
Sambungan telepon terputus, setelah Briptu Erick menyelesaikan pembicaranya dengan Andita. kemudian ia kembali menghampiri Sharma yang lagi membereskan piring bekas makan Briptu Erick.
"Sayang sini Mas bantu!"
"Tidak perlu!" aku bisa sendiri
"Tapi itu bekas makan mas, sayang!"
"Sudah biar Sharma aja."
"Sayang masih marah ya sama mas?"
"Tidak!"
"Tapi kenapa ketus begitu jawabnya."
"Kesal
"kenapa!"
Hening tidak ad jawaban dari Sharma. Ia tidak ingin melanjutkan pembicaraannya dengan Briptu Erick, karna menurut nya berbicara dengan, Briptu Erick dia tidak akan pernah menang. Selalu ada jawaban dari Briptu Erick
"Terserah lah namanya juga polisi tidak pernah mau kalah selalu ada jawaban. lebih baik aku diam." gumam Sharma. Tapi masih bisa didengar oleh Briptu Erick.
"Bukan karna polisi atau tidak sayang, yang pasti karna mas tidak ingin kamu kecapeaan.
karna mas." ucap Briptu Erick sambil langsung memeluk Sharma dari belakang ketika membersihkan piring bekas makan Briptu Erick.
Hal itu membuat Sharma langsung terkejut.
"Mas apa apasih?" tapi Briptu Erick terus saja memeluk Sharma, bahkan kali ini Briptu Erick memberanikan diri mengecup bibir manis Sharma.
"Cup!" kecupan singkat menghampiri bibir Sharma.
"Mas!" ada Tante loh
"Tante sudah tidur!"
"Jadi kalau Tante sudah tidur, mas bisa macam macam samaku?"
"Memangnya siapa yang macam macam sayang?' mas kan gemas aja lihat bibir mu, apalagi kamu buat manyun begini bikin mas semakin gemas ingin langsung melahap bibirmu itu." ucap Briptu Erick sambil mengedipkan matanya.
"Noh!" bibir perempuan yang mas peluk peluk semalam mas lahap, pasti enak kan?"
"Tidak enakkan juga lahap bibirmu yang seksi ini." ucap Briptu Briptu Erik membuat Sharma semakin kesal terhadapnya.
Sementara di tempat lain, Veronica menyusun rencana untuk menggagalkan pernikahan Sharma dan juga Briptu Erick. Veronica seolah-olah tidak terima kalau Briptu Erick akan bahagia dengan wanita lain. Sedangkan kehidupan rumah tangganya dengan Yudha sudah hancur berantakan.
Apalagi semenjak Veronica mengetahui kalau dia hanya istri kedua dari Yudha. Membuat hati Veronica sangat hancur tetapi karena harta yang dimiliki Yudha sehingga Veronica tetap bertahan walaupun menjadi istri kedua. Tetapi hidup bergelimang harta bukan berarti membuat pernikahan menjadi bahagia.
__ADS_1
Pernah terlintas di hati Veronica untuk meminta cerai kepada suaminya Yudha. Tetapi kedua orang tua Veronica tidak pernah mengijinkan Veronica untuk bercerai kepada Yudha mengingat Yudha memenuhi semua apa yang menjadi permintaan kedua orang tua Veronica termasuk memberi jatah bulanan untuk kedua orang tua Veronica.
Harta yang membuat orang tua Veronica dan juga Veronica buta akan cinta. bahkan cinta tulus yang dimiliki Briptu Erick pada saat itu diabaikannya begitu saja hanya untuk mengejar lelaki kaya raya. Padahal mereka tidak mengetahui kalau Yudha sudah memiliki istri bahkan sudah memiliki anak.
Oleh karena kebahagiaan yang tidak menghampiri pernikahan Veronika. Sehingga Veronica ingin kembali lagi ke pangkuan Briptu Erick. Tetapi Briptu Erick yang sudah lama mengubur dalam-dalam cintanya kepada Veronica tidak bergeming lagi.
"Aku akan melakukan apapun untuk mendapatkan kamu kembali Erick
"Aku tidak akan membiarkanmu hidup dengan wanita lain selain Veronica di dalam hati mu." gumamnya
Sementara Andita yang sudah curiga terhadap Veronica, meminta kekasihnya Delon untuk mencari tahu rencana dari Veronica terhadap kakaknya. Iya mengetahui kalau Veronica mempunyai rencana untuk memisahkan Sharma dengan Briptu Erick
"Tak akan kubiarkan kamu menghancurkan kehidupan kakakku lagi wanita murahan?"emosi Andita membuat Delon sedikit bergidik ngeri.
Karena selama ini Delon tidak pernah melihat Andita semarah itu. Bahkan dimata Delon Andita tampak terlihat lemah lembut dan tutur katanya yang sopan membuat Delon sangat mencintai Andita.
"Sayang jangan emosi gitu ah!" nggak bagus buat kesehatan." ucap dokter Delon kepada kekasihnya Andita
"Mas tahu tidak gara-gara wanita itu pernikahan kita jadi tertunda-tunda bahkan Karena Wanita itu kakakku tidak memiliki kepercayaan lagi terhadap wanita. Baru ini kakak ingin memulai membuka hatinya terhadap wanita. Tetapi wanita jalan itu ingin merusak rencana kami semua kata Andita penuh dengan emosi.
"Iya! Mas tahu sayang, tapi kendalikan emosimu tidak bagus untuk kesehatan sayang ku." ucap Delon sambil meraih tubuh Andita ke pelukannya.
"Maafkan aku Mas!" soalnya Andita kesal melihat wanita itu yang terus terus saja ingin menyakiti hati kak Erick"
Di kediaman tante Alena, Briptu Erick berusaha membujuk Sharma agar Sharma mau foto prewedding dan melanjutkan pernikahan mereka.
"Benaran?"
"Iya sayang!"
kalau begitu Sharma tidak ingin melihat wanita itu bersama Mas lagi kalau Mas masih memiliki perasaan terhadap wanita itu maka lebih baik pernikahan kita ini dibatalkan!" aku tidak Mau kita menikah tapi di hati Mas masih sama wanita itu." ucap Sharma dengan tegas
"Di hati Mas hanya ada kamu!" percayalah."
"Nggak apa-apa untuk kali ini aku maafkan Jangan begitu lagi."
"Terima kasih sayang!" ucap Briptu Erick sambil langsung memeluk dan mencium kening Sharma.
Keesokan harinya Briptu Erick dan Sharma berlalu Dari kediaman tante Alena. berniat untuk melakukan sesi foto prewedding,
"Mas emangnya kita prewednya outdoor apa indoor?"
"Maunya kamu gimana Sayang?"
"Sharma ikut Mas aja deh!"
"Ya sudah kita outdoor aja ya Sayang ada tempat, yang Mas tahu tempat prewedding yang begitu indah dan cantik.
"Ya udah tinggal kasih tau janjikan sama fotografernya.
__ADS_1
"Iya sebentar ya Mas hubungin dulu.!
ketika berbentuk Erik menghubungi sang fotografer Mereka pun sepakat melakukan foto prewedding di salah satu tempat ,yang biasa dikunjungi Briptu Erick ketika dirinya ingin menenangkan diri.
Sharma dan Briptu Erick pun langsung menuju tempat itu sementara fotografer yang sudah dihubungi bentuk Erick terlebih dahulu, sudah lebih dulu tiba di sana. Karena lokasinya Lebih dekat dari kediaman fotografernya.
"Wow cantik sekali Pak pol!" ternyata disini ada tempat seindah ini." ucap Sharma yang tidak mengetahui, kalau di tengah kota ada danau buatan yang disulap menjadi cantik dan indah dipandang mata.
"Memangnya kamu belum pernah kemari Sayang?"
"Belum!" baru kali ini."
"Mas sendiri sering kemari?"
"Iya kalau Mas lagi galau!"
"Memangnya Mas mau galau juga, masa seorang polisi galau sih?" kan orangnya kuat dan tangguh?"
"Polisi juga manusia sayang!"
"Emang siapa bilang tumbuhan?"
"Tidak ada!"
Akhirnya mereka pun melakukan sesi foto prewedding dengan lancar tanpa ada kendala apapun. Briptu Erick bersyukur sesi foto prewedding mereka berjalan dengan lancar
"sayang kamu cantik banget deh!"
"Gombal!"
"Tidak kok mas Tidak gombal!"
"Mas juga tampan, walaupun sedikit... Sharma tidak melanjutkan tidak melanjutkan omongannya membuat Briptu Erick menjadi penasaran apa kelanjutan yang dikatakan Sharma.
"Tapi apa sayang?"
"Tidak ada!"
"Tapi tua maksudmu?"
"Nah itu tahu ngapain nanya lagi ?" kata Sharma sambil langsung tertawa ngakak membuat bertemu Erick langsung mengejar Sharma.
Bersambung.......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓💓💓🙏💓
mampir juga kekaryaku yang mampu mambuat redears tertawa ngakak
__ADS_1