Kisah Cinta Zanna

Kisah Cinta Zanna
Laila Kembali


__ADS_3

"Gemes banget gue Zanna sama lo,pengen gue makan."Ucap Kevin.


"Enak aja lo mau makan gue,lo kira gue kue apa.Jadi lo mau dong antar gue pulang."Ucap Zanna.


"Sorry,gue mau ke kampus sekarang soalnya kita ini hampir telat.Lagian gak ada yang salah kok sama penampilan lo,lo tetep cantik mempesona."Ucap Kevin.


Zanna hanya mencibir dan menatap ke depan sambil melipat kedua tangannya di atas perut,Kevin pun melajukan mobilnya menuju kampus.


Tak lama kemudian mobil yang dikendarai Kevin pun berhenti di parkiran kampus.


"Zanna ingat,nanti lo pulang sama gue.Gue kan udah kasih tanda tangan gue yang bagus itu ke lo,banyak pula."Ucap Kevin mengingatkan Zanna sebelum Zanna keluar dari dalam mobil.


"Iya."Ucap Zanna kesal menatap Kevin.


"Kalau lo mau menghindar lagi dari gue ya gak papa sih,asalkan lo mau ditimpa musibah lagi."Ucap Kevin mengangkat kedua alisnya.


"Iya."Ucap Zanna dan keluar dari dalam mobil Kevin.


Kevin menatap kepergian Zanna dengan tersenyum lebar.


"Zanna gimana,lo udah minta tanda tangan Kevin kan?"Tanya Mira saat melihat Zanna yang baru saja datang dan mendudukkan dirinya di kursi.


Zanna mengambil bukunya didalam tas dan menoleh ke belakang.


"Nih,1 buku penuh tanda tangannya Kevin."Ucap Zanna dan menaruh bukunya di atas meja Mira.


"Apaaa 1 buku."Ucap Mira pelan dan membuka buku yang diberikan Zanna.


"Makasih banyak ya Zanna,gue gak nyangka lo bakalan minta tanda tangannya Kevin sebanyak ini."Ucap Mira benar-benar bahagia.


"Iya sama-sama."Ucap Zanna dan menghadap ke depan.


Tak lama kemudian dosen pun masuk kedalam kelas.


Jam istirahat pun tiba


"Guys,siapa nih yang mau beli tanda tangannya Kevin.10 ribu aja!!!"Teriak Mira dan berdiri dari duduknya saat dosen baru saja keluar dari dalam kelas.


"Heh,lo apa-apaan sih teriak-teriak."Ucap Zanna menatap Mira.


"Sssttt,gue ini lagi jualan Zanna.Gue bakalan jual tanda tangannya Kevin 1 lembar 10 ribu,lumayan kan bisa buat beli bakso."Ucap Mira.


"Lo minta tanda tangannya Kevin mau lo jual gitu?"Tanya Zanna.


"Sebenernya sih enggak juga,cuma kan gue butuh 1 lembar aja tanda tangannya Kevin buat gue pajang di kamar.Tapi lo malah minta 1 buku,yaudah gue jual aja."Jawab Mira.

__ADS_1


"Emang ada yang mau beli?"Tanya Zanna meremehkan.


"Lihat aja,pasti bakalan ada yang beli."


"Yaudah deh terserah lo."Ucap Zanna.


"Guys,siapa nih yang mau beli tanda tangannya Kevin.10 ribu aja kok!!!"Teriak Mira kembali.


Teman perempuannya Zanna yang ada di kelas pun langsung mendekati Mira dan membeli tanda tangannya Kevin 1 lembar 10 ribu.


"Hanya orang bodoh yang mau membeli tanda tangan gak berguna kayak gitu."Gumam Zanna heran.


Zanna pun melangkah pergi keluar kelas.


Jam pulang kuliah pun tiba


"Zanna lo tahu nggak sih gue tadi tuh dapat uang banyak dari jual tanda tangannya Kevin,gue bakal bagi 2 uang itu sama lo karena lo kan yang udah minta tanda tangannya Kevin."Ucap Mira saat mereka masih berada didalam kelas.


"Enggak usah,buat lo aja uangnya.Gue pulang dulu ya."Ucap Zanna dan melangkah pergi keluar kelas.


Zanna menghela nafasnya saat melihat Kevin sudah berdiri diluar kelasnya.


"Yuk pulang."Ajak Kevin dan berjalan terlebih dahulu,diikuti Zanna.


"Kenapa sih buru-buru amat?"Tanya Kevin menatap Zanna.


"Soalnya temen gue yang kemarin pulang kampung hari ini dia bakal kembali lagi kesini,sebagai teman yang baik gue kan harus menyambut kedatangannya."Jawab Zanna menatap Kevin.


Zanna sungguh tak sabar menyambut kedatangan Laila.


"Baiklah,gue langsung antar lo pulang ke kost."Ucap Kevin saat melihat raut wajah bahagia Zanna yang akan menyambut kedatangan temannya.


Kevin pun melajukan mobilnya menuju kost Zanna.


Tak membutuhkan waktu yang lama,mobil yang dikendarai Kevin pun berhenti didepan rumah Bu Rimbi.


"Thanks,gue masuk kedalam dulu ya."Ucap Zanna menatap Kevin,Kevin tersenyum dan mengangguk.


Zanna pun keluar dari dalam mobil Kevin,Kevin segera melajukan mobilnya meninggalkan Zanna.


"Zanna!!!"Teriak sebuah suara tiba-tiba dari arah belakang.


Zanna pun membalikkan badannya,terlihat Laila berdiri di depan teras rumahnya Bu Rimbi.Ternyata Laila sudah pulang ke sini sebelum Zanna pulang dari kampus,jadi bukan Zanna yang menyambut kedatangan Laila tapi Laila yang menyambut kepulangan Zanna dari kampus.


"Laila."Gumam Zanna bahagia.

__ADS_1


Zanna pun berlari menghampiri Laila dan memeluknya dengan erat.


"Laila,gue kangen banget sama lo.Udah 1 minggu kita gak ketemu."Ucap Zanna di pelukan Laila.


"Iya Zanna,gue juga kangen banget sama lo."Ucap Laila.


Bu Rimbi yang berdiri di belakang Laila pun tersenyum melihat Zanna dan Laila yang sedang berpelukan melepas rindu.


"Ayo masuk kedalam rumah,ngobrol didalam."Ucap Bu Rimbi.


Zanna dan Laila pun melepaskan pelukannya,akhirnya merekapun masuk kedalam rumah Bu Rimbi dan dan mengobrol di sana.


Beberapa bulan berlalu


Sasya yang berada di ruangannya sedang duduk di kursinya sambil memijit kepalanya yang terasa sangat pusing,entahlah akhir-akhir ini Sasya merasa sangat pusing dan mual.


Bahkan saat Sasya baru bangun tidur di pagi hari Sasya langsung pergi ke kamar mandi hanya untuk memuntahkan isi perutnya,Sasya tidak pergi ke dokter untuk memeriksakan keadaan tubuhnya karena menurut Sasya dia hanya sakit biasa atau hanya masuk angin.


"Aduhhh,kepala gue pusing banget sih."Ucap Sasya agak kesal.


Sasya pun menelungkup kan kepalanya di atas meja dan memejamkan matanya untuk tidur,berharap saat Sasya bangun nanti rasa pusing di kepalanya akan berkurang atau hilang.


Tiba-tiba ponsel Sasya yang dia taruh di atas meja berdering,samar-samar Sasya membuka kedua bola matanya dan mengangkat kepalanya.


Sasya mengambil handphonenya dan melihat siapa yang telfon, ternyata Bunda Marissa yang telfon.


Sasya segera menggeser tombol berwarna hijau.


"Iya hallo Tan ada apa?"Tanya Sasya.


"Kamu hari ini bisa kan ke rumah Tante untuk makan siang,tadi Tante juga ada buat cheesecake nanti kamu cobain ya."Ucap Bunda Marissa.


"Emangnya sekarang udah jam makan siang ya Tan?"Tanya Sasya yang tak tahu jika sekarang sudah jam makan siang dan waktunya makan.


Ternyata Sasya tidur cukup lama juga ya.


"Iya,kamu saking sibuknya ya sampai gak tahu kalau sekarang sudah waktunya jam makan siang."


"Enggak juga sih Tan hehehe,yaudah kalau gitu Sasya akan pergi ke rumah Tante sekarang untuk makan siang."


"Iya,Tante tunggu ya."Ucap Bunda Marissa.


Tut


Panggilan pun terputus.

__ADS_1


__ADS_2