
"Eh itu lho,Rianti kan masih SMA dan tahu sendiri kan kalau Lina Mamanya Rianti udah meninggal 2 tahun yang lalu.Jadi kadang Rianti suka nangis kalau ingat Mamanya."Jawab Bima cepat.
Bima tadi juga tidak terlalu memperhatikan wajah Rianti yang lesu,mata sembab dan terlihat sangat sedih.
"Bener begitu Rianti?"Tanya Rina mengelus lembut rambut Rianti yang sebahu.
"Iya Tan."Jawab Rianti.
"Sudah-sudah,kita makan dulu habis itu ngobrol."Ucap Bima,mereka pun sarapan dengan hening.
Sesekali Rianti dan Bima saling tatap dengan tajam,Bi Laras yang melihat Rianti dari dapur pun merasa iba dan sedih terhadap apa yang menimpa Rianti.
•
•
•
Keisha sudah sampai di depan gerbang rumah Zanna.
TIN
Mama Nia yang kebetulan ada di halaman pun membukakan gerbang untuk Keisha,Keisha melajukan mobilnya memasuki halaman dan segera memarkirkan mobilnya lalu segera keluar dari mobil dan membantu Mama Nia menutup gerbang.
"Pagi Tan."Keisha menyalami tangan Mama Nia.
"Pagi,dah lama ya kamu gak kesini."Ucap Mama Nia tersenyum.
"Hehehe iya nih Tan,oiya Zanna lagi ngapain?"Tanya Keisha.
"Gak lagi ngapa-ngapain,ayo masuk ke dalam."Jawab Mama Nia dan berjalan lebih dulu,Keisha mengambil tupperware di dalam mobil lalu menyusul Mama Nia.
"Na,ini ada Keisha.Mama mau masak nasi goreng dulu."Ucap Mama Nia saat melihat Zanna duduk di ruang tamu sambil main hp.
"Eh gak usah Tan,ini Keisha bawain nasi goreng."Ucap Keisha sambil mengangkat tupperware nya,Zanna meliriknya cuek.
"Waaah makasih ya Sha,tapi Tante tetep harus masak."Ucap Mama Nia senang dan menerima tupperware nya.
"Sama-sama Tan."
Mama Nia tersenyum dan pergi ke dapur,Keisha pun melirik Zanna yang cuek dengan kehadirannya.
"Emmm Na,gue minta maaf soal yang kemarin."Ucap Keisha pelan dan menundukkan kepalanya dengan posisi yang masih berdiri,Zanna pun meletakkan handphone nya di atas meja.
"Iya gue maafin."
__ADS_1
"Serius,makasih ya."Ucap Keisha senang,Zanna hanya tersenyum sedikit,Keisha pun duduk di sebelah Zanna.
"Na,lo pernah janji sama gue."Ucap Keisha,Zanna mengerutkan keningnya berfikir.Sepertinya Zanna merasa tidak pernah janji apapun pada Keisha.
"Janji apaan,gue lupa?
"Lo kan janji mau ngejelasin soal Sasya yang selingkuhin Varo itu lho."Jawab Keisha cemberut.
"Ooo itu,jadi ceritanya tuh gue-."
"Zanna,Keisha ayo sarapan.Makanannya udah siap."Ucap Mama Nia tiba-tiba dan berjalan kembali menuju dapur,Keisha dan Zanna saling pandang.
"Nanti aja deh ceritanya,kita sarapan dulu."Ucap Zanna beranjak berdiri dan berjalan menuju dapur.
"Yaudah deh."Ucap Keisha mengikuti Zanna ke dapur dengan malas.
"Sini-sini duduk."Ucap Mama Nia.
Keisha dan Zanna pun duduk berdampingan dan berhadapan dengan Mama Nia.
"Nahhh,ini nasi goreng buatan Tante Sha.Kalau ini buatan Keisha Na,ini di piring Tante setengah nasi goreng buatan Keisha setengah buatan Tante."Ucap Mama Nia sambil membagikan piring masing-masing dan menjelaskannya.
"Kok bengong,ayo makan."Ucap Mama Nia saat melihat Zanna dan Keisha hanya diam saja.
•
•
•
"Rianti,kamu ngobrol dulu sama Riko ya.Tante,Om sama Papa kamu mau ngobrol soal pernikahan kalian.Walaupun masih lama,tapi kami ingin memastikan kesiapan semuanya."Ucap Mama Rina pada Rianti saat selesai sarapan.
"A-apa gak terlalu cepat Tan ngomongin soal pernikahan?"Tanya Rianti pelan dan menundukkan kepalanya.
"Enggak dong Rianti,supaya nanti kalau kamu sudah lulus SMA tinggal nikah.Dan gak perlu memikirkan ini dan itu."Sahut Bima cepat dengan nada bicara yang lembut.
"Kamu gak keberatan kan calon mantu?"Tanya Raka menatap Bima tajam.
"Tentu saja tidak."Jawab Bima cepat,dia tahu arti tatapan itu.Jika Rianti tidak mau menikah dengan Riko,maka hutangnya yang sangat banyak itu tidak akan di bayarkan.
"Ya sudah kalian ngobrol dulu,kami akan ke ruang tamu."Ucap Rina,mereka bertiga pun menuju ruang tamu meninggalkan Rianti dan Riko di ruang makan.
15 menit berselang
Tak ada obrolan di antara mereka berdua,Riko sibuk dengan handphonenya seakan Rianti tak ada di situ.
__ADS_1
Rianti yang mulai bosan pun beranjak dari duduknya.
"Dasar perempuan gak tahu diri lo."Ucap Riko tiba-tiba,Rianti pun menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya.
"Maksud lo apa ngomong kayak gitu?!"Tanya Rianti sedikit emosi.
Riko hanya tersenyum sinis,beranjak dari duduknya dan berjalan menghampiri Rianti yang sedang berdiri dengan tatapan tajam.
"Gue mau tanya,kenapa lo mau nikah sama gue.Gue aja sebenarnya gak mau nikah sama lo?"Tanya Riko pelan dan mendekatkan wajahnya pada Rianti,Rianti pun mundur dan berusaha untuk tidak gugup.
"Karena Papa pu-punya hutang banyak,makanya gue harus ni-nikah sama lo.Sebenarnya gue juga gak mau nikah sama lo."Jawab Rianti gugup.
"Sudah kuduga,dari tampangnya aja udah meyakinkan kalau Bima-ups maksud gue calon mertua gue itu mata duitan."Ucap Riko mengejek.
"Gue ke atas dulu."Rianti pun segera pergi ke kamarnya dengan sedikit berlari.
Riko hanya mengangkat bahunya acuh dan berjalan menuju ruang tamu untuk menghampiri orang tuanya.
"Kamu pasti udah ajarin Riko bagaimana caranya berbisnis bukan?"Tanya Bima saat melihat Riko datang dan duduk di samping Mamanya.
"Dia selalu menolak saat akan aku ajari berbisnis."Jawab Raka menghembuskan asap rokoknya.
"Mengapa kau tidak mau nak,belajarlah berbisnis.Nanti kau akan menjadi pengusaha muda yang sukses,umurmu masih 20 tahun.Perjalannanmu masih panjang."Ucap Bima sok bijak.
"Aku lebih suka berfoya-foya,berpesta,beli ini dan itu,pergi kesana kemari bersama teman-temanku.Tapi tidak sampai berhutang."Ucap Riko santai.
Sialan anak ini,berani sekali dia menyindirku.Kalau saja dia bukan anak orang kaya,udah ku tebas mulutnya'Batin Bima'
"Pak Bima,maafin ucapan anak saya Riko ya."Ucap Rina tak enak hati, sementara Riko hanya cuek.
"Gak papa santai aja,namanya anak muda.Masih suka bersenang-senang sama temannya."Jawab. Bima berusaha menahan kekesalannya.
"Baiklah,Rianti dan Riko akan menikah setelah Rianti lulus sekolah.Dan kamu menyetujui itu,kamu cukup menyiapkan Rianti sebaik mungkin karena saya gak mau ada drama kabur-kaburan.Kami pulang dulu."Ucap Raka beranjak dari duduknya diikuti Rina dan Riko.
"Baiklah, hati-hati di jalan."
•
•
•
"Om Subroto kemana Tan?"Tanya Keisha saat sudah selesai sarapan.
Jangan lupa like,komen,vote dan bagikan ya
__ADS_1