
Tengah malam
Perlahan Zanna membuka kedua bola matanya,Zanna merasa tubuhnya meriang dan kepalanya sedikit pusing.
Zanna pun memijit-mijit kepalanya.
"Aduhhh kepala gue pusing,badan gue panas.Sakit ini gue."Gumam Zanna.
Tiba-tiba saja perut Zanna berbunyi,Zanna jadi ingat jika dia belum makan dari siang tadi.
Perlahan Zanna bangun dan bersandar di sandaran tempat tidur.
"Terang amat ini lampunya,eh tapi ini dimana.Kayaknya ini bukan di kost apalagi di rumah."Gumam Zanna melihat sekitar.
Perlahan Zanna menyibak selimutnya,seketika itu juga Zanna merasa sangat dingin.
Zanna turun dari tempat tidur dan berjalan akan keluar dari kamar,tapi kepala Zanna sangat pusing dan berat.
Zanna pun pingsan dilantai kamar itu.
Keesokan harinya
Kevin sedang sarapan dengan mami Dinda.
"Kevin,kamu lihat Zanna cepat,kok dia belum keluar dari kamar."Perintah mami Dinda saat mereka sudah selesai makan.
"Iya mi."Ucap Kevin berdiri dari duduknya dan melangkah pergi menuju kamar tamu.
Sesampainya di kamar tamu Kevin sangat terkejut saat melihat Zanna tergeletak dilantai,Kevin pun mendekati Zanna dan berjongkok di sampingnya.
"Zanna,Zanna bangun."Ucap Kevin menepuk-nepuk pipi Zanna,terlihat wajah Zanna yang sangat pucat.
"Panas banget."Gumam Kevin saat memegang pipi Zanna.
Kevin pun segera membopong Zanna dan melangkah keluar dari kamar tamu untuk menuju mobilnya yang ada di halaman,Kevin akan membawa Zanna ke rumah sakit.
"Kevin."Ucap mami Dinda yang sedang duduk di sofa ruang tamu saat melihat Kevin.
"Iya mi."Ucap Kevin dengan wajah paniknya.
"Itu Zanna kenapa?"Tanya mami Dinda berdiri dari duduknya dan berjalan menghampiri Kevin.
"Zanna sakit mi,panas banget badannya."Jawab Kevin.
Mami Dinda pun menyentuh kening Zanna,terasa sangat panas.
"Iya,cepat kita bawa ke rumah sakit.Mami mau ambil tas sama handphone dulu di kamar."Ucap mami Dinda lalu berjalan cepat pergi ke kamarnya.
"Zanna lo kenapa bisa sakit kayak gini sih."Gumam Kevin panik sambil memandangi wajah pucat Zanna.
__ADS_1
"Ayo Kevin."Ucap mami Dinda yang sudah berdiri di samping Kevin.
Merekapun segera melangkah pergi menuju halaman,mami Dinda segera membuka pintu mobil bagian belakang dan masuk kedalam.
Kevin segera membaringkan Zanna dengan kepala Zanna dipangku mami Dinda,setelah itu Kevin menutup pintu mobilnya dan segera masuk ke dalam mobil bagian kemudi.
Kevin pun segera melajukan mobilnya menuju rumah sakit.
Tak berselang lama mobil yang dikemudikan Kevin pun berhenti tepat di depan pintu sebuah rumah sakit.
"Bentar ya mi Kevin panggil susternya dulu."Ucap Kevin dan segera keluar dari dalam mobil lalu segera masuk kedalam rumah sakit.
Tak berselang lama Kevin pun datang bersama dengan 2 orang suster yang mendorong sebuah brankar.
Kevin membuka pintu mobil bagian belakang dan membopong Zanna,Kevin pun membaringkan Zanna di brankar.
Suster itu pun segera mendorong brankar itu menuju ke ruang UGD,diikuti Kevin dan mami Dinda.
"Maaf ya mas Bu,kalian tunggu disini."Ucap salah satu suster itu kepada Kevin dan mami Dinda saat mereka sudah sampai di depan ruang UGD.
Kevin dan mami Dinda pun mengangguk,2 suster itu pun masuk kedalam ruang UGD dengan mendorong brankar itu lalu menutup pintunya.
"Semoga Zanna baik-baik aja ya mi,Kevin khawatir banget sama Zanna."Ucap Kevin.
"Iya,semoga Zanna baik-baik saja ya.Lebih baik sekarang kamu segera berangkat ke kampus."Ucap mami Dinda menoleh kearah Kevin.
"Biar mami saja,kamu sekarang kuliah.Nanti sepulang kuliah kamu kesini."Ucap mami Dinda.
"Yaudah deh kalau gitu,Kevin ke kampus dulu.Nanti kalau ada apa-apa kabari Kevin ya mi."Ucap Kevin pasrah dan menyalami tangan mami Dinda.
"Iya,kamu hati-hati ya perginya."Ucap mami Dinda tersenyum,Kevin mengangguk dan segera pergi dari sana.
Sesampainya didalam mobil
Kevin menghela nafas panjang.
"Padahal gue pengen banget nemenin Zanna di rumah sakit,malah disuruh pergi ke kampus sama mami."Ucap Kevin.
Kevin pun menoleh ke kursi di sampingnya yang biasa diduduki Zanna,terlihat tas Zanna ada di kursi itu.
"Tasnya Zanna,nanti aja deh gue kasih ke dia."Gumam Kevin.
Kevin pun segera melajukan mobilnya meninggalkan rumah sakit untuk menuju kampus.
Jam pulang kampus pun tiba
Kevin yang sedang berada di dalam mobilnya pun menelfon mami Dinda,dering pertama langsung diangkat oleh mami Dinda.
"Iya hallo Kevin."Sapa mami Dinda.
__ADS_1
"Hallo mi,gimana keadaan Zanna?"Tanya Kevin khawatir.
"Zanna baik-baik saja,sekarang dia lagi ada ada di ruang rawat inap VVIP.Cuma Zanna belum sadar,ini mami lagi duduk di samping ranjang Zanna."Jawab mami Dinda.
"Yaudah kalau gitu,sekarang juga Kevin ke rumah sakit ya mi."
"Iya,mami tunggu."
Tut
Panggilan pun terputus.
Kevin menaruh handphonenya di saku celana lalu segera melajukan mobilnya menuju rumah sakit.
Tak berselang lama Kevin pun sudah sampai di rumah sakit,Kevin segera keluar dari dalam mobil dan meninggalkan tasnya di dalam mobil dan berjalan masuk kedalam rumah sakit.
Ternyata diluar pintu rumah sakit mami Dinda sedang berdiri di sana untuk menunggu kedatangan Kevin.
"Mami,ngapain berdiri di sini?"Tanya Kevin saat sudah berdiri di hadapan mami Dinda.
"Mami nunggu kamu,yasudah ayo kita pergi ke ruang rawatnya Zanna."Jawab mami Dinda dan berjalan terlebih dahulu menuju ruang rawat Zanna,diikuti Kevin di belakang.
Ceklek
Mami Dinda membuka pintu ruang rawat Zanna dan melangkah masuk kedalam,diikuti Kevin.
Terlihat di sana Zanna yang masih belum sadar juga.
"Berhubung kamu sudah ada di sini,mami mau pulang dulu ya."Ucap mami Dinda menatap Kevin.
"Iya mi,mau Kevin antar."
"Oh enggak usah,mami akan telfon sopir untuk menjemput mami di sini."Ucap mami Dinda.
"Yaudah kalau gitu,mami hati-hati ya pulangnya.Kevin antar mami ke depan rumah sakit."
"Enggak usah,kamu disini saja jagain Zanna."
Kevin tersenyum dan mengangguk.
"Mami pulang dulu ya."Ucap mami Dinda dan melangkah keluar dari ruang rawat Zanna.
Kevin duduk di sofa yang ada di ruangan itu sambil memandangi Zanna.
"Gue laper banget nih,mana mami udah pulang lagi.Gak papa kan ya gue tinggalin Zanna sebentar untuk pergi makan di kantin."Gumam Kevin.
Kevin berdiri dari duduknya dan melangkah pergi dari ruang rawat Zanna menuju kantin untuk makan siang.
Di alam bawah sadar Zanna
__ADS_1