Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)

Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)
TUGAS LUAR KOTA


__ADS_3

Sharma mendengar apa.yangndibivaeakan Briptu Erick kepada pak Fernando. yang mengatakan kalau Briptu Erick akan bertugas dikawasan puncak Bogor. Padahal sebelumya Briptu Erick tidak pernah cerita kalau Erick akan tugas ke puncak Bogor. Yang ia tau kalau Erick tugas keluar kota.


"Maksud mas,mas mau ke Bogor berapa lama?" tanya Sharma yang tiba tiba datang menghampiri pak Fernando dan Briptu Erick.


"Iya untuk beberapa Minggu kedepan mas akan tugas disana."


"Tapi kenapa tugasnya harus jauh jauh mas.


"Namanya juga tuntutan tugas sayang " ucap Briptu Erick kepada sharma.


"Jadi Sharma dan baby Prasetya ditinggal disini?"


"Tidak apa apa kan sayang hanya untuk beberapa Minggu aja kok!" kalau tugas mas sudah kelar, mas pasti akan segera pulang." ucap Briptu Erick kepada Sharma.


"Tapi mas!" Sharma tidak mau jauh jauh sama mas!" ucap Sharma sambil langsung terisak ketika dirinya mengetahui suaminya akan tugas keluar kota.


"Mas tidak akan lama sayang, paling lama tiga Minggu dan bisa juga cepat kalau tugas dan misi mas sudah selesai."


"Tapi Sharma tidak mau mas kenapa kenapa mas!"


"Mas tidak akan kenapa Napa sayang tenang saja percayalah sama mas."


"Kamu doain mas supaya tugas mas cepat selesai tanpa ada kendala apa pun sayang, dan tolong jaga putra kita untuk mas." ucap Briptu Erick.


"Memanu tugasnya tidak bisa di alihkan sama orang lain ya mas?"


"Tidak sayang!" ini sudah tugas dan tanggung jawab mas sebagai seorang polisi. Memberantas kejahatan dan juga mengayomi masyarakat. Jadi kamu Tenang saja." ucap Briptu Erick menyakinkan Sharma, bahwa dirinya bertugas di luar kota tidak akan lama dan akan baik baik saja.


"Ya sudah tapi mas harus janji tidak akan lama, dan selalu kasih kabar sama Sharma."


"Iya sayang."


"Mas sama papi berangkat kapan?"


"Besok pagi sayang."


Setelah mendapatkan ijin dari Sharma, Erick merasa lega karna Sharma mengijinkannya tugas keluar kota untuk melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya. Ia benar benar ingin mengejar target kepolisian yang sudah selama ini meresahkan masyarakat.

__ADS_1


Keesokan harinya Sharma terbangun dari tidurnya. Sebelum suaminya berangkat tugas keluar kota, Sharma sudah mengemas barang dan pakaian yang diperlukan oleh suaminya selama bertugas di kawasan puncak Bogor.


"Mas kalau sudah sampai disana kabari Sharma ya!" dan jangan lupa makan, jaga kesehatan. dan satu lagi jaga hati mas ingat janji suci pernikahan kita mas." ucap Sharma sembari langsung mengalungkan tangannya dileher jenjang Briptu Erick.


"Iya sayang! percaya sama mas." ucap Erick Sambil langsung mengecup bibir manis Sharma.


"Sudah mas nanti papi kelamaan menunggu mas!" ucap Sharma karna pak Fernando sudah menunggu Erick agar mereka segera berangkat ke puncak Bogor. Sebelum berangkat Briptu Erick juga berpamitan kepada baby Prasetya.


"Putra papi, baik baik sama mami ya dirumah."


"Papi mau berangkat tugas Dulu ,doain papi agar tugas papi berjalan dengan lancar."kata Briptu Erick sambil Langsung mencium pipi tembem putranya yang begitu menggemaskan.


"Sudah mas?" itu papi sudah menunggu mas sedari tadi."


Briptu Erick pun langsung menghampiri pak Fernando agar mereka segera berangkat. setelah berpamitan kepada Sharma, Briptu Erick berlalu dengan menggunakan mobil pribadi miliknya. Ia melajukan mobilnya kearah jalan raya menuju kawasan puncak Bogor.


Sementara Sharma yang ditinggal betugas oleh suaminya tampak sedih. Karna yang pasti Sharma tidak bertemu dengan suaminya dalam jangka beberapa Minggu. Sudah sepantasnya Sharma pasti merindukan sosok Erick suaminya.


"Mudah udahan suamiku dalam menjalankan tugasnya diberi kemudahan oleh Allah SWT." gumam Sharma dalam hati. Sebenarnya Sharma sangat sulit untuk melepaskan Briptu Erick bertugas keluar kota. Tetapi yang namanya tugas dan tanggung jawab sebagai seorang perwira Polisi, sehingga Sharma tidak dapat menolak apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab suaminya itu . Dan sudah resiko menjadi seorang istri polis ditinggal tugas keluar kota.


Karena Sharma sudah memberitahu kepada Ibu Rohana kalau Briptu Erick sedang bertugas di luar kota. Setelah Ibu Rohana tiba di kediaman Briptu Erick, Sharma pun berlalu pergi ke kampus.


"Mam sarman minta maaf ya sudah merepotkan mami.


"Tidak ku sayang kamu tenang saja, malah malah mami senang jaga cucu mami!" ucap Ibu Rohana kepada Sharma agar Sharma tidak terlalu mengkhawatirkan putranya saat berada di kampus.


"Ya sudah kalau begitu Sharma mau berangkat dulu ya mom!"ucap Sharma sambil memberi salam kepada Ibu Rohana dan juga baby Prasetya.


Setelah melakukan perjalanan sekitar 20 menit dengan menggunakan ojek online pesanan Sharma,Sharma pun tiba di kampus Brawijaya dirinya disambut oleh teman-temannya.


Zahra dan Morina yang sudah berada di kampus menunggu kedatangan Sharma.


"Kok lama banget sih Sar tanya Zahra kepada Sharma


"Maklum deh harus beresin anak dulu baru bisa ke kampus.


"Eh aku dengar-dengar Briptu Erick tugas ke luar kota ya?"

__ADS_1


"Kok kamu tahu! tahu dari mana?


" Mas Charles yang ngomong semalam sama Zahra.


"Ya bakalan tidur sendiri nih." jahil Morina


"Iya, kesal tau ditinggal tugas sama suami, tapi apa daya menjadi istri seorang polisi. Ya begini deh harus siap ditinggal tugas oleh suami."


"Ya memang itu sudah resiko menjadi istri seorang polisi." ucap Morina kepada Sharma


"Berapa lama suami kamu tugas di luar kota sar?"


"Belum tau, mungkin beberapa Minggu kedepan, garing tau tidak ada mas Erick, tidak ada tempat untuk bermanja manja. Yang biasa bisa ngelendot kalau sudah pulang tugas, eh tiba tugas diluar kota rasanya tubuh ini hilang sebelah." ucap Sharma yang mempu membuat kedua sahabatnya tertawa ngakak.


"Iya sih!" Untung saja aku ngak nikah sama polisi, kalau tidak sudah sama nasip ku seperti kamu ditinggal tugas sama suami."


Sharma menarik nafas panjang,


"Sudah ah gue mau masuk kelas, karna putra gue sudah menunggu dirumah.


"Ya sudah gue juga sudah mau masuk kelas Kok sebentar lagi dosen akan datang ucap cara kepadamu Rina dan juga sama.


Zahra dan Morina pun berlalu menuju ruang kelas mereka yang kebetulan Zahra dan Morena 1 jurusan sementara Sharma dan juga Andita memiliki jurusan yang sama.


"loh Kak Sharma sudah mulai masuk kampus hari ini tanya Andita yang melihat kedatangan Sharma di ruang kelasnya.


"iya kamu juga sudah masuk kampus hari ini?"


"iya tapi sepertinya ini yang terakhir karena mulai besok Andita ngambil cuti kembali.


"Kenapa harus ambil cuti?


"Mas Delon yang minta karena kondisi kehamilan aku yang masih rawan ucapkan Dita kepada Sharma


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2