Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)

Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)
BERTEMU SANG ADIK


__ADS_3

Sharma yang tidak mengetahui sama sekali mengenai test DNA yang dilakukan oleh Merli terhadap Sharma dan Merli, tampak terus memohon kepada Briptu Erick untuk segera membantunya untuk mencaritahu orang tua kandung Sharma.


"Sayang.... apakah kamu sudah ada info tentang orangtua kandungku?"


"Belum sayang tapi mas sudah mengumpulkan beberapa berkas laporan anak hilang dua puluh tahun yang lalu." ucap Briptu Erick kepada istrinya.


Sementara di tempat lain Merli merencanakan menemui Sharma di kediaman Briptu Erick. tetapi sebelumnya Merli menghubungi dokter Delon. Karena dokter Delon juga mengetahui hasil tes DNA itu, dokter delon lah yang membantu melakukan tes DNA terhadap Sharma. Ia memberitahu rekannya untuk melakukan tes DNA itu.


"Bagaimana dokter?" apa kita sekarang ke sana?"tanya Merli di dalam sambungan teleponnya kepada dokter Delon


"Boleh tapi saya mengajak istri saya juga." ucap dokter Delon kepada Merli.


"Tidak apa-apa kalau boleh seluruh anggota keluarga berada di sana."


"Saya akan menghubungi mertua saya agar mereka datang juga ke kediaman Briptu Erick


"Terima kasih Dokter Dokter sudah banyak membantu saya."


"Sama-sama Nona Merli.


Setelah mereka sepakat bertemu di kediaman Briptu Erick , Merli dan Yudha pun langsung menuju ke sana. Sementara dokter Delon menghubungi mertuanya agar segera datang ke kediaman Briptu Erick. Tetapi Dokter Delon tidak memberitahu Briptu Erick dan Sharma.


Andita yang diminta dokter Delon segera bersiap untuk pergi ke rumah kakaknya pun merasa heran mengapa tiba-tiba Suaminya mengajak Andita ke rumah kakaknya.


"Mas!" kok tiba-tiba mengajak Andita ke rumah Kak Erick ?"


"Ada sesuatu penting yang harus keluarga ketahui."


"Apa itu mas!"


"Nanti juga kamu pasti akan tahu."Hal itu membuat Andita semakin penasaran Mengapa suaminya meminta semua anggota keluarga kumpul di kediaman Briptu Erick.


Sekitar 20 menit kemudian Merli dan Yudha tiba di kediaman Briptu Erick. Tetapi mereka tidak langsung masuk. Mereka menunggu di gerbang.Yudha memarkirkan mobilnya tepat nya di depan gerbang rumah Briptu Erick setelah mereka, lihat mobil milik dokter Delon sudah datang Mereka pun mengikuti mobil itu masuk ke pekarangan rumah milik Briptu Erick.


Disusul dengan mobil Bapak Sugito dan ibu Rohana. Tanpak Ibu Rohana merasa heran karena mobil yang terparkir di pekarangan rumah Briptu Erick, bukan hanya mobil milik dokter Delon dan juga Briptu Erick.


"Itu mobil siapa ya Ayah?"tanya ibu Rohana kepada suaminya


"Ayah juga tidak tahu Bu!"tapi ada apa ya Mengapa tiba-tiba menantu kita meminta kita datang kemari?"

__ADS_1


"Iya Ibu juga penasaran Mengapa nak Delon mengajak kita datang kemari!"


Erick merasa heran tiba-tiba 3 mobil masuk ke pekarangan rumahnya. Ia keluar dan melihat dokter Delon keluar dari mobilnya bersama Andita disusul dengan Yudha dan Merli dan juga bersama buah hati mereka. Beberapa menit kemudian ibu Rohana dan Pak Sugianto pun keluar dari mobil." membuat bentuk Erick semakin heran mengapa tiba-tiba anggota keluarga datang ke rumah miliknya.


Apalagi dengan hadirnya sosok Yudha dan Merli di sana, Briptu Erick semakin penasaran Apa tujuan mereka datang ke rumahnya.


"Hai Kak!" sapa Andita sambil memberi salam kepada Erick dan Sharma


"Hai !" yuk kita masuk!"


"Erick langsung memberi salam kepada kedua mertuanya dan adik ipar.


Setelah berbasa-basi tegur sapa antar keluarga dokter Delon memulai pembicaraan. Ia menceritakan semuanya yang ia ketahui dan juga menceritakan semuanya tanpa ada yang ditutup-tutupi membuat orang-orang di sana tercengang dan Sharma sangat bahagia telah menemukan siapa jati dirinya sebenarnya.


"Jadi Kakak Merli adalah kakak kandungku?"tanya Sharma sambil terisak


"Iya....kamu adik saya." sudah lama aku mencarimu berbagai upaya aku lakukan untuk mencari keberadaan mu.


Tetapi ketika pertemuan kita pertama kali di toko kue sepertinya Kakak ada kontak batin denganmu. Sehingga Kakak meminta salah satu anak buah Kakak untuk menyelidiki jati dirimu.


Kakak lah yang meminta suster gadungan itu mencabut sampel rambutmu agar Kakak dapat melakukan tes DNA terhadapmu.


Kemudian Ia pun bertanya.


" Tapi dimana orang tua kita Kak!"


Ayah dan ibu meninggal dunia 2 tahun yang lalu. Ayah meninggal karena kecelakaan sementara Ibu, karena ibu tidak terima dengan kepergian Ayah, kondisi kesehatan ibu menjadi menurun dan akhirnya Ibu juga meninggal.


Tetapi sebelum ayah dan ibu meninggal mereka sudah memberitahu kalau aku memiliki adik yang hilang sekitar 20 tahun yang lalu. mereka juga meminta ku untuk mencari keberadaan mu. Mulai dari itu kakak mencari keberadaan mu di mana-mana tetapi tak kunjung ketemu.


Tetapi setelah pertemuan kita ditoko kue, Itu membuat hatiku untuk menyelidiki bahkan orang yang berusaha menculik kamus adalah mantan kekasih Erick.


"Kok kakak ngomong seperti itu?"


"Iya dalang dibalik penculikan kamu itu adalah Veronica.


"kok Kakak bisa tahu!"


"Mulai dari pertemuan kita di toko kue, Kakak meminta detektif untuk mencari tahu jati dirimu dan membantumu saat kamu diculik.

__ADS_1


Mendengar pernyataan kalau dalang dibalik penculikan sharma itu, adalah Veronica, Andita begitu geram dan marah


"Aku tidak akan kasih ampun kamu wanita murahan."umpat Andita.


"Tapi mengapa Kakak mengenali Veronica."


"Dia istri sirih dari suamiku!"


"Jadi nak Yudha ini adalah suami dari Veronica?"


" Iya!" karena Yudha yang menikahi Veronica sehingga veronica sanggup meninggalkan Briptu Erick di masa lalu?"pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan Andita kepada Merli.


"Iya!" jawabnya singkat.


Hal itu membuat Yudha tidak mampu menatap Briptu Erick dan juga Pak Sugito.


"Iya merasa bersalah kepada keluarga besar Briptu Erick.


"Saya minta maaf saya tidak mengetahui kalau Veronica saat itu memiliki kekasih. Tetapi kedua orang tua Veronica meminta saya segera menikahi Veronica yang mengatakan kalau wanita itu hamil anak saya.


"Apa Kakak tahu di mana keberadaan Veronika sekarang?"


"Kakak tahu dan semalam Kakak baru bercerai dengannya!" ucap Yudha kepada Andita.


"Jadi Kakak sudah cerai dengan wanita murahan itu?"


"Iya." jawab Yudha


"Bagus deh!"


Sharma tak henti-hentinya merasa bersyukur ketika dirinya mengetahui kalau Merli adalah kakak kandungnya. Tetapi ia juga menyayangkan tidak diberi kesempatan untuk bertemu dengan ayah dan ibu kandungnya karena sudah terlebih dahulu dipanggil sang pencipta.


Merli juga memberitahu masalah pembagian harta warisan kedua orang tuanya. Dan ia pun memberikan setengah dari harta kekayaan orang tuanya diberikan kepada Sharma.


"kakak serius memberikan ini semua sama Sharma?"


"Iya sayang yang ini hakmu!" kita sama-sama berhak harta peninggalan orang tua kita.?ucap merli sambil memberikan beberapa dokumen penting perusahaan, dan Hotel milik kedua orang tua mereka.


bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2