Kisah Cinta Zanna

Kisah Cinta Zanna
Hobi Dunia Bercanda


__ADS_3

"Darren,woii!"Ucap Keisha melambaikan tangannya di depan muka Darren.


"Eh,iya Sha ada apa?"Tanya Darren.


"Lo kenapa sih,dari tadi nglamun mulu.Gue panggil gak nyahut-nyahut."Jawab Keisha kesal.


"Sorry,gue gak tahu kalau tadi gue nglamun."


"Yaudah,ke kelas yuk.Tadi bel nya udah bunyi."


Mereka pun berdiri dari duduknya dan pergi dari taman menuju kelasnya masing-masing,saat Keisha sudah sampai di kelas semua murid-murid sudah masuk tapi gurunya belum ada.


"Dari mana Sha?"Tanya Zanna pura-pura tak tahu setelah Keisha duduk di bangkunya.


"Nenangin diri."Jawab Keisha tersenyum,Zanna juga balas tersenyum.


Tak lama kemudian guru pun masuk ke dalam kelas,mereka semua mengikuti pelajaran dengan tertib.


Jam pulang sekolah pun tiba


Varo mengajak Darren pergi ke kelas Zanna,saat mereka sudah sampai Zanna dan Keisha sudah bersiap akan pulang.


"Keisha."Panggil Varo,tapi Keisha hanya diam saja dan memalingkan wajahnya.


Tiba-tiba Darren menarik pergelangan tangan Zanna dan membawanya keluar dari kelas.


"Lo apa-apaan sih,gue mau lihat Varo sama Keisha."Ucap Zanna kesal saat sudah keluar dari kelas.


"Udah biarin aja mereka,ikut gue yuk.Gue mau ngomong sesuatu."Ucap Darren kalem,Zanna mengangguk.


Mereka pun pergi ke cafe yang berada tak jauh dari sekolah.


Di dalam kelas


"Sha,gue mau menyelesaikan kesalahpahaman ini diantara kita sekarang juga."Ucap Varo membuka pembicaraan.


"Apa yang perlu diselesaiin,udah jelaskan kalau lo itu deket lagi sama Sasya?"


"Gak gitu Sha,makanya ini gue mau ngejelasin semuanya.Lo harus dengerin baik-baik."Ucap Varo berusaha sabar.


"Kesalahpahaman ini lo sama Sasya yang buat,ngapain perlu diselesaiin.Apa untungnya buat gue?"Tanya Keisha benar-benar membuat emosi.


"Jangan bawa-bawa Sasya deh Sha,ini semua salah gue.Salah gue,bukan salah Sasya ataupun orang lain!"Ucap Varo mulai emosi.


"Kenapa,lo gak terima kalau Sasya gue salahin.Ngapain sih lo belain Sasya,bukannya dulu Sasya pernah nyelingkuhin lo dan nyakitin perasaan lo kan.Kalau gue jadi lo,gue bakal jauh-jauh dari Sasya.Najis."Ucap Keisha pelan tapi cukup membuat Varo emosi.

__ADS_1


Varo mengepalkan kedua tangannya erat,jika Keisha seorang lak-laki udah Varo hajar dari tadi.


"Dulu ya dulu,sekarang ya sekarang Sha.Gue udah maafin Sasya,kenapa lo gak mau maafin Sasya?"Tanya Varo menahan emosinya dalam-dalam.


"Gue gak mau maafin Sasya,kenapa.Lo ada masalah?"Tanya Keisha menantang.


"Ya jelaslah gue ada masalah Sha,lo bisa gak sih jadi orang yang pemaaf.Tuhan yang menciptakan kita,menciptakan segalanya,ketika kita berbuat salah,kita mengakuinya dan meminta maaf lalu bertaubat Tuhan maafin kita,terus kenapa kita gak mau maafin sesama.Kita bukan siapa-siapa Sha dan gak punya apa-apa,lo ngerti nggak sih?!"Ucap Varo sedikit membentak.


Keisha yang dibentak Varo pun ingin rasanya menangis,tapi sebisa mungkin ia tahan air matanya agar tidak menangis di hadapan Varo.


"Terus aja Al,terus.Terus lo belain Sasya,gue bukan Sasya dan Sasya bukan gue."Ucap Keisha dan melangkah pergi meninggalkan Varo.


"Keisha!"Panggil Varo,tapi Keisha tak menggubrisnya dan terus berjalan sambil menahan air matanya agar tak jatuh.


Varo pun akhirnya memutuskan untuk pulang.


Sementara itu


Zanna dan Darren sudah berada di sebuah cafe yang tak jauh dari sekolah.


Zanna dan Darren duduk berhadapan dengan secangkir kopi yang sudah disajikan di hadapan mereka.


"Lo mau ngomong apa?"Tanya Zanna dan menyeruput kopinya.


"Gue suka sama Keisha Na."Jawab Darren to the point.


Uhukk


Uhukk


Zanna tersedak mendengar jawaban Darren,Zanna menyandarkan tubuhnya di kursi sambil tersenyum memandangi Darren.


"Kenapa lo senyum-senyum,lo mau ngledek gue.Udah gue duga."Ucap Darren tersenyum masam.


"Enggak,bukan gitu.Gue merasa takdir ini lucu aja,kita mencintai orang yang enggak mencintai kita."Ucap Zanna sambil senyum-senyum.


"Ya gitulah,dunia emang hobinya bercanda.Jadi kita gak usah terlalu anggap serius dengan dunia,kenapa gue selalu menghibur lo ketika lo sedih melihat kebersamaan Varo dan Keisha. Karena gue tahu apa yang lo rasain karena gue juga mengalami itu semua.Tapi gue mencoba bersikap B aja sih,tapi nyatanya gak bisa."Ucap Darren menatap Zanna.


Begitu pun Zanna menatap Darren balik.


"Sejak kapan lo suka sama Keisha?"Tanya Zanna.


"Sejak Varo bilang,kalau dia gak suka sama Keisha."Jawab Darren tersenyum menyeringai.


Zanna pun terkejut mendengar jawaban Darren.

__ADS_1


"Apa,Varo gak suka sama Keisha?"Tanya Zanna terkejut.


Darren menaik turunkan alisnya dan lalu menyeruput kopinya.


"Darren serius ih,Varo beneran gak suka sama Keisha?"Tanya Zanna lagi dengan mode serius.


Darren menyandarkan tubuhnya di kursi dan mengangkat bahunya tidak tahu.


Braaaakkkk


Zanna menggebrak meja dan berdiri dari duduknya menatap tajam ke arah Darren.


"Lo mau ajak gue berantem,ayo.Lo pikir gue bisa berantem,eh maksud gue lo pikir gue takut!!"Ucap Zanna keras.


Sehingga beberapa orang yang berada di cafe itu menoleh ke arahnya.


"Eh,apaan sih lo.Duduk duduk,Bikin malu aja.Gue cuma bercanda."Ucap Darren malu.


Zanna pun duduk kembali dengan masih menatak tajam ke arah Darren.


"Bikin orang emosi aja lo."


"Lo nya aja yang gak sabaran Na."Ucap Darren tak mau kalah.


"Udah ah,gue mau pulang."Ucap Zanna akan berdiri dari duduknya.


"Tunggu-tunggu,iya-iya ini gue cerita."Cegah Darren.


"Yaudah cepetan,gue gak punya banyak waktu.Sibuk soalnya."Ucap Zanna judes.


"Gue cuma cerita ini sama lo,lo jangan bilang ke siapa-siapa ya.Apalagi ke Keisha."


"Iya,gue gak bakalan bilang ke siapa-siapa."


"Jadi,Varo tuh emang gak cinta sama Keisha.Dia pacaran dengan Keisha dengan harapan dia bisa move on dari Sasya,tapi nyatanya enggak."Ucap Darren,Zanna pun manggut-manggut.


"Kenapa lo gak bilang dari dulu sih?"Tanya Zanna kesal.


"Lha,kenapa.Yang penting sekarang kan gue udah bilang sama lo."


"Iya sih,tapi kalau lo bilang dari dulu saat gue lihat Keisha sama Varo gue gak akan merasa jadi orang yang paling tersakiti sedunia.Tapi gak papa sih,yang penting sekarang kan lo udah bilang."Ucap Zanna senyum-senyum.


"Bahagia banget lo kayaknya."


"Iya dong,udah yuk anterin gue pulang."Ucap Zanna dan berdiri dari duduknya diikuti Darren.

__ADS_1


__ADS_2