Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)

Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)
RENCANA BULAN MADU


__ADS_3

Ketiga pasangan suami istri itu pun berkumpul di rumah sakit. tempat Sharma di rawat inap. membuat tawa ketiga sahabat itu pun menggema di ruang rawat inap Sharma.


"Kalian masih mau tetap saja di sini?"Kami Soalnya sudah mau pulang." ucap itu Erick kepada kedua sahabatnya.


"Oh jadi Sharma sudah bisa pulang hari ini juga?"


"Iya dia sudah baik-baik saja kok kalian Tenang saja." kata dokter hari ini juga Sharma bisa pulang ke rumah.


"Syukurlah kalau begitu kita pulang bareng saja gimana menurut kalian?"ujar Antonio kepada kedua sahabatnya.


"Maksud kamu?"


"Kita pulang ke tempat Briptu Erick dulu ya hitung-hitung kita bernostalgia di sana. Kan sudah lama juga kita tidak ngumpul bareng."ujar Antonio


"Tapi bagaimana dengan Kayla dan Putra kita Mas?"


"Iya ya aku juga menghawatirkan putriku baby Riyanti mas." ucap Zahra kepada Charles


"Kalian Tenang saja, masalah itu kan gampang sebelum kita ke rumah Erick, kita terlebih dahulu menjemput Putri dan Putra kita." ucap tonio kepada Morina yang dibalas anggukan dari Morena pertanda dirinya setuju.


****


Setelah tiba di kediaman Briptu Erick, bersama anak-anak mereka, ketiga pasangan suami istri itu begitu bahagia dengan canda tawa menggema di kediaman Briptu Erick. Mereka tampak bahagia dengan pasangan mereka masing-masing. Apalagi persahabatan mereka begitu dekat membuat ketiga pasangan itu semakin serasi.


"Oh iya aku punya ide Bagaimana kalau kita mengadakan kan Bulan madun barang bersama keluarga kita.


"Maksud kamu?"


"Maksud aku untuk menghilangkan penat karena suami suami kita sibuk bekerja dan juga kita sibuk kuliah, Aku ingin kita rehat sejenak jalan jalan atau piknik ke suatu tempat.


"Aku juga setuju!" Timpal Morina


"Setuju apa sayang?" tanya Antonio yang tidak Mendengar pembicaraan ketiga wanita itu.


"Begini mas kami ada rencana kita pergi rekreasi atau piknik ke suatu tempat, hitung-hitung untuk memanjakan mata kita dan dan juga untuk sekedar menyenangkan hati dan pikiran kita." ucap Morina


Antonio yang mendengar usulan dari Morina, Ia pun tampak setuju tetapi ia juga bertanya kepada Erick dan juga Charles.


"Bagaimana menurut kalian seperti yang dikatakan oleh Morina Sharma dan juga Zahra Apakah kalian setuju kalau kita pergi jalan-jalan bersama?"


"Maksudmu, kita seperti bulan madu bareng gitu?


"sepertinya seperti itu tapi yang ini lain, kita membawa putra-putri kita.


"Aku setuju Lagian otakku sudah panas juga terus Hanya bekerja dan bekerja terus." ucap Charles kepada Antonio dan juga Briptu Erick.

__ADS_1


"Aku juga setuju tapi tempat tujuan kita kemana?


"Kalian tenang saja aku sudah mendapat lokasi dan tempat yang begitu strategis dan juga enak dipandang mata keindahan dan panorama yang indah memanjakan mata.Yang selama ini berkutat di laptop.


"Memangnya kita jalan-jalan kemana menurutmu sayang?


"Aku ingin menikmati keindahan alam di Indonesia ini bukan gila gila keluar negeri. karena di Indonesia ini juga banyak tempat-tempat yang indah yang enak dipandang mata sarana dan prasarananya juga memadai. ucap Morina kepada semua para sahabatnya. Sambil membayangkan indahnya pemandangan yang ada di pantai Kuta Bali.


"Jadi kita kemana sayang?"


"Bali!" jawab Morina singkat


"Kamu serius mau ke bali?


"iya mas!"


"Bukannya kemarin itu kamu ingin pergi ke negri sakura?"


"Kita kesan berdua saja sayang!" tapi kalau bareng bareng begini, kita lebih baik ke Bali saja. Karna tempatnya indah dan sejuk.


"Kalau mas sih ikut saja sayang, tapi Tanya dulu dong yang lain Siapa tahu mereka tidak setuju pergi ke sana.


"Iya gush gimana kalau kita pergi ke Bali saja?"


"Gue juga setuju Timpal Sharma kembali


"Bagaimana dengan kalian apakah kalian setuju jika kita pergi melancong ke Bali?


"Semua terserah istri kita deh gimana kita bisa menolak permintaan istri istri cantik kita ini ucap Charles sander mengembangkan senyumnya.


Akhirnya mereka pun sepakat untuk pergi ke Bali sekedar berekreasi.


"Kalau begitu kita berangkat dua hari lagi!"


"Kita naik pesawat jet pribadi milik papa saja mas?"


"Kenapa harus pakai jet pribadi sayang?"


"Supaya fasilitasnya lebih memadai dan Lagian kita membawa baby.


Antonio pun setuju dengan pendapat dari istrinya. Morina yang berinisiatif untuk memakai jet pribadi milik ayahnya pun langsung menghubungi Tuan Jose Miller.


kring


kring

__ADS_1


kring


"Hallo assalamualaikum Putri Papi tumben menghubungi pagi sekarang?


"Ini Pi.... Morina pakai jet pribadi papi ya!"


"Memangnya kamu mau kemana sayang?


"Mau ke Bali jalan-jalan sama teman-teman!"


"Ikut cucu papa juga?


"Iya Mas Antonio sama Kayla ada juga Babi Carlos bersama teman-teman Morina.


"Maksud kamu Erick dan Charles ikut juga?


"ilIya kami 3 pasang!"


"Boleh tidak pi? aku pakai jet pribadi papi?"


"Tentu dong Sayang!" itu kan milik kamu juga nggak usah minta izin sama papi juga ya pasti papi ijinkan.


"Terima kasih papiku sayang." ucap Morina sambil memberi peluk cium kepada Papi tuan Jose miller dari kejauhan


"Setelah meminta izin kepada tuan Jose miliar l untuk memakai pesawat jet pribadi miliknya pun, menutup sambungan telepon selulernya dan kembali menghampiri sahabat-sahabatnya.


"Bagaimana Sayang apa kata papi?"tanya Antonio kepada Morina


"Iya kita akan pakai pesawat jet pribadi karena aku tidak ingin kekurangan apapun jika kita dalam perjalanan, Apalagi kita membawa baby kita masing-masing.


****


Sementara di tempat lain Andita tampak gelisah menunggu sang suami pulang dari rumah sakit. Yang mana Dirinya sudah menunggu dokter Delon untuk membeli makanan yang ia lihat di layar ponsel miliknya. Tetapi ketika dirinya melihat di berbagai aplikasi tidak ada yang menjual menu makanan tradisional seperti yang ada di ponselnya.


"Aduh mas Delon Kok lama banget sih pulang?" padahal aku sudah pengen makan lemper gumam Andita sambil menelan Silva nya.


Andita sudah bolak-balik berjalan dari depan ke belakang hanya untuk menunggu dokter Delon . Padahal hari itu jadwal dokter dalam cukup padat. Mengingat operasi yang dilakukannya sangat serius sehingga memakan waktu yang cukup lama.


"Ketika dokter Delon sudah selesai mengoperasi pasien dan operasi itu pun berhasil. Ia pun berlalu ke ruangannya ia melihat ponselnya panggilan tak terjawab dari Andita sudah sampai puluhan kali. Bahkan chat yang berkali-kali kirimkan Andita membuat Dokter Delon sangat khawatir kepada Andita. ia takut terjadi sesuatu kepada Andita sehingga ia pun langsung buru-buru keluar dari rumah sakit dan mengendarai mobilnya mengarahkannya ke jalan raya menuju kediaman dokter Delon.


"Ya ampun ternyata Istri aku sudah menghubungiku sampai beberapa kali, gimana ini ?" gumam dokter Delon dalam hati. Karena sudah melihat panggilan yang sudah puluhan kali dari istrinya. Tetapi ia tidak mengangkatnya karena dokter Delon sedang mengadakan operasi.


Bersambung.......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2