
"Ada deh,bukan kejutan dong namanya kalau gue beritahu sekarang.Udah ayo jalan,gue arahin."
Keisha pun mulai melangkah diikuti Zanna,Keisha sungguh penasaran kejutan apa yang sudah Zanna siapkan untuknya.
"Awas ya kalau kejutannya gak seru."Ucap Keisha bercanda.
"Gue jamin seru,kita berhenti di sini."Ucap Zanna,Keisha pun menghentikan langkahnya.
Varo yang melihat Keisha dan Zanna sudah datang langsung berdiri dari duduknya,berjalan mendekat ke arah Keisha dengan perlahan dan buket bunga mawar merah yang disembunyikan di belakang tubuhnya.
Zanna menatap Varo dengan sedih,andai saja buket bunga mawar itu untuknya pasti Zanna akan merasa sangat bahagia.
Zanna pun beralih menatap Darren yang sedang duduk di kursi yang berada di bawah pohon,Darren tersenyum melihat Zanna.
Zanna membalas dengan senyuman tipis lalu menatap Varo,Varo mengangguk dan berkata 'Lepasin tangan lo' tanpa suara.
Zanna mengangguk lesu dan melepaskan kedua tangannya yang menutup mata Keisha.
"Gue udah boleh buka mata nih?"Tanya Keisha yang memejamkan matanya.
"Iya."Jawab Zanna.
Keisha membuka kedua matanya dengan tersenyum,tapi senyuman itu pudar saat dia melihat Varo berada di hadapannya.
Keisha menatap Varo dengan marah,Keisha pun berbalik badan akan pergi dari taman.Tetapi pergelangan tangannya dipegang oleh Varo.
"Sha,please.Dengerin gue ngomong."Ucap Varo,Keisha pun membalikkan badannya.
"Lo mau ngomong apa,lo mau marahin gue?!"Tanya Keisha menatap tajam Varo.
"Gue mau minta maaf Sha,waktu itu gue emang terlalu emosi."
Keisha tersenyum sinis mendengar jawaban Varo.
"Lo bakalan emosi Al kalau bahasannya soal Sasya,apalagi kalau lo denger ada yang menjelek-jelekkan Sasya.Lo bakalan maju ke garis terdepan untuk membela Sasya."Ucap Keisha pelan.
"Sha,please.Gue di sini mau baikan sama lo bukan malah marahan sama lo,gue mohon.Lo maafin gue ya."Ucap Varo pelan sambil menyodorkan buket bunga mawar ke hadapan Keisha,Keisha menatap bunga itu.
Gue mohon sama lo Sha,jangan terima bunga itu'Batin Zanna'
Tanpa diduga,Keisha menampel buket bunga itu sampai terjatuh dari genggaman Varo.
Varo pun menatap buket bunga itu yang tergeletak di tanah,dari jauh Darren menatap dengan senyumannya.
Bagus Sha,gue berharap lo emang gak menerima buket bunga itu dari Varo'Batin Darren'
Darren berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati mereka bertiga.
"Sekarang lo minta maaf,terus besoknya cari gara-gara sama gue.Terus lo minta maaf lagi,terus cari gara-gara lagi.Gue capek Al,Sasya terus yang jadi pemicu pertengkaran dalam hubungan kita!!!"Ucap Keisha sedikit teriak.
__ADS_1
"Terus sekarang lo mau apa Sha?"Tanya Varo pelan.
"Gue mau pulang,lepasin tangan gue."Jawab Keisha,Varo pun melepaskan tangan Keisha yang dipegangnya.
Keisha membalikkan badannya hendak pergi meninggalkan taman,tapi Darren mencegahnya dengan memegang pergelangan tangan Keisha.
Keisha pun membalikkan badannya dan menatap Darren.
"Lo maafin Varo ya Sha,biar masalah kalian cepet selesai."Ucap Darren.
Zanna menatap Darren kesal.
Darren nih apa-apaan sih,gue lebih suka lihat Varo sama Keisha bertengkar.Ini malah Keisha suruh maafin Varo sama Darren'Batin Zanna'
Keisha pun menatap Darren tajam.
"Oke,kalau lo gak mau maafin Varo.Setidaknya lo makan masakan Zanna sama Bundanya Varo."Ucap Darren.
Keisha terlihat berfikir lalu mengangguk,Darren pun mempersilahkan Keisha berjalan terlebih dahulu.
Keisha berjalan terlebih dahulu menuju kursi yang berada dibawah pohon diikuti Varo di belakangnya,Darren dan Zanna berjalan berdampingan di belakang.
"Mana handphone gue?"Tanya Darren menadahkan tangannya.
"Nih."Ucap Zanna sambil menyerahkan handphone Darren,Darren pun menerimanya.
Varo pun hanya diam lalu duduk,Zanna yang melihat itu merasa sangat senang dan berharap mereka segera putus.Zanna pun duduk diikuti Darren.
"Ini lo Na yang masak?"Tanya Keisha membantu Zanna membuka tupperware nya.
"Sama Tante Marissa,Bundanya Varo."Jawab Zanna tersenyum.
Ada 4 jenis makanan yang dimasak Zanna dan Tante Marissa,ada nasi goreng simpel,sosis pedas manis,telur dadar pedas dan telur rebus sambal simpel.
Mereka berempat pun mulai makan dengan hening.
"Gak ada minumannya ya?"Tanya Keisha di sela-sela makannya."
"Bentar."Ucap Darren sedikit mendorong kursinya ke belakang lalu membungkuk mencari sesuatu di bawah meja.
"Nih minumnya."Darren menyodorkan sebuah ceret yang berisi air putih dan meletakkannya di atas meja,tak lupa Darren juga mengeluarkan 4 gelas dan menaruhnya di atas meja.
Darren memajukan kursinya seperti semula,Keisha pun menuang air ke dalam gelasnya lalu meminumnya.
"Lo gak mau nuangin air ke dalam gelas gue nih?"Tanya Darren bercanda sambil menyodorkan gelasnya.
"Lo masih punya tangan kan?"Tanya balik Keisha dengan nada ketus lalu lanjut makan.
"Gue cuma bercanda Sha."Ucap Darren menuangkan air ke dalam gelasnya dan meminumnya,lalu lanjut makan.
__ADS_1
Tak berselang lama,mereka semua sudah selesai makan dan saling pandang.
"Apa?"
"Apa?"
"Apa?"
"Apa?"
Tanya mereka berempat bersamaan.
"Perasaan tadi gue gak ada bawa alat-alat .makan ini semua,punya siapa ini?"Tanya Zanna.
"Ooo,ini semua gue pinjem dari rumah seorang nenek-nenek yang gak jauh dari sini."Jawab Darren.
"Terus besok ini dikembaliin semua?"Tanya Zanna.
"Enggak,ini gue mau balikin sekarang.,"Jawab Darren berdiri dari duduknya dan membereskan meja.
"Apa,gak dicuci dulu nih?"
"Enggak,biarin aja."Jawab Darren acuh.
"Gak bisa gitu dong,itu kotor.Masak kita kembaliin nya gitu,tadi kan lo pinjamnya dalam keadaan bersih."Ucap Zanna nyolot dan berdiri dari duduknya menatap Darren kesal.
Darren menghentikan beres-beres meja dan balik menatap Zanna.
"Udah sih biarin aja yang penting dikembaliin."Ucap Darren kesal.
"Ya gak gitu,kasihan kan nanti nenek itu nyuci piring,gelas,sendok bekas kita."Ucap Zanna kesal.
"Kalau mau dicuci,dicuci dimana Zannaaa?"Tanya Darren slow tapi matanya melotot ke arah Zanna.
"Mata lo biasa aja kenapa,mau gue colok pakek garpu biar sekalian buta."
"Astaga,omongan lo jahat banget sih Na.Gue kan cuma nanya kalau piring,gelas,sendok yang kotor ini dicuci,dicuci pakai apa?"Tanya Darren benar-benar kesal.
"Usaha dong,beli sabun cuci piring atau air mineral kalau gak ada kran air di sini."Jawab Zanna.
Varo dan Keisha dari tadi hanya diam menyimak pertengkaran Zanna sama Darren.Varo yang kesal melihat Zanna dan Darren bertengkar pun berdiri dari duduknya.
Contoh ilustrasi kursi yang ada di bawah pohon sama hiasan lampunya dan sekelilingnya,anggap aja kursinya ada 4 trs meja nya lebih lebar dan panjang😂
JANGAN LUPA LIKE,KOMEN,VOTE DAN BAGIKAN YA SUPAYA SAYA MAKIN SEMANGAT NULISNYA😆🤗
SELALU JAGA KESEHATAN SEMUANYA🥰
__ADS_1