Kisah Cinta Zanna

Kisah Cinta Zanna
Pasar Malam


__ADS_3

Malam Minggu pun tiba


Zanna sudah siap pergi ke pasar malam,dia sedang menunggu Keisha di ruang tamu.


"Jadi keluar?"Tanya Mama Nia dan duduk di sofa di hadapan Zanna.


"Jadi Ma,nah itu mereka udah datang.Zanna pergi dulu Assalamualaikum."Ucap Zanna dan menyalami tangan Mama Nia.


"Waalaikumsalam hati-hati."Jawab Mama Nia dan mengantar Zanna sampai ke teras.


Zanna membuka gerbang dan menutupnya kembali lalu masuk ke dalam mobil Varo,Varo pun melajukan mobilnya menuju pasar malam.


"Btw,lo cantik banget ya malam ini."Ucap Darren sengaja ingin membuat Zanna kesal,Zanna pun meliriknya dengan tajam.


"Dasar buaya."Cibir Zanna,Keisha dan Varo yang mendengarnya pun tertawa.


"Hahaha,bener tuh Na.Darren emang buaya,jago ngegombal lagi."Ucap Varo.


"Siapa yang buaya,gue juga gak jago ngegombal kok.Ngarang lo ya "Ucap Darren tak terima.


"Gombalan lo basi tahu nggak."Timpal Keisha.


"Diem kalian, emang siapa yang niat gombalin Zanna.Ih dasar."Ucap Darren kesal.


Tak lama mereka pun sudah sampai di pasar malam,Varo memarkirkan mobilnya.


Setelah itu mereka keluar,Keisha dan Varo langsung berjalan dahulu sambil bergandengan tangan dan masuk ke dalam pasar malam.


Zanna yang melihatnya pun merasa sangat kesal, tiba-tiba saja Darren menggandeng tangannya.


"Apaan sih lo."Ucap Zanna sewot dan melepaskan tangannya.


"Ya kali aja lo harus digandeng,dituntun gitu supaya nanti gak tersesat di dalam pasar malam."Ucap Darren santai.


"Lo kira mau nyebrang apa,pakek dituntun segala."Ucap Zanna kesal dan berjalan terlebih dahulu masuk ke dalam pasar malam,Darren pun mengikuti Zanna dari belakang.


Saat mereka masuk,mereka melihat Keisha dan Varo sedang main pancing ikan-ikanan bersama anak kecil yang lain.


"Dasar bocah,kalau ikannya kena pancing juga gak bisa di makan."Gerutu Zanna,Darren yang mendengarnya pun hanya mengangkat bahunya acuh.


"Lihatnya biasa aja kali."Ucap Darren saat melihat Zanna menatap tajam ke arah Keisha dan Varo,bahkan terkesan melotot.


"Terserah gue dong, mata-mata gue.Ribet amat lo jadi orang."Ucap Zanna ketus.


"Udah deh jangan lihatin mereka,lebih baik sekarang kita keliling.Sambil beli apa gitu."Ucap Darren.


"Ogah."

__ADS_1


Akhirnya mereka pun hanya diam dan berdiri tak jauh dari tempat Keisha sama Varo,dan itu terjadi selama 30 menit.


"Ck udah deh,hidup lo itu membosankan banget sih."Ucap Darren yang mulai bosan dan kesal.


."Mending hidup gue membosankan dari pada hidup lo,penuh penderitaan "


"Eh,enak aja.Hidup gue bahagia tahu."Ucap Darren tak terima.


"Lha emang hidup lo doang yang bahagia,hidup gue jauh lebih bahagia dari pada lo."Balas Zanna emosi.


"Nah kan marah,emang siapa yang bilang kalau hidup lo itu gak bahagia Zannnnaaa?"Tanya Darren menahan kesal.


"Tadi kan lo yang bilang kalau hidup gue membosankan,otomatis gak bahagia kan itu artinya."


"Ah udah deh,sekarang lo ikut gue."Ucap Darren mengalah dan menggenggam jari-jemari Zanna.


"Mau ngapain sih kita kesini?"Tanya Zanna seraya melepaskan tangannya dari genggaman Darren.


"Mau ngemis,ya mau makan lah."Jawab Darren dengan nada kesal,Zanna pun senyum-senyum.


"Oh gitu,yaudah gue minumnya es teh ya."Ucap Zanna ramah dan menarik sebuah kursi plastik lalu mendudukinya.


"Pak,mie ayam 2 sama minumnya es teh manis 2."Ucap Darren dan duduk di hadapan Zanna.


"Siap,ditunggu ya."Jawab si penjual mie ayam.


"Makasih pak."Ucap Zanna ramah sambil tersenyum lebar.


"Sama-sama,selamat menikmati mbak,mas."Si penjual pun undur diri.


"Muka lo ramah banget Na,ngeri gue lihatnya "Ucap Darren bergidik.


"Yeeee si Darren,muka gue dari lahir selain cantik tuh udah kelihatan ramahnya.Nih ya saking ramahnya gue,orang bisu aja gue ajak ngobrol."Ucap Zanna asal sambil mengaduk-aduk mie nya.


"Terserah elu deh Na."


"Oh iya,ini lo kan yang bayar."Tanya Zanna curiga.


"Iya gue yang bayar,udah makan."


Mereka pun menyantap mie ayam yang sangat lezat dan es teh manis yang nikmat.


Zanna makan dengan lahap,karena tadi dia belum makan malam saat akan berangkat ke pasar malam.Jadi sekarang dia merasa sangat lapar.


"Duarrrr."


"Uhukk!!"

__ADS_1


"Uhukk!!"


Zanna tersedak karena dikejutkan oleh suara Keisha yang mengagetinya.


"Ini,ini minum."Ucap Darren seraya menyodorkan gelas yang berisi es teh,Zanna menerima dan meminumnya.


Bersamaan dengan itu Keisha menepuk punggung Zanna sedikit lebih keras karena tidak tahu jika Zanna akan minum,sehingga Zanna menyemburkan teh yang diminumnya.


"Aduh sorry Na gue gak tahu."Ucap Keisha panik.


"Eh busyet,lo kayak dukun aja sembur-sembur."Ucap Darren sambil mengusap wajahnya,karena Zanna menyembur ke arahnya.


"Gue,uhukk uhukk sorry uhukk."Ucap Zanna sambil menepuk-nepuk dadanya,wajahnya sampai memerah.


Tak lama Zanna pun berhenti batuk.


"Anak setan,untung gue gak mati kesedak!!"Ucap Zanna emosi,sehingga beberapa orang menoleh ke arah mereka.


"Y-ya sorry Na,gue gak ada maksud."Ucap Keisha lirih.


"Udah deh,gue mau pulang."Ucap Zanna kesal dan beranjak pergi.


"Susul Zanna Ren!"Perintah Varo,Darren pun menyusul Zanna.


"Gue bener-bener gak ada maksud buat bikin Zanna marah Al."Ucap Keisha lirih.


"Udah gak papa,Zanna cuma marah sebentar kok.Besok pasti dia udah gak marah lagi."Ucap Varo menenangkan Keisha dan memeluknya dari samping.


"Kok gue takut ya lihat Zanna marah,baru kali ini dia marah sama gue selama berteman hampir 3 tahun."Ucap Keisha memandang Varo yang sungguh tampan.


"Udah tenang aja,Zanna pasti udah gak marah lagi besok."Ucap Varo tersenyum dan melepaskan pelukannya.


"Permisi mbak mas,ini makanan sama minumannya belum dibayar."Ucap penjual mie tadi.


Sialan,si Darren belum bayar.Tahu gitu gue suruh dia bayar dulu tadi Batin Varo'


"Ini pak uangnya,ambil aja kembaliannya."Ucap Varo sambil menyodorkan uang berwarna biru,setelah itu dia dan Keisha pun pergi dari sana dan memutuskan untuk pulang.


"Na tunggu Na."Ucap Darren dan berhasil meraih tangan Zanna.


"Apaan sih,lepas."


"Gue tahu Na,lo bukan marah karena Keisha kagetin lo.Tapi lo marah karena kebersamaan Varo sama Keisha kan?"Tebak Darren dan membalikkan badan Zanna,Zanna menatap dalam mata Darren.


Mereka sedang berdiri di trotoar,dan masih dekat dengan pasar malam.Tiba-tiba saja Zanna memeluk Darren dan menangis.


"Hati gue sakit Ren lihat mereka berdua bahagia,melihat mereka terus bersama.Hati gue sakit Ren."Ucap Zanna lirih,saking lirihnya membuat Darren meneteskan air matanya.Buru-buru dia menghapusnya.

__ADS_1


__ADS_2