
Jam istirahat pun tiba
Varo dan Darren sedang berjalan beriringan menuju kantin.
"Lo duduk aja,biar gue yang pesen."Ucap Darren dan melangkah pergi untuk memesan makanan dan minuman untuk dirinya dan juga Varo.
Varo pun duduk di sebuah bangku kosong yang tak jauh dari pintu masuk kantin,dan posisi duduknya membelakangi pintu kantin.
Tak lama kemudian Darren pun datang dengan diikuti ibu kantin di belakangnya yang membawa nampan berisi 2 mangkok bakso dan 2 gelas besar es teh.
Ibu kantin itu pun meletakkan makanan dan minuman di atas meja setelah itu pergi,Darren pun duduk di samping Varo.
Mereka pun mulai makan.
Zanna dan Keisha pun berjalan beriringan menuju kantin.
Semoga aja idenya Darren berhasil'Batin Zanna'
Saat sudah sampai di depan pintu masuk kantin Zanna melihat Varo dan Darren sedang duduk membelakanginya.
Zanna pun berhenti di pintu kantin dan pura-pura batuk untuk memberitahu Darren kalau dia sudah ada di belakangnya bersama dengan Keisha.
Uhukk
Uhukk
"Zanna,lo kenapa?"Tanya Keisha.
"Gak tahu nih tiba-tiba batuk,uhukk uhukk.Bentar ya,gue gak mau masuk ke dalam kalau batuk-batuk gini."Jawab Zanna.
"Iya Na."
Zanna udah ada disini,pasti dia sama Keisha'Batin Darren'
"Al,lo gak mau menjelaskan ke Keisha soal kesalahpahaman di rumah sakit waktu itu?!"Tanya Darren sedikit keras.
Keisha dan Zanna pun menoleh ke arah Darren.
"Itu Darren,ngapain nyebut-nyebut nama gue?"Tanya Keisha yang mendengar ucapan Darren.
"Wahh gue gak tahu,kita nguping aja yuk apa yang mereka bicarain."
Keisha pun mengangguk,akhirnya merekapun berjalan mendekati Varo dan Darren lalu berdiri di belakang mereka dengan hati-hati agar tidak ketahuan.
__ADS_1
"Apaan sih lo,kenceng amat ngomongnya?"Ucap Varo kesal dan menatap Darren.
"Hehehe ya sorry,gue kan habis makan jadi semangat makanya keras suara gue."Ucap Darren nyengir.
"Lo tanya apa tadi?"
"Lo gak mau ngejelasin sama Keisha soal yang di rumah sakit waktu itu,yang lo tatap-tatapan sama Sasya."
"Oohh soal itu,enggak ah gue males ngejelasin ke Keisha.Dia itu kayak anak kecil tahu,dikit-dikit ngambek,dikit-dikit langsung marah dan salah paham tanpa tahu kebenarannya dulu,gue udah capek ngebujuk dia terus."Ucap Varo.
"Lo gak takut nanti Keisha putusin lo karena lo udah gak peduli sama dia?"Tanya Darren.
"Biarin,gue gak peduli.Lagian kan gue udah pernah bilang sama lo kalau gue itu gak cinta sama Keisha,jadi kalau gue sama Keisha putus gak berpengaruh apa-apa sama gue."Jawab Varo.
"Sampai sekarang lo masih belum cinta sama Keisha,mungkin sedikit aja."
"Belum,dan mungkin gak akan pernah.Karena gue cuma cinta sama Sasya."Ucap Varo.
Keisha yang mendengar ucapan Varo terasa sangat sesak di dada,begitupun juga Zanna yang mendengar ucapan Varo.
Sakit banget hati gue Al denger lo ngomong kalau lo cinta sama Sasya'Batin Zanna'
Keisha yang sudah ingin menangis pun berbalik badan hendak pergi dari kantin,tapi dia tak sengaja menabrak seseorang.
Darren pun menoleh ke belakang.
"Ada Keisha sama Zanna Al."Ucap Darren pura-pura terkejut dan menatap Varo.
Varo pun menoleh ke belakang,dan benar saja dia melihat ada Keisha dan Zanna.
Varo berdiri dari duduknya dan berjalan mendekat ke arah Keisha.
"Sha."Panggil Varo pelan saat sudah berdiri di samping Keisha,Keisha hanya menoleh sejenak lalu melangkah pergi dari sana.
"Keisha!"Ucap Varo dan pergi menyusul Keisha,Ikbal pun juga mengikuti Keisha dan Varo.
Zanna berjalan mendekati Darren dan duduk di sampingnya.
"Gimana,berhasil kan ide gue?"Tanya Darren bangga dan menatap Zanna.
"Ya ya ya,gue harap Keisha sama Varo segera putus.Lo tahu nggak sih Ren,hati gue sakit banget denger Varo bilang kalau dia itu cuma cinta sama Sasya."Ucap Zanna sedih dan menatap Darren.
"Udah lo gak usah sedih,yang penting sekarang Keisha sama Varo sedang bertengkar dan semoga aja mereka cepat putus."
__ADS_1
"Iya,semoga aja.Eh gue mau tanya,waktu gue mau pulang dari rumah sakit gue lihat Varo.Ngapain dia ada di rumah sakit?"Tanya Zanna memastikan,jika yang dia lihat waktu itu beneran Varo.
"Oohh itu,Varo emang sempat dirawat di rumah sakit karena demam."Jawab Darren.
Zanna pun manggut-manggut.
Keisha pergi ke arah taman,dia sudah tidak kuat lagi menahan tangisnya.Akhirnya Keisha menangis tanpa suara.
"Keisha."Panggil Varo dan memegang pergelangan tangan Keisha yang berdiri membelakanginya.
"Lepasin Al."Ucap Keisha pelan.
"Lo kenapa sih?"Tanya Varo tanpa rasa bersalah.
Keisha membalikkan badannya dan menatap Varo tajam dengan air mata yang sesekali jatuh membasahi pipinya.
"Lo tanya gue kenapa,jawabannya adalah gue udah tahu semuanya.Gue denger percakapan lo sama Darren tadi,kenapa sih Al lo tega banget sama gue hah.Kalau lo cinta sama Sasya ngapain lo pacaran sama gue,apa tujuan lo?!"Ucap Keisha sedikit membentak.
"Sorry Sha,gue bener-bener minta maaf sama lo.Soal kenapa gue pacaran sama lo itu karena gue pikir gue bisa move on dari Sasya yang udah nyelingkuhin gue dengan cara pacaran sama lo,tapi nyatanya enggak."Ucap Varo.
Kayaknya mereka bakalan putus nih,bener kan apa kata gue kalau pacar nya kak Keisha itu gak cinta sama dia kalau denger cerita dari kak Keisha yang bilang kalau pacarnya terus belain mantannya.Ternyata pacarnya kak Keisha masih cinta sama mantannya'Batin Ikbal'
Ikbal melihat pertengkaran Varo dan Keisha dan mendengarkan percakapan mereka tak jauh dari tempat mereka berdiri.
"Tega banget lo Al sama gue,mendingan sekarang lo pergi samperin Sasya cinta lo satu-satunya.Gue udah gak peduli."Ucap Keisha melepaskan tangannya yang dipegang Varo dan memalingkan mukanya.
"Sorry Sha,gue tahu gue salah.Gue bener-bener minta maaf sama lo."Ucap Varo dan melangkah pergi dari taman.
Keisha menundukkan kepalanya dan kembali menangis sambil mengepalkan kedua tangannya erat.
Ikbal keluar dari persembunyiannya dan berjalan mendekati Keisha.
"Pergi Al,lo ngapain balik lagi kesini."Ucap Keisha saat melihat sepasang sepatu sekolah milik seseorang berdiri di hadapannya,Keisha berucap tanpa mendongakkan kepalanya.
"Kak."Panggil Ikbal pelan.
Keisha mendongakkan kepalanya dan menatap Ikbal.
"Ngapain lo ada disini?"Tanya Keisha sambil menghapus air matanya.
"Gue udah tahu semuanya kak,gue udah tahu kalau pacar kakak tidak mencintai kakak melainkan mantannya."Jawab Ikbal menatap Keisha.
"Lo nguping ya?"
__ADS_1
Ikbal hanya mengangkat bahunya acuh dan melangkah duduk di bangku taman,Keisha mengikutinya dan duduk di samping Ikbal.