Kisah Cinta Zanna

Kisah Cinta Zanna
Halaman Sekolah


__ADS_3

Pak Anam menatap Keisha dan Darren dengan datar sambil bersedekap.


"Kalian ngapain ada di sini,jangan kalian pikir saya tadi gak lihat kalian ya?!"Tanya pak Anam.


"Ka-kami-."


"Kami apa hah,ini pasti kalian mau bolos ya!!"Ucap pak Anam memotong perkataan Keisha.


"Enggak,enggak kok pak.I-ini mau ke kelas."Ucap Keisha gugup dan melangkah pergi dari sana tapi dicegah oleh pak Anam.


"Mau ke kelas,jam pelajaran udah dimulai dari tadi.Mending ikut saya ke halaman sekolah aja."Ucap pak Anam dengan tersenyum penuh arti.


Keisha menatap Darren dengan gugup begitupun Darren menatap Keisha,lalu mereka kembali menatap pak Anam.


"Ngapain ya pak ke halaman sekolah?"Tanya Keisha.


"Ngapain aja boleh,dan di halaman sekolah biasanya kan dibuat untuk upacara.Dan matahari pagi juga baik untuk tubuh,jadi kalian pasti tahu apa yang harus kalian lakukan di halaman sekolah."


Jangan sampai gue disuruh panas-panasan di halaman sekolah'Batin Keisha'


Waduhhh,bakal diapain nih gue sama Keisha.Kemarin Zanna sama Varo udah kena hukum sama pak Safar,masak iya sekarang gue sama Keisha kena hukum sama pak Anam'Batin Darren'


"Ini apalagi,pakek pegangan tangan segala.Anak zaman sekarang main gandeng-gandeng tangan anak orang aja!!"Ucap pak Anam saat melihat tangan Keisha dan Darren saling bertautan,pak Anam pun melepaskan tautan tangan mereka dengan kasar.


Keisha dan Darren hanya diam memandang ke arah bawah,tapi batin mereka menggerutu dengan kesalnya.


"Ayo ke halaman sekolah,kalian jalan terlebih dahulu!"Perintah pak Anam.


Keisha dan Darren pun berjalan beriringan menuju halaman sekolah,disusul pak Anam yang berjalan di belakang mereka.


"Aduhh,gue takut banget.Maj diapain kita ini?"Tanya Keisha pelan tanpa menoleh ke arah Darren.


"Udah lo tenang aja jangan takut,kan ada gue.kalaupun ini kita mau dihukum,kan kita dihukum berdua gak sendiri-sendiri."Ucap Darren menenangkan Keisha tanpa menoleh ke arahnya.


"Ehemmm,yang namanya kesalahan itu harus dipertanggung jawabkan.Jika kalian lari dari kesalahan kalian dan tidak bertanggung jawab berarti kalian itu pengecut.Kalau kalian salah harus mengakuinya dan minta maaf,kalian juga harus mempertanggungjawabkan kesalahan kalian dengan menerima sebuah hukuman.Setelah kalian menerima dan menjalani hukuman itu kalian harus janji tidak akan mengulangi kesalahan itu lagi!!"Ucap pak Anam yang mendengar percakapan Keisha dan Darren.


"Iyalah pak,kan masih banyak kesalahan-kesalahan yang belum dicoba.Masak kesalahannya itu-itu doang yang udah pernah dicoba."Ucap Darren membantah.

__ADS_1


"Eee pakek jawab lagi,dinasehati juga.Paham nggak kalian!!"


"Paham pak."


"Paham pak."


Jawab Keisha dan Darren bersamaan.


Mereka pun sudah sampai di halaman sekolah,Keisha dan Darren menghentikan langkah mereka dan berbalik badan menatap pak Anam.


"Sini tas kalian."Ucap pak Anam yang mengerti arti tatapan dari Keisha dan Darren.


Keisha dan Darren pun menyerahkan tas mereka pada pak Anam,pak Anam pun menerimanya.


"Sekarang kalian harus berdiri di depan tiang bendera dan hormat pada sang saka merah putih,sampai nanti jam istirahat kedua datang!!"Ucap pak Anam.


"Hah?!"


"Hah?!"


"Yang bener aja pak,ini cuacanya panas.Bisa-bisa kulit saya gosong nanti."Ucap Darren tak terima.


Darren hanya menghela nafas panjang dan menatap pak Anam dengan kesal.


Ini orang kalau ngomong emang nyakitin,untung gak gue masukin ke hati omongannya pak Anam jadi gue gak sakit hati deh'Batin Darren'


"Ayo cepat,lakukan hukuman dari saya!!"Perintah pak Anam.


Keisha dan Darren pun berjalan menuju tiang bendera yang letaknya di pinggir halaman sekolah,tapi tetap saja disitu posisi tiang benderanya terkena panas.


Keisha dan Darren berdiri tak jauh di depan tiang bendera,merekapun hormat kepada sang saka merah putih.


"Bagus,saya akan awasi kalian sampai hukumannya selesai.Awas ya kalau kalian sampai kabur atau pura-pura pingsan."Ucap pak Anam saat berjalan melewati Keisha dan Darren.


Pak Anam pun berjalan menuju sebuah tempat duduk yang ada di pinggir halaman sekolah,pak Anam menaruh tas Keisha dan Darren di sebelahnya lalu memandangi Keisha dan Darren yang sedang melaksanakan hukuman darinya.


"Aduhh,sial banget gue hari ini."Ucap Keisha pelan sambil menatap bendera merah putih yang berkibar di tiup angin.

__ADS_1


"Gak ada hari sial,cuma keberuntungan aja yang gak berpihak pada kita."Ucap Darren.


"Tetep aja gue nyebut kalau hari ini sial."


"Kok lo ngeyel banget sih,gak ada yang namanya hari sial.Lo lihat deh di kalender,adanya itu hari Senin sampai Minggu."Ucap Darren menatap Keisha.


Keisha hanya melihatnya sekilas.


Jam istirahat pertama pun tiba


Semua siswa-siswi berhamburan keluar kelas.


Sasya yang bingung dan tidak tahu mau ngapain memutuskan untuk pergi ke taman,sesampainya di taman tidak ada seorang pun di sana.


Sasya pun duduk di bangku taman,tiba-tiba ada Santi yang berjalan ke arahnya sendirian.


"Eh ada Sasya,gue kira disini gak ada orang."Ucap Santi saat sudah berdiri di hadapan Sasya lalu berbalik badan hendak pergi.


"Tunggu,kalau lo mau di sini gue akan pergi kok."Ucap Sasya berdiri dari duduknya.


Santi membalikkan badannya dan menatap Sasya.


"Hemmm,lo baik dan pendiam banget ya sekarang.Bukannya lo dulu berbuat seenaknya dan suka marah-marah,kenapa tiba-tiba lo berubah?"Tanya Santi sambil mengipasi wajahnya dengan sebuah kipas yang ia bawa.


"Emangnya gak boleh ya gue berubah jadi orang yang lebih baik?"


"Boleh-boleh aja sih,cuma gue ngerasa aneh aja dengan perubahan lo."Jawab Santi.


"Ya gue tahu gue salah,makanya gue mau jadi orang yang lebih baik lagi.Gue juga mau minta maaf sama lo kalau gue punya salah."Ucap Sasya meminta maaf dengan tulus dan menatap Santi.


"Ya ya ya,gue maafin."Ucap Santi agak malas.


"Oh iya,lo ngapain kesini.Gak ke kantin?"Tanya Sasya.


"Tadinya sih gue ke kantin,tapi pas sampai sana kantinnya penuh dan antri.Jadi gue mutusin untuk kesini,lo sendiri juga ngapain sendirian.Dimana Rianti?"


"Rianti lagi sakit."Jawab Sasya.

__ADS_1


Akhirnya merekapun mengobrol sambil berdiri sampai bel masuk berbunyi,merekapun pergi ke kelas masing-masing.


"Ya ampun,gue malu banget tadi banyak siswa-siswi yang lihatin kita."Ucap Keisha.


__ADS_2