
"Iya,emmm tapi boleh kan gue simpen nomor lo."Ucap Zanna.
"Boleh kok,gue juga bakalan simpen nomor lo."Ucap Varo.
Zanna mengangguk,panggilan video pun terputus.
Zanna senyum-senyum sendiri menatap handphonenya,Zanna mencari kontak Darren lalu menelfon nya.
Dering pertama langsung diangkat oleh Darren.
"Iya hallo Na ada apa,gue ngantuk banget pengen tidur.Besok gue kuliah pagi nih."Ucap Darren.
"Gue cuma mau bilang makasih sama lo,gue seneng banget bisa lihat Varo walaupun dari handphone."Ucap Zanna tulus.
"Iya sama-sama,yang penting lo seneng."
"Tadi lo bilang apa ke Varo kalau lo mau video call gue dan ajak gue gabung sama kalian?"Tanya Zanna.
"Gue cuma bilang kalau gue itu juga udah lama gak hubungi lo,jadi gue pengen ajak lo gabung sama gue dan Varo."
"Terus Varo bilang apa waktu itu?"
"Dia cuma bilang iya,Varo kan juga udah lama gak lihat lo."
"Yaudah kalau gitu,gue tutup dulu ya telfonnya.Lo bisa tidur nyenyak."Ucap Zanna dan mematikan sambungan telfon.
Zanna pun menyimpan nomor Varo.
"Kevin gue mau pulang,gue udah sembuh."Ucap Zanna dan menoleh kearah Kevin.
Dilihatnya Kevin sudah tidur,Zanna hanya menghela nafas lalu merebahkan tubuhnya dan tidur.
Keesokan harinya
Zanna sudah bangun dari tidurnya dan sedang duduk bersandar.
"Kevin mana,kok dia gak ada."Gumam Zanna saat melihat kearah sofa yang kosong,lalu Zanna menoleh kearah pintu kamar mandi yang tertutup.
"Apa lagi ada di kamar mandi ya."Gumam Zanna.
Zanna pun turun dari ranjang dan berjalan kearah kamar mandi.
Tok
Tok
Tok
"Kevin,lo ada di dalam ya!!"Ucap Zanna,tapi tak ada jawaban.
Perlahan Zanna pun membuka pintu kamar mandi,ternyata kamar mandinya pun kosong tidak ada Kevin di sana.
"Kevin kemana sih,masak dia ninggalin gue sendirian disini."Gumam Zanna.
Ceklek
__ADS_1
Zanna pun menoleh kearah pintu,terlihat Kevin yang sudah rapi melangkah masuk ke dalam ruang rawat Zanna.
"Ngapain Zanna?"Tanya Kevin saat melihat Zanna berdiri di depan pintu kamar mandi.
"Nyariin lo."Jawab Zanna menoleh kearah Kevin.
"Di kamar mandi?"
Zanna mengangguk.
"Gue udah sembuh,gue mau pulang."Ucap Zanna.
"Iya,lo mau sarapan dulu apa gimana?"
"Gue mau langsung pulang aja."Ucap Zanna,Kevin pun mengangguk.
Zanna pun bersiap-siap untuk pulang.
•
•
•
"Kevin gue minta maaf ya kemarin gue bertamu nggak sopan banget,gue gak ada nyapa mami lo."Ucap Zanna saat di perjalanan menuju kostnya dan menoleh kearah Kevin.
"It's ok gak papa,mami gue maklumin kondisi lo.Cuma lain kali lo harus ke rumah gue lagi."Ucap Kevin menoleh kearah Zanna sekilas lalu menatap ke depan.
"Iya gak papa."Ucap Zanna manggut-manggut.
"Thanks ya udah anterin gue,besok aja ya gue kuliah."Ucap Zanna menatap Kevin.
"Iya,yaudah kalau gitu lo istirahat aja."Ucap Kevin tersenyum menatap Zanna.
Zanna mengangguk dan segera keluar dari dalam mobil,tak lupa Zanna juga membawa tasnya.
Kevin pun segera melajukan mobilnya menuju kampus.
"Zanna!"Ucap Bu Rimbi yang sedang duduk di kursi teras sambil menangis,ditemani oleh 2 perempuan penghuni kost yang berdiri di samping kiri dan kanan Bu Rimbi.
Zanna pun berjalan mendekati Bu Rimbi,Bu Rimbi berdiri dari duduknya dan langsung memeluk Zanna saat Zanna sudah berdiri dihadapannya.
"Zanna astaga,kamu dari mana saja kok enggak pulang kemarin.Ibu bingung nyariin kamu di kamar kok enggak ada,ibu tanya ke penghuni kost yang lain juga enggak ada yang tahu kamu ada dimana dan pergi kemana."Ucap Bu Rimbi.
"Maafin Zanna ya Bu udah buat Bu Rimbi khawatir,kemarin Zanna nginep di rumah temen Zanna."Ucap Zanna merasa bersalah karena sudah membuat Bu Rimbi khawatir.
"Jadi lo yang namanya Zanna?"Tanya salah satu perempuan itu dengan nada judes,mukanya emang cantik sih tapi terlihat judes.
Zanna dan Bu Rimbi pun melepaskan pelukannya.
"Iya kak."Jawab Zanna dan menatap perempuan itu.
"Lain kali kalau nginep di rumah temen atau pergi itu bilang dulu dong sama Bu Rimbi,kasihan itu Bu Rimbi khawatir sampek nangis gitu."Ucap perempuan itu masih dengan nada judes.
"Iya kak maaf,lain kali Zanna gak akan kayak gini lagi."Ucap Zanna kesal.
__ADS_1
Ngeselin banget senior satu ini'Batin Zanna'
"Sudah sudah enggak apa-apa,yang terpenting sekarang Zanna sudah pulang dalam keadaan baik-baik saja."Ucap Bu Rimbi melerai.
Zanna tersenyum menatap Bu Rimbi,sementara perempuan judes itu hanya memutar kedua bola matanya malas.
"Yaudah Bu kalau gitu,kami pergi ke kampus dulu udah mau telat ini."Ucap perempuan yang satunya lagi tersenyum menatap Bu Rimbi lalu menatap Zanna,Zanna pun balas tersenyum dan mengangguk.
"Iya,kalian hati-hati ya."Ucap Bu Rimbi.
2 perempuan itu pun melangkah pergi dari sana.
"Kamu enggak pergi ke kampus?"Tanya Bu Rimbi menatap Zanna.
"Enggak Bu,besok aja Zanna kuliah hehehe."Jawab Zanna cengengesan.
"Ya sudah kalau begitu,ayo sarapan sama saya saja di rumah.Enggak ada penolakan."
"Baiklah."Ucap Zanna.
Zanna dan Bu Rimbi pun sarapan bersama di rumah Bu Rimbi.
Siang harinya
Zanna sedang merebahkan tubuhnya di atas ranjang.
"Varo."Gumam Zanna tersenyum bahagia.
Zanna mengambil handphonenya yang berada di sampingnya dan mencari kontak Laila,setelah ketemu Zanna pun menelfon nya.
Dering pertama dan kedua tak diangkat,dering ketiga baru diangkat.
"Iya hallo Zanna ada apa,gue lagi sibuk ini."Ucap Laila dengan nada suara tidak ramah.
"Oohh lo lagi sibuk ya,emangnya lo lagi ngapain?"
"Gue lagi kerja."
"Wahh lo udah dapet kerja,kerja dimana dan jadi apa?"Ucap Zanna yang ikut bahagia mengetahui jika Laila sudah bekerja.
"Gue kerja di sebuah restoran,jadi pelayan."
"Selamat ya,gue ikut seneng dengernya."
"Iya Zanna makasih,yaudah kalau gitu gue tutup dulu telfonnya."Ucap Laila dan langsung mematikan sambungan telfon sepihak tanpa menunggu jawaban dari Zanna.
Zanna pun menatap layar handphonenya.
"Laila kayaknya sibuk banget,kok Laila kayak berubah gitu ya."Ucap Zanna,Zanna pun memutuskan untuk tidur.
Sore harinya
Sasya sedang mengemasi pakaiannya dan memasukkannya ke dalam tas besar dan koper,Sasya akan pergi ke Singapura besok pagi.
Sasya ingin melupakan kejadian buruk yang sudah menimpanya,Sasya akan pergi ke Singapura membuat lembaran baru dan membangun keluarga yang bahagia hanya berdua bersama dengan anaknya.
__ADS_1