
"Lo yang apa-apaan,lo itu ditanya nama malah jawab iya."Ucap Darren berbisik.
"Tadi kan Varo bilang,kalau Bundanya nanya gue jawab iya aja."Ucap Zanna juga ikut berbisik.
"Ya gak gitu juga kali Na,nanti dikira otak lo konslet lagi soalnya cuma bilang iya doang."
.
"Ya terus gue harus bilang apa?"Tanya Zanna masih berbisik.
Varo dan Bunda Marissa diam dan melihat Zanna sama Darren yang saling berbisik.
"Ya bilang nama lo,nama lo siapa."Jawab Darren kesal.
"Jadi,siapa nama kamu?"Tanya Bunda Marissa pada Zanna sekali lagi,Zanna dan Darren pun menatap Bunda Marissa.
"Zanna Kirania Tante,panggil aja Zanna."Jawab Zanna.
"Panggil saya Tante Marissa."
"Iya Tante Marissa."Ucap Zanna canggung.
"Yaudah kalau gitu,Varo sama Darren mau pergi ke taman dulu ya Bun."Pamit Varo.
"Ngapain ke taman?"Tanya Bunda Marissa mengerutkan keningnya.
"Mau menghias taman Bun,kayak dikasih lampu-lampu gitu supaya pesta kecil-kecilan nya itu meriah.Soalnya pestanya itu di taman Bun bukan di sekolah ataupun di lapangan sekolah."Jawab Varo.
"Bunda pikir di sekolah pestanya,yaudah kalau gitu kalian hati-hati ya."Ucap Bunda Marissa.
"Iya Bun,kalau gitu kami pergi dulu.Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam."Jawab Bunda Marissa dan Zanna bersamaan.
Varo dan Darren pun segera tancap gas pergi ke taman menggunakan motornya masing-masing.
"Kita mulai masak sekarang?"Tanya Bunda Marissa.
"Iya Tan."
"Kamu mau masak menu apa?"
"Terserah Tante aja,Zanna ngikut."Jawab Zanna.
"Emmm,gimana kalau kita masak makanan yang simpel dan sederhana tapi enak?"
"Iya deh Tan,Zanna ngikut aja."
"Yaudah,yuk kita ke dapur."
Mereka pun pergi ke dapur dan mulai memasak.
Sementara itu
Varo dan Darren sudah sampai di sebuah taman yang cukup asri dan indah tetapi sepi pengunjung,mereka pun memarkirkan motornya.
Mereka pun mulai menghias taman,mereka menghias sebuah pohon yang besar.
Batang pohon mereka hias dengan lampu tumblr warna-warni yang dililitkan,sementara dahan-dahan pohon mereka kasih lampu kecil berwarna kuning yang digantung-gantungkan.Dan juga,mereka menggelar tikar di bawah pohon itu.
__ADS_1
"Terlalu sederhana nggak sih,soalnya gue cuma kepikiran ide ini."Ucap Varo memandangi pohon yang baru saja mereka hias.
"Iya,tapi gak papa sih.Yang namanya membujuk orang itu harus dengan usaha sendiri,mau bagus,sederhana atau jelek.Yang penting kita kan sudah berusaha."Ucap Darren bijak.
"Iya juga ya."Ucap Varo manggut-manggut.
"Eh,udah jam berapa nih.Cepet jemput Zanna,gue udah laper nih."Ucap Darren.
Varo merogoh saku celananya dan mengambil ponselnya,dilihatnya sekarang sudah jam 8 malam.
"Udah jam 8,gue jemput Zanna dulu.Lo di sini aja ya."Ucap Varo dan buru-buru pergi.
Darren memandang kepergian Varo dalam diam,lalu Darren memandangi pohon yang baru saja mereka hias dengan senyuman sinis.
"Percuma Al lo minta maaf,kalau lo masih melakukan kesalahan yang sama."Gumam Darren.
Varo baru saja sampai di rumahnya dan langsung menuju dapur,sesampainya di dapur dia melihat Zanna sedang mencuci tangannya di wastafel.
"Udah selesai Na?"Tanya Varo tiba-tiba yang sudah berdiri di pintu dapur,Zanna menoleh dengan terkejut.
"Ngagetin aja lo."Ucap Zanna dan mematikan kran airnya,Varo tersenyum dan mendekat ke arah Zanna.
"Sorry,udah selesai masaknya?"
"Udah."Jawab Zanna.
"Kok gak telfon?"
"Ini baru mau telfon,tapi lo udah datang duluan."
"Pas deh kalau gitu,Bunda mana?"Tanya Varo.
"Lagi ke kamar mandi."Jawab Zanna.
"Iya Bun,kalau gitu Varo sama Zanna pergi dulu ya.Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam hati-hati."
"Zanna pergi dulu ya Tan."Pamit Zanna.
"Iya,hati-hati ya."Ucap Bunda Marissa tersenyum.
Zanna pun mengambil 2 tupperware yang ada di meja ruang makan lalu menyusul Varo ke halaman,mereka pun segera tancap gas ke taman.
Beberapa menit kemudian
Varo menghentikan motornya di depan sebuah toko bunga.
"Kita ngapain Al berhenti di sini?"Tanya Zanna.
"Bentar,gue mau beli bunga dulu."Jawab Varo.
Zanna pun turun dari motor Varo diikuti Varo.
"Bentar ya Na."
"Iya Al."
.
__ADS_1
Varo pun masuk ke dalam toko bunga,tak lama kemudian Varo keluar dari toko itu dengan membawa 1 buket bunga mawar merah yang sangat cantik.
Varo mengambil alih tupperware yang dibawa Zanna di tangan kanannya.
"Nih."Ucap Varo sambil menyodorkan buket bunga itu ke hadapan Zanna.
Zanna menatap buket bunga itu dengan mata yang berbinar-binar dan tersenyum lebar,dan jangan lupakan jantungnya.Jantung Zanna berdegup dengan sangat kencang.
•
•
•
Raka baru saja pulang bekerja,dia pun merebahkan tubuhnya di sofa ruang tamu.Lelah dan mengantuk,itu yang dirasakan Raka sekarang.
"Punya anak laki-laki satu-satunya,tapi gak mau bantuin orang tua kerja.Maunya cuma habisin uang doang."Gumam Raka pelan.
Raka pun tertidur di sofa dengan pakaian yang berantakan,bahkan sepatunya belum di lepas.
•
•
•
"Tolong bawain."Ucap Varo.
"A-apa?"Tanya Zanna melongo.
"Iya,ini tolong bawain buket bunga nya.Gue gak bisa dong nyetir sambil bawa bunga ini.Nanti buket bunga ini bakal gue kasih ke Keisha."Jawab Varo.
Yang mana jawaban Varo itu membuat suasana hati Zanna langsung mendung.
Zanna pun menerima buket bunga itu dengan tersenyum masam,mereka pun melanjutkan perjalanan menuju taman.
Gue pikir nih bunga buat gue,terlalu berharap itu emang gak baik ya'Batin Zanna'
Tak lama kemudian mereka sudah sampai di taman,Zanna turun dari motor Varo.
Zanna menatap kagum ke arah taman.
"Bagus banget,lo sama Darren yang hias taman ini?"Tanya Zanna masih merasa kagum.
"Bagus dari mana,jelek gitu."Jawab Varo memarkirkan motornya.
"Itu bagus,jelek dari mana sih?"Tanya Zanna kesal.
Varo pun membalikkan badannya,Varo juga menjadi kagum melihat hiasan taman itu yang berubah.
Lampu tumblr yang dililitkan di batang pohon tadi sudah tidak ada,lampu-lampu kecil berwarna kuning yang digantung-gantungkan tadi sudah tidak ada.
Diganti dengan lampu tumblr berwarna kuning yang saling di kait-kaitkan di dahan pohon.
Dan juga,ada 4 kursi kayu dan sebuah meja yang berada di bawah pohon itu dengan dikelilingi tanaman tumbuhan hijau.
Balon berwarna-warni yang tersebar di mana-mana,terlihat sangat meriah.
"Bengong aja,katanya jelek hiasannya."Ucap Zanna menatap Varo,Varo pun tersadar dari rasa kagumnya dan menatap Zanna.
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN BAGIKAN YA
SUPAYA SAYA SEMAKIN SEMANGAT NULISNYA😍🤗