Istri Kecil Kapten Josh

Istri Kecil Kapten Josh
Berita


__ADS_3

Josh tampak gelisah, perkataan Jennifer rupanya mempengaruhi keputusannya untuk menyatakan cinta kepada gadis kecil yang kini berstatus sebagai istri kontraknya. Dia sendiri masih belum yakin, apakah perasaan yang dia rasakah adalah cinta atau hanya sekedar rasa terima kasih.


Sementara di sekolah, Frey menunggu Josh karena pagi tadi Josh mengirim pesan jika pria itu akan menjemputnya. Namun sampai setengah jam lamanya Josh belum juga datang.


"Apa dia lupa?" batin Frey seraya merogoh ponsel di sakunya. Karena sudah terlalu lama menunggu, Frey memutuskan untuk menghubungi Josh, namun sudah empat kali panggilannya tak di jawab. Frey lalu mengirim pesan.


'Josh, kau dimana?'


'Aku menunggumu!'


Satu jam telah berlalu, namun Josh belum juga datang dan pria itu tak membalas pesan dari Freesia. Lelah menunggu, Frey memutuskan pulang dengan taxi karena sebentar lagi akan turun hujan. Dan benar saja, baru saja Frey naik ke dalam taxi, hujan turun dengan begitu deras. Kepala Frey bersandar pada kaca mobil, tatapannya lurus ke depan, memperhatikan rintik hujan yang begitu lebat.


Kurang dari setengah jam Frey sudah sampai di rumah, gadis itu celingukan mencari keberadaan mobil Josh. "Dia pergi?" tanyanya dalam hati.


Frey lalu naik ke kamarnya, ada sedikit rasa kecewa saat Josh melupakan janjinya. Dia lalu mulai berpikir, bagaimana jika Josh tak pernah bisa mencintainya. Setelah lima tahun dan akhirnya mereka berpisah, akankan Frey baik-baik saja. Ketakutan itu mulai menyerang pertahanan Frey, dia mulai bertanya pada dirinya sendiri. Sanggupkan dia menunggu sampai Josh mencintainya?


Malam telah larut, namun Josh belum juga kembali. Beberapa pesan yang Frey kirim juga tak Josh balas, hal itu membuat Frey merasa khawatir.


Ting....


Dengan cepat Frey membuka pesan yang dia dapat, gadis itu bisa bernafas lega saat Josh membalas pesannya.


'Maaf Frey, aku ada penerbangan mendadak!'


'*It's okay, safe flight capt.'


'Hm. Oh ya, kali ini aku pergi sedikit lama, mungkin sekitar dua pekan. Jaga dirimu baik-baik*!'


Frey tak membalas lagi, dia begitu sedih karena dia akan kembali berpisah dengan Josh dalam jangka waktu yang sangat lama, namun ada hal aneh yang menghantui hatinya, dia merasa Josh seperti sedang menghindarinya, dia merasa Josh akan pergi jauh darinya.

__ADS_1


"Dia akan baik-baik saja, dia akan pulang dan akan mencintaiku," Frey mencoba berpikir positif, di dalam hati dia terus berdoa agar Josh baik-baik saja.


.


.


Dua hari kemudian, media di hebohkan dengan kabar pernikahan Joshua Janzsen dengan seorang gadis kecil yang masih duduk di bangku SMA. Fakta bahwa Joshua Janzsen adalah putra Jimmy Janzsen, pengusaha yang cukup berpengaruh membuat media semakin tertarik dan menggali lebih dalam lagi tentang gadis beruntung yang di nikahi oleh putra konglomerat itu.


Tak butuh waktu lama, identitas Frey di bongkar oleh media, hal tersebut tentu saja tak lepas dari campur tangan Jennifer dan managernya. Fakta jika Frey hanya seorang yatim piatu yang miskin membuat media semakin geger, kenapa seorang putra konglomerat menikah dengan rakyat jelata.


Frey sedang menonton berita bersama mbok Endang, gadis itu tampah gelisah setelah menonton berita tentangnya dan juga Josh di televisi. Frey meraih ponselnya yang berdering, panggilan suara dari Axel.


"Ya...


"Gue ada di pintu belakang, bawa beberapa baju, kita ke rumah Lynda sekarang!" ucap Axel dengan cepat dan suaranya terdengar panik.


"Kenapa Axe?"


"Serius?" Frey lalu berdiri dan mengintip di balik horden, tubuhnya seketiga bergetar melihat beberapa wartawan berada di teras rumahnya.


"Cepat Frey!"


"Eh, iya, aku siap-siap sekarang!" Frey lalu mematikan ponselnya, gadis itu lalu berlari naik ke kamarnya dan mengemasi beberapa baju dan buku pelajaran. Setelah semuanya masuk ke dalam ranselnya, Frey segera turun dan menghampiri mbok Endang yang terlihat sedang kebingungan. "Mbok, di luar ada wartawan, Frey akan ke rumah Granny, kalau mereka bertanya dimana aku, bilang saja mbok nggak tau!" pesannya dengan panik.


"Baik non, nona hati-hati ya," mbok Endang mengantar Frey sampai di pintu belakang, di sana Axel sudah menunggu di atas motor sportnya.


"Cepat naik," Axel memberikan helm dan Frey segera memakainya. Setelah Frey naik ke atas motor, dengan cepat Axel mengemudikan motornya meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan wartawan.


Setibanya di mansion utama, semua anggota keluarga Janzsen sudah berkumpul, termasuk orang tua Axel. Mereka semua berkumpul di ruang keluarga untuk membahas masalah tersebut.

__ADS_1


"Bagaimana hal ini bisa tersebar ke media?" tanya Jimmy dengan wajah marah, Frey bahkan tak berani menatap wajah ayah mertuanya itu.


"Tentu saja bisa, seseorang menginginkan hal ini terjadi," sahut Jovanka dengan senyum sinis di wajahnya.


"Seseorang? Siapa yang kau maksud Jov?" Jonatahan ikut menimpali.


"Siapa lagi kalau bukan rubah betina, Jennifer Scott," jawab Jovanka.


"Dia lagi? Kenapa dia senang sekali mengganggu orang lain?" ujar Jonathan, kini wajahnya juga terlihat kesal. Bagaimana tidak, karena berita tersebut saham J&J Company mengalami penurunan setelah berita itu di rilis. Belum lagi banyak netizen yang menganggap Joshua sudah melakukan ekploitasi pada anak di bawah umur.


"Jo, hubungi team pengacara kita. Tuntut siapapun yang sudah menyebarkan berita ini, dan untuk Jennifer, buat karirnya hancur, sehancur-hancurnya! Beraninya ******** sepertinya mempermainkan keluargaku!" titah Lynda dengan wajah datar, namun tersimpan kemarahan di balik wajahnya tak tanpa ekspresi itu.


"Granny, untuk urusan menghancurkan karir rubah betina itu, serahkan saja padaku," sela Jovanka dengan senyuman licik di wajahnya.


"Apa yang akan kau lakukan Jov??" tanya Jimmy pada putri bungsunya.


"Sesuatu yang akan mengancurkannya sampai tak tersisa!"


.


.


.


Di tempat lain, Jennifer tersenyum penuh kemenangan saat menonton berita di televisi. Berbagai prasangka buruk di tujukan kepada Freesia, bahkan di media sosial, Freesia di hujat habis-habisan karena di anggap sudah menggoda Josh dengan tubuhnya sehingga Josh mau menikahinya.


"Windy, beri tahu ke media bahwa aku mantan kekasih Josh. Bikin cerita sesedih mungkin, bahwa Josh meninggalkanku di altar karena gadis kecil itu meracuni otak Josh."


"Kau yakin Jenn. Bagaimana kalau fakta yang sebenarnya terungkap?" kata Windy cemas.

__ADS_1


"Tidak mungkin. Josh tidak mungkin membongkar skandal perselingkuhan ayahnya sendiri bukan? Lakukan dengan baik Win, buat aku seolah-olah menjadi korban!"


BERSAMBUNG...


__ADS_2