Lihat Aku, Buka Hatimu

Lihat Aku, Buka Hatimu
Part 69


__ADS_3

Setelah selesai makan malam, Aileen yang sangat merindukan Mommy-nya, pergi menuju kamar Mommy.


“Mom, kenapa tidak mengabariku jika kalian ingin pulang?” Aileen yang masih kesal sebab tak diberi tahu langsung menanyakan hal itu pada Mommy.


Mereka berbincang di balkon seraya menikmati udara malam


Mendengar hal itu mommy Jessica segera mengangkat telunjuknya dan melirik ke dalam kamar, mengisyaratkan agar Putrinya itu tidak terlalu berisik.


“Jangan ribut Eil, Daddy mu sedang tidur!”


Aileen ikut melirik ke dalam, melihat Daddy-nya yang memang sudah terlelap di sana.


“Tapi tidak biasanya kalian tidak mengabari ku” cebik Aileen yang memang masih penasaran dengan alasannya.


“Shutt, mommy bilang jangan berisik”


Aileen menyerngit heran, merasa mommy sangat berlebihan padahal dirinya sama sekali tidak berisik.


“Mommy akan jelaskan, Mendekatlah!” ucap Mommy menginstruksikan dengan telunjuknya.


Aileen lalu mendekatkan diri pada Momm, Ia benar-benar tidak mengerti kenapa harus berbisik seperti ini seolah akan menyampaikan rahasia besar saja.


“Sebenarnya ini itu sebagian dari rencana Daddymu yang ingin melihat seberapa dekat hubungan kalian.” bisik Mommy Menjelaskan.


Mendengar hal itu membuat Aileen mengerutkan keningnya, ia masih belum paham apa tujuan Daddynya seperti itu


“Mom, aku tidak mengerti”


Mommy lalu kembali menjelaskan, jika ini hanya bagian dari rencana Daddy yang ingin melihat sejauh apa hubungan Aileen dan Virendra dengan cara hanya menghubungi menantunya itu. Jika Mereka masih renggang seperti dulu otomatis Vir tidak akan memberi tahu Aileen soal ini namun nyatanya Vir memeri tahu aileen dan langsung mengantarnya ke rumah ini. Hal itu membuat Daddy Al cukup lega melihat hubungan mereka yang sudah ada kemajuan.


“Lalu bagaimana hubungan mu dengan Vir, sayang?” tanya Mommy


“Kami baik-baik saja mom, Vir sudah memutuskan hubungannya dengan kekasihnya itu dan berkomitmen akan memulai semuanya dari awal”


“Ah, syukurlah. mommy iku senang mendengarnya! intinya kamu sebagai istri harus banyak banyak sabar ya nak, Jika suami mu keras kau tidak boleh keras juga. Harus ada yang bisa mengalah agar tidak selalu terjadi pertengkaran diantara kalian” Mommy memang selalu memberi wejangan pada putrinya itu. ia tahu Aileen adalah anak yang mudah dinasehati, tidak seperti Biyan yang bersikap keras mewaris sikap Daddy dan kedua Opanya yang terkenal keras kepala.


****


Sementara itu, di dalam sebuah kamar terlihat seorang pria baru selesai mengadakan meeting dadakan Via zoom menggunakan Laptopnya yang memang selalu ia bawa di dalam mobil.


Pria itu adalah Vir, setelah hampir 1 jam akhirnya ia pun menutup meeting tersebut. Vir bangun dari duduknya kemudian merenggangkan otot-ototnya yang terasa kaku karena terlalu lama duduk.


Dia menatap seisi kamar istrinya yang cukup besar itu. Ini merupakan kali pertama nya menginjakkan kaki di kamar sang istri setelah sekian lama menikah. Pria itu melihat satu persatu Foto yang tertata di sebuah rak, ia tersenyum melihat Foto-foto istrinya mulai dari foto kecil hingga dewasa.


“Dia eksis juga” ucap Vir yang melihat begitu banyak Foto-foto istrinya yang sudah seperti seorang model


“Cantik” pujinya pada foto Anggun Aileen yang sedang menggunakan jas putih sedang duduk di sebuh kursi.


Namun senyum indah itu membeku seketika saat mendapati Foto Aileen yang sedang bersama degan Zaky, ia kesal sebab di foto itu Istrinya menampakkan senyum kehangatan yang sangat jarang ia lihat.


“Cih, Foto apa ini? Bikin sakit mata” Vir yang kesal kemudian merebahkan bingkai Foto itu hingga terpelungkup kemudian pergi menuju tempat tidur.


Melihat Foto Zaky dan Aileen tadi membuat moodnya hancur, Ia terus saja mengomel tidak jelas.


Vir meraih Hp nya, dan mengetikan sesuatu di google pencarian.


Sepertinya moodnya kembali membaik, pria itu tersenyum setelah menulis judul pencarian yang bertuliskan 'Cara membuat Wanita tertawa' Entah apa yang ada dipikirannya, tapi apakah benar seorang Virendra benar-benar tidak tahu bagaimana cara menyenangkan wanita. Bukankah selama ini dia sudah menjalin hubungan selama lima tahun, apa itu tidak cukup untuk tahu bagaimana cara membuat Wanita senang.


Vir terus tersenyum sambil membaca setiap poin dari tips yang diberikan mbah google padanya.


“Kenapa senyum-senyum sendiri?" ucap Seseorang yang tiba-tiba muncul di pintu membuat Vir terkejut.


“Aiih, kau ini. apa tidak bisa mengetuknya terlebih dahulu” Gerutu Vir yang terkejut seraya mengusap dada bidangnya

__ADS_1


Aileen berjalan ke arah tempat tidur sambil berkata “Aku sudah mengetuk pintu, sepertinya kau terlalu serius sampai tak mendengarnya” Ia duduk di tepi ranjang sambil mengintip apa yang Vir lakukan.


“Itu apa?” Melirik ke arah Hp


“bukan apa-apa, jangan kepo!” menyembunyikan Hpnya, Ia tidak ingin Aileen tahu apa yang baru saja ia pelajari dari mbah google. Harga dirinya akan terinjak jika Aileen tahu bahwa dirinya begitu payah bila menyangkut soal wanita.


Selama berhubungan dengan Fia dia memang tidak pernah seperti ini sebab wanita itulah yang selalu mengejarnya hingga membuatnya jatuh cinta dan menyatakan rasa.


“Apa tidak gerah mengenakan baju itu dari tadi siang?”


Vir beralih menatap pakaiannya, ia memang sama sekali masih mengenakan pakaian yang sudah ia kenakan sejak pergi ke pemukiman kumuh itu.


Vir menghela napas dan memutar mata malas “Memangya ini rumah ku hingga kau menyuruhku ganti baju”


Aileem nampak berpikir, Ia lupa jika di sini sama sekali tak ada baju ganti Untuk suaminya.


“Kalau begitu tunggu di sini sebentar, Aku akan meminjam baju pada Biyan” namun saat hendak berdiri, Vir malah mencegah istrinya itu membuat Aileen menoleh padanya.


“Ck, Jangan mempermalukan ku Eil! kau tahu sendiri adik mu itu sangat tidak menyukai ku”


“Huhhhf, lalu mau pakai baju apa” Aileen menghela napas kasar lalu kembali duduk di depan Vir yang masih duduk selonjoran bersandar di kepala ranjang.


Bukannya menjawab Vir malah tersenyum penuh Arti sambil menatap ke arah istrinya membuat wanita itu jadi salah tingkah.


“Untuk apa repot-repot, sepertinya kaos yang kau gunakan itu cocok untukku” mengedipkan mata seraya menatap ke kaos putih yang digunakan oleh Aileen.


Hal itu membuat Aileen refleks menyilangkan kedua tangannya di depan dada seolah melindungi diri dari mata tajam suaminya.


“Aku gunakan ini saja, kamu pakai lingerie yang Oma berikan tadi” Vir mengenggam ujung baju itu membuat Aileen menepis tangannya.


“Ck, pikiran mu benar-benar mesum. aku tidak akan memberikan baju ini padamu, Kalau tidak ingin menggunakan baju dari Biyan ya sudah kamu tidak usah ganti baju!” ketus Aileen, Ia benar-benar tak menyangka jika suaminya itu punya pikiran seperti ini


Lama berdebat akhirya Vir berhasil membujuk Aileen memberikan Kaos putih yang ia kenakan.


Aileen memang menuruti perkataan Vir yang menginginkan ia mengenakan lingerie, namun wanita itu memilih lingeri yang cukup menutupi pahanya dan berwarna gelap agar tidak tembus pandang, ia juga menambah cardingan panjang agar tubuh seksinya tidak terlalu terekspos.


Vir yang sudah tersenyum puas karena Aileen menurutinya pun menunggu wanita itu ke luar dari ruang ganti dengan senyum mengembang di wajahnya. Namuan senyum itu lenyap seketika tatkala melihat Aileen yang keluar menggenak cardingan sampai di betisnya


“Kenapa ditutup?”


“Vir, aku tidak terbiasa mengenakan pakaian seperti ini di depan orang lain”


Vir terkekeh mendengar alasan klise istrinya. Yanga benar saja, Pikirnya dalam hati.


“Kenapa harus malu, lagi pula aku sudah melihat semuanya. Bagian tubuhmu yang mana yang belum aku rasakan, bahkan aku sudah tau semuanya” ucap Vir terang-terangan yang membuat Aileen malu setengah mati.


“Kemarilah, Kita tidak akan melakukan apa-apa. Aku hanya ingin mengajak mu bercerita” Vir memperbaiki posisinya kemudian menepuk sisi tempat tidur yang kosong, agar Aileen segera naik ke sana.


Vir membawa Aileen bersandar di dada bidangnya, dia merangkul tubuh istrinya dengan posisi setengah berbaring.


lagi-lagi jantung Aileen berdetak begitu kencang, Namun ia tetap berusaha relaks.


“Ingin dengar Cerita?” tanya Vir begitu serius yang mana membuat Aileen mendongak menatapnya


Wanita itu mengangguk, Vir kemudian mencium puncak kepalanya lalu mulai bercerita


“Ada sesuatu di kamar ini yang membuat mata ku sakit?”


“Apa berbahaya, sini biar aku periksa?” Aileen yang panik segera beranjak dan melihat kondisi mata suaminya yang katanya sakit


Melihat hal itu Vir malah terkekeh, ia melayangkan sentilannya pada kening sang istri membuat Aileen menyerngit heran.


“Apa salahnya Vir, aku hanya ingin memeriksanya, takutnya itu berbahaya” Aileen terlihat sangat menghawatirkan mata Vir yang katanya sakit.

__ADS_1


“benda itu menyakiti mataku tanpa menyentuh”


Ucapan pria itu benar-benar membingungkan, Aileen dibuat kesal dengan Vir yang selalu saja bercerita penuh dengan teka-teki.


“Maksudmu apa Vir, bicaralah yang jelas. aku sama sekali tidak mengerti”


“Kemarilah, aku akan tunjukkan benda itu”


Aileen lalu mengikuti langkah Vir yang menuju rak tempat Foto-foto itu terpajang.


Benda apa yang menyakiti matanya tanpa menyentuh? terus bertanya dalam hati


“Benda ini membuat mata ku sakit, singkirkan! aku tidak ingin melihatnya lagi ada di sini” tunjuknya pada Foto yang sudah terpelungkup di sana.


Aileen yang kelihatan bingung segera membalik figura tersebut yang menunjukkan Foto dirinya dengan Zaky.


Melihat hal itu Aileen malah tertawa, Ia pikir sesuatu yang membuat mata suaminya sakit adalah sesuatu yang berbahaya, namun nyatanya hanya sebuah foto.


Ia terus terkekeh sambil memukul bahu suaminya itu.


Kenapa dia malah tertawa, padahal aku sama sekali belum mencoba tips yang diajarkan oleh gogle ini. Dan apa ini, cara ini bahkan tidak termasuk dalam tips itu...


lirih Vir dalam hati


“Berhenti tertawa, apa kau pikir ini lucu?” omel Vir “Mulai besok ganti foto ini dengan foto ku atau foto pernikahan kita, aku tidak ingin ada foto pria lain selain aku” perintahnya degan tatapan sedingin Es.


Sebegitu tidak sukanya dia pada Zaky hingga berulah seperti ini.


“Apa kau cemburu?” tanya Aileen


“Tidak, aku hanya tidak suka”


Aileen yang mendengar jawaban Vir hanya mengangguk dengan senyum tertahan di wajahnya. Ia tahu suaminya sedang cemburu, hanya saja pria itu terlalu gengsi untuk mengatakannya.


“Emmnt, bagaimana dengan ini? Apa aku harus menyingkirkannya juga” tunjuk Aileen pada foto keluarganya, yang menunjukkan di sana begitu banyak pria dari keluarganya, mulai dari Biyan, Shakeel, Daddy, om Ferdy da kedua Opanya.


Tuk.


Lagi lagi Vir menyentil kening istrinya membuat wanita itu mengaduh kesakitan.


“Ck, Mereka tidak termasuk! tapi kalau mau boleh juga, ganti dengan foto ku saja” Ketusnya


“Tadi katanya hanya boleh ada Fotomu, mereka kan juga laki-laki” berucap sambil menahan tawa


“Terserah, kalau perlu di dinding ini harus terpajang wajahku semua!” dengan wajah datar ia berjalan ke arah ranjang.


sementara aileen yang masih di depan rak terus terkekeh melihat tingkah lucu suaminya yang begitu menggemaskan.


Ia benar-benar melihat sisi yang berbeda dari suaminya yang begitu posesif.


Setelah puas terkekeh Aileen lalu mengejar Vir dan memeluknya dari belakang.


Sepertinya ia sudah kehilangan urat malunya hingga memeluk suaminya lebih dulu. Namun ia juga tak bisa menahan diri, entah mengapa ia selalu merasa nyaman dalam pelukan pria itu.


Vir yang merasakan pelukan dari istrinya pun tersenyum, ia lalu membalikkan tubuhnya dan membalas pelukan itu dengan tak kalah eratnya


“Sepertinya kau sangat menginginkanku” berbisik sensual sambil menggigit kecil telinga istrinya, namun Aileen sama sekali tak merespon. Ia hanya diam menikmati pelukan yang baginya sangat menenangkan.


“Aku akan memakanmu malam ini”


Vir lalu menarik Cardingan itu hingga terlepas dari tubuh Aileen dan menampakkan balutan seksi lingerie yang menutupi tubuhnya.


kemudian ia membawa istrinya itu ke atas ranjang dan mencumbunya di sana.

__ADS_1


Masih ada perasaan takut dalam hatinya, jika saja suatu saat Vir masih tidak bisa melupakan kekasihnya itu. namun ia juga tak bisa menolak sebab tubuhnya merespon setiap sentuhan yang Vir berikan. Tubuhnya benar-benar sudah kecanduan nikotin yang Vir berikan padanya.


__ADS_2