
Kasus yang dihadapi oleh Veronica, tidak hanya satu kasus saja, selain kasus penculikan sharma, ia juga terjerat kasus percobaan pembunuhan terhadap Yudha . Meli sudah melaporkan Veronica ke pihak kepolisian serta memberikan bukti bukti yang akurat, yang dapat memberatkan Hukuman Veronica.
Sharma tampak bahagia ketika ia mengetahui bahwasanya, sudah menemukan kakak kandungnya sendiri yang sudah sangat ia rindukan. Sharma meminta kepada Merli untuk langsung menghantarkan Sharma ke makam kedua orangtuanya.
"Ka aku ingin mengunjungi ayah dan ibu!" ucap Sharma kepada Merli yang menginginkan bertemu dengan orang tuanya, walau berbicara di makam saja.
"Boleh! kakak akan antar kamu sama.papi dan mami." ucap Merli
tiba tiba Sharma merasa mual, ia langsung berlari ke kamar dan mengeluarkan semua isi perutnya.
Wajah Sharma sudah sangat pucat, karna Sharma mengeluarkan isi perutnya.
"Kamu kenapa sayang?"
"Ka Sharma tidak apa apa itu ka?" itu biasa dialami oleh ibu yang lagi hamil muda!" ucap dokter Delon kepada Briptu Erick.
"Tapi istri kakak sudah pucat bangat nih." ucap Briptu Erick sambil langsung membopong tubuh istrinya kembali ke sofa.
"Sharma tidak apa apa kok mas!"
"Ounty sakit ya?"tanya inamorata dengan suaranya khas anak kecil, sambil menghampiri Sharma dan mencium pipi ountynya.
"Tidak apa apa sayang!" cuma Dede bayi ada didalam perut ounty." sahut Sharma sambil memeluk inamorata dan membubuhi inamorata kecupan hangat kepada keponakannya.
Briptu Erick meminta dokter Delon untuk memeriksa kondisi Sharma.
setelah dokter Delon memeriksa Sharma, iapun memberikan resep kepada Briptu Erick untuk diberikan kepada Sharma guna mengurangi mual yang dirasakan oleh Sharma.
Setelah memastikan kondisi Sharma baik baik saja, Andita dan dokter Delon berpamitan pulang begitu juga dengan pak sugito dan ibu Rohana. Sementara Merli, Yudha dan putrinya inamorata masih bersama Sharma, Meraka masih ingin cerita panjang lebar mengenai kehidupan keluarga mereka ketika Sharma tidak ada.
Merli berincana untuk mengadakan syukuran, atas kembalinya adiknya yang hilang selama dua puluh tahun yang lalu.
"Kakak berincana untuk mengadakan syukuran atas kembalinya kamu adikku sayang!" sekalian mengenalkan mu kepada Rekan bisnis perusahan papa dan mengenalkan mu kepada seluruh karyawan bahwa kamulah pemilik perusahaan milik ayah kita." ucap Merli sambil kembali memeluk adiknya.
"Bagaimana menurut kamu ?" tanya Merli kepada adik iparnya Briptu Erick
"Kalau Erick, terserah kakak sama Sharma saja ka!" ucap Briptu Erick
"Fix kita akan adakan syukuran besok."
"Ya sudah aku akan mempersiapkan semuanya." ucap Yudha sambil langsung menghubungi asistennya untuk mempersiapkan pesta syukuran kembalinya Sahrma.
__ADS_1
****
"Sayang!" kamu bahagia tidak sudah bertemu dengan kakak kandung kamu?"
"Iya mas!" Sharma bahagia Banget, sejujurnya aku tidak menyangka mas!" kalau ka Merli itu kakak kandung ku." ucap Sharma
"Oh iya, ternyata dokter Delon kenal dekat sama kak Merli, dunia ini terasa sempit ya mas!"
"Iya juga ya!" padahal jarak rumah kita ketempat ka Merli tidak terlalu jauh selama ini!"
Sharma tidak lupa memberitahu kepada kedua sahabatnya mengenai kalau dirinya sudah menemukan saudara kandungnya. dan akan mengadakan syukuran.
Mendengar apa yang dikatakan Sharma kepada Morina dan Zahra, Morina dan Zahra begtu bahagia mendengar kalau Sharm sudah menemukan jati dirinya.
"Kamu serius nih Sharma?".
"Iya aku serius." kalian datangnya!"
"Iya kami pasti datang!" ucap Zahra dan Morina dalam sambungan telepon selulernya paralelnya.
Zahra pun langsung memberitahu suaminya charles perihal apa yang dikabari Sharma, yang sebelumnya Charles sudah dihubungi Briptu Erick.
" Mas kita kesana ya!" ucap Zahra kepada Charles sambil mengalungkan tangannya dileher Charles dan duduk dipangkuan Charles.
"Kok cuman gitu aja sih mas?" ucap Zahra seolah Zahra meminta yang lebih dari Suaminya.
Charles mengembangkan senyumnya ia tahu kalau istrinya memberi kode kepada suaminya. bahwa istrinya menginginkan sentuhan darinya.
"Memangnya sudah siap?" ucap Charles sambil tersenyum licik.
"Memangnya Zahra pernah tidak siap?"
"Tidak sih!" mas tau kalau istri mas selalu setia melayani suaminya kapan pun."
Charles langsung menggendong tubuh zahra masuk kedalam kamar. Padahal sore itu, Charles sudah ada janji dengan Antonio ketemu di cafe, tetapi karna keinginan istrinya hingga Charles mengurungkan niatnya pergi menemui Antonio dan Briptu Erick.
Kamu hari bertanggung jawab sayang!" ucap Charles sambil langsung mengecup bibir Zahra
perlahan ciuman itu semakin dalam hingga mereka menghabiskan watu Sore itu mengarungi nikmatnya Surga dunia.
"Trimakasih sayang?" ucap Charles sambil mengecup kening Zahra setelah Charles mencapai puncaknya, Charles membaringkan tubuhnya disamping istrinya.
__ADS_1
****
Acara syukuran diadakan di rumah utama milik keluarga Merli. Yaitu rumah milik peninggalan orangtua merli dan Sharma. tampak Zahra dan Morina antusias ikut merayakan acara berbahagia Sharma, Kayla yang tidak mau ketinggalan langsung berlari menghampiri sharma.
"Tante Sharma!" ucap Kayla sambil Langsung memeluk Sharma dan memberikan ciuman hangat untuk Sharma .
Inamorata yang melihat Kayla begitu dekat dengan ounty nya merasa tersaingi.
"Awas kamu, itu ounty ku." ucap inamorata sambil menepis Kayla dari Sharma.
"Tante dia siapa?"
"Dia keponakan Tante sayang, namanya inamorata."
"Ayo kalian kenalan?" ujar Sharma agar kedua keponakannya saling berkenalan.
"Hello aku Kayla!" ucap Kayla sambil menyodorkan tangannya untuk bersalaman.
"Aku inamorata." dan ini ounty ku bukan ounty mu." ucap inamorata dengan ketus karna dirinya merasa tersaingi oleh Kayla.
"Sayang !" tidak boleh seperti itu, ini Kayla anaknya om Antonio dan Tante Morina, maminya sahabat ounty." ucap Sharma memberikan pengertian kepada keponakannya.
Merli yang melihat interaksi putri nya dengan Kayla, langsung menghampiri inamorata dan Kayla.
"Kalian tidak boleh saling cemburu, sama-sama memiliki ounty Sharma. kalian yang harus temanan ya." ujar Merli kepada inamorata dan juga Kayla. Apalagi inamorata dan Kayla seumuran membuat mereka saling cemburu dan ingin merebutnya perhatian dari Sharma. hal itu membuat Sharma dan Briptu Erick mengebangkan senyumnya.
"Sayang lihat deh!" mereka saling cari perhatian dari kamu." ucap Briptu Erick kepada istrinya sambil cengengesan.
Morina dan Antonio yang melihat putrinya tersenyum.
"Mas lihat deh!" putri kita dan inamorata saling berebut perhatian dari Sharma." ucap Morina kepada suaminya Antonio.
Ditempat lain, Veronica mendengar kabar kalau Sharma adalah adik kandung merli. ia merasa kwatir kalau Merli dan Sharma akan menyatukan kekuatan untuk mencari Veronica
sehingga Veronica memutuskan pergi ke luar kota dengan menggunakan bis tujuan Sumatra .
Veronica masih belum terima kalau dirinya diceraikan oleh Yudha, sehingga Veronica meminta bantuan kepada kedua orangtuanya untuk membantunya menghancurkan kehidupan Yudha dan Merli. Sebelu Veronica pergi menuju Sumatra, Veronica sudah mengatur strategi untuk Melawan Merli.
"Aku tidak akan tinggal diam!" tunggu pembalasanku Yudha dan kamu Merli."ucap Veronica.
Bersambung.....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏