Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)

Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)
Amarah Andita


__ADS_3

Erick yang sudah kalang kabut mencari keberadaan Sharma, langsung menghubungi ibu meli dan pak Fernando yang merupakan kedua orang tua Sharma.


setelah sambungan telepon tersambung, Briptu Erick langsung menjelaskan semua yang terjadi antara Briptu Erick dan Sharma sudah terjadi kesalahpahaman.


Briptu Erick tidak ingin kejadian yang menimpanya dimasa lalu yang membuat dia trauma terjadi lagi kepada hubungan nya dengan Sharma.


"Tante tolong bantu Erick!"


"Tante mau tolong apa?"


"Beritahu Sharma dimana Tante!"


"Iya tapi Sharma juga tidak ada di Bogor nak."


"Jadi Erick harus cari kemana Sharma Tante?"


"Mana Tante tau nak!"


"Begini aja deh coba kamu lihat di kost nya dulu, kalau tidak disana cek dirumah tantenya dijalan mawar 60 paling dia kesana." ucap ibu meli.


Ketika Briptu Erick sudah mengetahui informasinya dari ibu meli, kalau Sharma kemungkinan dirumah tantenya, dengan sigap Briptu Erick langsung mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi. sepuluh menit kemudian, Briptu Erick tiba dikediaman Tante Alena.


"Ting nong."


"Ting nong."


suara bel rumah milik Tante Alena terdengar jelas ditelinga Sharma dan juga Tante Alena. Sharma dan Tante Alena tidak menyangka kalau yang datang, adalah Briptu Erick.


Tante Alena langsung membuka pintu berniat untuk melihat siapa yang datang kerumahnya.


"Siapa ya?" Tante Alena sambil membuka pintu untuk tamu yang datang.


"Selamat sore Tante!" sapa Briptu Erick


"Ya cari siapa ya?"


"Apa betul ini Rumah ibu Alena?" tanya Briptu Erick.


Tante Alena merasa heran mengapa tiba tiba seorang polisi datang kerumahnya. Padahal ia tidak pernah melakukan kejahatan atau kriminal. Karna kebetulan Briptu Erick datang Kerumah tante Alena masih memakai seragam, sehingga membuat Tante Alena begitu terkejut akan kehadiran seorang polisi dirumahnya.


"Ada apa ya pak?"


"Perkenalkan Tante saya Erickson Sugito,calon suami Sharma keponakan Tante " kata Briptu Erick sambil memberi salam kepada Tante Alena.


"Oh jadi kamu yang namanya Briptu Erick?"


"Iya Tante!" Apa Sharmanya ada?"


"Silahkan masuk dulu nak Erick!" ucap Tante Alena untuk mempersilahkan Briptu Erick masuk kerumah.


"Trimakasih Tante!" Briptu Erick masuk kerumah Tante Alena


Sementara Sharma yang mendengar suara Briptu Erick dirumah tantenya, heran


"Darimana pak pol tau rumah Tante Alena?" gumam Sharma dalam hati, tapi Sharma tetap tidak mau keluar dari kamar.

__ADS_1


" Maaf Tante Erick kesini ingin mecari keberadaan Sharma, karna mungkin dia salah paham terhadapku." ucap Briptu Erick


"Tapi untuk sekarang sepertinya Sharma tidak mau ganggu siapa pun.


"Tapi Sharma ada disini kan Tante?"


"Iya!" tapi sepertinya dia masih kesal sama kamu." Ucap Tante Alena


"Bantu Erick bicara sama Sharma Tante, Erick tidak mau kehilangan Sharma, Erick benar benar mencintai dan menyayanginya." pinta Briptu Erick agar Tante Alena membujuk Sharma mau bertemu dengan Briptu Erick.


Tante Alena berniat memanggil sama di kamarnya,


"Sayang ada lirik tuh di depan!"


"Suruh pulang aja Tante Parman tidak mau bertemu dengan dia."


"Nggak bagus gitu Sayang! kasihan dia Sudah jauh-jauh datang kemari."


"Tapi dia udah berbohong sama-sama tante!"


"Apa kamu sudah minta penjelasan dari nak Erick?"


"Tidak tante tapi Sharma lihat mas Erick berpelukan dengan wanita lain.!"


"Apa kamu tahu siapa wanita itu?"


"Tidak tante!"


"Iya sudah kalau begitu temui Erick dan minta penjelasan dari dia, dan tanya siapa wanita itu sebenarnya." Jangan begini nak nggak bagus begitu, lari dari masalah."


"Suruh saja dia pulang tante Sharma malas nemuin dia."


"Temuin saja Nak!"


Erick yang berada di belakang tante Alina pun meminta izin kepada tante Alena agar diijinkan masuk ke kamar milik Sharma.


"Ya sudah kamu masuk saja bujuk dia!" ucap Tante Alena mengijinkan Erick menemui Sharma.


"Sayang...." panggil Briptu Erick dan langsung memeluk Sharma dari belakang membuat Sharma sangat terkejut.


"Awas lepasin....ngak Sudi dipeluk sama laki laki yang sudah bekas pelukan wanita lain." ucap Sharma dan langsung menepis tangan Briptu Erick.


Tetapi Briptu Erick tidak bergeming, ia terus saja memeluk dan mengecup bibir manis sharma. Membuat Sharma tidak bisa berkutik.


"Awas!" berontak Sharma


"Sebelum kamu memaafkan emas emas tidak akan melepaskan pelukan ini."ucap Briptu Erick


"Iya aku maafin tapi lepaskan dulu pelukannya!"


"Aku nggak bisa bernafas gara-gara kamu, tapi jangan berharap aku mau menikah lagi dengan laki-laki bekas orang lain"


"Dengarkan dulu penjelasan mas!" sayang


"Ngak perlu, semua sudah jelas, Sharma sudah lihat dengan mata kepala Sharma sendiri." mas peluk pelukan dengan wanita lain. Kalau mas sayang dan cinta sama Sharma tidak mungkin mas mau peluk pelukan dengan wanita itu."

__ADS_1


"Dia itu Veronica, mantan kekasih mas 17 tahun yang lalu,Dia sudah menikah dan dia datang hanya untuk minta maaf karna dia meninggalkan ku sewaktu aku masih pendidikan akademi polisi. Dia lebih memilih menikahi laki laki lain dibandingkan mas.


Itu berarti dia tidak cinta sama mas kan?"


"Tapi mas masih cinta sama wanita itu kan?"


"Tidak sayang."


"Bohong!"


"Mas tidak bohong sayang!" hati ini sudah ada nama kamu. Dan mas tidak ingin mengingat mada lalu mas yang cukup menyakitkan itu. Mas ingin menata masa depan mas bersama kami sayang." ucap Briptu Erick kepada Sharma


Sharma terdiam tak bisa berkata apa apa. Ia melihat Briptu Erick dengan seksama


"Benaran hanya Sharma yang ada di hati pak pol


"Iya sayang!" kalau tidak ngapain mas desak mama sama ayah agar segera melamar kamu jadi istri mas!" sayang." ucap Briptu Erick sambil kembali memeluk dan mengecup kening Sharma.


Sementara ditempat lain, Andita yang sudah sangat kesal melihat Veronica, kembali kerumah keluarga Sugito. Dengan kesal Andita mencampakkan tas nya di sembarang arah.


"Ada apa ma kok Sepertinya kamu kesal?"


"Wanita murahan itu sudah ingin kembali mengganggu kehidupan Kak Erick!"


"Maksud kamu!"siapa sayang?"


"Siapa lagi kalau bukan perempuan murahan seperti veronica."


"Veronica?"


"iya mam!"


"Memangnya Apa yang dilakukan sama kakak kamu?"


"Gara-gara dia rencana foto pre-wedding ka Erick gagal total!"


"Maksud kamu?"


"Iya wanita murahan itu datang menghampiri Kak Erick ke kantor, sementara Andita dan Sharma yang baru tiba di sana, Sharma melihat Veronica memeluk kak Erick. Sehingga Sharma pergi begitu saja meninggalkan Kakak Erick dan Sharma di sana.


"jadi sekarang kakak kamu di mana?"


" Mencari Sharma, entah Sharma mau ngelajutin pernikahannya atau tidak, Andita tidak tau mam."


"Andita kesal melihat wanita murahan itu ma...gara gara dia kakakku trauma Hinga sampai sekarang tidak menikah akibat ulah nya.


Mendengar penuturan dari Andita, ibu Rohana semakin geram dan kesal mengingat sosok Veronica yang menghancurkan kepercayaan putranya terhadap wanita.


Bersambung........


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏


jangan lupa mampir ke karyaku yang lain ya yang mampu membuat para readears ngakak habis


__ADS_1


__ADS_2