Ilusi Takdir

Ilusi Takdir
Perbincangan...


__ADS_3

...ILUSI TAKDIR 22...


"Iya.. mah.. tapi mama ceritakan dongeng dong ma.." Ujar charlote, meminta maura untuk menceritakan dongeng pengantar tidur.


" Papamu kan ada di sini,, minta saja dia mnceritakan dongeng untukmu.." Ujar maura, sambil membalikkan tubuhnya ke sisi kanan, sehingga membelakangi rojer dan charlote.


"Pa.. ayo ceritakan sebuah dongeng.." Renggek charlote sambil menarik lengan baju rojer.


"Dongeng??.. Sayanggnya papa ngak bisa mendongeng charlote..." Timpal rojer menolak, karna ia paling tidak bisa mendongeng atau bercerita.


"Kamu kan CEO, masak mendongeng saja tidak bisa.." Ujar maura membalikkan badannya, dan mengolok rojer yang seorang CEO dari perusahaan terkenal tidak bisa mendongeng. Sungguh tidak di duga.


"Aku memang seorang CEO, tapi bukan berarti aku mahir mendongeng bukan.." Ujar rojer membela diri.


"Dasar payah.." Ujar maura, membuat rojer sedikit kesal dengan apa yang di katakan maura.


"Diam !!!! Sudah jangan berdebat lagi, karna cuma masalah berdongeng.." Ujar charlote dengan cukup keras, membuat rojer dan maura mendengus bersamaan.


"Ma.. mama kan jago mendongeng.. jadi mama saja yang mendongeng.. Biasanya mama juga selalu mendongengkan aku sebelum tidur..." Ujar charlote memutuskan bahwa yang akan mendongeng adalah maura.


"Baiklah... mama akan mendongeng,, tapi ini semua karna kamu yang minta." Ujar maura, menuruti permintaan charlote dan mengecup kening charlote singkat.


"Dengarkan.. mama akan menceritakan sebuah kisah pangeran kecil yang lari dari kastil... Kisahnya bermula saat...." Ujar maura mulai menceritakan sebuah dongeng pengantar tidur untuk charlote. Charlote begitu menikmati kisah yang di ceritakan oleh maura, membuatnya terlelap dalam dunia tidur yang indah.

__ADS_1


Rojer begitu kagum dengan sisi lain dari maura. Ia tidak menyangka begitu banyak kejutan yang ia dapatkan dari seorang wanita yang bernama maura. Rojer bahkan ikut menikmati kisah yang di ceritakan oleh maura.


"Maura.. kamu sangat mahir mendongeng.." Ujar rojer memuji kemahiran maura. Membuat mata maura yang tadinya terlelap kembali terbuka.


"Aku tidak akan larut dalam pujianmu tuan CEO." Timpal maura masih dengan nada ketusnya.


"Kamu memang pantas di puji maura... Jika boleh bisakah kamu menceritakan kisahmu dengan charlote. Kisah setelah malam itu. Aku munkin tidak bisa bersamamu saat masa sulitmu itu. Tapi setidaknya ceritakan kisahmu padaku..." Ujar rojer meminta maura menceritakan semua hal yang terjadi padanya setelah malam itu.


"Apa kamu benar- benar ingin tahu, apa yang terjadi denganku pada malam itu??" Tanya maura memastikan dengan senyum pahit terukir di wajahnya, di bawah sinar redup lampu tidur.


"hmmm...emmm" Dehem rojer mengisyaratkan ia ingin mengetahui kebenarannya.


"Baiklah aku akan menceritakanmu apa yang terjadi setelah malam itu, dan kenapa aku bisa melakukan hal seperti itu.... Kamu tahu,, aku gadis dari keluar baik- baik, dan terpandang. Aku satu- satunya pewaris dari perusahaan THE MOON, kamu pasti tahu perusahaan itu. Tapi segalanya berubah saat papaku menikah dengan wanita yang juga mempunyai anak perempuan yang seumuran denganku. Mereka begitu licik, mereka rela melakukan apapun dan menghalalkan segala cara untuk merenggut harta papaku. Sampai mereka mencoba membunuhnya dengan memberikan racun, untungnya aku datang di saat yang tepat. Aku membawa papaku ke rumah sakit, tapi racun itu telah menyebar dan harus di hentikan dengan operasi yang biayanya sangat besar. Aku mencoba mencari cara untuk mendapatkan uang banyak, setelah mama tiriku merusak black card papa... Pikiran ku benar- benar kalut.. sampai aku menerima diriku di jual pada alex, pemilik club di pinggiran kota. Dan malam itu terjadi,,, Pagi harinya,, aku melihatmu tertidur dengan lelap. Aku bergegas pergi sebelum kamu melihatku, dan hanya meninggalkan secarik note yang tertempel di lampu tidur. Kamu sudah tahu pasti isinya kan.. hehe.. setelah itu aku pergi ke rumah sakit setelah mendapat uang yang kamu kirimkan. saat itu kamu pasti berfikir kalau aku cewek murahan..hehe.. Aku sampai di rumah sakit, tapi setibanya aku di sana takdir berkata lain, dia merenggut papaku, keluargaku satu- satunya... Rasanya aku tidak percaya saat itu kalau aku hanya sendiri. Beberapa minggu usai pemakaman, aku merasakan ada yang aneh dengan perutku, dan ternyata aku mengandung charlote. Aku tidak pernah menyangka karna kejadian itu aku mengandung janin dari pria asing yang tidak pernah aku kenal. Kehamilanku itupun di ketahui oleh catlin dan mamaku, mereka terus menghinaku setiap ada kesempatan. Aku begitu stress dan tidak berpikir jernih, aku pergi dari rumah karna tidak tahan dengan hinaan mereka. Bahkan aku juga pernah berusaha menggugurkan janin ini, tapi dia begitu kuat. he.. dan sampai sekarang dia tetap kuat. Dia adalah kekuatanku dan alasanku hidup. Akupun memulai kehidupan baru dengan uang yang kamu berikan.. Aku mulai menjalani hidupku yang baru bersama charlote.. hanya kita berdua.." Cerita maura terhenti, karna kini ia merasakan matanya letih dan ingin terlelap.


"Aku janji maura,, aku akan memperbaiki semuanya.. aku akan mengembalikan senyum dan kebahagianmu yang pernah hilang... aku janji.." Batin rojer sambil menghapus air matanya.


Rojer memperhatikan maura yang terlelap begitu damai dalam tidurnya. Rojer bangun dari tidurnya dan mendekat ke arah maura. Dia berjongkok di samping ranjang sisi kanan maura yang tengah tertidur lelap. Ia memandangi wajah cantik maura di bawah redupnya lampu tidur. Rojer mengelus pipi maura lembut, menyingkirkan rambut yang terjatuh di pipinya.


"Bagaimana bisa kamu bisa mengalami hal yang begitu berat... Begitu banyak penderitaan dan cobaan... Aku begitu kagum dengan karaktermu. Aku janji akan memberikanmu hakmu yang pantas kamu dapatkan. Dan aku akan memperbaiki semuanya. Aku akan segera menjadikanmu istriku dan membawamu bersamaku.. Dan kita akan menjadi keluarga yang utuh.. Hanya ada aku, kamu, dan putra kita." Lirih rojer. Ia mengecup pucuk kepala maura perlahan dan naik ke ranjang di sisi kanan maura. Ia memeluk hangat tubuh maura dan menikmati kebersamaannya.


...----------------...


Sinar mentari mulai menyusup menyinari kamar maura. Sinarnya masuk dari celah- celah jendela kamar. Charlote mengerjapkan matanya perlahan, dan menguceknya perlahan. Ia membuka matanya dan menggeliat merenggangkan otot- otot tubuhnya.

__ADS_1


Charlote melihat pemandangan yang begitu ia nantikan. Ia mendapati maura dan rojer yang tidur dengan berpelukan.


"Huh.. ternyata usahaku tidak sia- sia.. Papa sangat pintar mengambil kesempatan..hihi.." Ujar charlote dengan suara kecil sambil tertawa.


"Momen ini tidak boleh berlalu begitu saja,,, aku harus mengabadikannya.." Lanjut charlote, mencari ponsel untuk mengambil foto maura dan charlote.


Charlote mengambil ponsel rojer yang ada di atas laci dekat ranjang tidur. Ia mengambil beberapa foto maura dan rojer dari sudut yang bagus. Menampakkan kemesraan maura dan rojer.


"Hhh.. sepertinya sudah cukup banyak...Aku juga potografer yang handal... Hasil foto mama dan papa bagus-bagus.. hihi.." Ujar rojer, melihat hasil foto yang berhasil di ambil dengan memuji dirinya dengan percaya diri yang tinggi.


Charlote kembali meletakkan ponsel rojer ke tempatnya dengan perlahan agar maura atau rojer tidak terganggu.


"Nikmati waktu kalian.. ma.. pa.. aku sayang kalian.. aku pergi dulu.. " Ujar charlote lagi, lalu keluar dari kamar dengan berjalan menjinjit, dan menutup pintu perlahan agar tidak menimbulkan suara.


...----------------...


...****************...


to be continud❤


please tinggalin koment dong


jangan lupa juga like vote dan tambah ke rak favorit

__ADS_1


dukung author biar bisa up terus.


__ADS_2