Ilusi Takdir

Ilusi Takdir
Meet Daddy At My Brithday Party


__ADS_3

...ILUSI TAKDIR 7...


Rojer masuk ke dalam mobilnya, dan menutup pintu dengan keras. Edent memandang ke arah spion depan melihat kondisi Rojer yang duduk di bangku penumpang. Mata Edent terbelalak melihat wajah Rojer yang babak belur, dengan darah segar di sudut bibir sang bos. Wajah Rojer sangat menyiratkan kemarahan dan kekesalan.


"Tuan, apa yang terjadi padamu? Apakah ada yang menyerangmu? Kenapa wajahmu babak belur seperti itu?" Edent langsung menghujani Rojer dengan pertanyaan-pertanyaannya.


Rojer menatap Edent dengan tatapan mematikan. Membuat Edent merasakan aura yang aneh muncul disekelilingnya.


"Jalan sekarang!" titah Rojer dengan nada penuh menahan kekesalan. Mendengar hal itu, Edent langsung menancap gas mobil.


Hmm, ada apa dengan tuan Rojer? Bagaimana bisa dia mendapatkan luka itu? Apa musuh menyerangnya? Batin Edent, sesekali melihat ke arah Rojer lewat spion depan yang masih dengan ekspresi penuh kekesalan.


Sementara, kini batin Rojer masih berkecamuk kesal atas kejadian tadi. Bagaimana bisa seorang ROJER WANG CEO SUNRISE IT dipukuli oleh seorang wanita. Rojer berdecak kesal ketika mengingat kejadian itu.


Siapa wanita itu? Berani sekali dia memukulku seperti ini. Siapa dia? Lihat saja, apa yang aku lakukan jika aku menemukanmu lagi. Batin Rojer.


Edent yang melihat Rojer murung memberanikan diri untuk menanyakan keadaan bosnya itu.


"Apa kau baik-baik saja, Tuan?" tanya Edent.


"Ck," decak Rojer kesal tanpa menggubris pertanyaan Edent.


Kejadian ini tidak boleh di ketahui oleh siapapun, termasuk bocah cecurut ini. Apa kata dunia jika semua orang tahu, kalau aku di pukuli oleh wanita pasar. Batin Rojer, lalu menendang jok pengemudi dengan cukup keras. Edent terkejut dengan tendangan tiba- tiba dari Rojer sehingga membuat ia mengerem mendadak. Kemudian, ia kembali melajukan mobil.


...----------------...


Maura memberhentikan mobilnya di sebuah gedung menjulang tinggi. Bertuliskan SUNRISE IT.


"Huhh, akhirnya aku sampai juga kantor impian," ucap Maura dengan wajah semringah. Siapa yang tidak mau bekerja di sebuah perusahaan besar dan ternama seperti SUNRISE IT. Maura tidak pernah membayangkan dirinya akan bekerja di perusahaan ini. Ini adalah semua impian bagi semua orang, tapi hanya orang-orang beruntung yang bisa bekerja di tempat ini termasuk dirinya.


Maura melangkahkan kakinya ke ruangan kepala divisi marketing. Begitu sampai, ia menyodorkan file berkas kepindahan pada seorang wanita berkaca mata. Mrs.Gresia, nametag yang tersemat di dada kiri wanita tersebut.


"Selamat pagi, Saya Maura Karavan. Karyawan pindahan dari kantor cabang di kota D." Maura membungkukkan badan memberi hormat. Mrs. Gresia mempersilahkan Maura duduk dan melihat file kepindahan Maura.


"Selamat bergabung di divisi marketing SUNRISE IT, Nona Maura." Mrs. Gresia mengucapkan selamat kepada Maura yang akan bergabung dan bekerja sama dengan tim divisi marketing. Maura membalas ucapan selamat dari Mrs. Gresia dengan anggukan kepala dan senyum manis darinya.


...----------------...


Setelah menjalani aktivitas yang begitu melelahkan. Maura menyempatkan dirinya mengantarkan Charlote tidur setelah makan malam mereka selesai.

__ADS_1


"Ma," panggil Charlote yang sudah siap menutup mata di atas kasur dengan kepala ada dipangkuan Maura.


"Hmmm," dehem Maura membuka matanya yang sedikit terpejam dan memandang anak semata wayangnya sambil mengelus hangat rambut Charlote.


"Besok adalah hari ulang tahunku," cicit Charlote.


"Lalu?" tanya Maura dengan nada sedikit mengantuk.


"Aku ingin merayakannya di hotel ASTREA, Ma. Aku ingin mengundang teman teman baruku di acara ulang tahunku yang ke-6, bolehkan?"


"Iya, tentu saja boleh. Mama akan mempersiapkan semuanya dengan sebaik munkin untuk putra Mama tersayang. Baiklah, kalo begitu sekarang tidurlah, oke!" seru Maura, lalu mengecup kening dan merapikan selimut Charlote. Maura melangkah pergi meninggalkan kamar Charlote.


...----------------...


"Bagaimana kamu suka?" tanya Maura pada Charlote. Kini mereka tengah berada di hotel ASTREA untuk merayakan hari ulang tahun Charlote yang ke-6. Dekorasi ruangan yang dihias dengan tema IT. Serta teman-teman Charlote yang menyambut Charlote dengan ucapan selamat. Charlote benar- benar bahagia hari ini.


Charlote melangkah menuju tempat posisi yang telah ditentukan. Berbagai pertunjukan dan penampilan dari penyanyi-penyanyi cilik disajikan, serta pertunjukan-pertunjukan lainnya yang sudah di siapkan oleh Maura untuk membuat Charlote bahagia.


Kini, tibalah saatnya acara pemotongan kue dilakukan. Dari sudut ruangan, Maura membawa sebuah kue yang indah dengan lilin yang menancap di atasnya serta tulisan ucapan ulang tahun untuk Charlote.


"Selamat ulang tahun ya, Sayang," ucap Maura, lalu memeluk Charlote.


"Selamat ulang tahun, Selamat ulang tahun, Charlote. Selamat ulang tahun."


"Tiup lilinnya, tiup lilinnya sekarang juga, sekarang juga." Nyanyian-nyanyian selamat ulang tahun dari teman-teman Charlote menggema di ruangan itu. Charlote pun dengan senang hati meniup lilin setelah melakukan permintaan sebelumnya.


Duarr.


Tiba-tiba suara ledakan dan cream kue menyembur ke wajah Charlote. Membuat para tamu kaget dengan ledakan itu. Namun, dilanjutkan dengan tawa yang terbahak-bahak.


"Ha ... ha ... ha ...."


"Ha ..., lihat Charlote. Dia terlihat lucu sekali," ujar teman-teman Charlote dengan memegangi perut mereka yang sakit karena tertawa. Charlote mengalihkan pandangannya ke arah Maura yang tengah berguling-guling di lantai sambil memegangi perutnya yang sakit karena tertawa.


"MAMA!" teriak Charlote membuat tawa-tawa itu terhenti. Maura yang masih menahan tawanya menghampiri Charlote.


"Bagaimana kejutan Mama? Seru bukan? Ha ... ha ...," tawa maura lagi.


"Baiklah, Mama akan berhenti tertawa. Maafkan, Mama hmmm. Bukannya hanya kau saja yang bisa menjahili Mama hmm. Baiklah, pergilah bersihkan wajahmu dulu," ujar Maura lagi.

__ADS_1


"Mama sungguh kekanak-kanakan" balas Charlote dengan sedikit kesal. Namun, ia juga bahagia dengan kejutan dari Maura. Sebenarnya ia ingin tertawa, tapi rasa gengsi menghentikannya.


"Jadi, putra Mama sudah besar sekarang!" teriak Maura dengan senyumnya, melihat Charlote yang menghilang dari pandangannya.


...----------------...


"Huhh, Mama ada-ada saja," lirih Charlote sambil bergegas menuju toilet. Akan tetapi di tengah jalan, Charlote tidak sengaja menabrak seorang pria sehingga pakain pria itu menjadi kotor.


"Aishhh, siapa lagi anak ini? Dasar anak kotor," umpat pria itu yang tak lain adalah Rojer yang juga sedang menghadiri pertemuan keluarga untuk membahas aniversarinya dengan Catlin di hotel ASTREA.


"Dasar pria tidak sopan, bisa bisanya memanggilku dengan sebutan anak kotor," ujar Charlote dengan gaya sombongnya.


"Hhh ... Edent singkirkan dia!" perintah Rojer, dimana Edent lansung membopong Charlote menepi dari jalan sang bos. Rojer pun melangkah pergi meninggalkan Charlote.


"DASAR PRIA TIDAK BERGUNA!" teriak Charlote menyumpahi Rojer. Rojer mengepalkan tanganya kesal. Ia sudah mendapat banyak peghinaan dari 2 hari terakhir. Pertama, dari wanita pasar itu dan sekarang dari anak kecil yang masih ingusan.


"Hei, apa yang kau lakukan? Turunkan aku!" pekik Charlote pada Edent untuk menurunkannya dari gendongan pria itu.


"Kau ini siapa? Di mana ibumu?" tanya Edent pada Charlote.


"Hh ... ck, untuk apa kau tahu? Tidak penting," jawab Charlote, lalu melangkah pergi menuju toilet dengan gaya acuhnya.


Kenapa aku selalu bertemu dengan orang-orang dingin seperti ini. Tdak bos atau anak ini. Tidak ada yang menjawab dengan benar. Tunggu, sifat anak ini dengan bos sangat mirip. Cocok sekali menjadi pasangan anak dan ayah. Hmmm astaga, apa yang aku pikirkan. Batin Edent dalam hati. Ia menerka-nerka kemiripan sifat Charlote dan Rojer sambil menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal.


...----------------...


...****************...


🌸to be continud🌸


jangan lupa vote komen like dan tambah ke rak favorit


kalo komen like dan vote nya banyak author janji akan up setiap hari.


oke dadah👋👋👋


salam manis aouthor:cymut❤😍😙


semoga terhibur ya readers❤❤ I❤U😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2