
Erick juga inginnya cepat sembuh Mom Siapa juga yang ingin lama-lama di sini Apalagi setelah melihat wajah cantik istri dan wajah tampan putraku rasanya ingin sekali langsung pulang memboyong istri ku."ucap Erick kepada Ibu Rohana. Mendengar apa yang diucapkan oleh putranya Ibu Rohana pun langsung mengembangkan senyumnya.
Ibu Rohana bahagia melihat putranya sangat menyayangi istri dan anaknya.
"Oh iya dokter Delon sudah memeriksa kondisi Kamu kan?" tanya bu Rohana kepada Briptu Erick.
" Iya mam dokter Delon sudah memeriksa aku
“Terus Bagaimana kata dokter?
“Semuanya sudah stabil Mungkin beberapa hari kedepan Erick bisa pulang."
“Bagus kalau begitu Mami jadi tenang mendengarnya.
“Memangnya selama ini Mami tidak tenang ya.”
“Mana mungkin Mami bisa tenang tidur di rumah sementara Putra Mami berbaring di rumah sakit. Kamu bisa merasakan itu nantinya Bagaimana ikatan batin seorang ibu kepada anaknya.
“Iya mom Terima kasih banyak sudah menghawatirkan Erick.
“Iya nak papi sama mami sangat mengkhawatirkanmu, Makanya kamu cepat sembuh ya nak." ucap pak sugito kepada Briptu Erick berharap. Berharap Ericksegera sembuh.
“Iya pi!" Terima kasih atas doa dan dukungan Papi.
Sementara Morina yang sudah mengetahui kabar Briptu Erick, Morina sangat terkejut dan langsung mengabari Zahra. Mereka berniat untuk mengunjungi Erick di Rumah Sakit bersama Charles dan juga Antonio. Entah karena kesibukan Charles dan Antonio di perusahaan, sehingga mereka pun tidak mengetahui apa yang terjadi kepada sahabat mereka berdua.
Sehingga ketika Morina mengatakan kabar yang sudah diberitahu oleh Sharma kepada Antonio, Antonio pun sangat terkejut. Ia pun menyalahkan dirinya sendiri sampai lalai dan tidak mengetahui kabar dari sahabat baiknya. Antonio, Morina pun langsung pergi ke rumah sakit untuk mengunjungi Briptu Erick."
Setelah tiba di rumah sakit, Antonio langsung memeluk Antonio langsung memeluk Erick "Maafkan saya bro baru hari ini saya tahu kabar kamu!" tapi memang saya mengetahui kalau kamu tugas di luar kota. Tetapi yang kamu alami ini baru hari ini saya tahu dari istri saya. itupun karena Sharma yang memberitahu langsung kepada Morina." ucap Antonio sembari mengelus punggung sahabatnya itu.
“Tidak apa-apa tidak usah minta maaf!" Yang penting kamu sudah datang sudah syukur Lagian aku sudah tidak apa-apa kok kalian Tenang saja. Kalian belum tahu ya kalau Briptu Erick adalah laki-laki yang kuat dan perkasa?" ucap itu Erick sambil mengembangkan senyumnya.
“Kamu ya masih saja sombong walaupun sudah terbaring di rumah sakit ucap Antonio kepada Briptu Erick.
“Terus gue harus gimana bro gue harus menangis?" namanya juga sudah tugas dan tanggungjawab ku sebagai seorang Polisi.
__ADS_1
“Iya gue tahu lo kuat. Kalau tidak mana mungkin kamu jadi seorang polisi!"
“Makanya kalian jangan terlalu khawatir.
Tiba-tiba Charles dan Zahra pun tiba di rumah sakit ruang rawat inap Briptu Erick pun. Ruangan Erick tampak ramai.
Charles langsung memeluk sahabatnya. Briptu Erick dan langsung bertanya kepadanya Apa yang sebenarnya terjadi Bro kenapa baru hari ini kalian memberitahu masalah yang kalian hadapi?
Biasalah Bro menjalankan tugas dan tanggung jawab. Tapi kamu sudah tidak kenapa-kenapa kan Bro?
“Iya kalian Tenang saja aku sudah baik-baik saja kok." ucap Briptu Erick kepada kedua sahabatnya.
“Nih Kami bawa buah makan yang banyak, agar kamu cepat sembuh Memangnya lo mau nganggurin Istri lo?" ini sudah berapa lama lo anggurin Istri lo?" kata Charles berniat untuk mencandai sahabatnya.
“Idih Siapa juga yang mau nganggurin istri gue?" kalau gue ini tidak di rumah sakit walaupun gue sakit Pasti gue lahao tuh istri gua.
“Hello...... emang kalian pikir aku ini makanan pakai dilahap?" gerutu Sharma
Membuat ketiga sahabat itu langsung tertawa ngakak mendengar apa yang dikatakan oleh Sharma kepada mereka.
“Sudah dong tidak perlu merajuk. Nanti istri mas kecantikannya berkurang loh, goda Briptu Erick. Sharma pun langsung mengembangkan senyumnya. Dia langsung menghampiri Briptu Erick dan mengecup bibir suaminya.
“Kalian puas di rumah sakit aja Sharma dan Briptu Erick berani!" apalagi rumah pasti lebih dahsyat.
"Kalian jauh berbeda dibandingkan kami." kata Sharma tidak mau kalah dengan Antonio dan juga Charles membuat mereka Langsung tertawa ngakak di ruangan rawat inap Briptu Erick. Setelah puas bercanda ria bersama Briptu Erick dan juga Sharma.
Antonio ,Morina Charles dan Zahra pun berpamitan pulang ke rumah mereka.
“Bro ini sudah sore kami pulang dulu ya soalnya sudah tidak sabar ingin melahap istri gua setelah melihat kalian.
“Iya ya lakukan saja semaumu Terima kasih sudah mengunjungi ku. Ucap Briptu Erick sambil mengembangkan senyumnya.
Beberapa hari kemudian Briptu Erick pun diperbolehkan pulang dari rumah sakit karena kondisinya sudah berangsur-angsur membaik.
"Sayang hari ini jadi kan kita pulang ke rumah?" Mas sudah bosan nih di rumah sakit.”
__ADS_1
“Iya Mas tetapi kita harus tunggu dokter memeriksa Mas dulu, Siapa tahu bekas operasi Mas butuh perawatan khusus!"
Briptu Erick pun menganggukkan kepalanya pertanda Ia setuju apa yang dikatakan oleh Sharma kepadanya. Ia sudah tidak sabar ingin segera pulang ke rumah apalagi dirinya sangat merindukan sosok putranya yang sudah mencuri perhatiannya.
Tiba-tiba dokter Delon datang menghampiri Briptu Erick dan juga Sharma untuk memeriksa kondisi Briptu Erick. Setelah dokter Delon memastikan kalau kondisi Briptu Erick sudah baik-baik saja, dokter Delon pun mengizinkan Erick kembali ke rumah.
“Jadi dokter suami saya sudah bisa pulang ke rumah?
“Sudah kakak ipar.!" tetapi mas Erick harus tetap kontrol ya Kak?”
“Baik dokter!”
Sharma pun langsung menghubungi Ibu Rohana dan juga pak sugito untuk memberi tahu kalau Erick hari itu pulang ke rumah. Agar pak Sugito dapat menjemput mereka di rumah sakit. Mendengar kabar Kalau Putrannya sudah diperbolehkan pulang ke rumah,
Hati ibu Rohana dan juga Bapak Sugito sedikit lega. Mereka sangat bersyukur Briptu Erick sudah bisa pulang ke rumah dan mulai pulih.
Pak sugito dan ibu Rohana pun pergi ke rumah sakit untuk menjemput Briptu Erick,dan juga Sharma. Tetapi mereka sengaja tidak membawa baby Prasetya karena baby Prasetya sedang istirahat.
Mereka tidak ingin mengganggu istirahat baby Prasetya. Sehingga Ibu Rohana menitipkan baby Prasetya kepada baby sister.
Setelah melakukan perjalanan 20 menit kemudian ibu Rohana dan Bapak Sugito pun tiba di rumah sakit .Sharma dan Briptu Erick yang sudah bersiap pulang ke rumah, mereka sudah menunggu di lobby rumah sakit. agar Ibu Rohana dan pak Sugito tidak terlalu lama menunggu.
“Loh kalian sudah di sini?
“Iya mom!" mas Erick ingin segera pulang ke rumah.
“Ya sudah kalau begitu kita langsung berangkat saja." ucap ibu Rohana sambil membantu Sharma memasukkan barang bawaan mereka.
Briptu Erick dan Sharma pun berlalu dari rumah sakit menuju kediaman Briptu Erick.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
yuk mampir juga ke karya baru Morata.
__ADS_1