Kisah Cinta Zanna

Kisah Cinta Zanna
Bertemu Teman Baru


__ADS_3

Sesampainya Zanna didepan bangunan kampus dia berdiri sambil memandangi bangunan kampus itu,bangunan kampus yang sangat bagus dan kokoh.


Gue harus fokus kuliah,masa depan udah ada didepan mata gue'Batin Zanna'


Zanna melangkah mendekati kampus itu tanpa memperhatikan jalannya.


Brukkk


Zanna pun menabrak seseorang,sampai seseorang itu terjatuh.


"Aduh sorry ya,gue gak sengaja."Ucap Zanna sedikit panik dan membantu seorang perempuan yang dia tabrak berdiri.


"Sorry ya,gue gak sengaja tadi."Ucap Zanna sekali lagi.


"Iya,gak papa kok."Ucap gadis itu tersenyum menatap Zanna.


Hemmm,gadis yang cantik natural,baik,pendiam mungkin'Batin Zanna'


"Nama gue Zanna Kirania,panggil aja Zanna."Ucap Zanna menyodorkan tangan kanannya.


"Nama gue Laila Lestari,panggil aja Laila."Ucap gadis itu yang ternyata adalah Laila namanya,Laila pun menjabat tangan Zanna.


"Lo ambil jurusan apa?"Tanya Zanna dan melepaskan jabat tangan mereka.


"Farmasi,kalau lo?"Tanya balik Laila dengan rasa canggung dan ragu.


"Kimia,gue mau jadi dosen kimia yang galak."Ucap Zanna mencoba melucu agar tidak ada rasa canggung diantara mereka berdua.


"Bisa aja,jangan galak-galak nanti muridnya kabur lho."Ucap Laila tersenyum sekilas.


"Eh,kalian mahasiswi baru ya disini?"Tanya seorang laki-laki tiba-tiba,sepertinya itu kakak senior.


"Iya kak,ada apa ya."Ucap Zanna.


"Ayo cepat masuk kedalam,mau ada pengarahan."Ucap kakak senior itu.


"Iya kak."


Zanna dan Laila pun masuk kedalam kampus.



Visual Laila Lestari.


Setelah kegiatan hari pertama masuk kuliah selesai.


Zanna mengajak Laila untuk makan di sebuah warung makan bakso yang tak jauh dari kampus,setelah memesan Zanna dan Laila pun duduk berhadapan.

__ADS_1


"Lo berasal dari kota mana?"Tanya Zanna membuka pembicaraan sambil menunggu pesanan mereka datang.


"Gue dari desa,gue pergi ke kota ini untuk kuliah."Jawab Laila.


"Oohh dari desa,enak banget ya kayaknya tinggal di desa?"


"Enak juga,pemandangannya bagus,udaranya sejuk,dan yang pasti udaranya bersih."Jawab Laila.


"Iya,kalau disini kan biasanya udah terkena polusi ya."


"Tapi dimana pun kita tinggal,di desa atau di kota tetap enak kok.Tergantung kitanya,suka tinggal dimana."Ucap Laila.


"Kok kalau gue lihat-lihat lo kayak beda gitu ya,lo kayak kalem,baik dan pendiam mungkin."Ucap Zanna.


"Masak sih?"


"Iya,apa emang lo tipe orang yang pendiam?"Tanya Zanna.


"Sebenarnya enggak juga sih,mungkin karena gue belum kenal banyak sama orang-orang baru jadi makanya kayak pendiam gini.Lo orang pertama yang gue kenal di kampus."Jawab Laila.


"Baiklah,tapi setelah ini dan seterusnya kita harus punya lebih banyak teman.Kalau perlu 1 kampus kita kenal semua."Ucap Zanna.


Laila hanya tersenyum dan mengangguk.


Tak lama kemudian pesanan Zanna dan Laila pun datang, merekapun makan dengan hening.


Tak berselang lama merekapun sudah selesai makan.


"Eh enggak usah,gue bayar aja."Ucap Laila tak enak dan berdiri dari duduknya.


"Udah gak papa,anggap aja traktiran gue ini sebagai tanda pertemanan kita."


"Yaudah kalau gitu,makasih ya."


"Iya,mendingan sekarang lo tunggu diluar aja gue mau bayar dulu."Ucap Zanna.


Laila pun melangkah pergi keluar dari warung dan menunggu Zanna,setelah membayar Zanna pun menghampiri Laila.


"Ayo pulang."Ucap Zanna dan melangkah pergi,diikuti Laila.


"Lo kost kan,kost dimana?"Tanya Zanna ditengah perjalanan mereka.


"Dekat kampus kok,gue pilih yang murah aja."Jawab Laila.


"Oohh gitu,kapan-kapan mampir ya ke kost gue.Atau kalau enggak gue aja yang ke kost lo."


"Iya."Ucap Laila tersenyum.

__ADS_1


Merekapun berpisah ditengah jalan dan menuju kostnya masing-masing.


"Baru pulang Zanna?"Tanya Bu Rimbi yang sedang menyiram tanaman didepan rumah saat melihat Zanna memasuki kawasan kost.


"Iya Bu."Ucap Zanna tersenyum dan berjalan mendekati Bu Rimbi.


"Bagaimana tadi di kampus,lancar?"Tanya Bu Rimbi.


"Alhamdulillah lancar Bu,Zanna juga udah punya teman baru,Laila namanya."


"Yasudah kalau begitu,kamu istirahat saja sana.Pasti capek kan."Ucap Bu Rimbi yang sungguh sangat perhatian kepada Zanna.


"Iya Bu,yaudah kalau begitu Zanna pergi ke kamar dulu."Ucap Zanna dan melangkah pergi.


Sesampainya di dalam kamar Zanna menaruh tasnya di atas ranjang lalu Zanna pun pergi mandi,setelah selesai mandi Zanna pun merebahkan tubuhnya yang terasa sangat lelah di atas ranjang.


Setelah beberapa saat Zanna merebahkan tubuhnya,Zanna bangun dan melepas charger handphonenya.


Setelah itu Zanna mengotak-atik handphone barunya,Zanna memasukkan kartu handphonenya yang dulu kedalam handphone barunya.


Setelah semua selesai Zanna pun video call Darren,dering pertama langsung diangkat oleh Darren.


"Hallo Na,ada apa lo video call gue?"Tanya Darren dengan raut wajah yang mengantuk dan suara yang terdengar sangat malas saat sambungan video call terhubung.


"Lo baru bangun tidur ya,emangnya lo gak ke kampus hari ini?"Tanya Zanna.


"Ke kampus,ini baru pulang.Gue ini baru akan tidur tapi lo malah video call gue,kalau bukan lo yang video call gue gak bakalan gue angkat."


"Lo jangan tidur dulu,sebentar lagi kan jam makan malam.Makan dulu setelah itu baru lo tidur."Ucap Zanna.


"Wiihh,perhatian banget nih.Lo ada apa video call gue,kangen?"Tanya Darren dan tertawa.


"Gue cuma mau bilang sama lo,kalau tadi tuh gue ketemu sama teman baru di kampus.Laila namanya."


"Hemmm,iya terus?"


"Ya gue kayak gimana gitu rasanya,Laila itu kayak pendiam,kalem dan lugu mungkin."Ucap Zanna.


"Lho lo gimana,nyaman nggak temenan sama dia?"


"Nyaman-nyaman aja sih,cuma kalau gue ngobrol sama Laila dia itu kayak masih merasa canggung dan kaku gitu.Jadinya kan gue malah ikut kayak canggung juga gitu,gimana coba."Ucap Zanna.


"Mungkin karena kalian belum akrab aja,kalau kalian udah lama berteman dan akrab pasti Laila juga gak merasa canggung lagi."


"Iya juga sih,eh gimana di kampus lo.Gue tebak,pasti di sana banyak cewek-cewek cantik ya.Hati-hati lo naksir sama mereka."Ucap Zanna.


"Semua cewek yang ada di dunia ini cantik,tapi menurut gue Keisha cewek yang paling cantik diantara mereka semua."Ucap Darren bangga.

__ADS_1


"Menurut gue juga Varo adalah cowok yang paling tampan di dunia,baik,tajir,pintar,tidak som-."


"Nah kan ngelantur,kalau udah soal Varo lo pasti mau curhat kan."Ucap Darren memotong perkataan Zanna.


__ADS_2