Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)

Love Story'Of Panglatu ( Panglima Lajang Tua)
KEPUTUSAN YANG SULIT


__ADS_3

Ketika seluruh keluarga mempertanyakan hal keinginan pengunduran diri Briptu Erick, kepada Erick. Erick sama sekali tidak menjawab apa apa. Dia hanya melihat kearah istrinya yang sedari hanya diam ketika pak Fernando bertanya hal yang sama kepada Erick.


Diamnya Erick mengisahkan tanya buat seluruh keluarga. Apalagi dengan Merli yang sangat penasaran mengapa adik iparnya sampai memiliki keinginan untuk mengundurkan diri dari kepolisian.


"Pasti ada sesuatu sehingga Erick ingin mengundurkan diri."


"Tapi apa?" Merli bertanya tanya dalam hati karna dirinya juga sangat terkejut mendengar keinginan Briptu Erick.


"Tolong jelaskan sama kakak ada apa ini?" tanya Merli kepada Erick dan Sharma.


"Kalian jangan bertanya kepada suamiku, tanya kepada Sharma mengapa suamiku memiliki keinginan untuk mengundurkan diri itu karna sharma sendirian yang minta." ucap Sharma yang mampu membuat seluruh keluarga semakin dikejutkan dengan pernyataan Sharma kalau dirinyalah yang meminta Erick mengundurkan diri.


"Tapi kenapa dek?"


"Kenapa kamu Sampai meminta adik ipar mengundurkan diri sebagai abdi negara? itu tugas yang mulia adikku sayang."


"Iya Sharma tau itu tugas yang mulia, tapi apa kalian tau nyawa suamiku, nyawaku dan nyawa putraku akan terancam jika suamiku tetap bertugas? Karna aku tau Romeo dan anak buahnya tidak akan tinggal diam. Aku tau suamiku jujur tidak mau disogok. Tapi itu nanti yang memicu kebencian Romeo kepada suamiku. Sharma tidak mau terjadi sesuatu kepada suami Sharma." ucap Sharma sambil terisak.


"Kamu jangan terus berpikiran sampai sejauh itu dek, Kakak tau kok kemapuan Erick sampai dimana dan Romeo. Jadi kamu tenang saja. kita akan sama sama saling melindungi tanpa harus mengorbankan profesi adik ipar "


"Tapi kak, Erick sudah janji sama istri Erick kalau Erick akan menuruti semua keinginan nya. Jadi Erick tidak mau mengecewakan istri Erick." ucap Erick kepada Merli.


"Adik ipar kamu tenang saja, kakak akan berusaha semaksimal mungkin untuk keluarga kita. Jangan pernah berpikir untuk mengundurkan diri, setelah pengorbanan yang kamu lakukan selama ini untuk bangsa dan negara ini, masa kamu harus mundur sih." ucap Merli.

__ADS_1


"Iya kak!" masa kakak harus mundur sih, apa kakak tidak ingat gimana perjuangan kakak sampai kakak ada di titik sekarang?" timpal Andita agar Erick merubah keputusannya. Erick sama sekali tidak menjawab. Dia juga bingung apa yang harus dia lakukan. Karena Erick sudah berjanji kepada Sharma untuk melakukan apa saja yang diinginkan istrinya.


"Keputusanku sudah bulat, Erick akan mengundurkan diri dan akan mengelola perkebunan dan peternakan ku."ucap Erick


"Kamu jangan gegabah mengambil keputusan nak, lebih baik kamu pikirkan terlebih dahulu, Karena untuk mencapai titik ini pengorbananmu sudah cukup banyak."ucap pak Sugito agar Erick merubah keputusannya.


lalu Merli mengajak Sharma bicara empat mata. Merli ingin sekali bertanya Mengapa Sharma meminta Erick mengundurkan diri dari kepolisian.


"Jelaskan sama kakak mengapa kamu meminta Erick mengundurkan diri?"


Sharma Langsung menangis.


" Aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada suamiku, aku sudah kehilangan Mami angkat ku dan kedua orangtua kandungku, Jadi aku tidak mau kehilangan suamiku lagi hanya karena menjalankan tugasnya sebagai abdi negara. Lebih baik Sharma rasa Kalau kami mengelola peternakan dan perkebunan Kami saja. Hidup tenang dan damai tanpa harus dibayang-bayangi tugas yang membahayakan nyawa suamiku.


"kalau masalah itu kamu tenang saja, tidak akan ada yang berani mengganggu keluarga kita lagi. Itu tidak perlu kamu pikirkan biarkan itu menjadi urusan Kakak.


Tapi saya ingin hidup tenang ka."


"Memangnya siapa yang membuat kamu tidak teman adikku sayang?"


"Coba deh kamu pikirkan bagaimana pengorbanan Erick selama ini, sampai dirinya bisa berada di titik sekarang. Jangan menyerah sebelum berperang, tidak ada keluarga atau keturunan dari Tiong Chin dan nyonya Chin Lin Yi yang lemah dan penakut. Kakak mohon sama kamu Jangan pernah kamu memaksa Erick mengundurkan diri dari kepolisian.


Sharma hanya diam, dia berpikir sejenak di satu sisi ia takut kehilangan suaminya karena tugas suaminya sangat berbahaya dengan keselamatan keluarga mereka. Di satu sisi lain Ia juga ingat pengorbanan dari Briptu Erick untuk mencapai titik sekarang.

__ADS_1


"Tolong kamu pikirkan baik-baik Dek, tidak mudah ini buat Briptu Erick. Ini satu pilihan yang sulit buatnya. Tetapi karena dia sangat menyayangimu dan putranya sehingga dia terpaksa harus memenuhi keinginanmu. Tetapi kita kembalikan itu ke diri kita sendiri, jika posisi Erick ada sama kamu apa yang harus kamu lakukan?" ucap Merli kepada adiknya agar adiknya merubah keputusannya dan kembali meminta agar Erick tidak mengundurkan diri.


Sementara di tempat lain Romeo dan teman wanitanya tampak berpesta pora di sebuah klub malam karena dirinya sudah berhasil menyingkirkan Veronica dari kehidupannya. Tetapi Romeo tidak mengetahui kalau pihak kepolisian sudah mengetahui kalau dirinyalah dalam dibalik pembunuhan Veronica. Bahkan bisnis ilegal yang dijalankan selama ini sudah terendus oleh pihak Kepolisian.


Bukti-bukti yang akurat sudah ada di tangan pihak kepolisian. Karena tertangkapnya anak buahnya pembunuh Veronica. Anak buah Romeo sengaja membeberkan kejahatan Romeo kepada pihak kepolisian karena Romeo tidak mau membantu dirinya mengeluarkan dirinya dari penjara sesuai yang dijanjikan Romeo kepdanya.


"Dendam"itu pasti." anak buah Romeo sudah menaruh dendam kepadanya karena Romeo tidak menepati janjinya kepada anak buahnya. Romeo berjanji kepada anak buahnya untuk segera mengeluarkannya dari penjara. Tetapi dirinya malah berpesta pora sedangkan anak buahnya berada di balik jeruji besi.


"Tidak ada yang menandingi kepintaran Romeo." ucap Romeo sambil tertawa terbahak di salah satu klub malam.


sedangkan Briptu Erick yang mendapat informasi dari rekannya kalau Romeo dalang dibalik pembunuhan veronica dan juga sabotase kecelakaan yang menimpa tuan Tiong chin dan nyonya Chin Ling Yi adalah Romeo sendiri. Ia pun sangat emosi. Erick ingin sekali lansung meringkus Romeo. Tetapi karena permintaan dari istrinya sehingga hari itu, Erick tidak bertugas. Bahkan Briptu Erick sudah menyiapkan surat pengunduran diri. Hal itu sangat disayangkan seluruh anggota keluarga termasuk pak Fernando dan juga Pak Sugito. lain halnya dengan Sharma.


Setelah mendapat penerangan dari Merli Sharma pun berpikir sejenak Ia pun tidak ingin egois. Sharma pun berbicara kepada Erick.


"Jika kamu ingin melanjutkan profesimu sebagai Abdi negara maka lanjutkan lah, Sharma mengizinkan mas." ucap Sharma kepada Erick membuat Erick sangat terkejut mendengar keputusan istrinya yang tiba-tiba berubah.


"Tapi kenapa kamu merubah keputusanmu sayang?"


"Aku ingin tanganmu sendiri yang menangkap pembunuh ayah dan ibuku dan juga penculik ku saat bayi." ucap Sharma dengan lantang.


"Jika Mas sudah menangkapnya, tolong berikan kepadaku agar aku memberinya pelajar terlebih dahulu baru dimasukan kedalam penjara. Aku ingin mencabik cabik siapa yang membunuh Ayah dan ibuku . Apalagi karna Romeo aku jadi tidak mengenal orangtuaku. Pria tua bangka itu benar benar harus dimusnahkan dari muka bumi ini." ucap Sharma penuh dengan emosi.


Bersambung......

__ADS_1


Hai Hai readears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2