Kisah Cinta Zanna

Kisah Cinta Zanna
Boneka


__ADS_3

Tak berselang lama motor yang dikemudikan Varo pun berhenti di halaman rumah,terlihat di sana ada mobil P.Subroto.


"Mama sama papa ke sini Al?"Tanya Zanna turun dari motor.


"Kita lihat ke dalam,yuk masuk."Ajak Varo dan melangkah masuk ke dalam,diikuti Zanna.


Sesampainya di ruang tamu terlihat Mama Nia,P.Subroto,Ayah Nando dan Bunda Marissa mengobrol di sana.Dan juga ada Keisha serta Darren di sana.


"Mama."Ucap Zanna bahagia melihat Mama Nia,Mama Nia berdiri dari duduknya dan memeluk Zanna.


"Mama kapan datang?"Ucap Zanna di pelukan Mama Nia.


"Baru saja,Mama dihubungi Bundanya Varo kalau Varo menyuruh Mama sama papa ke sini."


Zanna pun melepaskan pelukannya.


"Ngapain Al lo nyuruh Mama sama papa ke sini?"Tanya Zanna menatap Varo.


"Duduk dulu,gue mau bilang sesuatu sama lo."Ucap Varo menuntun Zanna untuk duduk,Zanna pun duduk di samping Varo.


"Zanna hamil,dan usia kandungannya sudah 1 bulan."Ucap Varo akhirnya.


"Alhamdulillah."Ucap serentak orang-orang yang berada di sana.


"Beneran Al gue hamil?!Ucap Zanna menatap Varo.


"Iya,gue gak bohong."Ucap Varo tersenyum.


"Bahagia banget gue,akhirnya gue hamil juga."Ucap Zanna tersenyum.


"Darren gue laper mau makan."Ucap Keisha manja dan bergelayut di lengan Darren.


"Iya,yasudah ayo kita makan siang."Ajak Bunda Marissa.


Akhirnya mereka semua pun makan siang bersama,kecuali Varo dan Zanna yang sudah makan siang tadi.


"Na gue pergi ke kamar dulu sebentar ya."Ucap Varo pada Zanna,Zanna mengangguk.


Varo berdiri dari duduknya dan melangkah pergi ke dalam kamarnya untuk pergi ke kamar mandi.


"Permisi."Ucap seseorang tiba-tiba dan sudah berdiri di ambang pintu rumah.


Zanna yang sedang duduk di sofa ruang tamu pun menghampiri orang itu,ternyata orang itu mengantarkan boneka Zanna.


"Apa benar ini rumahnya mas Alvaro?"


"Iya mas,ini boneka yang dibelinya tadi."Jawab Zanna senang melihat boneka beruang putih yang Zanna inginkan tadi.


"Baik,silahkan tanda tangan disini dulu mbak."


Zanna pun tanda tangan.


"Terima kasih banyak,ini bonekanya.Kalau begitu saya permisi dulu."


"Iya mas."


Zanna pun membawa boneka itu ke kamarnya,tapi saat akan menapaki anak tangga Zanna berpapasan dengan Varo.


"Al lihat,lucu banget kan bonekanya kayak gue."Ucap Zanna.

__ADS_1


"Iya Na,mau dibawa kemana ini?"Tanya Varo.


"Ke kamar lah,emangnya mau dibawa kemana lagi."


"Gue kira nanti dipajang di dalam etalase kaca gitu,kalau ditaruh di kamar ditaruh dimana Na?"Tanya Varo.


"Ditaruh dimana aja,taruh kamar mandi juga boleh."Jawab Zanna santai.


"Sedih gue Na,itu boneka gue beli mahal masak ditaruh di kamar mandi.Yang benar aja dong Na."Ucap Varo mengsedih.


"Astaga,kamu beli boneka sebesar ini Na?"Ucap Mama Nia terkejut dan menghampiri Zanna,diikuti yang lain.


"Iya ma,bagus kan lucu juga."Ucap Zanna.


Mereka semua yang ada di sana hanya bisa saling pandang.


"Yaudah-yaudah sini gue bawain ke kamar ya bonekanya."Ucap Varo tersenyum.


"Ini,hati-hati."Ucap Zanna memberikan boneka itu,Varo menerimanya dan membawanya ke kamar.


Zanna pun duduk bersama di sofa ruang tamu.


"Kamu harus jaga baik-baik kandungan kamu ya Na,jangan makan sembarangan."Ucap Mama Nia.


"Iya ma."Ucap Zanna tersenyum.


"Papa mau punya cucu nih."Ucap P.Subroto menggoda Zanna.


"Papa bisa aja."Ucap Zanna.


Tak lama kemudian Varo pun sudah kembali dan bergabung bersama dengan mereka.


Menjelang sore mereka semua pun pulang ke rumah masing-masing, tinggallah Varo,Zanna dan kedua orang tua Varo.


"Iya Bun Zanna juga seneng banget."Ucap Zanna.


"Kamu harus jaga Zanna baik-baik Al."Ucap Ayah Nando.


"Iya Yah siap."


Zanna pun pamit pergi ke kamar untuk mandi,diikuti Varo.


"Mau apa lo,gue mau mandi."Ucap Zanna saat mereka sudah sampai di dalam kamar.


"Mandi aja kali Na sana,setelah lo selesai gue akan mandi."Ucap Varo.


"Oohh gitu,yaudah tunggu ya."Ucap Zanna dan langsung masuk ke dalam kamar mandi.


Varo duduk di tepi ranjang sambil memandangi boneka beruang yang Varo taruh di atas ranjang.


"Ini boneka taruh mana nanti,jangan sampek Zanna malah tidur sama boneka terus gue tersingkirkan."Gumam Varo.


Tak berselang lama Zanna pun sudah keluar dari kamar mandi,giliran Varo yang mandi.


"Boneka ini sangat lucu,gue suka banget."Ucap Zanna dan mengucel-ucel boneka beruang itu,Zanna juga memeluknya.


Saat Varo sudah keluar dari dalam kamar mandi dia melihat Zanna sedang duduk bersandar di atas ranjang dengan boneka beruangnya dan Zanna sedang memainkan handphonenya.


"Nyaman banget ya,btw ini gue duduk dimana ya."Ucap Varo,karena memang tempat tidur yang tersisa hanya sedikit.

__ADS_1


"Dimana aja Al terserah lo."Ucap Zanna santai.


Varo menghela nafasnya,Varo pun memutuskan untuk pergi keluar kamar untuk menemui Ayah Nando dan Bunda Marissa.


Saat jam makan malam tiba


Varo pun pergi ke kamarnya untuk memanggil Zanna dan mengajaknya makan malam.


Sesampainya di dalam kamar dilihatnya Zanna sedang tidur nyenyak dengan memeluk bonekanya.


"Nah kan gue tersingkir,suaminya siapa yang dipeluk siapa sama Zanna."Gumam Varo.


Varo pun kembali lagi ke ruang makan untuk makan malam bersama dengan Ayah Nando dan Bunda Marissa.


"Zanna mana Al?"Tanya Bunda Marissa.


"Tidur Bun,mana tidurnya sambil peluk bonekanya tadi lagi."Jawab Varo dan duduk di salah satu kursi.


"Kamu cemburu Al sama boneka?"Ucap Ayah Nando mengejek Varo.


"Sudah sudah lebih baik sekarang kita makan malam."Ucap Bunda Marissa melerai.


Akhirnya merekapun makan malam dengan hening.


Setelah selesai makan malam Varo pun kembali lagi ke dalam kamarnya.


Sesampainya di dalam kamar Varo menghampiri Zanna yang masih tidur,tapi kali ini dia tidak memeluk bonekanya lagi.


Varo menyingkirkan boneka itu dan menaruhnya di atas sofa,Varo pun merebahkan tubuhnya di samping Zanna dan memeluk Zanna.


"Engap."Gumam Zanna pelan dan menggeliat,Varo pun merenggangkan pelukannya.


"Astaga si Zanna,belum juga 1 menit gue peluk."Gumam Varo,Varo pun memutuskan untuk tidur.


Saat lewat tengah malam


Zanna terbangun dari tidurnya karena dia merasa lapar,dia baru ingat kalau dia belum makan malam tadi.


"Al bangun gue laper."Ucap Zanna membangunkan Varo,tapi Varo yang ada masih tetap tidur.


"Al bangun!!!"Ucap Zanna dan mengguncangkan tubuh Varo dengan kuat.


"Apa sih Na gue ngantuk,udah sana tidur."Gumam Varo tanpa membuka kedua matanya.


"Al bangun gue laper temenin gue ke dapur."Ucap Zanna.


Perlahan Varo membuka kedua matanya lalu duduk,Varo bersandar dengan sangat malas.


"Na gue ngantuk banget,besok pagi aja ya lo makannya."Ucap Varo.


"Cepat temenin gue Al,mana bisa gue makan besok sementara gue laper nya sekarang."Ucap Zanna.


"Yaudah iya ayo gue temenin."Ucap Varo dan turun dari ranjang.


Zanna pun melangkah pergi ke ruang makan,diikuti Varo di belakang.


Sesampainya di ruang makan Zanna langsung duduk di kursi dan mulai makan,sementara Varo dengan wajah mengantuk nya duduk di kursi yang ada di hadapan Zanna.


30 menit kemudian

__ADS_1


Zanna sudah selesai makan,Zanna dan Varo pun kembali lagi ke kamar.


Merekapun langsung lanjut tidur.


__ADS_2