
"Lo belum makan Na?"Tanya Darren.
"Belum,dari kemarin siang."Jawab Zanna mengalihkan pandangannya dari Kevin dan menatap kearah lain.
"Lo diet apa uji nyawa dari kemarin belum makan,mendingan sekarang lo cepet makan."Ucap Darren.
"Tapi gue pengen lihat Varo dulu baru habis itu gue makan."Ucap Zanna.
"Zanna please makan,kalau lo gak mau makan gue gak akan video call Varo."Ancam Darren.
"Iya iya ini gue makan."Ucap Zanna menoleh kearah Kevin.
Kevin yang mendengar Zanna mau makan pun menaruh handphonenya di atas meja,Kevin berdiri dari duduknya dan berjalan menghampiri tempat penyimpanan makanan yang berada di sebelah ranjang Zanna.
"Gue gak mau makan makanan dari rumah sakit."Ucap Zanna.
"Terus,lo mau makan makanan apa?"Tanya Kevin menatap Zanna.
"Lo mau beliin?"
"Tentu saja,gue bukan orang yang pelit.Cepet bilang lo mau makan apa,gue beliin."Ucap Kevin.
"Emmm gue mau lo beliin gue bakso porsi jumbo,lontongnya 2,1 botol air mineral,sama beliin gue roti juga."Ucap Zanna.
"Yaudah gue beliin sekarang,lo tunggu disini."
Zanna mengangguk.
Kevin pun melangkah pergi dari ruang rawat Zanna untuk membeli pesanan Zanna.
"Itu tadi siapa Na,kayak laki-laki?"Tanya Darren.
"Dia Kevin,temen kuliah gue."Jawab Zanna.
"Oohh gitu,gue kira siapa.Lo tahu nggak kalau beberapa hari yang lalu itu Varo pulang ke Indonesia?"
"Apa,Varo pulang.Kenapa lo gak ngasih tahu gue kalau Varo pulang?!"Tanya Zanna terkejut.
"Iya,emangnya lo gak tahu?"
"Ya enggak lah,tahu dari mana gue.Terus sekarang Varo masih ada di Indonesia nggak?"Tanya Zanna.
"Enggak tahu,mungkin udah balik lagi ke Amerika."
"Lo kenapa gak ngasih tahu gue sih kalau Varo pulang?"Tanya Zanna kesal.
"Ya gue gak tahu,gue juga gak tahu kenapa gak ngasih tahu lo kalau Varo pulang ke Indonesia."Jawab Darren santai.
Zanna hanya diam.
"Lo tahu nggak sih masalah yang sedang Varo hadapi sekarang?"Tanya Darren.
"Enggak,emangnya masalah apa yang sedang dihadapi Varo sekarang?"
Darren pun mulai menceritakan masalah yang sedang dihadapi Varo,Sasya yang sudah mengkhianati Varo,kekecewaan dan kemarahan Varo terhadap Sasya,soal Varo pergi ke klub pun Darren ceritakan semuanya.
__ADS_1
"Bentar-bentar,kok Varo sama Sasya.Lha Keisha gimana?"Tanya Zanna bingung saat Darren sudah selesai bercerita.
"Varo sama Keisha kan udah putus Na."Jawab Darren.
"Putus,kapan?"Tanya Zanna yang bertambah bingung.
"Udah lama,waktu kita mau lulus SMA."Jawab Darren.
"Kok gue gak tahu sih?"
"Gue pikir Keisha udah kasih tahu lo."
"Enggak,Keisha gak ada cerita apa-apa sama gue."Ucap Zanna.
"Yaudah gak papa,yang penting kan sekarang lo udah tahu semuanya."
"Berarti boleh dong gue coba deketin Varo,apalagi dia baru aja merasa patah hati.Gue akan berusaha semampu gue untuk membuat Varo jatuh ke dalam pelukan gue."Ucap Zanna mantap.
"Ya baiklah,semoga berhasil."
"Harus dong!"
Ceklek
Pintu ruang rawat Zanna terbuka,terlihat Kevin masuk ke dalam ruang rawat Zanna sambil membawa pesanan Zanna di kantung kresek.
"Ini pesanan lo."Ucap Kevin,Zanna mengangguk.
Kevin berjalan menuju sofa dan menyiapkan makanan untuk Zanna.
"Gue mau makan dulu."Ucap Zanna pada Darren.
Zanna pun menerima video call dari Darren.
"Hahaha,jelek banget muka lo Na."Ucap Darren tertawa.
"Jahat banget lo kalau ngomong."Ucap Zanna cemberut.
"Makanannya udah siap Zanna."Ucap Kevin.
Zanna menoleh kearah Kevin dan mengangguk,Zanna turun dari ranjang dan berjalan kearah sofa dengan tangan kanan memegang handphonenya sementara tangan kiri mendorong besi penyangga infus.
"Enak banget itu."Ucap Zanna melihat bakso porsi jumbo yang ada di baskom.
"Iya,cepet makan."Ucap Kevin.
Zanna menaruh handphonenya di sandaran kursi,mengambil baskom dia atas meja yang berisi bakso dan menaruhnya di sofa.
Zanna pun duduk di bawah,Kevin yang duduk di sofa satunya lagi yang ada di belakang Zanna hanya menghela nafas melihat Zanna lalu kembali memainkan handphonenya.
"Ckckck,pakai baskom makannya."Ucap Darren..
"Iya dong,lo lihat baksonya enak banget kan."Ucap Zanna menyendok kuah baksonya dengan sendok lalu menyeruputnya.
Slurrp
__ADS_1
Uhukk
Uhukk
Zanna pun tersedak.
Kevin pun segera mengambil botol air mineral yang ad di atas meja,membuka tutupnya lalu memberikannya pada Zanna.
Zanna menerimanya dan segera meminumnya.
"Makanya jangan kebanyakan gaya lo Na,keselek kan."Ucap Darren tertawa.
Zanna hanya diam dan menatap kesal kearah Darren.
Temen Zanna ini pasti tahu,Varo itu siapa'Batin Kevin'
"Lo makan aja Zanna,biar gue ngobrol sama temen lo sekalian kenalan."Ucap Kevin.
"Yaudah ini,lo ngobrol dulu sama Kevin ya.Gue mau makan dulu."Ucap Zanna pada Darren.
Darren mengangguk.
Zanna pun memberikan handphonenya kepada Kevin,Kevin menerimanya dan melangkah pergi keluar dari ruang rawat Zanna.
Kevin pun berdiri diluar ruang rawat Zanna.
"Ada apa,kayaknya mau ngomong sesuatu?"Tanya Darren.
"Iya,gue emang mau ngomong sesuatu.Tapi sebelum itu gue mau memperkenalkan diri,nama gue Kevin Aditya Pramana panggil aja Kevin."Ucap Kevin.
"Nama gue Darren Gunandra,panggil aja Darren."
"Varo itu siapa ya?"Tanya Kevin.
"Varo,sahabat gue.Emangnya ada apa?"
"Tadi masak Zanna nangis tersedu-sedu karena dia kangen sama Varo."Ucap Kevin.
"Beneran,Varo itu emang cowok yang disukai Zanna sejak SMA.Cinta bertepuk sebelah tangan,lo tahu kan?"
Kevin hanya mengangguk.
Menyedihkan juga ya kisah cintanya Zanna'Batin Kevin'
Setelah beberapa saat mereka mengobrol Kevin pun memutuskan untuk menemui Zanna dan menyerahkan handphonenya,saat Kevin sudah sampai di dalam ruang rawat Zanna Kevin melihat Zanna sedang duduk bersandar di atas ranjangnya.
"Udah selesai makannya?"Tanya Kevin dan menyerahkan handphone Zanna,Zanna pun menerimanya.
"Udah,udah habis semuanya."Jawab Zanna,Kevin mengangguk.
Kevin pun membereskan sisa-sisa makanan Zanna,setelah itu langsung merebahkan tubuhnya di sofa dan tidur.
Panggilan video dengan Darren masih terhubung.
"Lo ada di rumah sakit Na?"Tanya Darren saat melihat sekitar Zanna,karena dari tadi wajah Zanna memenuhi layar hp jadi tidak bisa melihat sekitar.
__ADS_1
"Iya,gue ada di rumah sakit."Jawab Zanna.
"Astaga Na,lo masuk ke rumah sakit gara-gara kangen doang sama Varo.Lo pasti demam."Ucap Darren.