
...ILUSI TAKDIR 34...
"Sepertinya aku harus ke kantor Rojer sekarang... Pasti dia sedang lembur di sana.." Ujar Catlin lagi, lalu beranjak dari duduknya dan berlalu keluar dari mansion.
...----------------...
Sebuah taksi berhenti di depan perusahaan SUNRISE IT. Perusahaan itu begitu terlihat sangat sepi. Seperti tidak ada aktivitas manusia di dalam.
Catlin keluar dari taksi sambil melihat ponselnya yang sudah menunjukkan jam tengah malam.
"Sepi sekali... Apa Rojer masih bekerja.???" Tanya Catlin pada dirinya sendiri, sambil mendorong pintu kantor yang ternyata terkunci rapat.
"Terkunci.. hhhh.. aku telpon Rojer sekali lagi.." Lirih Catlin, lalu menelpon Rojer namun tidak ada jawaban membuat Catlin semakin jengkel.
"Sebenarnya dia kemana sih... Dia tidak pulang ke mansion dan di kantor juga tidak ada... Apa dia pulang ke rumah mama ya..." Batin Catlin, sambil menggigit bibir bawahnya.
Sekali lagi Catlin melihat ke arah kantor, mengamati bahwa memang benar Rojer tidak ada di dalam.
"Nona... Sedang apa ya..???" Tanya seorang satpam pada Catlin, yang membuatnya terkejut dan berbalik menghadap satpam itu.
"Saya sedang mencari suami saya pak.. Dia belun pulang dari kantor.." Ujar Catlin sambil menengok ke arah kantor yang tetap sepi.
"Ohhh... Semua karyawan dan para pekerja sudah pulang semua nona..." Jawab satpam itu.
"Pulang???... Lalu jika boleh tahu.. CEO kantor ini Rojer Wang apa dia sudah pulang..??" Tanya Catlin lagi.
"Ohhh Tuan CEO,,, dia tidak masuk kantor nona. Sepertinya dia menghadiri rapat penting hari ini bersama sekertarisnya..." Ujar satpam sambil tersenyum.
"Sekertaris....?? Ohhh maksudmu Edent..." Tebak Catlin.
"Iya dia bersama dengan tuan Edent juga. Tapi sekertaris barunya sekarang di kantor adalah seorang wanita nona... Siapa ya namanya... ahhh saya lupa.. maafkan saya..." Ujar satpam itu.
Catlin lalu melangkah pergi dari kantor. Dia masih memikirkan apa yang di katakan satpam itu tentang sekertaris baru Rojer yang adalah wanita. Kecurigaan mulai menghantui perasaan Catlin.
"Tumben sekali Rojer merengrut sekertaris wanita,,, apa dia mempunyai hubungan lain dengan wanita itu??... Ahhh tidak munkin... dia tidak akan bisa dekat dan jatuh cinta dengan wanita lain. Rojer sangat anti dengan wanita termasuk aku... jadi tidak munkin dia punya hubungan dengan wanita..." Lirih Catlin larut dalam kecurigaannya.
Ting... Tung...( suara notifikasi ponsel)
Catlin merogoh ponselnya di dalam tasnya. Ada sebuah notifikasi yang masuk.
__ADS_1
"Ahhh.. sial sekali.. Taksi online itu mengcancel pesananku... Bagaimana aku bisa pulang jika begini.." Ujar Catlin sambil mencari taksi online dalam aplikasi ponselnya.
Tit...Tit...( Suara klakson mobil)
Sebuah mobil putih tiba- tiba berhenti di depan Catlin. Catlin yang mendengar suara klakson itu langsung menatap ke arah mobil yang berhenti di dekatnya.
"Hei... nona mau kemana malam- malam begini???" Tanya gery dengan mengeluarkan kepalanya pada kaca mobil sambil meminum minuman yang di bawanya.
"Gery..." Ujar Catlin setelah mengetahui bahwa pria itu adalah Gery.
"Aku sedang mencari taksi untuk pulang... Tapi taksi online yang ku pesan mengcancel pesananku.." Ujar Catlin menjelaskan masalah yang terjadi padanya.
"Naiklah... Aku akan mengantarmu pulang.." Ujar Gery pada Catlin yang langsung di setujui oleh Catlin.
...----------------...
"Dengar... Sedang apa kamu malam- malam di depan perusahaan Rojer...?" Tanya Gery dengan gaya orang sedikit mabuk.
"Tidak... aku tidak melakukan apa- apa... Aku hanya mencari Rojer dia belum pulang ke mansion." Ujar Catlin menjawab pertanyaan Gery.
"Ha...ha... Rojer itu sudah besar... kenapa kamu masih mencarinya... Dia bisa pulang dengan sendirinya oke... Haha... Untuk apa kamu repot- repot mencarinya... Sedangkan dia bahkan tidak peduli denganmu Catlin... Lalu apa kamu sudah menemukan suamimu itu hhh???... Tentu saja jawabannya tidak... Jika kamu sudah menemukannya kamu tidak akan munkin duduk satu mobil denganku sekarang..." Ujar Gery dengan tertawa mengejek Catlin karna tingkahnya yang mencari Rojer sampai ke kantornya.
"Iya baiklah... Berusahalah sebaik munkin... Jika kamu lelah.. Ingat aku masih menunggumu..." Ujar Gery dengan mata yang fokus menyetir.
"Tapi kamu sudah mencarinya ke kantornya dan dia tidak ada,,, apa kamu sudah mencarinya ke hotel..???" Ujar Geri lagi dengan smirk sinisnya.
"Hotel??? Untuk apa aku mencarinya ke hotel..." Ucap Catlin bingung dengan saran dari Gery.
"Iya.. Hotel siapa tahu Rojer ada di sana... Munkin bersama wanita..." Ujar Gery mengerem mendadak, dan kembali melajukan mobilnya.
"Apa yang di katakan Gery benar,,, apa Rojer berselingkuh di belakang ku dengan wanita lain... Tapi rasanya tidak munkin..." Batin catlin tenggelam dalam pikirannya.
"Catlin..." Panggil Gery.
"Hmmm... iya.." Jawab Catlin singkat tersadar dari pikirannya.
"Kita sudah sampai..." Ujar Gery sambil melirik rumah besar keluarga Wang.
"Terimakasih sudah mengantarku..." Ujar Catlin berterimakasih pada Gery, lalu mengambil tasnya dan turun dari mobil. Tapi pikiran Catlin masih memikirkan apa yang di katana Gery padanya.
__ADS_1
Catlin melangkah masuk ke rumah besar keluarga Wang. Gery memegang tangan Catlin sehingga langkah Catlin terhenti.
Catlin dan Gery saling melempar tatapan satu sama lain. mereka memandang satu sama lain cukup lama. Hingga Catlin melepas tangan Gery dari pergelangan tangannya.
"Aku masuk dulu..." Ujar Catlin.
"Tunggu... Apa kamu tidak heran kenapa aku mengatakan kalau aku menyarankan kamu untuk mencari Rojer ke hotel?? Apa alasan aku bisa menyarankan hal seperti itu pada mu... Apa kamu tidak penasaran..." Ujar Gery dengan ekspresi misterius.
Catlin berhenti dan mulai terpengaruh dengan apa yang di katakan Gery. Ia juga penasaran kenapa bisa Gery mengatakan kalau Rojer ada di hotel dengan wanita lain.
"Katakan... Apa yang ingin kamu katakan..." Ujar Catlin penasaran.
"Ck.. Tapi jika aku mengatakannya apa kamu akan memilihku dan meninggalkan Rojer.." Ujar Gery.
"Katakan... Aku sangat penasaran... Apa kamu melihat sendiri Rojer ada di hotel bersama wanita lain??" Tanya Catlin memaksa Gery untuk menjawab pertanyaanya.
"Jika aku mengatakan IYA bagaimana??" Tanya Gery dengan tertawa kecut.
"Jangan bertele- tele katakan apa yang kamu lihat itu... Aku harap kamu tidak akan membohongiku..." Ujar Catlin mulai panik.
Gery melempar botol minuman ke trotoar hingga botol minuman itu pecah dan belingnya berserakan.
Prang... ( Suara botol pecah)
"Kamu tahu,,, suami yang kamu bangga- banggakan itu.. Aku melihatnya di hotel ASTREA bersama dengan seorang wanita... Kamu tahu mereka sangat mesra. Wanita itu tidak berhenti menggoda Rojer. Dan kamu tahu bahkan Rojer mengendong wanita itu dalam pelukannya.. Sekarang katakan padaku,,, apa kamu masih ingin bertahan dengan pria yang menghianatimu seperti Rojer hhh..." Ucap Gery menjelaskan apa yang di lihatnya saat minum di hotel ASTREA.
"Dan kamu tahu apa yang paling penting... MEREKA MASUK KE DALAM KAMAR HOTEL... HANYA MEREKA BERDUA... KAMU TIDAK BODOHKAN UNTUK MENGIRA APA YANG TERJADI DALAM KAMAR ITU..." Bisik Gery di telinga Catlin.
Mendengar apa yang di katakan Gery, Catlin mengepalkan tangannya keras karna kemarahannya mendengar apa yang dikatakan Gery.
Catlin mendorong Gery menjauh darinya dan melangkah masuk ke dalam rumah, meninggalkan Gery yang tersenyum melihat kemarahan Catlin mendengar apa yang di katakan tentang kebenaran yang di lihatnya saat di hotel.
...----------------...
...****************...
to be continud❤
please tinggalin koment dong
__ADS_1
jangan lupa juga like vote dan tambah ke rak favorit!!!!