. Seperti yang di minta sang pasien.


"Sus... Saya ingin membayar tagihan rumah sakit... Beserta pembayaran untuk operasi plastik wajah saya..." Ujar Catlin dengan menyodor kan Black Card nya.


"Baik nona..." Jawab sang suster dan mengambil Black Card Catlin.


...----------------...


...****************...


kasi tips biar makin semangat


Please budayakan koment dan like sehabis membaca... untuk menyemangati author supaya up terus..😊


to be continud❤


please tinggalin koment dong


jangan lupa juga like vote dan tambah ke rak favorit

__ADS_1


__ADS_2