
Setelah selesai acara syukuran di kediaman Briptu Erick, Tuan Jose Miller dan nyonya Selena berpamitan pulang kerumah utama Tuan Jose Miller. Sementara Morina dan Antonio masih asik ngobrol bersama pak Fernando dan Briptu Erick. Kayla dan inamorata sudah tampak akur bermain petak umpat bersama Merli dan juga Yudha.
"Mas sepertinya Mereka sudah akur ya!" tidak seperti kemarin lagi berebut ounty sharma." ucap Merli kepada Yudha sambil mengembangkan senyumnya. Tanpa mereka sadari seseorang memantau kediaman Erick dari kejauhan. Entah apa yang mereka rencanakan kepada keluar Merli atau keluarga Briptu Erick. Tapi yang pasti Merli tidak akan pernah diam jika keluarganya dan keluar adiknya di usik seseorang maka dia tidak akan kasih ampun kepada orang yang berniat jahat kepada keluarganya.
Merli tidak pernah menghentikan anak buahnya untuk mencari tahu siapa saja yang ingin berniat jahat kepada keluarganya. Sifat Merli turun dari papinya yang keturunan Tionghoa dan Rusia. Bahkan Ia tidak segan segan untuk menghabisi orang orang yang mengusik dirinya. Dengan menggunakan tangan anak buahnya.
Bisnis properti dan juga hotel yang dimiliki oleh Merli sekarang adalah hasil jerih payah dari kedua orangtuanya. Bahkan Tuan Tiong chin mendidik Merli dengan didikan yang keras Tuan Tiong chin benar benar membekali merli ilmu ekonomi dan juga ilmu bela diri.
Ketika Merli, inamorata dan Kayla sedang asyik bermain petak umpet. Sharma datang menghampiri Merli
"Lagi apa ka?"
"Lagi temanin inamorata dan Kayla bermain petak umpet."
"Ka bisa tidak besok kakak antar Sharma ke makam mami dan papi?" tanya Sharma kepada Merli berharap Merli mengijinkan dan mau menemani dirinya berziarah ke makam Tuan Tiong chin dan nyonya Chin Ling Yi.
"Tentu dong adikku sayang!" ucap Merli sambil langsung mengebangkan senyumya.
Briptu Erick yang tidak melihat sosok istrinya tidak ada disana, ia pun mencari cari keberadaan Sharma.
"Mori!" kamu lihat Sharma tidak?"
"Ada tuh lagi ngobrol sama kak Merli." sahut Morina dan juga Zahra yang lagi asik melihat Kayla dan inamorata bermain petak umpet. terkadang Zahra dan Morina tertawa terbahak melihat inamorata dan juga Kayla saling tuding curang.
"Kalau melihat innamorata dan Kayla bermain seperti ini, aku jadi teringat di masa laluku yang tidak pernah menjalani hal seperti ini." ucap Morina kepada zahra.
__ADS_1
"Sepertinya masa kecil innamorata dan Kayla lebih beruntung daripada aku."ucap Morina sambil mengingat masa-masa kecilnya yang hidup Hanya bersama baby sister dan juga asisten rumah tangga.
Apalagi keadaan keluarga mereka dalam keadaan berantakan. Membuat kedua orang tuanya sibuk dengan urusan masing-masing. keharmonisan keluarga Morina hancur ketika nyonya Selena mengetahui perselingkuhan yang dilakukan oleh Tuan Jose Miller kepada sekretarisnya. Berulang kali nyonya Selena memaafkan Tuan Jose miller, tetapi berulang kali juga Tuan Jose Miller melakukan kesalahan yang sama. Hal itu membuat Nyonya Selena tidak bisa menerima pengkhianatan yang dilakukan suaminya terhadapnya.
Sehingga Nyonya Selena mengambil kesibukan sendiri diluar dan memulai usahanya sendiri tanpa mengharapkan penghasilan dari tuan Jose miller. Mulai sejak itulah kehidupan Morina berubah." iya lebih sering ditinggal di rumah bersama baby sister dan juga para asisten rumah tangga yang bekerja di kediaman Tuan Jose Muller.
"Sudahlah Yang Lalu biarlah berlalu tidak perlu diingat kembali, kalau diingat-ingat masa laluku yang lebih sakit dibandingkan dirimu kamu tahu sendiri. Aku ditinggal Ibuku masih kecil hidupku semakin berantakan ketika ayahku menikah kembali dengan ibu tiriku Ibu leni. bahkan semua harta kekayaan peninggalan ayah dan ibuku direbut oleh ibu Leni.
tante mely yang sering membantu biaya sekolah jika aku tidak diberi uang oleh ibu Leni."ucap Zahra kepada Morina sambil meneteskan air matanya.
Tiba-tiba Charles dan Antonio datang menghampiri mereka. Charles melihat b istrinya menangis langsung bertanya-tanya dalam hati Mengapa istrinya bisa.
"Sayang kenapa kamu nangis?" apa mas menyakiti hatimu?" Tanya Charles kepada Zahra membuat Zahra spontan langsung menghapus air matanya. Agar Charles tidak melihat dirinya meneteskan air mata. Tetapi Charles sudah terlanjur melihatnya.
"Tidak mas tidak ada apa-apa?"
"Kami hanya teringat masa kecil kami di masa lalu timpal Morina agar Charles tidak penasaran Mengapa istrinya menangis.
"Ngapain harus di Ingat masa lalu yang pahit lebih baik kita tata kehidupan kita ke depan supaya lebih baik!" ucap Charles sambil meraih tubuh Zahra ke pelukannya.
"Sudah Sayang tidak perlu kamu ingat-ingat lagi masa lalu kamu yang sulit. kebahagiaan akan bersamamu dan anak-anak kita kelak." ucap Charles sambil mengecup kening Zahra.
Sementara Antonio yang sudah tahu pokok pembahasan mereka Langsung memeluk istrinya.
"Ngapain kalian harus mengingat masa lalu!" lebih baik kita tata kehidupan kita ke masa yang akan datang. Agar lebih baik
__ADS_1
"Iya Mas entah kenapa tiba-tiba ketika melihat innamorata dan juga Kayla bermain petak umpet membuat Morina ingat masa kecil Morina yang tidak pernah merasakan demikian? ucap Morina kepada suaminya.
"Aku tidak ingin anak-anak kita kelak merasakan hal yang sama seperti yang aku rasakan. Aku minta sama Mas jangan salahkan Morina kalau Morina tidak bekerja dan hanya mengharapkan Mas yang bekerja.
Morina hanya ingin merawat anak-anak Morina dengan tangan Morina sendiri. Walaupun dibantu dengan baby sister. ucap Morina membuat Antonio sangat bersyukur memiliki istri seperti Morina yang lebih memikirkan kehidupan keluarganya dibandingkan dengan harta kekayaan.
"Justru mas malah senang dengar kamu mengurus anak-anak kita kelak, Lagian untuk mencari nafkah itu sudah menjadi kewajiban mas bukan kewajibanmu sayang!"
"Kewajiban kamu mengurus rumah tangga dan melayani Mas."ucap Antonio sambil langsung mengecup kening Morina.
Melihat interaksi kedua pasangan itu Merli mengembangkan senyumnya
"Betapa bahagianya kehidupan rumah tangga mereka!" gumam Merli dalam hati.
"Aku bersyukur bisa berkenalan dengan orang-orang seperti mereka yang hidupnya jauh dari kehidupan glamor dan juga seperti orang-orang kaya lainnya." gumam Merli tanpa ia sadari Yudha mendengar gumaman nya.
Yudha jadi teringat sifat dan tingkah lakunya yang selama ini sesukanya terhadap Merli. bahkan Yudha banyak belajar dari rumah tangga Morina Zahra dan juga Sharma yang tampak akur dan bahagia.
"Ya Allah aku sudah banyak melakukan kesalahan kepada istriku ampuni Aku Ya Allah!" doa yudha dalam hati. Ia pun langsung menghampiri istrinya Merli dan langsung berlutut di kakinya
Merli terkejut ketika suaminya berlutut di kakinya.
"Maafkan mas yang selama ini sudah menghianati cintamu. Mas sudah khilaf dengan kenikmatan sesaat di dunia ini tanpa mempedulikan perasaan kamu dan Putri kita."ucap Yudha sambil terisak.
"Sudahlah mas Yang Lalu biarlah berlalu Lagian kemarin kan kita sudah saling memaafkan jadi kita tata kehidupan kita kedepannya supaya lebih baik. yang penting Mas sudah menyadari kesalahan mas sendiri dan tidak melakukan kesalahan Yang Sama lagi. Jadi jangan begini dong." ucap Merli sambil meminta suaminya agar berdiri kembali."
__ADS_1
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏