Kisah Cinta Zanna

Kisah Cinta Zanna
Pulang


__ADS_3

Pandangan Ikbal pun turun menatap perut buncit Sasya.


Kak Sasya hamil,apa jangan-jangan dia udah nnikah.Atau jangan-jangan itu.....'Batin Ikbal'


"Kak Sasya ngapain ada disini?"Tanya Ikbal.


"Bukan urusan lo."Ucap Sasya dan secara reflek memegangi perutnya,karena sedari tadi anak dalam kandungannya terus saja menendang.


"Kak,kakak enggak apa-apa."Ucap Ikbal khawatir saat melihat Sasya.


"Bukan urusan lo."Ucap Sasya judes dan segera melangkah pergi ke kasir untuk membayar belanjaannya.


Ikbal pun berjalan mengikuti Sasya.


"Mau kemana?"Ucap Om Hans teman papa Irfan.


Selama disini Ikbal tinggal di rumah Om Hans bersama dengan keluarganya,Om Hans orang asli Indonesia dia berada di Singapura untuk mengurus bisnis mula-mula nya tapi Om Hans malah nyaman berada di Singapura.


Akhirnya Om Hans memutuskan untuk tinggal di Singapura dan membawa serta keluarganya.


"Mau ini Om emmm,itu tadi Ikbal ketemu sama temen Ikbal.Jadi Ikbal pengen emmm basa basi aja gitu sama dia."Ucap Ikbal cengengesan.


"Besok saja di kampus kamu basa-basi nya,sekarang bantuin Om bawa belanjaan itu ke kasir."Ucap Om Hans sambil menunjuk 2 troli yang penuh dengan belanjaan.


"Iya Om."Ucap Ikbal pasrah.





Sasya sudah sampai di apartemennya,Sasya menaruh belanjaannya di atas meja dan duduk di sofa sambil mengelus-elus perutnya.


"Kenapa sayang kamu enggak nendang lagi,kamu tadi nendang karena tahu kalau tadi itu papa kamu."Ucap Sasya.


Gue gak nyangka bakalan ketemu lagi sama Ikbal'Batin Sasya'


Sementara itu


Pukul 22.00 malam Riko baru saja pulang dari perusahaan.


Tok


Tok


Tok


"Rianti buka pintunya!!!"Ucap Riko.


Tak berapa lama pintu pun terbuka,terlihat Rianti yang seperti baru bangun tidur.


"Gue kira lo gak pulang,makanya gue kunci ini pintunya."Ucap Rianti malas.


"Gue punya rumah,masak gak pulang."Ucap Riko dan melangkah masuk ke dalam rumah dan duduk di sofa ruang tamu.


Rianti menutup pintu dan menguncinya,Rianti pun melangkah akan pergi ke kamarnya.

__ADS_1


"Mau kemana?"Tanya Riko.


"Mau ke kamar,mau lanjut tidur."Jawab Rianti.


"Tidur,mending lo pijitin gue.Capek banget gue,kepala gue juga pusing mikirin pekerjaan di perusahaan."Ucap Riko dan merebahkan tubuhnya di sofa.


Dengan malas Rianti berjalan menghampiri Riko dan duduk di bawah di samping Riko,Rianti pun mulai memijit lengan Riko.


"Nah gitu dong."Ucap Riko dengan mata terpejam.


Beberapa menit kemudian pijatan Rianti mulai melemah dan berhenti.


"Rianti,kok berhenti sih."Ucap Riko membuka kedua matanya dan menoleh kearah Rianti,dilihatnya Rianti sedang tidur.


"Suruh mijitin malah tidur."Gumam Riko dan bangun dari rebahan nya.


Riko pun membopong Rianti dan pergi ke kamar Rianti,sesampainya di kamar Riko dengan perlahan membaringkan Rianti ke atas ranjang dan menyelimutinya.


Riko memandangi wajah Rianti sejenak lalu melangkah pergi dari sana.


Keesokan harinya


Zanna sudah siap untuk pergi ke kampus,sambil menunggu Kevin Zanna menelfon P.Subroto menyuruhnya untuk menjemputnya nanti siang.


"Hallo Na."Sapa P.Subroto.


"Hallo pa,papa lagi ngapain?"Tanya Zanna.


"Ini lagi sarapan sama mama kamu."Jawab P.Subroto.


"Nanti siang setelah makan siang papa jemput Zanna ya,Zanna pengen pulang."


"Iya pa,kalau gitu Zanna tutup dulu ya telfonnya mau berangkat ke kampus."Ucap Zanna saat dia melihat mobil Kevin.


"Iya,kamu hati-hati."


Tut


Panggilan telfon pun terputus,Zanna segera berjalan menuju mobil Kevin dan masuk ke dalam mobil.


"Telfonan sama siapa?"Tanya Kevin menoleh kearah Zanna.


"Sama papa."Jawab Zanna menoleh kearah Kevin.


Kevin pun manggut-manggut,Kevin segera melajukan mobilnya ke kampus.


Jam pulang kampus pun tiba


Zanna sedang berada di taman kampus duduk menyendiri,Zanna menghubungi Laila untuk memberitahunya jika hari ini Zanna akan pulang.


Tapi sayang,nomor Laila tidak bisa dihubungi.


"Ck,ini Laila kemana sih.Please ya Laila gue tahu kalau lo itu lagi sibuk,tapi gak kayak gini juga kali."Ucap Zanna kesal dan menatap handphonenya.


"Lo kenapa sih Zanna marah-marah mulu,heran gue."Ucap Kevin tiba-tiba dan duduk di samping Zanna.


Zanna pun menoleh kearah Kevin.

__ADS_1


"Ini Laila,dia gak bisa dihubungi.Gue juga udah lama gak ketemu sama dia."Ucap Zanna kesal menatap Kevin.


"Laila,ini tadi gue baru aja ketemu sama dia."Ucap Kevin dan menatap Zanna.


"Serius,dimana?!"


"Tadi pas gue jalan ke sini gue lihat Laila baru aja keluar dari kampus."Ucap Kevin.


Zanna mengalihkan pandangannya dari Kevin dan menatap lurus ke depan dengan perasaan sedih.


"Lo kenapa,bertengkar sama Laila?"Tanya Kevin,Zanna hanya menggeleng tanpa menoleh atau menatap Kevin.


"Terus kenapa?"Tanya Kevin.


"Gak kenapa-kenapa sih,cuma Laila itu kan sekarang sibuk kuliah dan kerja.Jadi gak ada waktu gitu buat gue,gue kan jadi sedih."Jawab Zanna.


"Yaudah gak papa lo maklumin aja,mungkin emang lagi sibuk banget.Lo jangan sedih,kan masih ada gue."


Zanna hanya melirik sekilas kearah Kevin,Kevin hanya nyengir.


"Yaudah ayo kita pulang."Ajak Kevin.


"Langsung pulang?"Tanya Zanna menatap Kevin.


"Iya,mami nyuruh gue pulang cepat.Gak papa ya."


"Iya gak papa,yaudah ayo pulang."Ucap Zanna berdiri dari duduknya,diikuti Kevin.


Merekapun melangkah pergi ke parkiran menuju mobil Kevin,sesampainya di dalam mobil Kevin segera melajukan mobilnya ke kost Zanna.


Tak lama kemudian mobil yang dikemudikan Kevin pun berhenti di depan rumah Bu Rimbi.


"Thanks ya,lo hati-hati pulangnya."Ucap Zanna menoleh kearah Kevin.


"Iya."Ucap Kevin tersenyum menatap Zanna.


Zanna pun segera keluar dari dalam mobil Kevin,Kevin segera melajukan mobilnya meninggalkan Zanna.


Zanna segera masuk ke dalam kamar kostnya dan segera bersiap-siap untuk pulang.


Setelah semuanya sudah siap Zanna pun pergi ke rumah Bu Rimbi dengan membawa 1 koper.


"Bu Rimbi!!"Panggil Zanna saat sudah berdiri di ambang pintu rumah Bu Rimbi yang terbuka.


Terlihat Bu Rimbi keluar dari dalam rumah.


"Iya,ada apa Zanna?"Ucap Bu Rimbi.


"Zanna mau pulang,mau nunggu papa disini."Ucap Zanna tersenyum.


"Pulang,sudah makan siang apa belum?"


Zanna menggeleng.


"Kalau begitu ayo makan siang di rumah saya saja,ini tadi baru saja selesai memasak."Ajak Bu Rimbi,Zanna mengangguk.


Zanna dan Bu Rimbi pun makan siang bersama.

__ADS_1


Tak berselang lama merekapun sudah selesai makan dan sedang duduk di sofa ruang tamu untuk menunggu kedatangan P.Subroto.


__ADS_2