Kisah Cinta Zanna

Kisah Cinta Zanna
Varo dan Zanna Menikah


__ADS_3

Malam harinya


P.Subroto dan Mama Nia pun datang,dan juga Ayah Nando yang sebelumnya sudah diberitahu Bunda Marissa jika Zanna sakit.


"Kamu kenapa bisa sakit seperti ini sih Na?"Tanya P.Subroto.


"Zanna juga gak tahu pa,padahal Zanna gak makan sembarangan."Jawab Zanna.


"Oh iya,Varo akan menikahi Zanna setelah Zanna sembuh."Ucap Varo yang sedang duduk di sofa.


Semua yang ada di sana pun menatap Varo.


"Kenapa,apakah ada yang salah?"Tanya Varo.


"Tidak ada Al,lebih cepat memang baik.Ayah mendukung keputusan kamu."Ucap Ayah Nando.


"Iya,kami juga mendukung."Ucap P.Subroto diikuti anggukan oleh Mama Nia.


2 hari kemudian


Hari ini Zanna sudah sembuh dan sudah diperbolehkan untuk pulang.


"Zanna bahagia banget ma,sebentar lagi Zanna bakalan menikah sama Varo."Ucap Zanna bahagia sambil bersiap-siap untuk pulang.


"Mama juga ikut bahagia kalau kamu bahagia,Mama juga percaya sama Varo kalau dia bakalan bisa menjaga kamu dengan baik."Ucap Mama Nia tersenyum menatap Zanna,Zanna pun balas tersenyum.


"Sudah siap?"Ucap P.Subroto.


"Udah pa,Zanna pengen pergi ke rumah Laila untuk memberitahu dia kalau lusa Zanna akan menikah."Ucap Zanna.


"Kamu kan baru sembuh,jangan pergi kemana-mana dulu.Nanti Mama akan undang Laila untuk makan siang di rumah sekalian kamu bicarakan soal kamu yang akan menikah."Ucap Mama Nia.


"Baiklah ma kalau gitu."Ucap Zanna pasrah.


Zanna,Mama Nia dan P.Subroto pun pulang.


Tak lama kemudian mobil yang dikemudikan P.Subroto pun sudah sampai di rumah.


"Kamu istirahat saja ya Na,biar Mama sendiri saja yang masak untuk makan siang nanti."Ucap Mama Nia.


"Iya ma."


Zanna pun pergi ke kamar dan rebahan sambil memainkan handphonenya,sementara Mama Nia memasak untuk makan siang.


P.Subroto sedang duduk santai di sofa ruang tamu sambil membaca koran.


Tak lama kemudian


Tok


Tok


Tok


Terdengar pintu kamar Zanna diketuk.


Zanna pun membuka pintu,terlihat Mama Nia berdiri di sana.


"Makan siang sudah siap,kamu hubungi Laila sekarang."Ucap Mama Nia.


"Iya ma."


Mama Nia pun melangkah pergi dari sana.

__ADS_1


Zanna duduk di tepi ranjang dan menghubungi Laila,dering pertama langsung diangkat oleh Laila.


"Iya hallo Zanna."Ucap Laila di seberang sana.


"Gue pengen lo datang ke rumah sekarang juga untuk makan siang,sekalian gue mau ngomong sesuatu sama lo."


"Iya Zanna,kalau gitu gue ke sana sekarang."


Tut


Panggilan pun terputus.


Zanna menaruh handphonenya di atas nakas,Zanna pun melangkah keluar dari dalam kamar dan pergi ke ruang tamu.


Saat sampai di ruang tamu ternyata ada Mama Nia dan P.Subroto di sana,Zanna pun duduk di salah satu sofa.


"Bagaimana,sudah kamu hubungi Laila?"Tanya Mama Nia menatap Zanna.


"Udah ma,mungkin sebentar lagi Laila datang."


Tak lama kemudian Laila pun sudah datang dengan menaiki taxi.


"Zanna."Ucap Laila melangkah masuk ke dalam rumah.


"Laila,sini masuk."Ucap Zanna berdiri dari duduknya dan berjalan menghampiri Laila.


"Ayo kita langsung makan saja,Mama sudah lapar."Ucap Mama Nia.


"Maaf ya Tan udah buat Om sama Tante nunggu Laila."Ucap Laila.


"Enggak apa-apa,yasudah ayo sekarang kita makan."Ucap Mama Nia tersenyum.


Akhirnya merekapun makan siang bersama.


"Oh iya,tadi katanya lo mau ngomong sesuatu Zanna sama gue.Mau ngomong apa?"Tanya Laila menatap Zanna.


"Lusa gue akan nikah sama Varo."Jawab Zanna tersenyum.


"Apa,Varo yang temen SMA lo itu?!"Tanya Laila terkejut,Zanna hanya mengangguk.





Sepanjang perjalanan pulang Laila hanya diam dan bengong,taxi terus melaju menuju rumah Laila.


Zanna akan menikah sama Varo,gue gak akan rela.Gue harus gimana ini,gue suka sama Varo tapi kenapa Varo malah akan menikah dengan Zanna'Batin Laila'


Tak lama kemudian taxi pun berhenti di depan rumah Laila,Laila segera membayar lalu keluar dari taxi.


Taxi pun melaju meninggalkan Laila,Laila melangkah masuk ke dalam rumah dengan perasaan yang hancur.


"Non Laila tidak apa-apa?"Tanya bi Narsih saat melihat Laila berjalan memasuki ruang tamu dengan pandangan kosong.


Laila duduk di sofa ruang tamu lalu menangis,Bi Narsih pun langsung duduk di samping Laila lalu memeluknya.


"Non Laila kenapa?"Tanya Bi Narsih khawatir.


"Hiks Bi,laki-laki yang Laila sukai dia hiks dia akan menikah."Jawab Laila sesenggukan.


"Yang sabar ya non,mungkin memang kalian memang tidak berjodoh."

__ADS_1


Laila langsung melepaskan pelukan bi Narsih dengan kasar dan menatap tajam Bi Narsih.


"Enggak bi,kami itu berjodoh.Cuma terhalang oleh seseorang aja,Laila berjodoh kok sama Varo!!!"Ucap Laila marah.


Bi Narsih pun jadi bingung harus apa dan mengatakan apa untuk menenangkan Laila.


Laila berdiri dari duduknya dan melangkah pergi ke dalam kamar,Bi Narsih pun mengejarnya.


Tapi Laila langsung menutup pintu kamarnya dan menguncinya.


"Non Laila buka pintunya!!!"Teriak Bi Narsih sambil mengetuk pintu kamar Laila.


Di dalam kamar


Laila mengamuk dan menghancurkan barang-barang yang ada di dalam kamarnya.


"Kenapa sih hidup gue menderita banget,Ayah sama ibu udah ninggalin gue.Cowok yang gue suka gak suka sama gue!!!"Teriak Laila benar-benar marah.


Beberapa hari kemudian


Tak terasa waktu begitu cepat berlalu,hari ini adalah hari pernikahan Varo dan Zanna yang diadakan di sebuah hotel berbintang.


Zanna terlihat sangat cantik dengan balutan gaun pengantin berwarna putih dan make up yang secukupnya.


Contoh gaun yang dikenakan oleh Zanna.



"Wahhh mbaknya cantik banget."Puji sang perias yang membantu Zanna berdandan dan merias Zanna.


"Mbaknya bisa aja,jadi malu saya."Ucap Zanna tersipu.


Tiba-tiba saja pintu kamar hotel yang dibuat Zanna bersiap-siap terbuka,terlihat Mama Nia dan Bunda Marissa berdiri di sana.


"Menantu Bunda cantik banget."Ucap Bunda Marissa melangkah masuk ke dalam,diikuti Mama Nia.


"Ayo Na kita keluar,sebentar lagi ijab kabul akan dilaksanakan."Ucap Mama Nia,Zanna mengangguk.


Akhirnya Zanna pun pergi keluar dari dalam kamar hotel menuju ballroom hotel dengan diapit oleh Mama Nia dan Bunda Marissa.


Sesampainya di ballroom hotel semua mata memandang kearah Zanna,cantik sekali.


Varo sampai tidak berkedip menatap Zanna,Zanna tersenyum menatap Varo.


"Zanna cantik banget ya."Ucap Keisha menoleh kearah Darren yang duduk di sampingnya.


"Iya sih,tapi menurut gue lo yang paling cantik."Ucap Darren menoleh kearah Keisha dan tersenyum.


"Iya dong."Ucap Keisha.


Zanna sudah sampai di pelaminan dan duduk di samping Varo.


"Btw,lo cantik juga ya."Ucap Varo berbisik ke telinga Zanna.


"Ehemmm."Ucap Bunda Marissa,Varo pun hanya nyengir menatap Bunda Marissa.


Acara ijab kabul pun dimulai,Varo mengucapkan ijab kabul dengan lantang dan sekali tarikan nafas tanpa salah sedikitpun.


"Sekarang kalian sudah sah menjadi pasangan suami istri."


Varo pun memasangkan cincin di jari manis tangan kanan Zanna,begitupun sebaliknya Zanna memasangkan cincin di jari manis tangan kanan.


Para tamu yang ada di sana pun bertepuk tangan dengan meriah dan penuh dengan kebahagiaan.

__ADS_1


__ADS_2