Kisah Cinta Zanna

Kisah Cinta Zanna
Darren dan Keisha menikah


__ADS_3

Siang harinya


Zanna berencana untuk pergi ke rumah sakit Kasih Bunda menemui Varo.


Zanna masih tidak menyangka jika Varo melamarnya,Zanna sungguh merasa sangat-sangat bahagia akan hal ini.


Disinilah sekarang Zanna,berdiri di depan pintu ruangannya Varo.


Tanpa mengetuk pintu Zanna langsung membuka pintu ruangannya Varo.


Pintu terbuka,terlihat Varo yang sedang duduk di kursinya dan sedang sibuk dengan pekerjaannya.


Zanna menutup kembali pintu ruangannya Varo,perlahan Zanna berjalan mendekati Varo dan berdiri di sampingnya.


"Al."Panggil Zanna pelan.


Varo pun langsung menoleh kearah suara.


"Kapan lo datang Na?"Tanya Varo berdiri dari duduknya dan menatap Zanna.


"Baru aja,lo fokus banget makanya sampek gak tahu kalau gue datang."Ucap Zanna tersenyum menatap Varo.


Varo pun langsung memeluk Zanna,Zanna pun balas memeluk Varo dengan erat.


"Al."Panggil Zanna pelan di dalam pelukan Varo.


"Hem iya?"


"Emangnya lo cinta ya sama gue?"Tanya Zanna.


"Tentu saja,jika tidak untuk apa gue lamar lo dan akan menikahi lo beberapa bulan lagi."Jawab Varo cepat.


"Gue ngerasa kalau ini semua terjadi begitu tiba-tiba saja,gue gak pernah denger lo ungkapin perasaan lo ke gue.Tapi tiba-tiba aja lo lamar gue dan bilang kalau lo membalas cinta gue selama ini."


"Sebenarnya udah lama gue suka sama lo,cuma gue diem aja dan pengen mastiin apakah benar gue cinta sama lo atau enggak."Ucap Varo.


"Al,gue bener-bener gak mau kehilangan lo.Apapun yang terjadi gue mau kita tetep bersama."


"Iya,lo tenang aja ya."Ucap Varo.


Tok


Tok


Tok


Tiba-tiba saja pintu ruangannya Varo diketuk,Varo dan Zanna pun melepaskan pelukan mereka.


"Masuk!"Ucap Varo.


Pintu terbuka,terlihat seorang suster dan Laila sedang berdiri di sana.

__ADS_1


"Maaf pak kalau saya mengganggu,saya hanya mengantarkan mbak ini untuk menemui pak Al."Ucap suster itu sopan.


"Iya tidak apa-apa,kamu boleh pergi."Ucap Varo,suster itu pun pergi dari sana.


"Laila ngapain ada disini?"Tanya Zanna dan mendekati Laila.


"Emmm,gue mau kasih ini.Makan siang untuk Alvaro,kali ini gue sendiri yang masak."Ucap Laila sambil menunjukkan rantang yang dia bawa.


Laila ngapain bawain Varo makan siang,apakah Laila sering ke sini.Kok Varo gak ada bilang apa-apa sama gue'Batin Zanna'


Zanna ngapain ada disini,berduaan lagi sama Alvaro di ruangannya'Batin Laila'


"Lo sendiri ngapain Zanna ada disini?"Tanya Laila tak suka.


"Gak ngapa-ngapain,gue cuma nemuin Varo aja."Jawab Zanna tersenyum.


"Yaudah ini kasih ke Alvaro ya,jangan lupa dimakan."Ucap Laila dan memberikan rantang berisi makanan itu ke Zanna,Zanna pun menerimanya.


Varo hanya diam saja duduk di kursinya sambil pura-pura sibuk.


"Iya,thanks ya."Ucap Zanna tersenyum.


"Iya,kalau gitu gue pulang dulu."Ucap Laila dan melangkah pergi dari sana.


Zanna menutup pintu ruangannya Varo dan berjalan menghampirinya.


"Laila sering ya bawain lo makan siang?"Tanya Zanna dan duduk di kursi yang ada di hadapan Varo lalu menaruh rantang nya di atas meja.


"Lumayan,dan gue juga gak suka sama dia.Terlihat jelas banget kalau dia deketin gue,apalagi matanya saat menatap gue."Ucap Varo menatap Zanna.


"Iya,emangnya lo gak perhatiin Laila?"Tanya Varo,Zanna menggeleng.


"Yaudah lebih baik sekarang lo makan ini makanan dari Laila."


"Enggak,gue gak mau."Ucap Varo.


"Kok gak mau,terus ini makanannya gimana?"Tanya Zanna.


"Kasih aja ke suster yang ada di resepsionis,terus kita pergi makan diluar."Ucap Varo.


"Lo gak menghargai banget Al udah dikasih makanan sama Laila tapi gak lo makan,mana ini tadi katanya Laila masak sendiri lho enggak beli."Ucap Zanna.


"Ya gimana ya,gue juga gak pernah makan makanan dari Laila yang dia beli ataupun dia masak sendiri.Udah deh gak papa lo kasih aja ke suster yang ada di resepsionis."Ucap Varo.


"Baiklah kalau gitu."


Varo dan Zanna pun berjalan beriringan keluar dari ruangan Varo dengan Zanna yang menenteng rantang berisi makanan pemberian dari Laila.


Setelah sampai di resepsionis Zanna pun menaruh rantang itu di meja resepsionis.


"Untuk saya?"Tanya Erna menatap Zanna,Zanna mengangguk.

__ADS_1


"Iya,dimakan ya."Ucap Varo.


"Wahh,terima kasih banyak ya pak."Ucap Erna bahagia karena lagi-lagi Varo kasih dia makan siang.


"Iya sama-sama,kalau gitu saya pergi dulu ya."


Varo dan Zanna pun melangkah pergi dari sana.


Tanpa mereka sadari Laila melihat semua yang dilakukan Varo dan Zanna.


Tadinya Laila akan pergi dari rumah sakit tapi dia kebelet ingin pergi ke toilet,saat Laila sudah selesai dari toilet dia berjalan menuju pintu keluar.


Tapi langkahnya terhenti saat melihat Varo dan Zanna,betapa marahnya Laila saat dia melihat Zanna memberikan rantang berisi makanan yang dia kasih ke Varo Zanna kasih ke suster yang ada di resepsionis.


"Zanna,kenapa dia kasih makanan yang dari gue ke resepsionis sih."Gumam Laila merasa sangat kesal dan marah.


Tunggu pembalasan gue'Batin Laila'


Varo dan Zanna sudah sampai di restoran dan sedang menunggu pesanan mereka datang.


"Kapan-kapan gue pengen ajak lo ke rumah makan siang bareng atau makan malam,Bunda juga pengen ketemu sama lo."Ucap Varo.


"Iya."Ucap Zanna tersenyum.


Tak lama kemudian pesanan mereka pun datang,Varo dan Zanna pun makan dengan hening.


1 bulan kemudian


Hari ini adalah hari pernikahan Darren dan Keisha,tiba-tiba sekali bukan.


Pernikahan Darren dan Keisha diadakan di sebuah ballroom hotel yang sangat mewah dengan dekorasi yang sangat cantik.


Zanna dan Varo yang tiba-tiba saja mendapatkan undangan pernikahan pun juga merasa sangat terkejut,nanti mereka akan bertanya kepada Darren kenapa bisa secepat ini menikah dengan Keisha.


Disinilah sekarang,Zanna dan kedua orang tuanya,Varo dengan kedua orang tuanya sedang duduk melingkar di sebuah meja bersama dengan Darren dan juga Keisha sang pengantin.


Jangan lupa juga dengan kedua orang tua Keisha dan Darren.


"Lo nikah sama Keisha tiba-tiba banget,gue aja gak tahu kalau kalian itu deket."Ucap Zanna.


"Gue emang gak ngasih tahu siapa-siapa soal gue sama Keisha,gue kasih tahu ke semuanya saat semua udah siap dan selesai."Ucap Darren.


"Iya,bahkan kami sebagai orang tuanya Darren saja diberitahu saat semuanya sudah selesai dan hanya tinggal menunggu hari H."Ucap Mama Renita.


"Gue gak nyangka Na kalau jodoh gue Darren,dan jodoh lo Varo."Ucap Keisha tersenyum menatap Zanna.


"Iya,itulah jodoh kita gak tahu kita akan menikah dengan siapa."Ucap Zanna.


"Sebaiknya kalian juga segera menikah,nanti bisa pergi berbulan madu bersama dengan Darren dan Keisha."Ucap Mama Rita,Mama Keisha.


"4 bulan lagi Tante kami akan menikah."Jawab Varo tersenyum.

__ADS_1


"4 bulan,lama sekali."Ucap Mama Rita tersenyum.


"Terserah mereka,kami juga apa kata Zanna sama Varo."Ucap Mama Nia.


__ADS_2