
"Gue masuk dulu,thanks udah antar gue pulang."Ucap Zanna saat mobil Kevin berhenti di depan rumah Bu Rimbi.
"Iya sama-sama."Ucap Kevin tersenyum menatap Zanna.
Zanna hanya mencibir dan keluar dari dalam mobil Kevin,Kevin pun melajukan mobilnya meninggalkan Zanna.
"Itu tadi siapa Zanna?"Tanya Bu Rimbi saat melihat Zanna turun dari mobil,Bu Rimbi pun berjalan menghampiri Zanna.
"Oohh itu,temen kampus Zanna Bu."Jawab Zanna.
Bu Rimbi pun tersenyum dan mengangguk.
"Yaudah kalau gitu Zanna ke kamar dulu ya Bu."Pamit Zanna.
"Iya,istirahat yang cukup ya."
Zanna tersenyum dan mengangguk,Zanna pun melangkah pergi ke kamar kostnya.
Setelah sampai didalam kamar Zanna langsung pergi mandi,tak berselang lama setelah Zanna sudah selesai mandi dia merebahkan tubuhnya di atas ranjang.
Zanna mengambil handphonenya dan memandanginya.
"Gue telfon Laila aja deh,udah 1 minggu gue sama Laila gak saling kasih kabar.Gue juga pengen tahu gimana kabar ibunya Laila,semoga baik-baik aja."Gumam Zanna.
Zanna pun mencari kontak Zanna,setelah ketemu Zanna langsung menelfon nya.
Dering pertama tak diangkat,dering kedua baru diangkat.
"Hallo Zanna ada apa?"Ucap Laila saat sambungan telfon terhubung.
"Lo kapan balik lagi kesini,udah 1 minggu lho kita gak ketemu.Emangnya lo gak kangen sama gue?"Ucap Zanna.
"Kalau enggak besok,lusa gue balik lagi ke sana."
"Yaudah cepet kesini ya gue tunggu,oh iya btw gimana keadaan ibu lo?"Tanya Zanna.
"Ibu gue meninggal Zanna beberapa hari yang lalu,karena benturan di kepala waktu ibu gue jatuh di kamar mandi."Jawab Laila sedih.
"Lo yang sabar ya,lo do'a in aja supaya ibu lo tenang di sana."
"Iya Zanna pasti."
__ADS_1
Akhirnya merekapun mengobrol sampai jam makan malam tiba,merekapun mengakhiri pembicaraan hari ini.
Keesokan harinya
Hari ini Zanna pergi ke kampus dengan malasnya,karena pasti hari ini Zanna akan diantar pulang oleh Kevin.
"Apa hari ini gue gak usah ke kampus aja ya,daripada gue harus pulang sama Kevin lagi.Males banget gue."Gumam Zanna saat dia sudah setengah jalan lagi sampai ke kampus.
Zanna berbalik badan dan melangkah kembali ke kostnya,tapi dari kejauhan Zanna melihat sebuah mobil Lamborghini berwarna putih yang sedang melaju ke arahnya.
Zanna menyipitkan matanya melihat mobil itu.
"Itu kayak mobilnya Kevin,gue harus sembunyi ini."Gumam Zanna panik.
Zanna pun memutuskan untuk sembunyi di sebuah pohon besar yang ada di pinggir jalan.
Yang Zanna lihat itu memang mobilnya Kevin,hari ini Kevin berniat menjemput Zanna di kostnya dan mengajaknya berangkat ke kampus bareng.
Saat Kevin sampai di kost Zanna dia bertanya pada seorang ibu yang sedang menyapu teras rumahnya,ternyata ibu itu adalah Bu Rimbi.
Kevin bertanya kepada Bu Rimbi apakah Zanna ada,ternyata kata Bu Rimbi Zanna sudah berangkat kuliah dengan berjalan kaki.
Zanna bernafas lega saat melihat mobil Kevin sudah melaju melewatinya,tapi tiba-tiba saja ada yang memegang pergelangan tangannya.
Zanna menoleh ke samping,ternyata ada orang gila laki-laki yang memegang pergelangan tangannya.
Orang gila yang berpenampilan sangat berantakan,rambut gondrong,pakaian compang-camping yang dikenakannya,dan wajah yang sedikit menyeramkan.
"Sial,lepasin tangan gue."Ucap Zanna meronta.
Setelah tangannya terlepas Zanna keluar dari persembunyiannya dan berlari kearah jalan,tapi orang gila itu mengejar Zanna dan sekali lagi berhasil memegang pergelangan tangan Zanna.
"Tolong,tolong ada orang gila!!!"Teriak Zanna sekuat mungkin dan meronta-ronta.
Kevin yang dari kejauhan mendengar teriakan minta tolong pun menoleh ke spion mobilnya,Kevin menghentikan mobilnya dan melihat lebih jelas kearah spion.
"Zanna,ooo jadi tadi Zanna sembunyi pas lihat gue.Rasain lo ditangkap sama orang gila kan."Gumam Kevin tersenyum sinis.
Kevin pun keluar dari dalam mobil dan berjalan menghampiri Zanna.
Kevin pun bersandar santai di batang pohon besar tempat persembunyian Zanna tadi sambil memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celananya,Zanna pun menoleh ke samping saat merasa ada orang.
__ADS_1
"Kevin,Kevin tolongin gue."Ucap Zanna memohon menatap Kevin.
"Kalau gue gak mau."Ucap Kevin santai.
"Jahat banget lo,lo gak lihat apa ini orang gila pegang-pegang tangan gue.Kalau gue diapa-apain gimana!!"Ucap Zanna hampir menangis.
Zanna sudah takut sama orang gila ini,ini malah Kevin membuatnya kesal.
"Salah lo sendiri tadi lo sembunyi dari gue,kalau lo gak sembunyi gak bakalan kan lo ketemu sama orang gila itu."Ucap Kevin masih dengan nada santainya.
"Iya-iya gue minta maaf,tolongin kenapa."Ucap Zanna yang sudah menangis,Zanna pun berjongkok dan sambil menahan tubuhnya agar tidak tertarik.
Karena sekarang orang gila itu menarik kedua pergelangan tangan Zanna dengan kuat,Kevin berjalan menghampiri Zanna dan melepaskan tangan orang gila itu dari tangan Zanna dengan kasar.
Setelah terlepas Kevin pun membantu Zanna berdiri dan segera pergi dari sana.
Tapi tas Zanna ditarik oleh orang gila itu.
"Kevin tas gue!!!"Teriak Zanna yang malah lebih kencang menangis dan menarik tangan Kevin,Kevin berbalik badan dan berdecak kesal.
"Ini orang gila emang bener-bener gila ya."Gumam Kevin kesal.
Kevin pun menghampiri orang gila itu dan meninju pipinya dengan kuat sampai orang gila itu jatuh tersungkur,Kevin dan Zanna segera berlari menuju mobilnya Kevin.
Merekapun masuk kedalam mobil.
Badan Zanna gemetar dan dia masih saja menangis.
"Lo nangis?"Tanya Kevin santai dan menoleh kearah Zanna.
"Lo kira gue ini tertawa bahagia apa,ini semua gara-gara lo tahu nggak.Lo juga lihat kan tadi kalau orang gila itu pegang-pegang tangan gue,gue harus mandi sama kembang 7 rupa ini.Gue juga tadi baru aja selesai mandi tapi sekarang gue udah keringetan gara-gara habis tarik-tarikan sama orang gila itu,tangan gue juga sakit ini."Ucap Zanna mengomel dan menatap Kevin dengan nafas yang memburu.
Ini sih Zanna lebih galak dari mami gue'Batin Kevin'
"Gak sekalian aja lo mandi sama 7 sumber mata air sumur."Ucap Kevin pelan.
"Sekarang mendingan lo antar gue ke kost,gue mau mandi dan ganti baju."
"Kenapa lo gak pulang sendiri aja,gue mau pergi ke kampus."Ucap Kevin tersenyum jahil.
Zanna hanya diam dan menatap Kevin dengan puppy eyes nya.
__ADS_1