
Rina menghela nafas lalu melangkah pergi dari ruangan Riko.
Sementara itu
Perlahan Keisha membuka kedua matanya,saat dia menoleh ke samping kanan terlihat Darren duduk menungguinya tersenyum ke arahnya.
"Udah bangun?"Tanya Darren,Keisha hanya mengangguk.
Keisha pun berusaha duduk dibantu Darren,Keisha memandangi sekitar ternyata dia ada di rumah sakit.
"Sha."Panggil Darren karena dia melihat Keisha bengong menatap sekeliling.
"Ya?"Jawab Keisha menatap Darren.
"Lo gak papa kan?"
"Gue gak papa,tapi Va-Varo hiks kecelakaan."Jawab Keisha dan menangis.
Darren menenangkan Keisha dan memeluknya dari samping.
"Varo kecelakaan,kapan dan dimana Sha kok gue gak tahu?"Tanya Darren mengerutkan keningnya.
"Masak lo gak tahu sih,lo kan tadi lihat dia kecelakaan di dekat sekolah."Jawab Keisha kesal dan melepaskan pelukan Darren.
"Ooo yang tadi siang,dia pakek motor sport warna merah,terus siswa di SMA Cempaka Putih juga kan?"Tanya Darren.
Keisha mengangguk.
"Itu bukan Varo Sha."Ucap Darren tersenyum.
"Itu Varo,orang jelas-jelas gue lihat motornya itu sama kayak punya Varo.Lo jangan coba-coba bohongin gue deh!!"Ucap Keisha nyolot.
"Beneran Sha gue gak bohong,yang kecelakaan itu bukan Varo.Orang tadi gue yang antar siswa yang kecelakaan itu ke rumah sakit ini."
"Gue mau lihat siswa itu dan mastiin kalau yang kecelakaan tadi dia bukan Varo."Ucap Keisha.
"Oke,ayo kita ke ruang rawat dia."Ucap Darren.
Akhirnya Darren dan Keisha pun pergi ke ruang rawat siswa yang kecelakaan di dekat sekolah tadi.
Ceklek
Darren membuka pintu sebuah ruang rawat lalu melangkah masuk diikuti Keisha di belakangnya.
"Kalian siapa ya?"Tanya seorang laki-laki yang sedang berbaring di ranjang pasien saat melihat Darren dan Keisha sudah berdiri di samping kanan ranjangnya.
"Sebelumnya sorry kalau kami ganggu,perkenalkan gue Darren dan ini Keisha."Jawab Darren mengulurkan tangan kanannya.
"Iya gak papa,gue Ikbal."Jawab Ikbal menjabat tangan Darren lalu melepaskannya.
"Emmm,kami kesini mau nanya nih."Ucap Darren.
"Nanya apa?"Tanya Ikbal berusaha duduk,Darren pun membantunya.
"Tadi siang lo kan yang kecelakaan di dekat sekolah?"Tanya Darren setelah Ikbal duduk dengan posisi yang nyaman.
"Iya."
"Kok bisa?"Tanya Keisha.
"Iya,tadi tuh ada mobil yang lajunya kenceng banget terus nyerempet gue.Kayaknya tuh mobil lari gak tanggung jawab."Jawab Ikbal.
"Banyak juga ya lukanya."Ucap Darren melihat kepala Ikbal yang diperban,lengan lecet-lecet dan juga kakinya.
__ADS_1
"Gak papa,namanya juga laki."Ucap Ikbal santai.
"Kalau lo udah ketemu sama malaikat Izrail,lo masih mau bilang kalau lo itu laki?"Tanya Darren bercanda.
Ikbal pun tertawa renyah.
"Oh iya,kamu murid di SMA Cempaka Putih juga ya?"Tanya Keisha.
"Iya."
"Kelas berapa?"
"Kelas 11,situ kelas berapa?"Tanya balik Ikbal.
"Kami berdua kelas 12."Jawab Keisha.
"Maaf ya tadi kalau saya gak sopan,saya kira seangkatan."Ucap Ikbal yang tiba-tiba jadi formal.
"Udah sih jangan terlalu formal,santai aja."Sahut Darren.
Ikbal pun tersenyum dan mengangguk.
"Itu emang motor kamu ya,motor sport warna merah?"Tanya Keisha.
"Iya kak,hadiah ulang tahun dari ortu.Kalian kenapa sih kok nanya-nanya gitu?"Tanya Ikbal heran.
Pasalnya kan mereka baru kali ini bertemu walaupun 1 sekolah.
"Gak papa,kami cuma mau mastiin kalau yang kecelakaan itu bukan teman kami soalnya motornya sama."Jawab Darren.
"Oh gitu,gue juga gak tahu siapa yang bawa gue kesini.Pas buka mata tahu-tahu udah ada disini."Ucap Ikbal.
"Gue ngab yang bawa lo kesini,ah elah masak gak ingat."Ucap Darren.
"Thanks mas udah bawa gue kesini,eh tapi btw sorry nih kalau gue gak ingat soalnya kan tadi gue pingsan.Gelap."Ucap Ikbal.
"Anaknya Mama sama papa lah."
Mereka bertiga pun tertawa dengan konyolnya.
"Udah-udah jangan ketawa,perut gue sakit tahu.Eh tapi lo udah hubungi orang rumah kan kalau lo masuk rumah sakit?"Tanya Keisha.
"Udah,mungkin bentar lagi datang."
"Yaudah kalau begitu kami pulang dulu,cepat sembuh."Ucap Keisha.
"Iya kak hati-hati dijalan."
"Gue pulang dulu ya,jangan lupa nanti kalau kita ketemu dijalan atau dimana gitu nyapa gue."Ucap Darren.
"Siap mas."
Darren dan Keisha berbalik badan dan melangkah pergi dari ruang rawat Ikbal.
"Lumayan cantik."Gumam Ikbal menatap kepergian mereka.
"Kita langsung pulang nih?"Tanya Darren saat mereka sudah berada di parkiran rumah sakit.
"Iya,Mama pasti khawatir sama gue."
"Yaudah,lo tunggu sini gue ambil motor dulu."
Keisha mengangguk,Darren pun pergi mengambil motornya yang diparkir.
__ADS_1
Tak berselang lama Darren memberhentikan motornya di depan Keisha,Keisha pun segera naik ke atas motor.
Darren pun segera melajukan motornya meninggalkan rumah sakit.
"Oh iya,yang bawa gue ke rumah sakit siapa ya?!"Tanya Keisha saat di perjalanan.
"Gue lah,siapa lagi?!"
"Tadi katanya lo juga yang bawa Ikbal ke rumah sakit,emang bisa lo bawa kami berdua?!"
"Gue tadi bawa kalian pakai taxi,tadi kan ada taxi yang lewat terus gue stop.Gue yang bawa taxi itu buat antar kalian ke rumah sakit,sementara sopir taxi gue suruh bawa motor gue!"Jawab Darren.
"Thanks ya Ren?!"
"Iya sama-sama,santai aja!"Ucap Darren.
Tak berapa lama motor Darren pun berhenti di depan rumah Keisha.
Keisha pun turun dari motor Darren.
"Thanks ya Ren,gue masuk dulu."Ucap Keisha tersenyum.
Darren tersenyum dan mengangguk,Darren pun melajukan motornya saat Keisha sudah masuk ke dalam rumah.
•
•
•
"Akhirnya selesai juga,capek banget gue."Ucap Zanna dan duduk berselonjor beralaskan kardus dan menyandarkan punggungnya di tembok.
"Iya nih sama."Ucap Varo bersandar di tembok yang ada di samping pintu gudang.
"Perasaan ini pemandangan tambah gelap deh,tolong buka itu pintunya Al.Siapa tadi yang nutup."
Varo pun menurut dan membuka pintu gudang.
Glodak
Glodak
"Lha,kok gak bisa?"Tanya Varo menoleh ke arah Zanna.
"Masak sih,jangan bercanda deh?"Tanya Zanna berdiri dari posisinya dan melangkah mendekati Varo.
"Coba buka."Ucap Varo mempersilahkan Zanna untuk membuka pintunya.
Zanna pun mencoba membuka pintu gudang.
Glodak
Glodak
Glodak
"CK,kok gak bisa sih."Ucap Zanna kesal sambil terus mencoba membuka pintu gudang dengan brutal.
Glodak
Glodak
Glodak
__ADS_1
"Udah Na udah,ini pintu gak bakalan kebuka.Kayaknya ini pintunya udah dikunci."Ucap Varo.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE DAN BAGIKAN 🤗😍