
Tak lama kemudian pintu ruang rawat Zanna terbuka,terlihat Mama Nia dan P.Subroto melangkah masuk ke dalam.
"Na."Ucap Mama Nia tersenyum.
"Ma,lihat."Ucap Zanna sambil menunjukkan baby Al.
"Lucunya,Mama mau gendong."
Zanna pun memberikan baby Al kepada Mama Nia.
"Papa mau gendong,ini."Ucap Varo memberikan baby El kepada P.Subroto.
P.Subroto pun menggendong baby El dan diajaknya jalan-jalan hanya di ruangan itu.
"Ini namanya siapa?"Ucap Mama Nia sambil memandangi baby Al.
"Aleta Quenby Elvina Oma."Sahut Bunda Marissa.
"Kalau yang ini?"Ucap P.Subroto.
"Chandra Dipta Elio opa."Sahut Ayah Nando.
Mereka semua pun tertawa.
"Al."Panggil Zanna pelan dan langsung memeluk Varo.
"Makasih ya sayang,udah kasih anak yang lucu-lucu dan sehat."Ucap Varo pelan dan balas memeluk Zanna.
•
•
•
Keesokan harinya
Saat baru bangun tidur Sasya langsung pergi ke kamar mandi,Sasya pun memuntahkan isi perutnya di wastafel yang ada di dalam kamar mandi.
Ikbal yang samar-samar mendengar Sasya muntah pun langsung bangun dan menghampiri Sasya di kamar mandi.
"Kenapa?"Tanya Ikbal sambil memijit tengkuk Sasya,Sasya hanya menggeleng.
Sasya pun membasuh mulut dan tangannya lalu diam sejenak.
Ikbal masih berada di belakang Sasya,tiba-tiba saja Sasya pingsan.
"Astaga."Ucap Ikbal terkejut dan langsung menangkap tubuh Sasya.
Ikbal langsung menggendong Sasya dan akan membawanya pergi ke rumah sakit,saat melewati ruang tamu Ikbal berpapasan dengan Indri.
"Itu Sasya kenapa?"Tanya Indri khawatir dan mendekat.
"Ikbal juga enggak tahu ma."Jawab Ikbal yang panik.
"Pucat banget Sasya,cepat kamu bawa ke rumah sakit.Dani biar Mama yang antar ke sekolah."Ucap Indri,Ikbal mengangguk.
Ikbal pun segera membawa Sasya ke rumah sakit dengan menggunakan mobil yang dikemudikan sendiri oleh Ikbal.
Tak berselang lama mobil yang dikemudikan Ikbal pun berhenti di parkiran rumah sakit Bintang Harapan.
Ikbal segera menggendong Sasya dan melangkah masuk ke dalam rumah sakit,Ikbal pun meminta pertolongan kepada dokter untuk segera memeriksa Sasya.
__ADS_1
"Selamat ya pak,istrinya sedang mengandung dan usianya baru 1 bulan."Ucap dokter perempuan yang memeriksa Sasya.
Hamil,padahal baru sekali gue sama kak Sasya eh maksudnya Sasya ngelakuin hal itu setelah menikah tapi langsung hamil.Dulu gue juga pernah memperkosa Sasya sekali dan dia langsung hamil Dani,hebat juga ya gue mainnya'Batin Ikbal'
Sasya pun terbangun dari pingsannya dan berusaha untuk duduk,Ikbal pun membantunya.
"Kepala gue pusing."Gumam Sasya.
"Selamat ya Bu,ibu sedang mengandung dan usianya baru 1 bulan."Ucap dokter itu mengulangi perkataannya tadi.
"Saya akan buatkan resep vitamin untuk ibu dan juga pengurang rasa mual."Ucap dokter itu berlalu pergi.
"Gue hamil."Ucap Sasya pelan dan menatap Ikbal.
"Maaf."Ucap Ikbal pelan.
Sasya hanya menggeleng dan tersenyum,Sasya pun langsung memeluk Ikbal.
Ikbal dengan ragu pun membalas pelukan Sasya.
"Jangan pernah tinggalin gue sama Dani."Ucap Sasya lirih.
"Enggak,gue gak akan meninggalkan kalian."Ucap Ikbal.
Sementara itu
Rianti,Riko dan juga kedua orang tua Riko berziarah ke makam Bima.
Edward juga ikut tapi sedang digendong oleh Rina.
Rianti berjongkok di samping makam Bima dan menaburkan bunga di atas gundukan tanah itu.
"Pa,maafin kesalahan Rianti ya.Papa yang tenang di sana,papa juga sudah punya cucu Edward namanya."Ucap Rianti pelan sambil memegang batu nisan yang bertuliskan Bima.
Riko pun ikut berjongkok di samping Rianti dan merangkulnya.
"Papa sudah tenang di sana,jangan sedih.Masih ada gue,Mama sama papa dan Edward yang selalu ada di samping lo."Ucap Riko pelan.
Rianti menatap Riko dan tersenyum.
Merekapun akhirnya pulang.
•
•
•
"Selamat ya Na."Ucap Keisha dan memeluk Zanna.
Hari ini Keisha dan Darren datang mengunjungi Zanna di rumah sakit.
"Thanks ya udah datang."Ucap Zanna.
Merekapun melepaskan pelukannya.
"Siapa aja Na nama anak lo?"Tanya Keisha.
"Yang laki-laki namanya Chandra Dipta Elio,kalau yang perempuan namanya Aleta Quenby Elvina."Jawab Zanna.
"Bagus namanya,gue mau gendong dong."Ucap Keisha,Varo pun menyerahkan baby El kepada Keisha.
__ADS_1
Sementara baby Al sedang digendong oleh Mama Nia,Vania sendiri sedang digendong oleh Darren.
"Lucu dan tampan,bagaimana jika Vania dijodohkan dengan anak lo ini?"Ucap Keisha.
"Boleh,nanti kita bakalan jadi besan."Ucap Zanna tersenyum.
"Al."Panggil Darren pelan.
"Iya?"Ucap Varo menoleh kearah Darren.
"Vania aja masih umur 1 bulan,masak udah dijodohin."Bisik Darren.
"Iya,apalagi anak gue yang baru lahir kemarin.Ada-ada aja emang mereka."Bisik Varo.
Sore hari
Ayah Nando dan P.Subroto pun datang ke rumah sakit,Keisha dan Darren masih belum juga pulang mereka masih betah disini bersama dengan baby El dan baby Al.
"Waahh ada Keisha."Ucap P.Subroto.
"Hehehe iya om."
"Keisha udah dari tadi siang ada disini lho pa,dia gak mau pulang."Ucap Zanna.
"Habisnya seru banget disini."Ucap Keisha.
Akhirnya merekapun mengobrol sampai jam makan malam tiba.
Baby El dan baby Al serta Vania sudah tidur dan mereka bertiga pun ditidurkan di dalam box bayi yang berada di sebelah ruang rawat Zanna dan hanya dibatasi oleh selembar kain.
"Udah malam,kita makan malam dulu yuk."Ajak Keisha.
Semua yang ada di sana pun mengangguk setuju.
Akhirnya mereka semua pun makan malam dengan canda dan tawa,Varo dan Zanna pun saling menatap dan tersenyum.
"Gue cinta banget sama orang yang namanya Alvaro,gue gak mau kehilangan dia."Ucap Zanna menatap Varo.
Varo tersenyum menatap Zanna lalu memeluknya.
"Gue juga cinta banget sama yang namanya Zanna,dan gue gak akan meninggalkan dia dan juga Elio serta Aleta."Ucap Varo pelan.
"Romantisnya,disini ada yang iri lho."Ucap Keisha.
"Iya nih,apalah daya kita semua yang hanya numpang di bumi dan lihat kemesraan mereka berdua."Sahut Darren.
Mereka semua yang ada di sana pun tertawa,Varo dan Zanna melepaskan pelukannya dan tersenyum saling tatap.
~TAMAT~
***Akhirnya Kisah Cinta Zanna tamat.
Terima kasih yang sudah mendukung karya saya yang jauh dari kata sempurna ini sampai sekarang,terima kasih yang sudah memberikan like,komen,vote dan hadiahnya.
Saya juga mau minta maaf yang sebesar-besarnya kepada para readers yang sangat tidak puas dengan tulisan saya,dari segi bahasa ataupun penulisan yang masih ada kekeliruan saya mohon maaf.
Sekali lagi saya minta maaf jika cerita saya ini kurang memuaskan dan bikin greget,terima kasih juga untuk kepada readers yang sudah mendukung Kisah Cinta Zanna.
Jangan lupa mampir ke cerita kedua saya yang berjudul My Step Mother (Ibu tiriku)
Yang insyaallah akan segera saya tulis,tenang aja kali ini pakai panggilan aku kamu kok hehehe...
__ADS_1
Jangan lupa mampir di cerita kedua saya ya,love you🤗😘***