
Ketika Sharma dan Prasetya sedang asyik bermain di taman belakang, Sharma dan Prasetya tidak menyadari kalau Briptu Erick sudah pulang dari rumah utama pak sugito. Ia melihat Prasetya dan Sharma tertawa lepas Hal itu membuat Briptu Erick langsung mengebangkan senyumnya melihat orang yang sama ia sayangi begitu bahagia.
"Papi..." panggil Prasetya ketika dirinya sudah menyadari kehadiran Briptu Erick disana.
"Putra papi." ucap Erick Sembari langsung memeluk Prasetya. Jadi putra kita aja nih yang dipeluk, maminya tidak?" ucap Sharma sambil nyengir.
"Sini sayang, mas peluk." ucap Briptu Erick sambil langsung meraih tubuh istrinya kepelukannya.
...lima Bulan Kemudian...
Usia kandungan Andita pun genap sembilan bulan, pagi pagi sekali perut Andita sudah sangat sakit. Pertanda dirinya sudah mau lahiran."Mas....."panggil Andita sambil merintih kesakitan karna suaminya masih terlelap tidur. Mendengar istrinya memanggilnya dokter Delon. Dokter Delon lansung bangkit dari tidurnya.
Ia sudah melihat Andita begitu kesakitan sampai keringat bercucuran akibat menahan rasa sakit yang ia rasakan. Dokter Delon langsung menggendong tubuh Andita masuk kedalam mobil dan mempersiapkan segala keperluan persalinan.
Sebelum berangkat kerumah sakit, Dokter sudah menghubungi Sharma dan Briptu Erick bahwa Andita akan segera lahiran.
"Mas ....sakit......." teriak Andita Karna dirinya merasa kesakitan. Tiba tiba air ketuban Andita sudah keluar di mobil milik dokter Delon Membuat dokter Delon menjadi sedikit panik. Tetapi Dokter Delon berusaha menenangkan pikirannya. Dan berpikir positif agar Dokter Delon bisa mengendarai mobil untuk membawa istrinya kerumah sakit.
Setelah melakukan perjalanan sekitar kurang lebih 15 menit. Dokter Delon dan Andita tiba dirumah sakit milik tuan Jose miller." "Dokter.....Dokter tolong istri saya, istri saya mau lahiran." jerit Dokter Delon dari dalam mobil sembari langsung mengendong tubuh Andita
Dokter dan suster yang melihat dokter delon berteriak minta tolong langsung berlari membantu Dokter Delon dan membawa Andita masuk keruang bersalin. Dokter Delon gelisah dan kwatir melihat istrinya kesakitan. "Mas .....aku sudah tidak sanggup lagi." keluh Andita sambil meringis kesakitan.
"Bertahanlah sayang....demi anak kita dan demi mas. Mas sangat mencintaimu sayang." ucap Dokter Delon sembari mengecup kening Andita.
__ADS_1
Dokter memeriksa posisi bayi Andita, Tetapi dokter menggelengkan kepalanya. Pertanda Andita tidak dapat melahirkan secara normal.
"Maaf Dokter Delon ketubannya sudah banyak yang keluar, jadi kami takut bayinya kekeringan apalagi tenaga ibu Andita kurang memadai kalau dipaksakan melahirkan normal. Jadi kami sarankan agar ibu Andita melahirkan secara Caesar." kata dokter kandungan itu kepada Dokter Delon
"Lakukan yang terbaik buat istri dan anak saya dokter. Saya tidak ingin terjadi sesuatu kepada mereka." sahut Dokter Delon memohon kepada dokter yang menangani Andita.
" Baik pak kami akan berusaha semaksimal mungkin" sahut dokter kandungan itu sambil langsung mempersiapkan, alat alat medis untuk operasi.
Setelah mendapat persetujuan dari Dokter Delon, Dokter dan suster membawa Andita masuk keruang operasi agar Operasi melahirkan segera dilakukan. Dokter Delon Yang berada diluar ruang operasi sudah mondar mandir. Ia gelisah dan kwatir akan kondisi Andita dan juga anaknya.
"Ya Allah selamatkan lah istri dan anak hamba." Doa Dokter Delon dalam hati.
Sementara ditempat lain Sharma yang mengetahui kalau Andita segera melahirkan, ia begitu gembira karna sebentar lagi dia juga akan menjadi ounty.
"Ia sayang....tapi sebelum kita pergi Prasetya titip sama papi dan Bibi dulu deh." Kata Briptu Erick padahal baby sister ada yang menjaga Prasetya. Tetapi Briptu Erick lebih memilih menitipkan Prasetya kepada pak Fernando.
Kemudian Sharma menitipkan Prasetya sama pak Fernando dan juga baby sister. Agar mereka dapat pergi kerumah sakit. setelah berpamitan kepada pak Fernando. Briptu Erick dan Sharma berlaku menuju rumah sakit tempat Andita melakukan persalinan.
Diperjalanan Sharma teringat sakitnya paska ingin melahirkan baby Prasetya.
"Mas ......aku jadi ingat loh ketika Sharma melahirkan putra kita, Morina Sampai gigit tangan mas karna merasa kesakitan. Pasti Zahra seperti itu deh,karna aku bisa merasakan sakitnya kegimana." kata Sharma kepada suaminya sambil sedikit nyengir.
"Ia sayang....mas ingat Banget tuh tangan mas kamu gigit Sampai luka,tetapi mas biarkan pada saat itu. Karena mas tau begitu sakitnya yang kamu rasakan melahirkan benih cinta kita sayang." kata Briptu Erick sambil langsung mengecup kening Sharma.
__ADS_1
"Trimakasih sayang....kamu sudah menjadi wanita yang sangat sempurna di hidupku. hardik Briptu Erick.
Setelah melakukan perjalanan sekitar 15 menit, Briptu Erick dan Sharma tiba dirumah sakit dan langsung menuju ruang bersalin. Mereka sudah melihat Dokter Delon mondar mandir didepan ruang operasi. Pertanda Andita melahirkan secara Caesar.
"Ka.....Gimana Andita, apa baik baik saja?" tanya Sharma kepada Dokter Delon
"Kakak belum tau dek..... kata dokter Andita harus melahirkan secara Caesar karna Andita kurang tenaga dan apalagi letak bayi nya sungsang." jawab Dokter Delon
Tiba tiba suara bayi terdengar jelas ditelinga Dokter Delon, Sharma dan juga Briptu Erick Pertanda operasi berjalan dengan lancar.
Suster keluar dari ruang operasi setelah operasi Caesar selesai dilakukan. " Dengan Dokter Delon?????
"Ya saya sus....sahut Dokter Delon
"Selamat ya pak istri anda sudah melahirkan dan bayinya perempuan."kata Suster sambil mempersilahkan Dokter Delon masuk melihat bayinya.
Dokter Delon begitu bersemangat dan bahagia ketika istri dan anaknya selamat dari masa masa sulit. Dokter Delon meraih putrinya dari Suster sambil langsung mencium putri dan istrinya. "Sayang terimakasih banyak ini kado terindah yang aku terima darimu sayang." ucap dokter
Kemudian Sharma dipindahkan keruan rawat inap agar kondisi Sharma cepat pulih dan dapat dikontrol oleh dokter dan suster lebih intensif.
Sharma langsung memeluk Andita ketika andita sudah dipindahkan keruang rawat inap.
Bersambung......
__ADS_1
yuk dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya novel ini hanya tinggal beberapa episode lagi jadi kepoin terus ya dan kita lanjutkan ke kisah cinta Briptu Erick dengan Sharma ceritanya seru loh