
Lengan kekar Vir meraih tubuh Aileen hingga membuatnya benar-benar tak bisa bergerak, Semakin Aileen berusaha lepas semakin erat pula Vir mengukungnya. Perlahan Vir mendekatkan wajah mereka.
Aileen dapat melihat tatapan penuh damba dari suaminya. Lama-kelamaan wajah mereka semakin dekat hingga tak menyisakan jarak, keduanya dapat merasakan deru nafas yang saling berhembus satu sama lain. Aileen memalingkan wajahnya seraya menutup mata.
Vir tersenyum melihat Aileen yg seperti ini, bukannya berhenti ia malah semakin tergoda berada di posisi seperti ini.
"Jangan sentuh aku vir!" lirih Aileen dengan mata terpejam
"Kenapa? aku ini suami mu. bukankah aku bebas melakukan apa saja yang aku inginkan pada istri ku!" ucapan Vir terengah, matanya menerawang lekat pada wajah Aileen
kata- kata vir mampu membuat jantung Aileen bertalu begitu kencang, jika sudah soal ini sungguh ia tak bisa mengelak. Ia tak menyangka bahwa Vir akan berbalik menyerangnya menggunakan alasan yang selama ini sering ia gunakan.
"Ta-tapi, a-aku, aku tidak ingin disentuh sebelum kau mengakhiri hubungan mu dengan Fia" ucap Aileen lantang "Lagi pula kenapa mau menyentuh ku, bukannya kita tidak saling mencintai??" Ujar Aileen berusaha agar terlepas dari kurungan vir.
Namun bukannya melepaskan, Vir malah semakin memajukan wajahnya membuat hidungnya menyentuh pipi Aileen, ia menggerakkan hidungnya dengan sensual membuat Aileen menggeliat dalam kukungannya.
"Aku ini suami mu, bukannya kau sendiri yang mengatakan jika selama ini kau melakukan tugas mu sebagai istri. jadi aku juga ingin melakukan kewajiban ku sebagai suami.." Vir semakin tertarik melihat Aileen yg ketakutan. ditambah lagi geliatan tubuhnya mampu membuat Vir tersihir dan merasakan perasaan aneh yang mampu memikat dirinya.
Ada desiran hangat yang Vir rasakan setiap saat menyentuh Aileen, namun ia tak tahu perasaan apa itu. bahkan perasaan ini tak pernah ia rasakan meskipun saat bersama dengan Fia.
"Aku pria normal Eil, cukup lama aku berusaha menahan diri agar tidak menyentuh mu!" suara Vir terdengar serak dengan nafas yang memburu berat "Aku selalu tergoda setiap kali melihat mu seperti ini, Aku tidak bisa lagi menahannya Eil, aku menginginkan mu" Vir mengecup sekilas bibir merah merekah itu.
Menyentuh Aileen benar-benar membuatnya gila, bahkan setelah kejadian di lift waktu itu membuat Vir bersusah payah untuk terus menahan diri saat berdua dengannya. Dia sendiri heran pada dirinya yang bahkan selalu bisa menahan diri saat bersama Fia atau wanita manapun yang berusaha menggodanya.
__ADS_1
Namun mengapa saat bersama satu wanita ini. Ia justru tak bisa menahan diri. Aileen selalu bisa memikat dirinya, membuat ia memancarkan hasrat yang menggebu setiap kali bersamanya.
Aileen yang tadinya masih menutup mata sontak terkejut dan membulatkan mata tatkala benda kenyal mendarat di bibirnya. Bahkan kini Aileen bisa merasakan Vir memberi sapuan-sapuan kecil di sana, mengabsen setiap inci rongga mulutnya dengan gerakan yang begitu lembut.
Suasana di ruangan itu seakan tak berpenyejuk, hanya ada udara panas yang menyelimuti di dalamnya.
Sekeras apapun Aileen berusaha mendorong tubuh Vir sekeras itu pula pria itu melancarkan aksinya.
Sementara Vir, pria itu benar-benar tak bisa menghentikan aksinya. Entah mengapa ia merasakan sengatan rasa yang begitu luar biasa. Bahkan saat bersama Fia dulu, Ia sama sekali tak pernah merasakan sensasi yang begitu hebatnya seperti saat ini. Rasanya ia dibuat terbang melayang, ia dibuat tergila-gila hingga nalurinya menuntun melakukan lebih dari itu.
Aileen yang awalnya menolak kini mulai ikut menikmati sensasi itu, sialnya tubuhnya tak bisa berbohong bahkan mulutnya dengan lancangnya mengeluarkan suara yang membuat Vir kelihatan tersenyum di sela aksi mereka.
Nalurinya dengan tidak tahu dirinya menuntut untuk merespon perlakuan Vir. Perlahan namun Pasti Aileen mulai terhanyut dalam sensasi luar biasa yang vir berikan. Ia mulai ikut merespon sensasi yang membuatnya seolah terbang melayang ke angkasa.
Ini benar-benar luar biasa, kini keduanya semakin menggila di bawah pengaruh hasrat yang menggebu membuat mereka terbang melayang hingga larut dalam buayan nikmat yang kini menguasai.
Tidak ada salahnya, hanya saja waktunya yang tidak tepat. Sepasang suami istri sudah pasti melakukan hal seperti ini.
Menggunakan satu tangan, Vir berusaha melepaskan jas yang melekat sempurna di tubuhnya.
"Aku menginginkan mu Eil" ucapnya pada Aileen yang sudah seperti magnet, manarik bahkan mendongkrak akal sehatnya untuk melakukan sesuatu yang lebih dari ini.
Dengan tatapan mendayu Vir kemudian membopong tubuh Aileen membawanya berjalan menuju tempat tidur dan merebahkannya di sana
__ADS_1
Aileen sendiri masih tidak percaya atas apa yang baru saja terjadi dan apa yang akan terjadi selanjutnya. Ingin sekali ia menolak namun nalurinya seolah menolak untuk itu.
Suara kecil di palung htinya seolah menggema mengatakan bahwa semuanya akan baik-baik saja, Percayalah!
Sejenak Vir menatap lekat wajah istrinya yang terpaku. Vir menatap dalam netra cantik dari wanita yang berungkali ia tolak dulu.
"Kau boleh menolak Eil, aku tidak akan memaksa mu jika kau tidak ingin" Ia memang menginginkannya namun Vir juga tidak akan memaksa bila Aileen belum siap, mengingat hubungan mereka sebelumnya terkesan tidak baik.
Aileen menatap lekat wajah Vir.
"Setelah mendapatkan yang kau inginkan, apa kau akan meninggalkan ku?"
Vir tersenyum kemudian menggeleng "Aku tidak akan meninggalkan mu, Kita akan melalui semuanya bersama" ucap Vir dengan suara yang berat.
Sesekali ia menghela nafas menahan sesuatu yang menggebu.
Aileen menatap lekat mata suaminya, mencari kebohongan di dalamnya namun ia sama sekali tak menemukannya.
Ragu-ragu Aileen mengangguk dan berkata "Lakukanlah yang ingin kau lakukan, Aku milikmu dan kau berhak atas apa yang ada pada diriku" ucap Aileen lantang, Ia tahu keputusan konyolnya ini akan menyakiti dirinya sendiri namun jika menolak pun tidak akan membuatnya jadi lebih baik setelah setiap alasan yang ia berikan pada Vir adalah alasan karena ingin berbakti pada suami, lantas tidak ada pula alasan baginya untuk tidak menuruti keinginan Vir yang menginginkan dirinya
🍃🍃🍃🍃🍃
Jadi atau tidak nih?? Apa dibatalin aja ya🤭🤭
__ADS_1