Kisah Cinta Zanna

Kisah Cinta Zanna
1 Minggu Lagi


__ADS_3

"Oohh pergi liburan ya,kemana Bi?"Tanya Zanna.


"Kalau soal itu saya gak tahu ya."


"Yaudah deh bi kalau gitu,Zanna pulang dulu ya."Ucap Zanna,Bi Narsih mengangguk.


Akhirnya Varo dan Zanna pun memutuskan untuk pulang.


"Itu siapa ya tadi yang sama non Zanna,gak nanya juga aku tadi."Gumam Bi Narsih.





Mobil yang dikendarai Varo pun memasuki halaman rumah dan berhenti di sana.


Varo dan Zanna keluar dari dalam mobil dan melangkah masuk ke dalam rumah.


"Kalian sudah pulang?"Sapa Bunda Marissa yang berada di ruang tamu saat melihat Zanna dan Varo.


Bunda Marissa berdiri dari duduknya dan berjalan menghampiri Zanna lalu memeluknya.


"Kamu istirahat saja sana,di kamar Varo.Barang-barang kamu juga sudah ada di sana."Ucap Bunda Marissa dan melepaskan pelukannya.


"Yaudah Bun kalah gitu,kami ke kamar dulu."Ucap Varo.


"Iya."Ucap Bunda Marissa tersenyum.


Varo dan Zanna pun melangkah pergi ke kamar Varo.


Sesampainya di dalam kamar Zanna duduk di tepi ranjang,sementara Varo duduk di sofa.


"Al,lo gak nyuruh gue buat berhenti mengajar kan di kampus?"Tanya Zanna menatap Varo.


"Enggak,kapan gue bilang kalau lo harus berhenti mengajar."


"Ya bukan gitu,biasanya kan kalau seorang perempuan yang udah nikah dia itu akan berhenti bekerja dan mengurus rumah,suami dan anaknya."Ucap Zanna.


"Untuk sekarang gue gak nyuruh lo untuk berhenti mengajar,tapi gak tahu kalau nanti-nanti."Ucap Varo.


Zanna berdiri dari duduknya dan berjalan menuju balkon kamar.


Tring


1 pesan masuk ke dalam handphone Varo,Varo mengambil handphonenya dan melihat siapa yang sudah mengiriminya pesan.


Ternyata dari pihak rumah sakit yang mengiriminya pesan,di pesan itu tertulis jika Varo akan melakukan operasi 1 jam lagi.


Varo pun segera bersiap-siap,Zanna yang masuk ke dalam kamar pun heran melihat Varo yang sudah rapi dan wangi.


"Mau kemana?"Tanya Zanna.


"Gue harus pergi ke rumah sakit,ada jadwal operasi."Jawab Varo menatap Zanna.


"Oohh gitu,yaudah hati-hati."


"Cuma gitu doang?"


Zanna tersenyum dan langsung memeluk erat Varo,Varo pun balas memeluk Zanna.


Merekapun melepaskan pelukannya,Zanna mengantar kepergian Varo sampai ke teras depan.

__ADS_1


Varo pun pergi ke rumah sakit dengan mengendarai motornya.


"Zanna,mau buat kue bersama?"Tawar Bunda Marissa dan berjalan menghampiri Zanna.


"Iya Bun Zanna mau."


"Yasudah,ayo sekarang kita buat."Ajak Bunda Marissa.


Akhirnya Bunda Marissa dan Zanna pun membuat kue bersama.


Malam harinya


Setelah semuanya sudah selesai makan malam Zanna pun pergi ke dalam kamar,dia ingin tidur.


Varo yang sedang mengobrol dengan Ayah Nando dan Bunda Marissa di ruang tamu pun pamit pergi ke dalam kamar.


Sesampainya di dalam kamar Varo melihat Zanna yang sudah bersiap ingin tidur,Varo pun langsung memeluk Zanna dari belakang.


"Al,lo ngagetin aja sih."Ucap Zanna kesal.


"Gue akan jadiin lo milik gue seutuhnya malam ini,lo gak bakalan bisa lari lagi dari gue."Bisik Varo di telinga Zanna.


Varo membalikkan Zanna dan langsung mencium bibirnya,Zanna pun membalas ciuman Varo.


Dan jangan lupa tangan Varo yang sudah menerobos masuk ke dalam baju Zanna.


"Al."Ucap Zanna pelan dengan sorot mata yang sudah dipenuhi hawa nafsu.


Varo pun membaringkan Zanna ke atas ranjang dan langsung menindihnya,dan.....terjadilah apa yang seharusnya terjadi.


Dan mereka melakukan kegiatan panas mereka sampai hari akan menjelang pagi.





"Na bangun."Ucap Varo membangunkan Zanna.


Perlahan Zanna pun membuka kedua matanya dan menatap Varo yang berdiri di samping ranjangnya dengan pakaian yang rapi dan tercium juga parfum Varo.


"Bangun Na,lo ke kampus apa enggak."Ucap Varo saat melihat Zanna hanya bengong.


"Gue ngantuk Al."Ucap Zanna dan duduk lalu bersandar pada sandaran tempat tidur.


"Yaudah sekarang lo mandi setelah itu turun sarapan,atau lo mau gue mandiin?"Ucap Varo.


"Lo itu ngeselin,udah sana pergi."Ucap Zanna melirik tajam Varo.


"Iya iya gue pergi,gue tunggu di ruang makan."Ucap Varo dan melangkah pergi.


Perlahan Zanna pun turun dari atas ranjang dan melangkah masuk ke dalam kamar mandi.


Tak lama kemudian Zanna sudah selesai mandi,saat dia menoleh kearah ranjang terlihat ada bercak darah di sana.


Zanna jadi teringat kegiatannya kemarin bersama Varo,Zanna tersenyum sendiri.


Zanna pun mengganti seprainya dengan yang baru,setelah itu pergi ke ruang makan.


Sesampainya di ruang makan Zanna pun langsung sarapan bersama dengan yang lain.


Setelah sarapan satu persatu merekapun bubar,Ayah Nando berangkat ke rumah sakit terlebih dahulu.

__ADS_1


Disusul Zanna dan Varo pergi,Varo pun mengantarkan Zanna ke kampus dengan menaiki motornya.


"Al,gue ngantuk banget ini."Ucap Zanna saat di perjalanan lalu memeluk Varo dan menyandarkan kepalanya di punggung Varo.


"Kalau ngantuk tidur."Ucap Varo santai.


"Lo ngeselin Al."Ucap Zanna.


Tak lama kemudian motor yang dikendarai Varo pun berhenti di depan bangunan kampus,Zanna pun turun dari motor Varo.


"Nanti siang kita makan di rumah."Ucap Varo.


"Iya,lo jemput gue disini kan?"


"Iya,yaudah sana lo masuk."Ucap Varo,Zanna pun langsung melangkah masuk ke dalam kampus tanpa basa-basi.


Varo hanya menggelengkan kepalanya dan melajukan motornya meninggalkan kampus menuju ke rumah sakit.


Ngomong-ngomong soal Dimas,Dimas sudah beberapa hari yang lalu berhenti mengajar di kampus.


Mungkin Dimas membutuhkan waktu untuk menyembuhkan hatinya,Dimas juga tidak ingin bertemu lagi dengan Zanna makanya dia memutuskan untuk berhenti mengajar di kampus tempat Zanna mengajar.


Siang harinya


Zanna duduk di halte yang berada tak jauh dari kampus tempat dia mengajar,Zanna sedang menunggu Varo yang katanya akan menjemput Zanna sebentar lagi.


"Udah lama?"Ucap Varo saat sudah memberhentikan motornya di depan Zanna.


"Enggak."Jawab Zanna dan langsung naik ke atas motor Varo.


Varo pun segera melajukan motornya menuju rumah.


Tak berselang lama merekapun sudah sampai di rumah,ternyata ada Darren dan Keisha di sana.


"Zanna!"Ucap Keisha senang melihat Zanna,Zanna menghampiri Keisha dan tersenyum.


"Yaudah ayo kita makan siang sekarang,setelah itu gue mau ngomong sesuatu."Ucap Varo membuat mereka penasaran.


"Ngomong apa?"Tanya Zanna.


"Ada deh,yaudah ayo masuk."Ucap Varo.


Akhirnya mereka semua pun masuk ke dalam rumah dan sarapan bersama dengan Bunda Marissa dan Ayah Nando juga.


Tak berselang lama merekapun sudah selesai makan.


"1 minggu lagi kita akan berangkat ke Eropa."Ucap Varo,semua yang ada di sana pun memandang kearah Varo.


"Jadi pergi ke Eropa ya?"Ucap Zanna.


"Jadi dong,bukannya lo sendiri yang bilang kalau kita pergi ke Eropa aja."Ucap Varo.


"Padahal waktu itu gue cuma asal bicara."Ucap Zanna cengengesan.


"No problem Na,yang penting kita pergi liburan.Pokoknya kita nanti di sana harus bersenang-senang dan foto-foto yang banyak."Sahut Keisha semangat.


"Iya,seru juga ya.Jangan lupa nanti juga fotoin gue yang bagus."Ucap Zanna tak kalah semangat.


Varo dan Darren hanya diam dan saling pandang.


"Kasihan."Gumam Ayah Nando sambil menatap Varo dan Darren bergantian.


Varo pun menatap kesal ke arah Ayahnya.

__ADS_1


__ADS_2