Kisah Cinta Zanna

Kisah Cinta Zanna
Buaya Darat


__ADS_3

Darren membayar pesanan mereka dulu lalu mengantar Zanna pulang.


Tak lama kemudian,Zanna sudah sampai di depan gerbang rumahnya dan turun dari motor Darren.


"Makasih Darren."Ucap Zanna tersenyum,Darren hanya mengangguk.


"Udah sana pulang,hati-hati di jalan."Ucap Zanna.


"Iya,gue pulang dulu."


Darren pun melajukan motornya meninggalkan rumah Zanna.


Hari ini Zanna sangat-sangat bahagia,ternyata selama ini Varo tidak menyukai Keisha.Zanna berharap mereka tidak berjodoh di masa depan.


Sementara itu


Sasya dan Rianti sedang duduk di sofa ruang tamu sambil menikmati minuman dingin mereka,hari ini Rianti membantu membersihkan rumah Sasya.


"Eh Sya,lo deket lagi sama Varo?"Tanya Rianti membuka pembicaraan.


"Enggak tuh,emang kenapa?"Tanya balik Sasya.


"Ya gak papa sih,lo gak ada niatan deketin Varo lagi.Atau kalau bisa rebut aja Varo dari Keisha."


"Enggak,apaan sih lo.Varo sama keluarganya tuh udah baik banget sama gue,gue gak mau ngelakuin hal-hal yang buruk lagi.Gue kan udah bilang sama lo,kalau gue pingin berubah jadi orang yang lebih baik."Ucap Sasya.


"Yaaa bukan gitu sih,cuma kalau gue lihat-lihat tuh Varo kayaknya masih suka sama lo.Belum move on,kalau lo deketin Varo terus.Pasti Varo bakalan milih lo dari pada Keisha."Ucap Rianti.


"Enggak,gue gak mau deketin Varo ataupun rebut dia dari Keisha.Semua ini salah gue,dulu gue udah ninggalin Varo dan menyia-nyiakannya.Terus kenapa sekarang gue harus mengejar Varo lagi,saat dia sudah memilih Keisha sebagai pacarnya.Atau mungkin pasangan hidupnya."Ucap Sasya menerawang jauh.


"Sya,please deh.Varo tuh sukanya sama lo,bukan sama Keisha.Titik."Ucap Rianti ngeyel.


"Lo ngeyel banget sih,lanjutin bersih-bersih yuk.Sesat dengerin omongan lo."Ucap Sasya beranjak berdiri diikuti Rianti yang mencibir,mereka pun kembali membersihkan rumah Sasya.


Keisha sudah sampai di rumahnya dan dia sedang menangis di kamarnya.


"Varo tega banget sih hiks sama gue hiks,dia lebih belain hiks.Sasya dari pada gue hiks."Ucap Keisha terbata-bata di depan cermin,dia pun memutuskan untuk pergi ke kamar mandi dan mencuci mukanya.


Ceklek


Saat Keisha keluar dari kamar mandi dia melihat Mamanya berdiri di ambang pintu masuk kamarnya.


"Makan siangnya sudah siap Sha."Ucap Mama Rita berjalan mendekati Keisha.


Keisha menundukkan kepalanya tak ingin Mama Rita melihat wajahnya.


"Kamu kenapa Sha,kok nunduk?"Tanya Mama Rita saat sudah berdiri di hadapan Keisha,Keisha menggeleng dengan masih menunduk.


Mama Rita memegang dagu Keisha dan mengangkat kepalanya.

__ADS_1


"Kamu kenapa Sha,kok kayak habis nangis gitu?"Tanya Mama Rita khawatir.


"Enggak kenapa-kenapa Ma."


"Enggak kenapa-kenapa kok nangis,cerita sama Mama.Kamu kenapa?"


Keisha langsung memeluk Mama Rita dan kembali menangis.


"Keisha hiks,Keisha bertengkar sama hiks sama Zanna Ma."Jawab Keisha berbohong.


Mama Rita pun membalas pelukan Keisha.


"Kenapa kalian bisa bertengkar?"Tanya Mama Rita,Keisha hanya menggeleng.


"Yaudah,gak usah kamu pikirin.Hari Senin kalian udah harus baikan,atau kalau enggak gini.Besok kan hari Minggu,kamu sama Zanna pergi keluar.Ke taman atau nonton gitu,terus kalian baikan deh."Ucap Mama Rita memberi ide.


Keisha hanya mengangguk.


"Udah,jangan nangis lagi.Sekarang kita makan siang."Ucap Mama Rita melepaskan pelukannya.


Keisha pun mengangguk,Keisha pun makan siang bersama Mamanya.


Malam harinya


Varo menghampiri Bunda Marissa yang sedang duduk di ruang keluarga sambil menonton tv setelah makan malam.


"Bunda."Ucap Varo dan duduk di samping Bunda Marissa.


"Ayah mana?"Tanya Varo.


"Lagi ke kamar mandi,ada apa?"Tanya balik Bunda Marissa tanpa mengalihkan pandangannya dari televisi.


"Varo mau nanya nih."


"Nanya apa?"


"Emmm,Bunda pernah marah sama Ayah?"Tanya Varo, kali ini Bunda Marissa menoleh ke arah Varo.


"Pernah,kenapa emang?"


"Kalau Ayah minta maaf sama Bunda,Bunda langsung maafin nggak?"Tanya Varo lagi.


"Enggak dong,ke enakan nanti Ayah kamu."


"Terus gimana Bun?"


"Bunda minta sesuatu dulu,atau kalau enggak Bunda hukum.Baru deh Bunda maafin,emang kenapa sih Al kok tanya-tanya gitu?"Tanya Bunda Marissa penasaran.


"Hehehe,enggak apa-apa Bun."Jawab Varo cengengesan.

__ADS_1


"Dia itu mau membujuk pacarnya yang sedang marah Bun."Sahut Ayah Nando tiba-tiba,Varo mendelik ke arahnya.


"Enggak Bun enggak,Ayah bohong kok."Ucap Varo panik,Bunda Marissa menatap Varo dan mengerutkan keningnya.


"Bohong dia Bun,pasti sekarang dia lagi marahan sama pacarnya.Makanya tadi tanya-tanya sama Bunda,pasti sekarang dia lagi mikirin cara buat membujuk pacarnya."Ucap Ayah Nando santai dan duduk di samping istrinya.


"Bener itu Al?"Tanya Bunda Marissa.


"Enggak Bun,itu gak bener."Jawab Varo.


"Kalau pun bener kamu udah punya pacar gak papa kok,wajar kan.Kamu tuh anak Bunda yang paling tampan,pasti banyak cewek yang suka sama kamu kan di sekolah?"Tanya Bunda Marissa tersenyum.


Varo melirik ke arah Ayah Nando,Ayah Nando pun menatap Varo.


"Iya dong Bun,Varo tuh terkenal di sekolah.Banyak cewek-cewek yang suka sama Varo,banyak juga yang antri jadi pacar Varo.Tapi Varo cuma milih satu di antara mereka semua."Jawab Varo bangga.


"Terus siapa nama pacar kamu?"Tanya Bunda Marissa.


"Emmm,Vaaaro gak bisa bilang sekarang Bun.Hehehe."Jawab Varo tak enak.


"Waaah itu pasti karena banyak pacarnya sampek lupa namanya,ckckck jadi buaya darat dia Bun.Marahin Bun marahin aja dia."Ucap Ayah Nando mengada-ada.


Bunda Marissa menoleh kesal ke arah suaminya dan mencubit pinggangnya dengan kesal.


"Aduuuhhh,sakit Bun lepasin.Ayah minta maaf,Ayah salah."


Bunda Marissa pun melepaskan cubitannya.


"Lagian,masak anaknya ganteng gini dibilang buaya darat.Kalau anaknya buaya,bapaknya juga buaya juga dong.Gitu?"Tanya Bunda Marissa kesal.


"Enggak Bun."Jawab Ayah Nando kutuk.


Varo pun tak menyia-nyiakan kesempatan,dia segera berdiri dari duduknya dan secepat kilat berlari meninggalkan ruang keluarga menuju kamarnya.


"Makasih Yah!!!"Teriak Varo saat sudah agak jauh.


Bunda Marissa pun mendengus sebal,sementara Ayah Nando hanya nyengir.


Keesokan harinya


Setelah sarapan Zanna mencuci baju dan seragamnya lalu setelah itu menjemurnya.


"Kamu hari ini gak keluar Na?"Tanya P.Subroto yang melihat Zanna sedang menonton tv di ruang keluarga dan duduk di sampingnya.


"Kemana Pa?"


"Yaaa kemana gitu sama Keisha."


"Enggak Pa,Keisha juga gak ngajak keluar.Zanna juga lagi malas keluar."Jawab Zanna.

__ADS_1


P.Subroto pun hanya manggut-manggut.


__ADS_2