Kisah Cinta Zanna

Kisah Cinta Zanna
Tanda Tangan


__ADS_3

"Lo tunggu gue aja diluar kelas lo,nanti gue samperin."Ucap Kevin sangat bahagia.


Akhirnya perjuangan Kevin pun membuahkan hasil,walaupun Zanna hanya mau pulang bersama dengannya hanya 1 kali.


Tapi Kevin akan melakukan apapun agar Zanna sering pulang diantar dengannya.


"Iya,yaudah sana lo pergi."Ucap Zanna mengusir Kevin.


"Iya,kalau gitu gue pergi dulu ya."Ucap Kevin dan pergi dari kelas Zanna bersama dengan teman-temannya.


Jam pulang pun tiba


Zanna pun melangkah pergi keluar kelas bersama temannya yang duduk di bangku belakang Zanna,Mira nama teman Zanna itu.


Zanna terkejut saat melihat Kevin sudah berdiri didepan pintu kelasnya.


"Astagaaa ada Kevin,ngapain dia ada disini."Ucap Mira pelan.


"Dia mau pulang sama gue."Ucap Zanna santai.


"Apa,ya ampun beruntung banget sih lo bisa pulang sama Kevin."


"Enggak tuh,biasa aja."Ucap Zanna.


"Lo tolong mintain gue tanda tangannya ya,tanda tangannya Kevin."


"Iya deh iya nanti gue mintain."Ucap Zanna jengah,karena sudah 1 minggu ini Mira juga terus saja merengek menyuruh Zanna untuk minta tanda tangannya Kevin.


"Makasih ya Zanna,yaudah kalau gitu gue pulang dulu.Nikmati kebersamaan lo sama Kevin."Ucap Mira dan berlalu pergi.


"Yaudah ayo kita pulang."Ajak Kevin hendak memegang pergelangan tangan Zanna,tapi Zanna menghindar.


"Oke-oke,yaudah ayo kita pulang."Ucap Kevin berjalan terlebih dahulu,Zanna pun berjalan di samping Kevin tapi Zanna sedikit menjaga jarak.


"Silahkan masuk."Ucap Kevin membukakan pintu mobil untuk Zanna.


Zanna hanya tersenyum sekilas lalu masuk kedalam mobil,Kevin menutup pintu mobil dan masuk kedalam mobil bagian kemudi.


Kevin mulai melajukan mobil Lamborghini yang berwarna putih itu.


"Kevin ini bukan jalan menuju kost gue."Ucap Zanna saat baru menyadari jika Kevin mengemudikan mobilnya berlawanan arah dengan jalan menuju ke kost Zanna.


"Gue emang gak mau antar lo pulang ke kost sekarang,gue mau ajak lo makan siang dulu."Ucap Kevin menoleh sekilas kearah Zanna lalu kembali fokus menatap jalanan di depan.


"Kevin,lo bener-bener buat orang emosi aja ya."Ucap Zanna kesal.


"Kesempatan gak datang 2 kali kan,jadi mumpung hari ini lo mau pulang bareng gue.Ya sekalian aja gue ajak lo makan siang bareng."Ucap Kevin santai.

__ADS_1


Zanna hanya mendengus sebal.


Tak lama kemudian mobil yang dikendarai Kevin pun berhenti di depan sebuah restoran yang mewah dan elegan.


Zanna dan Kevin pun keluar dari dalam mobil.


"Waahh bagus banget restorannya,gue belum pernah kesini."Ucap Zanna kagum menatap bangunan restoran yang ada di depannya.


"Bagus kan,makanya gue ajak lo kesini.Yaudah ayo masuk."Ucap Kevin dan merangkul pundak Zanna dengan tangan kirinya.


Zanna yang masih mengagumi bangunan restoran yang ada di hadapannya pun tak sadar jika dirinya dirangkul Kevin.


Zanna dan Kevin pun melangkah masuk kedalam restoran,semua mata pengunjung langsung menatap kearah Zanna dan Kevin,pasangan yang sangat cocok.


Yang cowok sangat tampan dan yang cewek sangat cantik,pikir mereka semua.


"Kenapa sih mereka semua lihatin kita?"Tanya Zanna pelan tanpa menoleh kearah Kevin.


"Tentu saja karena mereka kagum sama kita."Jawab Kevin dengan PD nya.


Saat Zanna menoleh kesamping kiri pipinya tak sengaja menyentuh tangan Kevin yang ada di pundaknya,Zanna langsung melepaskan tangan Kevin.


"Lo apa-apaan sih."Ucap Zanna kesal dan menatap Kevin.


Kevin hanya diam,Zanna pun langsung duduk di salah satu kursi yang dekat dengan jendela.


"Jangan duduk disini,kita ke ruang VVIP."Ucap Kevin.


Kevin yang merasa gugup ditatap Zanna seperti itu langsung duduk dihadapan Zanna.


Merekapun memesan makanan dan minuman yang mereka sukai.


Tak berselang lama pesanan merekapun datang,Zanna dan Kevin makan dengan hening.


Tak berselang lama merekapun sudah selesai makan.


"Gue boleh nggak minta tanda tangan lo?"Tanya Zanna menatap Kevin.


"Jangankan tanda tangan,lo minta hati gue aja bakalan gue kasih kok."Ucap Kevin.


"Gue gak butuh hati lo,gue cuma butuh tanda tangan lo."Ucap Zanna mengambil buku tulis dan bolpoin didalam tasnya.


Setelah itu menyodorkannya ke hadapan Kevin,Kevin mengambil buku serta bolpoin itu dan mulai tanda tangan di lembar pertama buku itu.


"Udah,ini."Ucap Kevin dan memberikan buku Zanna,Zanna pun menerimanya.


"Apa ini,kecil banget tanda tangannya.Yang besar,1 lembar penuh."Ucap Zanna dan kembali memberikan bukunya pada Kevin.

__ADS_1


Kevin menerimanya dan mulai tanda tangan dengan besar dan penuh 1 lembar sesuai dengan perintah Zanna.


"Udah,ini."Ucap Kevin menyodorkan buku Zanna.


"Kok cuma satu,sampek habis itu bukunya lo harus tanda tangani."Ucap Zanna.


Kevin mengambil buku Zanna dan membalikkan buku itu.


"100 lembar,lo nyuruh gue tanda tangan buku ini sampai habis."Ucap Kevin terkejut dan menatap Zanna,Zanna mengangguk.


"Lo saking ngefansnya ya sama gue,sampek lo nyuruh gue tanda tangan sebanyak ini."


"Gue lebih ngefans sama kartun Dora daripada sama lo.Udah cepet lo tanda tangan."Ucap Zanna.


Kevin pun menurut dan mulai tanda tangan.


Untung aja gue cinta sama Zanna,kalau enggak udah gue kirim Zanna ke alam baka'Batin Kevin'


Kevin melihat Zanna yang sedang melihatnya dengan tatapan datar,Kevin tersenyum dan lanjut menanda tangani buku Zanna.


Sementara Zanna sambil menunggu Kevin dia bermain handphone.


Setelah kurang lebih 2 jam Kevin sudah selesai tanda tangan.


"Udah,ini."Ucap Kevin berusaha tersenyum dan memberikan buku serta bolpoin kepada Zanna,Zanna menerimanya dan melihat bukunya.


Bagusan tanda tangan gue daripada tangan kanannya Kevin,si Mira buta kali ya'Batin Zanna'


"Udah semua kan gak ada yang terlewat?"Tanya Kevin berusaha menormalkan suaranya agar tidak terdengar kesal.


Padahal Kevin benar-benar merasa kesal terhadap Zanna,karena Zanna sudah membuat Kevin tanda tangan sebanyak itu.


"Iya gak ada yang terlewat,thanks ya."Ucap Zanna menatap Kevin sekilas lalu memasukkan buku dan bolpoin nya kedalam tas.


"Iya sama-sama,sebagai gantinya besok dan sampai seterusnya lo harus gue antar pulang."Ucap Kevin tersenyum penuh kemenangan menatap Zanna.


"Gue gak mau."


"Gue paksa."


"Kalau gue tetep gak mau."


"Ya tetep gue paksa."Ucap Kevin santai.


Zanna hanya menatap kesal Kevin.


Gue akan lakuin apapun supaya gak pulang diantar Kevin lagi'Batin Zanna'

__ADS_1


"Udah sore,cepetan bayar terus kita pulang."Ucap Zanna.


Kevin pun membayar pesanan mereka,setelah itu Kevin pun mengantar Zanna pulang ke kost atas petunjuk Zanna.


__ADS_2