Ilusi Takdir

Ilusi Takdir
Mengorek Informasi Lama...


__ADS_3

...ILUSI TAKDIR 31...


"Sekarang katakan padaku... Seperti apa istri papaku yang sekarang???" Tanya Charlote lagi pada Edent.


"Maksud tuan kecil Ny. Catlin.??" Tanya Edent menebak pertanyaan Charlote.


"Ohhh... namanya Catlin.. Katakan sekarang padaku seperti apa dia?? dan menurutmu lebih baik mana mamaku Maura atau si Catlin itu??." Tanya Charlote dengan pertanyaan yang membandingkan antara Maura dan Catlin.


"Dari yang aku tahu Ny. Catlin itu adalah wanita yang cantik. Tapi dia memiliki sifat yang sangat bertolak belakang dengan kecantikan parasnya. Dia sangat licik dan arrogant. Pekerjaannya hanya menghamburkan uang keluarga Wang. Setiap hari dia selalu pergi berbelanja dan terkadang dia melakukan traveling ke luar negri. Ny. Anindita sering menegur Ny. Catlin tapi dia sama sekali tidak mendengarkan apa yang di katakan Ny. Anindita. Jadi menurutku jika di bandingkan dengan nona Maura, Catlin sangat berbeda jauh antara bumi dan langit. Nona maura lebih perkasa dari Ny. Catlin dan lebih baik." Ujar Edent dengan antusias membandingkan dan menjelaskan karakter Catlin dan Maura menurut pendapatnya.


"Husss mama ku itu tidak perkasa,,, dia hanya wanita pemberani... Dia wanita yang sangat lembut dan baik hati.. Jadi jangan katakan kalau mama ku perkasa.. Aku tidak suka mendengarnya." Timpal Charlote dengan nada kesal mendengar Edent mengatakan Maura wanita perkasa.


"Maafkan aku tuan kecil.. Aku tidak akan mengatakannya lagi.." Ujar Edent singkat.


"Lalu,,, Apa papaku menyukai si Catlin itu..???" Tanya Charlote belum puas mengetahui rumah tangga Rojer dengan Catlin.


"Setahuku tuan Rojer tidak pernah menyukai Ny. Catlin." Jawab Edent dengan mengibaskan tangannya.


"Lalu kenapa mereka menikah???" Tanya Charlote penasaran dengan cerita di balik pernikahan Rojer dan Catlin.


"Apa aku harus memberi tahu apa yang terjadi 6 tahun silam pada tuan kecil atau tidak ya??? Ini kan bukan hal yang pantas untuk di ceritakan kepada anak di bawah umur seperti dia.." Batin Edent, sambil menatap Charlote yang menatapnya menunggu jawaban.


"Katakan apa yang terjadi sampai mereka menikah???" Tanya Charlote lagi, sambil menggoyang bahu Edent.


"Tuan kecil,,, kamu tidak akan mengerti jika aku menjelaskannya padamu. Ini adalah permasalahan orang dewasa.." Ujar Edent menolak menjawab pertanyaan Charlote yang satu ini.


...----------------...


Di sisi lain, di mansion Rojer tengah berdiri Catlin di depan pintu sambil memencet bel rumah.


Ting...Tong..(Suara bel berbunyi)

__ADS_1


Seorang pelayan pria sebaya membuka pintu besar dan megah itu, yang tak lain adalah Mr. Kong kepala pelayan di mansion yang sekarang di tempati Rojer.


"Selamat malam Nyonya." Ujar Mr. Kong membungkuk memberi hormat pada Catlin.


Tanpa mengubris kehadiran Mr. Kong, Catlin langsung masuk ke dalam mansion dengan beberapa paper bag makanan yang di bawanya.


"Pelayan,,, cepat siapkan makanan yang ku bawa dan letakkan di meja makan. Malam ini aku ingin makan bersama suamiku...!" Ujar Catlin memerintah beberapa pelayan wanita.


Tanpa pikir panjang 3 orang pelayan wanita mengambil paper bag yang di bawa Catlin dari atas meja dan segera membawanya ke dapur untuk di persiapkan sesuai dengan perintah Catlin.


"Mr. Kong katakan di mana rojer???... Rojer... Rojer.. Sayang..." Tanya Catlin pada Mr. kong. Dan berteriak memanggil Rojer.


"Maaf nyonya... Tuan Rojer belum pulang..." Timpal Mr. Kong dengan sopan dan kepala menunduk.


"Maksudmu tuan Rojer belum kembali dari kantor???" Tanya Catlin menegaskan.


"Iya nyonya." Timpal Mr. Kong sinkat.


"Apa ini masih jam kantor?? Kenapa dia belum pulang." Ujar Catlin sambil melihat jam dinding besar konu yang tertempel di tembok mansion.


"Nyonya kalau begitu saya permisi dulu.." Ujar Mr. Kong lalu pergi dari hadapan Catlin.


"Aku akan menunggunya... Aku harus membuat hubunganku dan Rojer menjadi lebih baik. Aku akan membuatmu jatuh dalam kendaliku Rojer." Lirih Catlin lalu duduk sendiri di meja makan yang besar dan mewah.


...----------------...


"Ohhh.. Kamu pikir aku tidak cukup pintar untuk mencerna permasalahan orang dewasa... Aku ini tidak sebodoh itu,,, hanya untuk perkara kecil tidak butuh kemampuan berpikir otak yang besar untuk memahaminya. Bukan aku yang bodoh.. Kamu yang bodoh.. Tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa.." Ujar Charlote semakin jengkel dengan Edent yang seolah menganggapnya tidak bisa mencerna masalah orang dewasa.


"Maafkan aku tuan kecil tapi untuk yang satu ini aku tidak bisa menceritakannya,,, semuanya sangat rumit.." Ujar Edent mencoba menyakinkan Charlote untuk tidak mengetahui urusan orang dewasa.


"Dengar lebih baik kamu keluar dari rumahku sekarang.. Aku tidak mau ada pecundang dan orang bodoh di sini..." Ujar Charlote dengan ketus mengusir Edent.

__ADS_1


"Aku tidak bisa tuan kecil... Tuan Rojer sudah memerintahkanku untuk menjagamu malam ini... Jadi aku tidak bisa pergi dari rumah ini.." Ujar Edent lalu membaringkan dirinya di sofa.


"Papaku adalah bosmu dan aku adalah anak dari bosmu.. Jadi kamu juga harus menuruti semua perintahku... Jika kamu tidak ingin memberi tahuku.. Aku akan mengatakan pada papa kalau kamu tidak mau menjawab pertanyaanku... Dan aku juga akan memintanya untuk memecatmu.. Dan saat itu kamu akan berada di jalanan menjadi gembel.. Dan kamu akan menyadari bahwa perintahku juga penting. Dan aku pastikan papaku akan menuruti permintaanku.. Karna sebelumnya aku tidak pernah meminta apapun darinya." Omel Charlote dengan smirk sinisnya.


Mendengar apa yang di katakan Charlote, membuat Edent berpikir dua kali apa dia harus memberi tahu Charlote atau tidak.


"Kamu tinggal pilih.. Keputusan ada di tanganmu.." Ujar Charlote yang melihat gerak gerik Edent yang terpengaruh dengan kata- katanya.


"Baiklah... Tuan kecil aku akan memberitahumu... Tapi jangan katakan apapun kepada tuan Rojer,,, kalau kamu mengatahuinya dariku.." Ujar Edent bangkit, dan memutuskan untuk menjawab semua pertanyaan dari Charlote.


"Ternyata anaknya jauh lebih berbahaya dari pada papanya..." Batin Edent membual karna ancaman dari Charlote.


"Wow.. Paman Edent kamu memang pintar... Kamu memilih keputusan yang sangat tepat dan benar... Jadi sekarang katakan apa yang terjadi??" Ujar Charlote dengan wajah puas penuh kemenangan, karna telah berhasil menekan asisten pribadi ayahnya itu.


"Saat itu,, Ny. Catlin tiba- tiba datang ke rumah keluarga Wang dengan keadaan yang benar- benar kacau..


Flasback On...


Catlin dengan pakaian acak- acakan, dengan rambut yang berantakan dan mata yang hitam dan bengkak masuk ke rumah megah keluarga Wang dengan Ny. Aurora yang menemaninya.


Beberapa pengawal mencoba menghentikan Catlin dan Ny. Aurora untuk masuk ke rumah keluarga Wang. Tapi mereka terus saja memaksa untuk masuk menemui Rojer.


"Maaf kalian tidak bisa masuk... Pergilah dari sini..." Ujar 2 orang pengawal di depan rumah, menghentikan Catlin dan Ny. Aurora masuk.


...----------------...


...****************...


to be continud❤


please tinggalin koment dong

__ADS_1


jangan lupa juga like vote dan tambah ke rak favorit


__ADS_2