Kisah Cinta Zanna

Kisah Cinta Zanna
Jangan Macam-Macam


__ADS_3

"Lo tahu kan kalau itu kacang kulit,masak gue makannya ngadep tong sampah gitu.Jijik banget tahu,pasti tong sampahnya bau.Makanya ini gue keliling lapangan sambil makan kacang terus kulitnya gue buang,biar nanti gak numpuk di satu tempat sampahnya."Ucap Santi.


"Kenapa lo gak makan sekalian tuh kulitnya kalau gak mau buang ke tempat sampah,sekarang lo ambil itu kulit kacang yang berserakan lalu buang ke tempat sampah!"Perintah Zanna tegas.


"Ogah,di sini ada tukang kebun kan.Tugas tukang kebun itu bersih-bersih,kalau taman,lapangan dan lingkungan sekolah sudah bersih tukang kebun mau kerja apa."Ucap Santi kesal.


Yang mana itu membuat Zanna merasa sangat kesal,Zanna pun mencubit lengan Santi dengan sedikit di pelintir.


"Iiihhh,tapi masalahnya itu hari ini gue yang bersih-bersih.Mulai dari taman,toilet,lapangan terus dilanjut gudang."Ucap Zanna greget.


"Aauuu,lo apa-apaan sih.Sakit tahu!!"Teriak Santi menampel tangan Zanna lalu mendorongnya.


"Lo mau ajak gue berantem?!"


"Sebenernya enggak juga sih,tapi kalau lo nantangin gue ya ayo.Gue juga gak takut sama lo."Ucap Santi memasang kuda-kuda.


Zanna pun langsung menjambak rambut Santi,Santi pun balas menjambak Zanna.


Akhirnya mereka pun bertengkar sambil teriak-teriak saling mengatai.


Varo yang samar-samar mendengar suara teriakan pun mengedarkan pandangannya ke seluruh lapangan,saat Varo melihat Zanna Santi bertengkar dia pun langsung meletakkan sapu dan pengki nya lalu segera berlari mendekati mereka.


"Eh eh ini apa-apaan sih kalian kok bertengkar?!"Ucap Varo melerai keduanya dan berdiri di tengah-tengah.


"Dia dulu Al,masak lengan gue dicubit.Kan sakit."Ucap Santi dengan nafas yang naik turun.


"Enggak,dia dulu Al.Lihat ini,masak dia buang sampah sembarangan.Mana gue lagi yang harus ambil tuh sampah,ogah banget gue."Ucap Zanna tak mau kalah.


"Udah-udah,kalian jangan bertengkar.Santi,mendingan lo pergi deh daripada nanti kalian bertengkar lagi."Perintah Varo.


"Iya,yaudah kalau gitu gue pergi dulu."Ucap Santi melirik tajam Zanna lalu berbalik badan melangkah pergi.


Oh iya,tadi kan Zanna bilang kalau dia yang bersihin taman,toilet,lapangan dan gudang.toilet,yaaa gue akan kerjain lo Na karena tadi lo udah buat gue kesal dan marah'Batin Santi'


Santi tersenyum lebar dan langsung pergi ke toilet perempuan.


"Kita harus fokus bersihin nih lapangan terus lanjut bersihin gudang Na,gue udah capek pingin cepet-cepet pulang."Ucap Varo.


"Tapi gue gak mau ambilin itu sampah lagi,gue mau nyapu aja."Ucap Zanna kalem.


"Yaudah oke,lo nyapu gue yang ambilin itu sampah."


"Oke."Ucap Zanna manggut-manggut.


Mereka pun menjalankan tugas masing-masing.

__ADS_1


Sementara itu


Santi berdiri di depan pintu salah satu toilet dengan raut wajah yang sangat puas.


Dia bersedekap dengan santainya sambil tersenyum memandangi pintu toilet.


"Pasti nanti lo bakalan kena marah Na,makanya lo jangan macam-macam sama gue."Ucap Santi.


Tak lama terdengar bel masuk berbunyi,Santi pun segera pergi ke kelasnya.


Zanna dan Varo sudah selesai membersihkan lapangan,mereka sedang berjalan beriringan menuju gudang.


"Kalian,berhenti di sana!!!"


Tiba-tiba saja terdengar suara yang sangat tegas dari arah belakang,Zanna dan Varo menghentikan langkahnya dan berbalik badan.


Terlihat pak Anam berjalan mendekat dengan tatapan tajam.


"Perasaan tadi gue gak ngapa-ngapain deh."Gumam Zanna dengan pandangan lurus ke depan.


"Gue juga,apa jangan-jangan tadi pak Anam lihat lo bertengkar sama Santi?"Tanya Varo menduga-duga.


"Ah gak mungkin."


"Kalian!!"Ucap pak Anam yang sudah berdiri di hadapan Zanna dan Varo.


"Kalian mau kemana?!"


"Ke gudang pak,mau bersihin gudang."Jawab Zanna.


Sementara Varo hanya diam.


"Bersihin gudang,itu toiletnya belum kalian bersihkan!!"


Zanna dan Varo saling berpandangan setelah mendengar penuturan pak Anam,mereka pun menatap pak Anam dengan kesal.


"Toiletnya itu udah kami bersihkan pak semua."Ucap Zanna tak terima.


"Kalian jangan coba-coba bohong ya,orang barusan saya lihat toilet perempuan itu kotor!!"


"Siapa yang bohong pak,toiletnya itu udah kami bersihkan semua.4 toilet laki-laki dan 4 toilet perempuan."Ucap Zanna nyolot.


"Kalian mau bukti,ayo kita buktikan.Kita pergi ke toilet perempuan sekarang!!"Ucap pak Anam dan berjalan terlebih dahulu.


Zanna dan Varo mengikuti di belakang dengan perasaan was-was,penasaran dan heran.

__ADS_1


Was-was jika perkataan pak Anam benar soal toilet yang masih kotor,penasaran karena tadi mereka sudah membersihkan semua toilet masak udah kotor lagi dan heran siapa yang sudah mengotori toiletnya sungguh tak menjaga kebersihan.


Mereka sudah sampai di depan toilet perempuan,4 pintu terbuka dan memperlihatkan di dalamnya.


"Itu,kayak gitu katanya udah kalian bersihin.Kalian mau coba-coba bohongin saya ya?!"Ucap pak Anam emosi.


"Ta-tapi pak,itu tadi toiletnya udah dibersihin semua.Pasti ini ada yang sengaja mengotori toiletnya."Ucap Zanna kesal+heran.


"Gak ada alasan,sekarang kalian cepat bersihin itu sampai bersih!!!"Bentak pak Anam dan melangkah pergi.


"Ya ampun Al,tadi tuh toiletnya udah gue bersihin semua.Ulah siapa ini?"Tanya Zanna hampir menangis melihat kondisi toilet perempuan.


Air yang tumpah dan mengalir di mana-mana,sampah yang berserakan dan juga ada jejak sepatu yang seperti terkena lumpur.


"Udah lo jangan nangis,kita bersihin sama-sama."Ucap Varo menenangkan Zanna.


Zanna pun mengangguk,akhirnya mereka pun kembali membersihkan toilet perempuan..


Jam pulang sekolah pun tiba


Santi dengan senyumannya yang lebar berjalan menuju toilet perempuan.


"Hello,kok lo masih bersih-bersih sih Na.Gak pulang nih."Ucap Santi saat melihat Zanna masih membersihkan toilet.


Zanna menghentikan aktivitasnya dan menatap tajam Santi.


"Ini pasti ulah lo kan?!"Tanya Zanna marah.


"Kok lo nuduh gue sih,emang lo ada bukti?"


"Gak ada sih,cuma naluri gue bilang kalau lo yang ngelakuin ini semua."


Emang iya Na gue yang ngelakuin ini semua,rasain lo makanya jangan macam-macam sama gue'Batin Santi'


"Udah ah gue mau pulang aja,di sini gue terdzalimi."Ucap Santi dan melangkah pergi.


"Sana lo pergi,minggat sekalian dari sekolah ini!!"Teriak Zanna kesal.


Santi pun tak peduli dan terus melangkah pergi.


"Udah sih Na jangan marah-marah."Ucap Varo.


Zanna pun diam dan melanjutkan bersih-bersih.


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN,VOTE DAN BAGIKAN🤗

__ADS_1


JAGA KESEHATAN KALIAN SEMUA🤗😍


__ADS_2