
"Kalau kakak mau curhat,curhat aja.Gue dengerin."Ucap Ikbal menatap Keisha.
"Gue bingung mau mulai darimana kalau mau curhat,intinya hati gue sakit banget karena orang yang gue cintai selama ini gak cinta sama gue.Gue gak ada artinya apa-apa di mata dia."Ucap Keisha sedih dan memandang lurus ke depan.
"Dia emang gak cinta sama kakak,tapi ada gue yang selalu cinta sama kak Keisha."Ucap Ikbal memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya.
"Maksud lo?"Tanya Keisha menatap Ikbal heran.
"Gue cinta sama kakak,mungkin ini terdengar seperti lelucon atau hanya kata-kata untuk nenagin kakak.Tapi jujur,gue suka sama kakak waktu kakak jenguk gue di rumah sakit dan itu pertemuan pertama kita."Jawab Ikbal menatap Keisha.
Keisha hanya diam dan mendengarkan ucapan Ikbal.
"Kakak tenang aja,gue gak nuntut kakak harus membalas cinta gue.Karena gue tahu cinta kakak cuma buat pacar kakak yang tidak mencintai kakak.Dengan kakak tahu kalau gue suka sama kakak,gue udah lega banget."Ucap Ikbal.
Tak lama terdengar bel masuk berbunyi.
Keisha pun berdiri dari duduknya.
"Udah bel,gue pergi ke kelas dulu."Ucap Keisha tanpa menatap Ikbal dan melangkah pergi dari taman.
Ikbal hanya menghela nafas melihat kepergian Keisha,Ikbal berdiri dari duduknya dan pergi ke kelasnya.
Jam pulang sekolah pun tiba.
"Gue pulang dulu ya Na."Ucap Keisha dan melangkah pergi keluar kelas.
"Keisha kenapa Na kok pulang duluan gak sama lo,kalian bertengkar?"Tanya teman perempuannya Zanna yang satu kelas dengannya.
"Oh enggak kok,mungkin Keisha lagi capek aja jadi pengen segera pulang."Jawab Zanna.
"Oohh gitu,yaudah gue pulang dulu ya."Ucap teman Zanna dan melangkah pergi.
Zanna pun juga memutuskan untuk pulang.
Darren dan Varo sedang ada di parkiran.
"Eh Al,tadi Keisha gimana?"Tanya Darren pura-pura tak tahu.
"Ya gimana lagi,Keisha udah tahu semuanya.Jadi gue bilang aja kalau gue gak cinta sama Keisha,melainkan sama Sasya."
"Keji amat lo,pasti hati Keisha sakit banget menerima kenyataan kalau lo gak cinta sama dia tapi sama Sasya."Ucap Darren.
"Kenyataan itu memang pahit kan."
"Terus apa rencana lo selanjutnya?"Tanya Darren.
"Tunggu aja,sebelum kita lulus lo bakalan tahu."Jawab Varo menaiki motornya dan melajukan nya meninggalkan parkiran sekolah,diikuti Darren.
Malam harinya
Zanna dan Mama Nia sedang menyiapkan makan malam di meja makan,sementara P.Subroto sedang duduk-duduk di ruang tamu.
__ADS_1
"Zanna,ada teman kamu di depan."Ucap P.Subroto menghampiri Zanna di ruang makan.
"Siapa pa?"Tanya Zanna.
"Darren,udah cepat sana kamu temuin dia."Jawab P.Subroto.
Zanna pun berjalan pergi ke ruang tamu,sesampainya di sana dia melihat Darren sedang duduk di sofa.
"Darren,ngapain lo kesini?"Tanya Zanna.
"Yuk ikut gue."Ucap Darren berdiri dari duduknya.
"Kemana?"
"Ada deh,ikut aja lo bakalan tahu nanti."Jawab Darren.
"Yaudah,gue izin dulu."Ucap Zanna.
Zanna pun izin ke mama dan papanya untuk pergi bersama Darren,Mama Nia dan P.Subroto pun mengizinkannya karena mereka yakin Darren bisa menjaga Zanna.
"Lo gak ganti baju dulu,lo mau keluar pakai baju tidur?"Tanya Darren.
"Enggak,gini aja gue males ganti."
"Yaudah kalau gitu,yuk kita pergi."
Akhirnya merekapun pergi ke suatu tempat yang Zanna tidak tahu akan kemana Darren membawanya pergi.
"Lo bakalan tahu sebentar lagi."Jawab Darren.
Tak lama kemudian motor Darren berhenti di depan sebuah warung sate yang pernah Zanna kunjungi bersama Darren waktu itu,dan ini kedua kalinya Zanna kesini bersama Darren juga.
"Wahh gue udah 2 kali kesini,dan itu juga lo yang ajak."Ucap Zanna turun dari motor Darren.
"Baiklah,ayo kita masuk ke dalam."Ucap Darren setelah memarkirkan motornya dan melangkah masuk ke dalam warung diikuti Keisha di belakangnya.
Darren memesan sate sementara Zanna memilih tempat duduk,setelah memesan Darren pun duduk di hadapan Zanna sambil menatapnya.
"Kenapa?"Tanya Zanna.
"Enggak,enggak ada apa-apa.Gue cuma mau kasih tahu lo kabar baik."
"Kabar baik apa?"Tanya Zanna penasaran.
"Nanti aja kita makan dulu."Jawab Darren saat melihat si penjual sedang berjalan ke mejanya sambil membawa 2 porsi sate.
Penjual itu menyajikan sate di hadapan Darren dan Zanna setelah itu berlalu pergi.
"Ada kabar baik apa sih?"Tanya Zanna.
"Nanti aja ceritanya,makan dulu."
__ADS_1
"Makan sambil cerita aja deh,kan bisa."Ucap Zanna mendesak.
"Kalau makan itu gak boleh sambil bicara Zanna."
"Iya gue tahu,cuma gue udah penasaran banget sama kabar baiknya."
"Sabar,kita makan dulu baru habis itu cerita."Ucap Darren dan mulai makan.
Zanna hanya mencibir dan mulai makan.
Tak berselang lama mereka pun sudah selesai makan.
"Cepat cerita."Ucap Zanna yang sungguh tak sabar.
"Varo udah bilang sendiri ke Keisha kalau dia gak cinta sama Keisha tapi sama Sasya."
"Terus-terus,mereka putus gitu?"Tanya Zanna kepo.
"Yaaahh gue gak tahu."Jawab Darren nyengir.
"Gak seru tahu nggak,udah ah gue mau pulang."Ucap Zanna kesal dan berdiri dari duduknya diikuti Darren.
"Jangan marah dong Na,gue kan emang gak tahu."Ucap Darren mencoba membujuk Zanna agar tidak marah padanya.
"Iya-iya gue gak marah,udah sekarang lo cepet bayar.Udah semakin malam,gue harus pulang."Ucap Zanna.
Darren pun membayar 2 porsi sate pesanannya setelah itu mengantar Zanna pulang.
Beberapa minggu kemudian
Besok adalah hari pengumuman kelulusan untuk siswa kelas 12 SMA Cempaka Putih.
Malam hari pukul 7,Varo izin kepada kedua orang tuanya untuk pergi keluar sebentar.
"Mau kemana sih Al kamu,udah malam juga."Ucap Bunda Marissa.
"Sebentar aja Bun,boleh ya."Ucap Varo memohon.
"Yaudah iya,hati-hati di jalan."Ucap Bunda Marissa.
Varo menyalami tangan kedua orang tuanya setelah itu segera pergi ke rumah Darren dengan menaiki motornya.
"Pak Damar,Darren nya ada?"Tanya Varo pada pak Damar satpam di rumah Darren saat Varo sudah berhenti tepat di depan gerbang rumahnya Darren.
"Ada,silahkan masuk."Jawab pak Damar membukakan gerbang untuk Varo.
"Tolong panggilin aja ya pak,saya buru-buru soalnya."
"Baik kalau begitu,sebentar saya panggilkan."Ucap pak Damar dan berlalu pergi untuk memanggil Darren.
Tak lama kemudian Darren datang menghampiri Varo sendirian.
__ADS_1
"Ada apa Al?"Tanya Darren saat sudah berdiri di samping Varo yang menaiki motornya.