
...ILUSI TAKDIR 8...
Rojer memasuki sebuah ruangan VVIP dengan wajah kesal yang telah disewa Ny. Anindita, ibunya Rojer. Tampak wanita paruh baya berumur duduk dengan santainya, bersama dengan seorang wanita yang masih tampak muda, Catlin. Mereka sedang menunggu kedatangan Rojer.
"Ada hal penting apa?" tanya Rojer dengan sikap acuh tak acuhnya, dimana tersirat kekesalan yang masih terlihat di wajah tampannya.
"Selamat datang, Suamiku!" seru Catlin bangkit dari duduknya, dan melakukan cupika cupiki pada Rojer yang hanya berdiri bosan tanpa ada reaksi atas tindakan Catlin.
"Baiklah, katakan apa yang Mama ingin bicarakan! Aku tidak punya waktu banyak," balas Rojer dengan tatapan dinginnya, lalu duduk di sofa sambil memandang ke arah jam tangannya.
"Rojer, kenapa kamu selalu terburu- buru seperti itu? Mari kita minum teh dulu." Ny. Anindita menatap hangat sang putra. Ia ingin menahan Rojer lebih lama untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Selama ini, Rojer tidak pernah menyempatkan waktu sedikitpun selain untuk bekerja.
"Jika Mama memanggilku hanya untuk minum teh, aku tidak punya waktu. Baiklah, aku akan pergi sekarang." Rojer hendak bangkit dari duduknya untuk pergi.
"Rojer, kami ingin membahas peringatan aniversary pernikahan kita yang ke-5," ucap Catlin cepat sebelum Rojer benar-benar pergi.
"Lakukan apapun yang kalian inginkan!" timpal Rojer mendengar untuk apa ia di panggil ke sini hanya untuk urusan yang tidak penting. Rojer bangkit dari duduknya dan melangkah pergi keluar dari ruangan itu.
"Edent, siapkan mobil! Kita akan menemui tender dari Rusia," titah Rojer pada Edent yang langsung di respon dengan anggukan mengerti.
"Ma, lihat apa yang di lakukan Rojer. Dia tidak pernah peduli denganku." Catlin menghampiri Ny. Anindita dengan wajah sedih dan duduk di samping sang mertua.
"Sudahlah, kamu jangan sedih hmmm. Rojer memang seperti itu, tapi kamu harus sabar menghadapinya. Suatu saat dia pasti akan luluh padamu," hibur Ny. Anindita sambil mengelus rambut menantunya.
"Sampai kapan, Ma? Sampai kapan?" renggek Catlin putus asa.
"Sampai kamu memberikan seorang cucu yang lucu buat Mama he ... he ...," jawab Ny. Anindita dihiasi dengan kekehan kecil.
"Mama!" seru Catlin dengan senyum yang sedikit dipaksakan.
Andai aku tidak menggugurkan janin itu. Batin Catlin.
...----------------...
Pesta aniversary pernikahan Rojer dan Catlin telah tiba. Ny. Anindita mempersiapkan segalanya dengan baik. Mulai dari menyewa gedung mewah berbintang lima, pakaian yang akan di kenakan Rojer dan Catlin, hingga mengundang tamu dari semua golongan. Dari golongan pejabat, konglomerat, dan semua karyawan-karyawan yang bekerja di SUNRISE IT.
"Selamat siang semua, mohon perhatiannya," ujar Mrs. Gresia kepala divisi marketing. Membuat seluruh pusat perhatian tertuju padanya.
"Malam ini, Ceo kita tuan muda Rojer Wang mengundang kita semua untuk pesta peringatan aniversary pernikahannya dengan Ny. Catlin. Semoga kalian semua bisa hadir. " Pengumuman dari Mrs. Gresia membuat seluruh karyawan bahagia dengan kabar tersebut. Setiap tahun mereka selalu menantikan acara besar ini. Dimana mereka bisa bertemu dengan para pejabat, aktris, bahkan para konglomerat kaya raya.
__ADS_1
"Maura, kamu juga akan bergabung dalam pesta ini, kan?" tanya seorang rekan kantor waninta Maura.
"Hmm, Bagaimana aku bisa melewatkannya. Aku karyawan baru di sini. Jadi, sudah seharusnya aku menghadirinya," jawab Maura dengan cukup semangat.
"Kamu pasti akan takjub dengan pesta ini karena di pesta itu semua kalangan akan ada di sana." ucap rekan dengan sangat antusias.
"Hmm, tapi sayangnya aku tidak memperdulikan hal itu. Siapapun yang hadir di sana bukan apa-apa bagiku." Maura tersenyum memperlihatkan deretan gigi putihnya.
...----------------...
Malam harinya, Maura sudah siap dengan gaun dres yang menjuntai ke bawah. Gaun dengan belahan sobek di sebelah kaki kiri memperlihatkan paha putih mulusnya saat tersibak.
"Charlote, Mama akan menghadiri pesta malam ini. Mama sudah menyiapkan makan malam untukmu. Setelah makan malam bergegaslah untuk tidur, mengerti! Maaf, malam ini Mama tidak bisa menemanimu tidur dan makan malam," ujar Maura berpamitan pada Charlote, lalu mengecup kening Charlote singkat.
"Hmmm, tunggu Ma, sepertinya ada yang kurang." Charlote memasang ekspresi berpikir. Ia mengambil sebuah kalung berlian tipis dan memasangkannya pada leher jenjang Maura, menambah keindahan penampilan Maura malam itu. Charlote memberikan dua jempol pada Maura, mengapresiasikan penampilan Maura yang menawan.
"Mama pergi," pamit Maura, lalu melangkah pergi.
...----------------...
Kini Maura sudah di depan sebuah gedung berbintang lima. Ia melangkah memasuki gedung itu dan mengambil topeng serta memakainya sebelum masuk. Tema pesta malam ini adalah pesta topeng. Terlihat ratusan undangan menghadiri pesta ini.
Setelah setengah jam menunggu kedua mempelai turun. Tamu-tamu mulai berbicara dengan ramai karena sampai sekarang kedua mempelai yang menjadi bintang pada malam hari ini tidak kunjung muncul. Akan tetapi Maura tidak memperdulikan hal itu, ia menikmati pesta malam itu dengan menikmati sajian yang dihidangkan.
...----------------...
"Edent bagaimana? Ny. Catlin sudah sampai?" tanya Rojer pada Edent.
"Balum, Tuan."
"Dasar wanita pembuat onar, " umpat Rojer, lalu keluar dari ruangan itu sambil memakai topeng yang sebelumnya telah disiapkan untuknya.
"Tuan, kamu tidak bisa menemui tamu tanpa Ny. Catlin." Edent mencoba menghentikan Rojer, tapi Rojer tidak mengubrisnya sama sekali.
...----------------...
Hmm, makanannya enak juga. Untung aku belum makan malam. Jadi, aku bisa makan banyak. Batin Maura dengan cekikan sendiri menikmati makanan yang dihidangkan
Tiba-tiba sebuah tangan kekar dan kuat menarik lengan Maura menuju ke atas podium. Maura benar- benar tidak bisa mengelak, bahkan tidak bisa merespon sama sekali.
__ADS_1
Tepuk tangan riuh dari para tamu bergema di seluruh sudut gedung. Maura yang kini berdiri di samping Rojer di atas podium dengan tangan digenggam erat oleh Rojer.
"Wah, mereka serasi sekali."
"Istri Tuan Nuda benar-benar sangat menawan," ujar para tamu undangan dengan pujian mereka.
Maura yang masih terkejut dan bingung dengan apa yang terjadi, mulai sadar. Ia mengalihkan pandangannya pada tangan yang tengah menggenggam tangannya. Kemudian beralih memandangi pria yang tengah memakai topeng emas.
"Selamat malam semua, saya Rojer Wang dan istri saya berterimakasih karena telah hadir pada pesta malam ini. Terimakasih sekali lagi. Untuk itu silahkan nikmati pestanya," ujar sambutan Rojer pada para undangan di atas podium sambil memeluk erat bahu Maura.
Tuan membawa siapa? Apa itu Ny. Catlin? Ah, sudahlah yang penting semuanya berjalan dengan lancar. Batin Edent menyaksikan sambutan dari Rojer dari bawah podium.
Maura tersadar dengan kata-kata sambutan dari Rojer. Membuat Maura sedikit memberontak ingin melepaskan pelukan tangan Rojer dari bahunya.
Apa yang dia katakan? Kenapa dia membawaku ke atas podium, dan mengaku-mengaku bahwa aku adalah istrinya? Da benar- benar tidak waras. Batin Maura.
"Apa-apaan sih ini, lepasin ngak! " tekan Maura berbisik sambil berusaha melepas pelukan Rojer.
"Ssssstt ... Diam jangan bergerak. Jangan berontak, ikuti saja. Aku ini bosmu jadi turuti saja, dan satu lagi kalau kamu tetep berontak. Siap-siap kamu ditendang keluar dari perusahaan. Mengerti! Sekarang tersenyum dan sambut para tamu dengan senyum terbaik yang kamu miliki," bisik Rojer dengan ancaman di telingaMaura. Membuat Maura terpaksa menuruti perintah Rojer dan menampilkan senyum terbaik yang ia miliki.
Hhh, dasar bos psico. Jadi, dia jadiin aku istri pengganti untuk acara ini. Hhhh, menyebalkan sekali. Maura membatin dengan tingkah bosnya itu.
"Aku juga terpaksa menjadikanmu sebagai pengganti," bisik Rojer lagi, seakan-akan bisa membaca perkataan Maura.
Huh ... dia bahkan bisa membaca pikiran ku. Jika tidak, sudah ku cakar-cakar hancur wajah yang menyebalkan itu. Bual Maura dalam hati.
Sementara itu, tampak Catlin memandangi Rojer yang tengah berdiri dengan perempuan lain yang seharusnya menjadi posisinya dengan penuh kemarahan dan kekesalan.
...****************...
🌸to be continud🌸
please donk kasi vote😭😭😭
jangan lupa vote komen like dan tambah ke rak favorit
kalo komen like dan vote nya banyak author janji akan up setiap hari.
oke dadah👋👋👋
__ADS_1
salam manis aouthor:cymut❤😍😙
semoga terhibur ya readers❤❤ I❤U😘😘😘