
"Bun enggak usah,Varo masih kuat kalau cuma jalan doang.Bunda lihat kan,Varo nafas aja kuat apalagi jalan."Ucap Varo benar-benar malu.
Sementara Ayah Nando menahan tawanya.
"Udah diem aja,nurut dan cepat duduk disini."Ucap Bunda Marissa mendudukkan Varo di kursi roda.
"Ayo sus dorong kursi rodanya dan antar kami ke ruang rawat VVIP ya."Ucap Bunda Marissa.
Suster itu pun mengangguk dan berjalan terlebih dahulu dengan mendorong kursi roda yang diduduki Varo,diikuti Ayah Nando dan Bunda Marissa yang berada di belakangnya.
Tak berselang lama mereka pun sudah sampai di depan pintu ruang rawat VVIP.
Ceklek
Suster itu pun membuka pintu ruang rawat itu dan berjalan masuk,suster itu pun berhenti di samping tempat tidur pasien.
"Ini ruangannya,saya akan panggil dokter untuk memeriksa anak bapak dan ibu."
"Baik sus."Ucap Ayah Nando.
Suster itu pun pergi dari ruangan Varo,Varo berdiri dari duduknya dan naik ke atas tempat tidur pasien lalu merebahkan tubuhnya.
"Kamu ngerasa pusing nggak Al?"Tanya Bunda Marissa.
"Enggak Bun."Jawab Varo berbohong.
Sebenarnya dia juga merasa sedikit pusing dan sangat lapar tapi dia tidak mau bilang pada Bunda Marissa karena dia tidak mau jika Bunda Marissa akan khawatir dan memperlakukannya seperti anak kecil.
"Kamu kemarin kemana Al kok gak pulang,Bunda khawatir banget tahu?"Tanya Bunda Marissa.
"Iya Bun,Varo minta maaf udah bikin Bunda khawatir.Kemarin Varo terkunci di dalam gudang, handphone Varo juga ada di dalam tas dan tasnya ada di bangku taman."Jawab Varo.
"Kamu ngapain sih Al ke gudang,nyari tikus?"Tanya Ayah Nando.
"Bukan Yah,Varo kemarin kan telat.Terus dihukum suruh bersihin taman,gudang,toilet,lapangan dan gudang.Pas bersihin gudang itu Varo terkunci."Jawab Varo.
"Ooo gitu."Ucap Ayah Nando singkat.
Ceklek
Pintu ruang rawat Varo terbuka,terlihat suster yang tadi dan seorang dokter perempuan berjalan masuk ke dalam.
"Saya periksa dulu ya pak Bu anaknya."Ucap dokter perempuan itu saat sudah berdiri di samping Varo.
"Iya sus."Ucap Ayah Nando.
Suster itu pun mulai memeriksa Varo.
"Anak bapak sama ibu demam,kelihatannya juga lemes banget."Ucap dokter itu setelah memeriksa Varo.
Akhirnya Varo pun dirawat di rumah sakit Permatasari di ruangan VVIP.
"Bapak atau ibu bisa menyelesaikan administrasinya sekarang?"Tanya suster itu saat sudah selesai memasang infus.Sementara dokternya sudah pergi.
__ADS_1
Varo juga sudah berganti baju dengan baju pasien.
"Bisa sus,bisa kok.Yah cepat selesaikan administrasinya."Ucap Bunda Marissa.
"Iya Bun."
"Kalau begitu saya permisi dulu,ayo pak."Ucap suster itu berjalan pergi dari ruangan Varo diikuti Ayah Nando di belakangnya.
"Kamu mau makan Al?"Tanya Bunda Marissa.
Varo hanya mengangguk.
Ayah Nando sudah selsai mengurus administrasinya dan sedang berjalan menuju ruangan Varo.
Ceklek
Ayah Nando membuka pintu ruangan Varo dan melihat pemandangan yang menggelikan.
•
•
•
Jam istirahat pun tiba
Keisha sedang berjalan menuju kantin sendirian,tapi saat dia melihat Santi berjalan ke arahnya Keisha menghentikan langkahnya.
"Mau ke kantin."Jawab Keisha.
"Lo tahu nggak Varo pergi kemana sama Zanna?"Tanya Santi tersenyum penuh arti.
"Enggak,emangnya mereka pergi kemana kok gue gak tahu.Bukannya dari kemarin Zanna belum pulang ya?"Tanya balik Keisha.
"Apa,Zanna belum pulang dari kemarin?!"Tanya Santi heboh.
Keisha hanya mengangguk.
"Gue tadi ketemu sama mereka berdua,Varo sama Zanna."
"Hah,serius.Dimana?"
"Tadi pagi di sekolah,tadi pas jam pelajaran kan gue pergi ke toilet.Pas gue baru keluar kelas gue lihat Varo lagi gendong Zanna yang pingsan,gue penasaran terus gue ikutin Varo.Ternyata di belakang gue ada pak Anam,gak jadi deh gue ikutin Varo."Jawab Santi.
"Kira-Kira kemana ya Varo sama Zanna pergi?"Tanya Keisha.
"Emmm kalau menurut gue sih pergi ke rumah sakit,soalnya Zanna kan pingsan."
"Iya sih,tapi di rumah sakit mana disini kan banyak rumah sakit."Ucap Keisha.
"Kalau itu gue gak tahu,coba lo tanya sama pak Anam.Masam pak Anam gak tahu."
"Yaudah,nanti coba gue tanya deh sama pak Anam."Ucap Keisha manggut-manggut.
__ADS_1
"Gue pergi dulu ya."Ucap Santi saat melihat Darren berjalan mendekat.
"Iya,thanks informasinya."
Santi berbalik badan dan melangkah pergi.
"Jangan deket-deket dan bicara sama sama Santi Sha."Ucap Darren yang sudah berdiri di belakang Keisha.
Keisha membalikkan badannya dan menatap Darren.
"Kenapa?"
"Hemmm lo tahu sendiri kan kalau Santi itu kerjaannya gosip dan nyebarin gosip yang enggak-enggak,gue cuma gak mau aja lo ikut-ikutan gosip kayak Santi."Jawab Darren.
"Iya gue tahu,cuma ini tadi Santi bilang kalau dia itu ketemu Varo sama Zanna."Ucap Keisha.
"Kapan?"
"Tadi pagi,katanya Varo sama Zanna lewat di depan kelasnya.Katanya pas Varo lewat itu dia lagi gendong Zanna yang pingsan."Jawab Keisha.
"Terus Varo sama Zanna pergi kemana?"
"Santi gak tahu,karena pas Santi mau ikutin Varo ada pak Anam."Jawab Keisha.
"Kalau menurut gue sih mereka pergi ke rumah sakit."
"Gue juga berfikir begitu,cuma kita kan gak tahu mereka pergi ke rumah sakit mana.Nanti gue coba tanya ke pak Anam."
"Ngapain tanya ke pak Anam Sha?"Tanya Darren.
"Karena pasti pak Anam tahu kemana Varo sama Zanna pergi,soalnya setelah Varo lewat itu ada pak Anam lewat di belakangnya Varo pas."Jawab Keisha.
"Gak yakin gue,tapi lo kan yang tanya ke pak Anam?"
"Iya,kalau gue nyuruh lo pasti lo juga gak mau.Payah banget lo."
"Bukan payah Sha,tapi gue cuma menghindari dari rasa sakit hati saat mendengar omongannya pak Anam."Ucap Darren.
"Emang omongannya pak Anam bikin lo sakit hati?"Tanya Keisha tersenyum.
"Ya enggak juga sih kalau gak dimasukin ke hati,makanya gue masukin ke telinga aja.Palingan berdenging sebentar lalu hilang,kalau dimasukkan ke hati bikin sakit hati dan membekas."Jawab Darren.
"Bisa aja lo."Ucap Keisha tertawa.
"Sssttt itu pak Anam lagi jalan kesini."Ucap Darren.
Keisha pun menoleh ke belakang dan benar saja,terlihat pak Anam sedang berjalan dengan menenteng 2 buah tas.
"Pak Anam Keisha mau ngomong sesuatu."Ucap Darren saat pak Anam berjalan melewati mereka.
Pak Anam menghentikan langkahnya dan menghadap ke arah mereka berdua.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE DAN BAGIKAN YA SUPAYA SAYA MAKIN SEMANGAT NULISNYA 🤗😍
__ADS_1