
Sharma menghubungi suaminya untuk memberitahu kalau pak Sugito, ibu Rohana dan juga pak Fernando berada kediaman mereka. Mendengar pak Fernando juga ada disana, sehingga Briptu Erick langsung bergegas pulang setelah petugas tugasnya diselesaikan.
****
"loh kamu sudah pulang nak?"
"Sudah ayah!" sahut Briptu Erick sambil mencium punggung tangan pak Sugito, ibu Rohana dan juga pak Fernando.
"Bagaiman kerjanya apa semuanya lancar?".
"Alhamdulillah lancar ayah."
"Mas!" panggil Sharma sambil memberi salam kepada suaminya.
"Maaf ya sayang!" mas agak telat pulang, soalnya ada tugas mendadak." ucap Briptu Erick.
"Tidak apa apa mas!" yang penting kamu sudah pulang."
"Bagaimana anak kita apa membuat kamu repot?"
"Tidak mas!" hari ini anak kita baik, mungkin karna opanya datang dari kampung dan memberikan ini buat maminya." ucap Sharma sambil menunjukkan kotak perhiasan pemberian Pak Fernando kepada Briptu Erick.
"Loh kok papi memberikan perhiasan sebanyak ini buat kamu sayang?"
"Iya ini perhiasan mami, dan itu amanah mami, saat masih hidup akan memberikan perhiasan ini untuk ku!"
"Iya nak Erick, itu amanah dari maminya Sharma. dan itu haknya." ucap Pak Fernando
***
Malam harinya, pak Sugito berpamitan kepada Briptu Erick dan Sharma untuk kembali ke kediaman pak sugito. Sementara pak Fernando
tinggal di kediaman Briptu Erick dengan Sharma, Sharma tidak ingin Pak Fernando meninggalkan mereka, karena Sharma masih sangat merindukan sosok ayahnya yang sudah membesarkan nya semenjak kecil.
"Papi tinggal di sini saja?" Sharma masih rindu sama papi." pinta Sharma kepada Pak Fernando.
"Iya pi!" Papi di sini dulu kami masih sangat merindukan papi."Timpal Briptu Erick.
__ADS_1
akhirnya Pak Fernando pun setuju untuk tinggal bersama mereka untuk sementara waktu. Sebelum pengobatan Fernando dilakukan ke luar negeri. Tetapi Pak Fernando tidak memberitahu kepada Sharma kalau dirinya memiliki penyakit yang serius.
Sharma pun berkeinginan untuk menyelidiki penyakit apa yang diidap oleh Pak Fernando sehingga Sharma mengambil contoh obat yang dikonsumsi oleh Fernando. Keesokan paginya ketika Sharma sudah terbangun dari tidurnya ia menghubungi dokter Delon untuk bertanya mengenai obat apa yang dikonsumsi pak Fernando.
Dokter Delon pun meminta kepada Sharma untuk langsung menghantarkan obat itu ke Rumah Sakit, tempat dokter Delon mengabdikan diri sebagai seorang dokter. Pagi-pagi sekali sharma langsung pergi dengan menggunakan ojek online yang dipesannya sebelumnya, tujuan ke rumah sakit. Sharma langsung menemui dokter Delon tanpa basa-basi. Sharma langsung memberikan contoh obat yang dikonsumsi oleh Pak Fernando kepada dokter Delon.
"Tolong kamu periksa obat ini yang dikonsumsi oleh Papi saya, tetapi Papi saya mengatakan itu hanya suplemen vitamin. Tapi sepertinya Papi menutupi sesuatu dariku." ucap Sharma kepada dokter Delon memohon kepada dokter Delon agar mencari tahu obat apa yang yang dikonsumsi oleh pak Fernando.
"Baiklah!" saya akan periksa!" kata dokter Delon kepada Sharma.
"Saya menunggu sampai berapa lama?"
"Hanya sebentar kok kak mungkin hanya kurang lebih 15 menit." ucap dokter Delon meyakinkan kepada Sharma
"Okey aku tunggu soalnya aku belum Permisi kepada suamiku.
Dokter Delon langsung meneliti obat yang diberikan Sharma, Yang ternyata itu biasa dikonsumsi oleh pak Fernando, obat keras yang diberikan orang dokter kepada seseorang yang menderita penyakit, gagal ginjal.
Setelah memberitahu obat yang dikonsumsi oleh pak Fernando kepada Sharma, Sharma begitu terkejut dan tubuhnya bergetar seolah dirinya tidak mampu menopang tubuhnya karena mendengar ayahnya mengidap penyakit gagal ginjal.
"Saya belum mengetahui kondisi pak Fernando Bagaimana?" entah bisa dilakukan cangkok ginjal!" saya belum bisa memastikan tapi biasanya itu dapat dilakukan jika ada pendonor yang cocok untuk ginjal Pak Fernando."ucap Dokter Delon kepada Sharma.
"Jika ada pendonor yang cocok apa Ada kemungkinan ayah saya bisa sembuh?"
"Kemungkinan itu pasti ada kak!" tapi kita hanya merencanakan, yang menjadikan itu hanyalah Allah."ucap Dokter Delon kepada Sharma."tetapi saya sarankan jika Pak Fernando melakukan pengobatan, lebih baik mengadakan pengobatan di luar negeri Karena disana alatnya lebih lengkap dan canggih."
"Terima kasih Dokter semoga Papi saya bisa sembuh." ucap sharma.
" Kalau begitu saya pamit dulu dokter Delon!"karena mas Erick tidak mengetahui kalau aku ke rumah sakit untuk menanyakan hal ini.
"Iya sudah kakak pulang saja!" nanti Delon akan cari tahu solusi Apa yang akan kita lakukan kan untuk mengobati pak Fernando ucap dokter Delon memberi harapan kepada Sharma.
Sharma pun kembali ke rumah, di perjalanan dianya terus menangis memikirkan sosok Pak Fernando, yang merasakan sakit tetapi tidak pernah memberitahu kepadanya. sejujurnya Sharma belum siap kehilangan
"Tapi mengapa Papi harus menutupi masalah seberat ini, Mengapa babi tidak memberitahu kepada Sharma Papi sekarang lagi mengidap penyakit yang serius?"pertanyaan itu timbul dibenak Sharma ia ingin sekali cepat-cepat tiba di rumah.
Sekitar 15 menit kemudian Sarma tiba di rumah. Sharma langsung mencari sosok pak Fernando.
__ADS_1
"Papi.... !" Panggil Sharma
"Ada apa kamu dari mana pagi-pagi sekali sudah pergi?"
"Iya sayang kamu dari mana Mas tadi kecarian loh!"
Sharma tidak menjawab sama sekali. Ia langsung menangis dan memeluk Fernando membuat Briptu Erick semakin penasaran Mengapa istrinya menangis.
"Papi mengapa Papi menyembunyikan semua ini dari Sharma?"
"Maksud kamu apa nak?"
"Papi tidak perlu berbohong lagi kepada Sharma, Sharma sudah tahu kalau Papi sekarang mengidap penyakit yang cukup keras.
Pak Fernando langsung terkejut mendengar pernyataan dari putrinya
"Mengapa Papi menutupi semuanya dari Sharma ?"pertanyaan itu kembali dilontarkan oleh Sharma karena dirinya kecewa tak pernah tidak terbuka dengannya mengenai penyakit yang diidapnya.
"Kamu tahu dari mana sayang?"
"Sharma pergi menemui dokter Delon yang sebelumnya Sharma sudah mengambil contoh obat yang Ayah bilang itu obat vitamin ternyata obat itu adalah obat keras yang khusus dikonsumsi penyakit gagal ginjal.
Mendengar pernyataan dari istrinya Briptu Erick pun begitu terkejut Ia tidak menyangka Pak Fernando menutupi masalah sebesar itu dari mereka.
"Kamu serius sayang?"
"Iya Mas!" Dokter Delon sudah memastikan kalau obat itu dikonsumsi khusus pengidap gagal ginjal."ucap Sharma sambil terisak.
Pak Fernando sudah tidak bisa menutupi lagi, akhirnya pak Fernando menceritakan segalanya kepada Briptu Erick. Mereka pun memutuskan untuk mengadakan pengobatan di luar negeri agar pak Fernando segera sembuh.
"Papi harus sembuh demi Sharma dan juga cucu Papi." pinta Sharma sambil terisak dan memeluk pak Fernando.
"Berdoa saja Putri Papi l!" semua hanya Allah yang berkehendak kita hanya dapat meminta kesembuhan darinya." Ucap pak Fernando sambil berlinang air mata. Sejujurnya aku ingin cepat sembuh, aku Ingin sembuh pak Fernando. Tidak ingin melihat air mata mengalir di wajah cantik putrinya. Walaupun Sharma hanya anak angkatnya."
Bersambung....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1