Kisah Cinta Zanna

Kisah Cinta Zanna
Gak Punya Ayang


__ADS_3

Zanna pun mulai bersiap-siap dengan semangatnya,Zanna hanya memakai pakaian simple tapi Zanna tetap terlihat cantik.



Pakaian yang digunakan Zanna.


Setelah siap Zanna pun turun ke bawah untuk menemui orang tuanya,sesampainya di ruang tamu Zanna tidak melihat keberadaan P.Subroto di sana Zanna pun pergi ke ruang makan,sesampainya di sana Zanna melihat Mama Nia dan P.Subroto sedang menyiapkan makanan di atas meja.


"Nah itu Zanna,baru juga akan dipanggil.Sini Na,makan malam sudah siap."Ucap Mama Nia saat melihat Zanna.


"Emmm Zanna mau pergi keluar ma."Ucap Zanna ragu dan merasa tak enak,ragu jika tak diizinkan dan merasa tak enak karena Mama Nia sudah memasak makan malam untuknya tapi dia malah akan pergi makan malam diluar.


"Kamu mau pergi keluar sama siapa Na,udah malam?"Tanya Mama Nia.


"Sama temen-temen yang lain ma,kami semua pengen kumpul sebelum berpisah dengan tujuan masing-masing.Supaya kami semua juga saling mengingat walaupun setelah ini nggak tahu ketemu lagi apa enggak."Jawab Zanna berbohong.


"Yaudah gak papa,kamu perginya hati-hati ya."Ucap Mama Nia.


"Iya ma,kalau gitu Zanna pergi dulu ya."Ucap Zanna menyalami tangan Mama Nia dan P.Subroto setelah itu melangkah pergi keluar rumah.


Zanna sudah berdiri di pinggir jalan raya untuk mencegat taxi.


Kok perasaan gue gak enak ya,kayak gimana gitu rasanya setelah gue berbohong.Udah berapa kali gue berbohong sama Mama sama papa'Batin Zanna'


Tak lama kemudian ada taxi yang lewat,Zanna pun menyetopnya dan masuk ke dalam taxi.


"Ke restoran xx ya pak."Ucap Zanna pada bapak sopir taxi.


"Baik mbak."Ucap sopir taxi itu.


Taxi pun melaju menuju restoran yang dimaksud Zanna,butuh waktu 1 jam untuk sampai ke sana.


1 jam kemudian


Mobil taxi pun berhenti tepat di depan sebuah restoran yang tidak terlalu ramai,setelah membayar Zanna pun turun dari taxi.


Mobil taxi pun melaju meninggalkan Zanna,Zanna pun melangkah masuk ke dalam restoran.


Zanna duduk di salah satu kursi yang menghadap ke arah pintu masuk agar saat Darren datang dia bisa dengan mudah melihat Zanna.

__ADS_1


"Mau pesan apa mbak?"Tanya seorang pelayan menghampiri Zanna dan menyerahkan buku menu.


Zanna pun menerima buku menu itu dan mulai melihat-lihat makanan dan minuman apa yang ada di restoran ini.


"Saya pesen minuman ini aja ya,nanti kalau makanan nunggu teman saya datang dulu."Ucap Zanna sambil menunjuk minuman jus jeruk.


"Baik mbak,ditunggu sebentar ya."Ucap pelayan itu ramah dan mengambil buku menu lalu melangkah pergi dari sana.


Tak lama setelah itu pelayan yang tadi pun menghampiri Zanna dengan membawa jus jeruk pesanan Zanna dan menyajikannya di hadapan Zanna.


"Makasih ya."Ucap Zanna tersenyum menatap pelayan itu.


"Sama-sama mbak,yaudah kalau begitu saya permisi dulu."Ucap pelayan itu dan melangkah pergi dari sana.


"Darren udah sampek mana ya,gue telfon aja deh."Gumam Zanna merogoh saku celananya untuk mencari handphone Mama Nia.


"Waduhhh,handphone Mama ketinggalan lagi."Ucap Zanna sedikit panik dan menepuk jidatnya dengan tangan kiri.


"Yaudah deh,kalau gitu gue tunggu Darren datang 1 sampai 2 jam aja deh.Kalau gak datang yaudah,gue tinggal pulang."Ucap Zanna mulai meminum jusnya.


Beberapa menit berlalu,Zanna sudah mulai bosan menunggu Darren yang belum juga datang.


Saat Zanna akan menyerah menunggu Darren dan berdiri dari duduknya dia melihat Darren dan Varo sedang berdiri di ambang pintu restoran,Zanna pun tersenyum menatap Darren dan duduk kembali di kursinya.


"Eh Al,itu ada Zanna.Kita samperin yuk."Ajak Darren saat melihat Zanna.


"Yaudah ayo."Ucap Varo yang juga melihat Zanna dan berjalan menuju meja Zanna.


"Woii Na,sendirian aja."Ucap Darren dan duduk di kursi yang ada di sebelah kiri Zanna,sementara Varo duduk di hadapan Zanna.


"Iya lah gue sendiri,kan gue gak punya ayang."Ucap Zanna menatap Darren.


"Ya nggak sama ayang juga kali Na,lo kan bisa ajak tetangga lo kesini."Ucap Darren.


"Enggak,oh iya ngomong-ngomong ngapain kalian kesini.Ngikutin gue ya?"Tanya Zanna.


"Enggak,tadi Darren tiba-tiba ke rumah gue dan ajak gue kesini.Yaudah gue iyain aja,daripada diam di rumah."Jawab Varo.


"Oohh gitu."Ucap Zanna manggut-manggut.

__ADS_1


"Ngomong-ngomong lo belum pesen makanan?"Tanya Darren.


"Belum."Jawab Zanna.


Darren pun memanggil pelayan,pelayan itu pun datang dan menyerahkan buku menu.


Varo,Darren dan Zanna pun memesan makanan yang mereka sukai,setelah mencatat pesanan Varo,Darren dan Zanna pelayan itu pun pergi tak lupa dia juga membawa buku menunya.


"Oh iya,lo bakalan lanjut kuliah dimana Al?"Tanya Zanna menatap Varo.


"Di luar negeri Na,lo dimana?"Tanya balik Varo.


"Jauh juga ya di luar negeri,kalau gue sih mau di kota sebelah kuliahnya."Jawab Zanna.


Varo pun hanya manggut-manggut.


"Lo percaya nggak kalau di masa depan kita bakalan bertemu lagi?"Tanya Zanna.


"Percaya-percaya aja sih,secara kita kan tinggal di satu kota walaupun rumah kita gak berdekatan.Sejauh apapun kita pergi gue yakin kita bakalan kembali lagi ke sini,ke tanah kelahiran kita.Jadi ya bisa aja bertemu lagi di masa depan,entah dimana dan kapan."Jawab Varo.


Tak lama pelayan pun datang dan menyajikan pesanan mereka di atas meja.


"Makasih mbak."Ucap Zanna.


"Iya sama-sama,selamat menikmati.Kalau begitu saya permisi dulu."Ucap pelayan itu dan melangkah pergi dari sana.


Varo,Darren dan juga Zanna pun mulai makan dengan hening,sesekali Zanna dan Darren saling tatap dan tersenyum sekilas.


Tak lama kemudian mereka pun sudah selesai makan.


"Lo tadi ke sini naik taxi?"Tanya Darren menatap Zanna,Zanna pun mengangguk.


"Nanti bareng gue aja pulangnya,daripada lo naik taxi."Ucap Darren,Zanna pun mengangguk.


Tiba-tiba ponsel Darren pun berdering,Darren mengambil ponselnya di saku celana dan izin keluar untuk mengangkat telfon.


Setelah sampai diluar restoran Darren pun mematikan alarm di handphonenya,inilah rencana Zanna untuk bisa bertemu dengan Varo.


Zanna meminta Darren untuk mengajak Varo ke restoran ini,setelah mereka makan malam Zanna menyuruh Darren untuk pura-pura mengangkat telfon dan pura-pura disuruh pulang oleh mamanya,dan Zanna akan minta diantar pulang sama Varo karena Darren pulang terlebih dahulu.

__ADS_1


__ADS_2